Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up
Image

MOKHAMAD LUTHFI

Dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, FISIP, Universitas Al Azhar Indonesia. Peneliti Pusat Studi Pertahanan dan Perdamaian UAI.

Menanti Diplomasi Indonesia dalam Reformasi WHO di Tengah Pandemi

Image

Petugas medis melakukan tes swab terhadap pedagang di Pasar Tasik, Jakarta, Kamis (2/7/2020). Pemprov DKI Jakarta akan memperketat pengawasan di wilayah pasar selama masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

Upaya Indonesia tidak mudah. Delegasi Indonesia, termasuk Menteri Kesehatan pada waktu itu seringkali didekati untuk mengubah pandangannya oleh pejabat WHO, maupun pejabat negara maju yang pandangannya berseberangan. Indonesia juga perlu meyakinkan negara-negara lain untuk mendukung pandangan Indonesia di forum WHA tersebut. Indonesia juga menghadapi ancaman deadlock karena tidak bertemunya kesepakatan antar negara, mengingat resolusi yang diperjuangkan di forum WHA ditentang oleh negara-negara maju. Perjuangan sengit diplomat Kementerian Kesehatan dan Kementerian Luar Negeri berakhir dengan suspend karena poin keenam dari enam poin yang diajukan Indonesia tidak mendapat persetujuan delegasi negara-negara. Perjuangan Indonesia dan beberapa negara lain dalam Majelis Kesehatan Dunia mengonfirmasi bahwa urusan kesehatan merupakan urusan yang tidak lepas dari politik internasional.

Seruan reformasi terhadap WHO tidak pernah berhenti, bahkan terus bergulir kuat pada pandemi Covid-19 saat ini. Bersumber dari Jurnal The Lancet (2019), reformasi pula lah yang yang dikehendaki oleh Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus pada pidato pelantikannya sebagai Direktur Jenderal WHO. Ia menargetkan reformasi yang paling luas sepanjang sejarah WHO sebagai hasil konsultasi selama 20 bulan terkait reformasi WHO. Terdapat beberapa hal yang perlu di reformasi di WHO, antara lain:

Pertama, organisasi WHO yang memiliki enam direktur regional (Regional Directors/RG) yang dipilih secara lokal dan memiliki otonomi signifikan membuat WHO menjadi terfragmentasi. WHO dikenal menjadi tujuh WHO. Hal ini inilah yang menjadi masalah. Khususnya terkait kepemimpinan, strategi, dan kapabilitas WHO, dalam menangani pandemi. Target Dr. Tedros adalah membuatnya menjadi satu WHO.

baca juga:

Kedua, terkait dengan struktur pendanaan (funding) WHO. Saat ini, WHO sangat bergantung kepada pendonor sukarela yang bervariasi dan rawan diatur oleh kepentingan pendonor. Dr. Tedros menjanjikan bahwa ia akan melakukan reformasi besar dalam hal pendanaan dengan memusatkan penggalangan dana kepada satu departemen dan mendiversifikasi sumber pendanaan sehingga mengurangi ketergantungan kepada pendonor besar. Salah satu yang ia rancang ialah membentuk WHO Foundation untuk mengembangkan pendanaan yang inovatif.

Ketiga, terkait dengan tekanan politik yang disuarakan oleh negara-negara anggota WHO. Reformasi WHO dimaksudkan agar ia independen dari tekanan politik. Banyak kritik dialamatkan kepada Dr. Tedros terkait manajemen politisasi dalam penanganan pandemi. Jerman berpandangan, bahwa WHO harus bereaksi secara netral dan merujuk kepada fakta peristiwa kesehatan Global. Kritik lebih keras diutarakan Amerika Serikat (AS) yang menilai WHO terlalu dekat dengan Tiongkok, keliru menghadapi Pandemi Covid-19, serta dorngan perlunya investigasi terhadap WHO. Hal ini pula lah yang menjadi alasan AS keluar dari WHO.

Momentum Indonesia untuk Reformasi WHO 

Reformasi WHO menjadi sebuah keniscayaan agar rezim kesehatan internasional menjadi organisasi yang transparan, kapabel, dan merdeka dari tekanan politik berbagai aktor internasional. Reformasi ini bukanlah sesuatu yang hanya dituntut oleh kelompok pendukung konspirasi, tapi tuntutan dari berbagai aktor internasional yang menilai adanya ketidakadilan dan ketidakpuasan terhadap peran WHO dalam menangani pandemi sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya.

Indonesia, pernah menyuarakan reformasi WHO dan berbagai negara lain kini juga menyuarakannya. Pandemi Covid-19 menjadi momentum Indonesia untuk kembali mengambil peran dalam reformasi WHO dan turut membuat sejarah dalam merevisi mekanisme dan tata kerja di WHO dalam menangani kesehatan global yang mengancam penduduk dunia.

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

Hiburan

Nikah Pertengahan Tahun, Boy William Akan Gelar di Bali - Jakarta dan Solo

Image

News

Siswa SD DKI Jadi Bahan Uji Coba PTM, Epidemolog: Ini Berbahaya!

Image

News

Kasihan! Kakek ini Ditolak Petugas Vaksin Hanya Gara-gara Naik Sepeda

Image

Ekonomi

ASDP Dukung Kebijakan Larangan Mudik Lebaran, tapi...

Image

Olahraga

Piala Menpora 2021

PSSI Bersyukur Seluruh Peserta Piala Menpora Telah Dapatkan Vaksinasi

Image

News

Pemkot Bekasi Perpanjang Masa PPKM Mikro

Image

News

Pemkab Bantul: Kegiatan Ramadan Disesuaikan Zona Penyebaran Covid-19

Image

News

Sandiaga Sebut Industri Kreatif Terus Digeber di Masa Krisis

Image

News

Unej Tak Wajibkan Peserta UTBK Bawa Hasil Tes Cepat Covid-19

komentar

Image

1 komentar

terkini

Image
Gaya Hidup

5 Cara Agar Wajah Kembali Terlihat Segar

Wajahmu lelah?

Image
Gaya Hidup

Cocok Untuk Semua Kalangan, Foodizz Luncurkan Sekolah Bisnis Kuliner

Foodizz luncurkan sekolah Bisnis Kuliner Daring dan secara langsung

Image
Gaya Hidup

Tips Memilih Pelembab Wajah untuk Musim Kemarau

Hindari kandungan pewangi dan pewarna

Image
Gaya Hidup

4 Barang Penting yang Harus Kamu Miliki di Meja Samping Tempat Tidur

Kamar yang remang-remang bisa membuat tubuh lebih santai dan rileks

Image
Gaya Hidup

Bukan Cinta, Ini Ciri Pasangan Terobsesi Padamu

Komunikasi adalah hal penting dalam sebuah hubungan

Image
Gaya Hidup

Tips Hindari Konflik dengan Pasangan di Bulan Ramadan

Puasa sudah di depan mata

Image
Gaya Hidup

Kipling dan Coca Cola Luncurkan Koleksi Tas Ramah Lingkungan

Kolaborasi ini menghidupkan warna palet merah dan putih yang ikonik dari Coca Cola

Image
Gaya Hidup

Cara Tingkatkan Stamina Secara Alami Buat yang Gampang Lelah

Stamina adalah sesuatu yang dibangun dalam jangka waktu yang lama

Image
Gaya Hidup

Tanpa Oven, Resep Gampang Bikin Oreo Truffle

Hanya membutuhkan tiga bahan utama, yaitu oreo, krim keju dan cokelat

Image
Gaya Hidup

Hartini Chairudin, Pemilik Brand Radwah Meninggal Dunia

Haartini Chairudin sebelumnya sempat menjalani operasi

terpopuler

  1. Haris Pertama: Silahkan Hancurkan Saya, Laporan Terhadap Abu Janda Tidak Akan Pernah Ditarik!

  2. Bikin Baper, 6 Potret Romantis Teuku Rassya dan Kekasih yang Manis Abis!

  3. Flyover Tapal Kuda Bikin Macet, Pemprov Berencana Lakukan Pelebaran Jalan di Lenteng Agung

  4. 5 Potret Seru Kahiyang Ayu Momong Anak, Ibu Idaman!

  5. Iseng Banget! Warganet Hitung Harga Outfit Pilot di Sinetron Indonesia

  6. Pangeran Philip Meninggal Dunia, Berapa Total Harta Kekayaannya?

  7. Polemik Penceramah Agama di PT Pelni Dibatalkan, Said Didu: Pak Menteri BUMN Hendaknya Tidak Diam

  8. Soal Anggaran Rp800 Juta untuk Tugu Sepeda, Wagub DKI: Silahkan Tanya ke Konsultan

  9. Ringan Tangan, 7 Zodiak Ini Dikenal Senang Membantu Orang Lain

  10. Pembangunan Tugu Sepeda Sudah 80 Persen, Pekerja: Tinggal Pasang Lampu 

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: DP 0 Persen
Info Kementan
Paramount Land
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ajib Hamdani

Peningkatan Plafond KUR Pemerintah, Menguntungkan UKM atau Konglomerasi?

Image
Abdul Bari

Merefleksikan Kembali Arti Kesuksesan

Image
Khazangul Huseynova

Tahun Nizami Ganjavi

Image
Roso Daras

Pesan Doni Monardo kepada Putra-putri “Pahlawan Citarum Harum”

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menstruasi Gak Lancar Tanda Ada Kista dan Berujung ‘Angkat’ Rahim?!? | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

VIDEO Keliling Ruang Kontrol BMKG, Tempat Pantau Cuaca Hingga Bencana se-Indonesia | Akurat Talk

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
Gaya Hidup

Hartini Chairudin, Pemilik Brand Radwah Meninggal Dunia

Image
News

6 Potret Menyentuh Jokowi dengan Warga, Terbaru Berikan Jaket ke Pemuda NTT Korban Longsor

Image
News

5 Gaya Sporty Menlu Retno Marsudi Berolahraga, Kece Abis!