Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Miris! Bocah Penderita Epilepsi Dirantai Keluarga hingga Makan Kotorannya Sendiri

Endarti

Miris! Bocah Penderita Epilepsi Dirantai Keluarga hingga Makan Kotorannya Sendiri

Jibril Aliyu menjadi sorotan setelah kisahnya viral di media sosial | The Sun

AKURAT.CO, Kisah memilukan hati datang dari seorang bocah 10 tahun asal Nigeria, Jibril Aliyu. Ceritanya menjadi viral, Jibril yang menderita epilepsi diketahui ditelantarkan oleh keluarganya.

Jibril juga dipaksa hidup di kandang hewan reyot di luar rumahnya. Makin membuat miris publik, Jibril bahkan harus menjalani hari-harinya dengan kondisi kaki yang terikat rantai.

Selain itu, disebutkan pula bagaimana saking laparnya, Jibril kedapatan memakan makanan kambing hingga tinjanya sendiri. Sementara, keluarganya hidup nyaman di dalam rumah.

baca juga:

Dilansir dari surat kabar The Sun hingga Mirror, setidaknya selama 2 tahun, Jibril dilaporkan telah dirantai di tiang kayu kandang rumahnya.

Penderitaan Jibril pun akhirnya berakhir setelah tim aktivis hak asasi manusia (HAM) mendapatkan laporan tentang kasus ini.

Kepala tim aktivis HAM, Hamza Attahiru mengamini bahwa selama ini Jibril hidup di luar rumahnya di daerah Badariya, Birnin Kebbi. Sementara, ayah 2 ibu tiri, dan 17 saudara kandungnya tinggal di dalam rumah.

Lebih lanjut, Attahiru menerangkan bahwa Jibril dibelenggu tepat setelah ibu kandungnya meninggal dua tahun lalu.

Jibril sendiri diketahui diselamatkan oleh Attahiru dan timnya pada Minggu (9/8) lalu. Dalam sebuah video penyelamatan yang sudah beredar luas, Jibril terlihat sangat kurus.

The Sun

Dengan kaos merahnya yang compang-camping, bahu kurus Jibril juga terlihat jelas sampai menyembul keluar.

Dalam suatu kesempatan, Jibril juga tampak melahap sisa-sisa makanan yang dipungutnya dari tanah.

Kemudian, saat berjalan, anak kecil ini terlihat sangat lemah hingga terseok-seok. Tim penyelamat pun turun tangan untuk membantu Jibril yang kebingungan.

Menyikapi kasus ini, seorang aktivis penyalahgunaan narkoba Nigeria, Manir Jega, langsung menggalang kampanye 'Keadilan untuk Jibril'.

Melalui laman Twitternya, Jega menyebut kasus yang dialami Jibril sebagai 'pelecehan anak terburuk di zaman ini'.

"Ini adalah cerita tentang seorang anak laki-laki bernama Jibril Aliyu, yang berasal dari Daerah Badariya di Birnin Kebbi, Negara Bagian Kebbi.

"Ibunya meninggal dua tahun lalu. Dia tidak diberi tempat tinggal, pakaian, makanan, apalagi perawatan kesehatan.

"Dia dianiaya seperti layaknya seekor hewan sampai-sampai dia memakan sisa makanan dari hewan yang diikat dengannya, dan bahkan memakan kotorannya, hingga dia diselamatkan oleh beberapa aktivis HAM.

"Akibat perlakuan yang mengerikan dan keji yang dialami, dia kehilangan akal sehatnya dan berperilaku persis seperti binatang.

"Yang paling mengejutkan adalah kenyataan bahwa ayahnya tinggal di rumah yang sama ketika dia menjalani perlakuan yang tidak manusiawi dan kejam ini," cuit Jega.

Sementara itu, salah satu saudara Jibril mengonfirmasi bahwa korban menderita epilepsi. Selain itu, ia juga mengklaim bahwa keluarga hanya mengikat Jibril pada siang hari.

Tujuan mengikat itu pun disebutkan agar Jibril tidak berkeliaran dan menghilang.

Kemudian terkait dengan biaya pengobatan, kakak Jibril ini juga mengklaim sudah melakukan segalanya, termasuk menjual rumah hingga mobilnya sendiri.

Karena inilah, ia bersikeras menyebut bahwa pihak keluarga sudah tidak mampu membayar biaya perawatan epilepsi Jibrin.

Sementara itu, Wakil Inspektur Polisi Nafi'u Abubakar juga sudah membenarkan kasus yang dialami Jibril. Dalam keterangannya, Abubakar mengatakan bahwa orang tua Jibril sekarang telah ditahan oleh kepolisian.

"Ya, petugas kami telah menangkap seorang ayah dan tiga istri karena diduga merantai bocah itu selama lebih dari dua tahun.

"Orang-orang kami menangkap tersangka pada hari Minggu di daerah Badariya, Pemerintah Daerah Birnin Kebbi.

Kini, Jibril pun disebutkan tengah berada di rumah sakit untuk menjalani perawatan. Sementara, polisi masih terus berupaya mengadakan penyelidikan lebih lanjut.

"Bocah itu berada di Rumah Sakit Sir Yahaya Memorial karena penyelidikan masih berlangsung. (Investigasi) bertujuan untuk mengungkap latar belakang di balik perantaian korban di sebuah kandang hewan selama periode itu," sambung Abubakar.[]

Editor: Nafilah

berita terkait

Image

News

Coba Serap Ilmu, Tingkah Bocah SD ini Justru Bikin Gemas Warganet

Image

News

Wabah Corona

Gara-gara Cuma Pakai Face Shield, Foto Dokter di Iklan Hand Sanitizer ini Jadi Perdebatan Warganet

Image

Hiburan

Pertemuan Singkat Awak Bus dengan Anaknya ini Bikin Mewek!

Image

News

Viral Lurah Manan Kesurupan saat Ramah Tamah dengan Plt Bupati Indramayu

Image

Hiburan

Prosesnya Terlihat Sangat Estetis, Hasil Jepretan Fotografer Ini Sungguh di Luar Dugaan

Image

News

Dibesarkan oleh Orang Tua Difabel, Warganet: Saya Sangat Bersyukur!

Image

Hiburan

Cewek ini Temukan Benda Dikira Lipstik Wanita Lain di Mobil Suami, Endingnya Salah Paham

Image

Hiburan

Penjual Roti ini Dibikin Kesal Pembeli, Pesan 12 Boks Ternyata Maksudnya Beda

Image

Hiburan

Jalan Ini Hanya Diaspal Beberapa Meter, Biar Apa Ya?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Inkubator Online Menjadi Nyata Roadshow 10 Kota di Indonesia

Generasi muda diharapkan dapat diandalkan untuk memberikan kontribusi terbesar menjadi penggerak ekononomi.

Image
News

Cegah Banjir, Anies Baswedan Disarankan Relokasi Warga Bantaran Kali

Program gerebek lumpur atau pengerukan sungai, kali dan waduk yang dangkal kurang efektif mengantisipasi banjir di musim penghujan.

Image
News

Politisi Golkar: Kepatuhan Terhadap Prokes Kunci Sukses Pilkada Serentak

Semua komponen masyarakat termasuk pimpinan Ormas harusnya mengambil peran masing-masing.

Image
News

Sambut Sekolah Lapang IPDMIP, Poktan di Simalungun Lakukan Rembug Tani

Petani diharapkan mampu memproduksi benih unggul yang dapat meningkatkan produktivitas lahannya.

Image
News
DPR RI

Tak Mengatur Sanksi Tegas Pelanggaran Prokes, PKPU Pilkada Dinilai Mudah Digugat

Dalam revisi PKPU tersebut, hanya berisi imbauan dan tidak mengatur sanksi tegas bagi peserta pilkada yang melanggar protokol kesehatan.

Image
News

Curhat Perawat Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Sejak April 2020, Defta mendapat tugas menangani pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet.

Image
News

Libatkan Tokoh Agama, Cara Enos-Yudha Jadikan OKU Timur lebih Maju

Enos-Yudha melibatkan seluruh tokoh agama untuk membangun OKU Timur yang lebih maju dan mulia.

Image
News

Melki Laka Lena: Korea Selatan Sukses Jalankan Pemilu, Kuncinya Pelaksanaan Prokes

Melki mengatakan, ada 30 negara di dunia yang tetap melaksanakan agenda politiknya di tengah pandemi.

Image
News

Rapat Kreditur dengan Pengurus PKPU PT Froggy Edutography Nyaris Adu Jotos

Kreditur yang hadir dilayangkan dengan bunyi undangan yang sama oleh Pengurus.

Image
News

Kerap Diberi Dana, Komisi A DPRD DKI Sarankan Anies Baswedan Libatkan Ormas Tangani Corona

Ormas mesti dijadikan relawan Covid-19.

terpopuler

  1. Mahfud MD: Ada yang Nanya, Apa Penting Film G30S/PKI Disiarkan? Saya Jawab...

  2. Ustaz Hilmi: Shalat Jumat Aja Ditiadakan, Pake Dalil Apalagi Meneruskan Pilkada ?

  3. Doa Agar Orang yang Kita Sukai Menjadi Cinta

  4. Vaksin China Dinilai Efektif, WHO Optimis Pandemi COVID-19 Akan Segera Berakhir

  5. 5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan

  6. Arief Poyuono: Saya Dukung Gatot Nurmantyo Ikut Pilpres 2024

  7. Pernah Berjaya, 5 Artis India Ini Jatuh Miskin di Akhir Hayat

  8. 7 Potret Adu Gaya Nella Kharisma dan Via Vallen, Mana Paling Kece?

  9. Wanita yang Disayat Perutnya karena Suami Tak Mau Anak Perempuan di India Ternyata Hamil Bayi Laki-laki

  10. Jokowi Ngotot Pilkada, Epidemiologi UI: Senangnya Menyelesaikan Pandemi Dengan Tambal Sumbal!

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri

Image
News

5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan