breaking news: Jadi Kawasan Zona Merah Lagi, Polda Lampung Imbau Masyarakat Untuk Tidak Liburan

Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pejabat Kejagung Beda Pendapat Soal Dugaan Gratifikasi Jaksa Pinangki, PK atau Fatwa?

Yudi Permana

Pejabat Kejagung Beda Pendapat Soal Dugaan Gratifikasi Jaksa Pinangki, PK atau Fatwa?

Gedung Bundar Jampidsus. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pejabat Kejaksaan Agung menyatakan pendapat yang berbeda soal dugaan gratifikasi yang menjerat Jaksa Pinangki Sirna Malasari terkait pengurusan upaya hukum terhadap terpidana Djoko Tjandra. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Hari Setiyono mengatakan dugaan gratifikasi yang diterima Jaksa Pinangki terkait pengurusan Peninjauan Kembali (PK) Djoko Tjandra di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

"Keberhasilan Terpidana Djoko Soegiarto Tjandra masuk ke dalam negeri dan kemudian mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diduga ada peran Tersangka PSM (Pinangki Sirna Malasari) untuk yang mengkondisikan dan mengatur upaya hukum PK tersebut," kata Hari dalam keterangan tertulis, Kamis (13/8/2020). 

baca juga:

Berbeda halnya yang disampaikan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejaksaan Agung,  Febrie Adriansyah mengatakan, gratifikasi yang diterima Jaksa Pinangki Sirna Malasari dari Doko Tjandra diduga berkaitan dengan pengurusan sebuah fatwa.               

Namun Febrie tak menjelaskan secara rinci ihwal fatwa yang dimaksud. Menurutnya, kasus dugaan korupsi berupa gratifikasi yang dilakukan jaksa Pinangki bukan berkaitan dengan pengurusan PK.       

"Pengurusan Fatwa bukan PK. Beda sama yang di sana," kata Febrie di gedung bundar Pidsus Kejagung, Jakarta, Rabu (12/8/2020) malam.  

"Dugaan gratifikasi jaksa Pinangki yang jelas bukan dalam konteks pengurusan PK," sambungnya. 

Saat disinggung fatwa mengenai apa yang ditangani atau diurusi jaksa Pinangki, ia tidak menjelaskan secara detail karena masih didalami oleh tim penyidik pidana khusus (pidsus). Febrie juga belum mengetahui motif Pinangki untuk membantu Djoko Tjandra, meski dijanjikan uang yang nilainya mencapai milyaran.            

"Itu masih disimpan untuk pendalaman. Motif belum tahu pasti," ujar Febrie. 

Menurut Hari, tersangka PSM melakukan pertemuan dengan terpidana Djoko Soegiarto Tjandra di Malaysia bersama-sama dengan Anita Kolopaking, yang diduga untuk keperluan koordinasi.

"Dan pengkondisian keberhasilan PK Terpidana Djoko Soegiarto Tjandra yang dijanjikan hadiah atau pemberian sebanyak $ 500.000,- (limaratus ribu dollar amerika) kepada jaksa Pinangki," tuturnya. 

Sebelumnya diketahui, tim Penyidik Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus pada Kejaksaan Agung menetapkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari (PSM) sebagai tersangka dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi berupa menerima gratifikasi dari terpidana kasus hak tagih atau cessie Bank Bali Joko S Tjandra atau Djoko Tjandra. 

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Hari Setyono menyatakan, penetapan tersangka tersebut dilakukan bersamaan dengan penahanan terhadap Pinangki. Penahanan dilakukan pada Rabu (12/8/2020) dini hari.

"Menetapkan status tersangka terhadap jaksa PSM dan melakukan penahanan selama 20 hari ke depan," kata Hari, di Kejaksaan Agung, Rabu (12/8).

Menurut Hari, hingga saat ini, penyidik masih melakukan penghitungan atas gratifikasi yang didapat Jaksa Pinangki dari Joko Tjandra. Hasil sementara, Jaksa Pinangki menerima uang senilai USD500.000 atau sekitar Rp7 miliar.        

“Tapi untuk angka pastinya berapa masih didalami oleh penyidik,” tegas Hari. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

DPR RI

Pemerintah Dinilai Tak Sistematis Tentukan Urutan Kerja Penanggulangan Covid-19

Image

Video

VIDEO Puntung Rokok Jadi Penyebab Terbakarnya Gedung Kejagung

Image

News

Lagi, Risma Dilaporkan Dugaan Pelanggaran PKPU

Image

Hiburan

5 Meme Respons Warganet Rokok Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung, Bikin Ngakak!

Image

News

Kejanggalan Kasus Kebakaran Gedung Kejagung yang Disimpulkan Tidak Disengaja

Image

News

Trending, Penyebab Kebakaran Kejagung Jadi Bahan Olok-olok Netizen

Image

News

Ditetapkan Tersangka, Pekerjaan Lima Tukang Renovasi Bangunan Kejagung Ilegal

Image

News

Kebakaran Kejagung Akibat Puntung Rokok, Mustofa: Astagfirullah Keji Kamu!

Image

News

Advokat Fredrich Yunadi Ajukan PK Kasus Merintangi Penyidikan KTP-el

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

FSGI Dorong Kemendikbud Tetapkan Satu Kurikulum Khusus Kondisi Bencana

FSGI mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk menetapkan satu kurikulum dalam masa pandemi Covid-19.

Image
News

Ketimbang Blokir Medsos, Jubir PSI Sarankan Kominfo Cek Fakta

Berita bohong alias hoax sulit diatasi dengan pemblokiran akun media sosial.

Image
News

Tengku Zulkarnain: Pemerintah Berbuat Seenaknya

Tengku Zulkarnain menilai permerintah sewenang-wenang karena meminta masyarakat mengajukan judicial review Omnibus Law Cipta Kerja ke MK.

Image
News

Jangan Anggap Remeh Pelaksanaan Pilkada 2020, Potensi Terjadi 'Electroal Frauds'

David Kaligis menyebutkan potensi konflik dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi COVID-19.

Image
News

Cerai dengan Bang Akur, Mira Jadi Penari Telanjang

Mira menjadi penari telanjang sejak 2014.

Image
News

Pemprov DKI Buka Uji Emisi Gratis Dua Kali dalam Sepekan 

Dinas Lingkungan Hidup setempat membuka uji emisi gratis bagi warga Jakarta yang memiliki kendaraan roda empat.

Image
News

Demokrat Minta Kasus Gus Nur Dimaafkan, Abu Janda: Partai Kok Gak Ada Integritas

Andi Arief meminta agar Gus Nur dimaafkan.

Image
News

Gara-gara Genset, Basement Pasar Raya Manggarai Hangus Terbakar

Tdak ada korban luka ataupun korban jiwa.

Image
News

Andi Arief Yakin NU Bukakan Pintu Maaf untuk Gus Nur

Andi Arief berharap organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) bisa memaafkan Gus Nur.

Image
News

Usai Kasus Paha Mulus, Kini Coblos Udel, Tsamara Kembali Geram

Tsamara Amany kembali geram dengan model kampanye tidak senonoh yang terjadi di Pikada Kota Tangerang Selatan.

terpopuler

  1. Terlibat Kasus Sabu 16 Kg, Ini Peran Kompol Imam Zaidi Zaid

  2. Anies Baswedan Putar Otak Garap Proyek Mangkrak 16 Tahun yang Gagal Dituntaskan Jokowi-Ahok

  3. Gus Nur Jadi Tersangka Hina NU, Habiburokhman: Aneh Kalau Bapak Berseteru dengan Anak

  4. 5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK

  5. Teddy dan Muannas Bicara Soal Kemungkinan Refly Harun Terjerat Kasus Gus Nur

  6. 5 HP Berkapasitas Baterai di Atas 5.000 mAh, Termurah Rp2 Juta

  7. Galaxy M51 Laris Manis, Samsung Buka Penjualan Lagi Mulai Tanggal Segini

  8. Polisi Terbitkan DPO Arifin Widjaja

  9. Sinopsis Samudra Cinta 24 Oktober 2020, Nora Puas Lihat Cinta Terluka

  10. Dua Pemuda di Kendari Bakal Menua di Penjara Gara-gara Jual Barang Terlarang

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Iptek

Lee Kun-Hee, Sosok Luar Biasa di Balik Kejayaan Samsung Meninggal Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Wali Kota Tasikmalaya, Bos Angkot hingga Jadi Tersangka KPK

Image
News

5 Gaya Politisi Budisatrio Djiwandono saat Olahraga, Bersepeda hingga Berkuda