Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Capai Kesepakatan Bersejarah dengan UEA, Israel Tangguhkan Aneksasi Tepi Barat

Endarti

Capai Kesepakatan Bersejarah dengan UEA, Israel Tangguhkan Aneksasi Tepi Barat

Benjamin Netanyahu (kanan) dan Pangeran Mohammed Al Nahyan (kiri) dilaporkan telah mencapai kesepakatan perdamaian atau pernormalisasian hubungan diplomatik dengan pemerintahan Donald Trump (tengah) sebagai perantara perjanjian | PressTV

AKURAT.CO, Diprakarsai oleh Amerika Serikat (AS), Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) akhirnya membuat kesepakatan untuk menormalkan hubungan. Dalam salah satu perjanjian, Israel sepakat untuk menangguhkan rencana pencaplokkan bagian Tepi Barat yang dikuasai.

Dilansir dari BBC, kesepakatan antara UEA dan Israel berlangsung pada Kamis (13/8). Presiden AS, Donald Trump, menjadi penengah antara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed Al Nahyan.

Sesaat setelah kesepakatan tercapai, Trump menyebut bahwa kesepakatan antar UEA-Israel adalah perjanjian bersejarah dan merupakan terobosan menuju perdamaian.

baca juga:

"Terobosan besar hari ini. Perjanjian Perdamaian Bersejarah antara dua teman HEBAT kita, Israel dan Uni Emirat Arab!" ucap Trump melalui laman Twitternya.

Saat ditanya oleh wartawan, Trump juga menyampaikan harapan bahwa negara-negara Arab lain akan mengikuti jejak UEA, yaitu untuk berdamai dengan Israel.

"Sekarang es telah pecah, saya perkirakan lebih banyak negara Arab dan Muslim akan mengikuti Uni Emirat Arab," ucap Trump seraya mengatakan akan ada upacara penandatanganan di Gedung Putih dalam beberapa pekan mendatang.

Sementara itu, Netanyahu juga terlihat sangat gembira dengan kesepakatan damai yang diperolehnya. Menyusul cuitan Trump, Netanyahu langsung ikut menulis 'Hari bersejarah' untuk melambangkan kesepakatannya dengan UEA.

Label bersejarah yang disematkan Trump hingga Netanyahu memang ada benarnya. Pasalnya, seperti diketahui, Israel sudah menandatangani perjanjian damai dengan Mesir (1979) dan Yordania (1994).

Namun, dengan UEA dan sebagian besar negara Teluk Arab lainnya, Israel belum melakukan hal serupa. Ini juga berarti bahwa kesepakatan dengan UEA baru terlaksana setelah 72 tahun, yaitu sejak deklarasi kemerdekaan Israel tahun 1948 silam.

Meski begitu, sejumlah pihak justru dilaporkan merasa kecewa dengan kesepakatan bersejarah UEA-Israel.

Para pemimpin Palestina misalnya, dilaporkan begitu terkejut atas keputusan UEA. Seorang juru bicara Presiden Palestina, Mahmoud Abbas menyebut bahwa kesepakatan UEA-Israel adalah 'bentuk pengkhianatan'. Abbas menambahkan, pihaknya akan segera menarik duta besar Palestina untuk UEA.

Sementara itu, terkait dengan masalah Tepi Barat, Netanyahu juga sudah mengumumkan bahwa pihaknya akan menunda rencana aneksasi Israel. Meski begitu, Netanyahu menjelaskan bahwa rencana tetap 'di atas meja' alias masih mungkin akan dilakukan.

"Dengan berkoordinasi penuh dengan AS, saya tidak akan mengubah rencana untuk menerapkan kedaulatan kita ke Yudea dan Samaria (Tepi Barat). Saya berkomitmen untuk itu. Itu tidak berubah. Saya ingatkan Anda bahwa saya adalah orang yang menempatkan masalah kedaulatan atas Yudea dan Samaria di atas meja. Masalah ini tetap di atas meja," ucap Netanyahu dalam pidatonya di televisi.

Netanyahu melanjutkan, selain membahas Tepi Barat, Israel dan UEA juga mencapai kesepakatan lain, di antaranya adalah kedua negara akan bekerja sama dalam pengembangan vaksin COVID-19, energi, air, perlindungan lingkungan, serta bidang lainnya.

Sementara itu, saat dimintai analisisnya, para pengamat menjelaskan bahwa kesepakatan Israel-UEA bisa menguntungkan Trump, terutama dalam hal kebijakan luar negeri.

Lebih lanjut, para pengamat menuturkan bahwa dengan kesepakatan mungkin akan menyumbang potensi kemenangan Trump dalam pertarungan pemilihan presiden November mendatang.

Meski begitu, para pengamat juga menerangkan bahwa kesepakatan ini mempunyai arti bahwa Trump begitu loyal memberikan dukungan kepada Netanyahu. Padahal, di dalam negerinya, Netanyahu gencar disorot karena tuduhan korupsi.

Pengamat juga menyampaikan bahwa kesepakatan muncul setelah kedua pemimpin melihat penurunan peringkat persetujuan karena tanggapan pandemi virus corona. Dan di Israel, beberapa dari sayap kanan yang ingin mencaplok Tepi Barat mengungkapkan kemarahan atas pengumuman tersebut.

Sementara itu, UEA sendiri menyampaikan harapan agar kesepakatan bisa menurunkan eskalasi yang terjadi di kawasan Arab.

"Ini adalah kemajuan signifikan dalam hubungan Arab-Israel, menurunkan ketegangan dan menciptakan energi baru serta perubahan yang positif," kata Duta Besar UEA untuk AS, Yousef Al Otaiba sembari menyatakan kesepakatan adalah kemenangan diplomasi kawasan Teluk Arab. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Donald Trump Bocorkan Pfizer Bakal Pimpin 'Perlombaan' Vaksin COVID-19

Image

Ekonomi

Trump Tetap Izinkan TikTok Terus Beroperasi di AS

Image

News

Wabah Corona

Laman CDC Diperbarui, Partikel Virus Corona Diklaim Bisa Menyebar melalui Udara

Image

News

Diduga Kirim Surat Beracun Risin untuk Donald Trump, Polisi AS Tangkap Wanita dari Kanada

Image

Iptek

Tak Mau Ditendang AS, TikTok Janji Awasi Keamanan Data

Image

News

Hakim Agung AS Wafat Jelang Pemilu, Trump Segera Pilih Penggantinya

Image

Iptek

Pemblokiran Ditunda, Sedikit Napas Buat WeChat

Image

News

Marissa Hutabarat, Wanita Keturunan Indonesia Menangi Pemilihan Hakim di AS

Image

Iptek

TikTok dan WeChat Bakal Dilarang dari Toko Aplikasi AS Minggu Ini

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Rayakan Ulang Tahun Partai, Kim Jong-un Diprediksi Beri 'Kejutan Besar' untuk Dunia

Kim Jong-un diprediksi akan mengungkap rudal baru menakutkan selama parade militer besar-besaran di Korut bulan depan.

Image
News

Pangi Syarwi Chaniago: Menunda Pilkada bukan Aib Sejarah

Protokol kesehatan yang mereka buat sendiri tak lagi dipakai karena syahwat kuasa tak lagi bisa dibendung.

Image
News

Nurhadi Cs Dicecar Penyidik KPK Soal Sumber Aset Milik Mereka

Disinyalir aset mereka berasal dari hasil pencucian uang

Image
News
DPR RI

Komisi VI Dorong BKPM Tarik Investasi dari Penyedia Aplikasi

Mereka mengikuti jejak Facebook dan Google yang telah membangun pusat data di Singapura.

Image
News

Beda Pilihan Politik, Jansen Siap Debat dengan Sandiaga Uno

Jansen bersama Partai Demokrat menjatuhkan dukungannya kepada pasangan Akhyar-Salman untuk Pilkada Kota Medan.

Image
News

Mau Jabat Dirut PDAM, Ayatullah Humaini Sogok Bupati Kudus Rp600 Juta

Uang Rp600 juta tersebut kemudian diberikan kepada Munjahid dan Sudibyo dalam tiga tahap.

Image
News

Miliarder China Pengkritik Xi Jinping Dipenjara 18 Tahun Atas Tuduhan Korupsi

Pada Selasa (22/9), pengadilan di Beijing menyatakan Ren bersalah atas berbagai tuduhan, termasuk penggelapan dana publik dan menerima suap.

Image
News

Pilkada Tetap Jalan Meski Covid-19, Akademisi: Sebaiknya Tiru Selandia Baru

Karena di sana, Pilpres saja ditunda

Image
News

Pengamat: Untuk Apa Pilkada kalau Nyawa Rakyat Jadi Taruhan

Desakan penundaan Pilkada serentak datang dari berbagai elemen.

Image
News

Direktur PT Kharisma Persada Lestari Diperiksa Kejagung Kasus Korupsi Importasi Tekstil

Budianto Salim diperiksa penyidik dalam kapasitasnya sebagai pengurus perusahaan konveksi.

terpopuler

  1. Viral Video Kelompok Maluku Bentrok dengan BPPKB, Kapolsek : Itu Hoaks

  2. Kwik Kian Gie Kutip Pernyataan UAS Soal Penanganan Covid-19

  3. Buat Salah saat Kampanye, Joe Biden Jadi 'Gunjingan' Media

  4. Jelang Pilkada, Hasto: Jangan Cekoki Pikiran Rakyat Bahwa Pilkada Adalah Perang

  5. Happy Hariadi ke Halilintar Anovial Asmid: Rangkul Anak Itu Kalau Kamu Paham Agama

  6. Amalan-amalan Ringan yang Bisa Membuat Umur Panjang

  7. Menangis Sebelum Sidang Narkoba, Vanessa Angel Mengaku Depresi

  8. Tiga Petinggi PT Garuda Indonesia Diperiksa Penyidik Terkait Kasus Djoko Tjandra

  9. Sebelum Aniaya Bos Copet, Pelaku Pernah Ditusuk oleh Korban

  10. PDS: Upaya Memailitkan Kami akan Merugikan Customer

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!

Image
News

5 Potret Annisa Yudhoyono saat Berhijab, Pesonanya Terpancar!