Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Nadiem Makarim: Meski Sekolah Sudah Tatap Muka Tapi Hanya 50 Persen Diikuti Siswa

Rizal Maulana Malik

Nadiem Makarim: Meski Sekolah Sudah Tatap Muka Tapi Hanya 50 Persen Diikuti Siswa

Mendikbud Nadiem Makarim (tengah) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Rapat tersebut membahas tentang anggaran tahun 2020. Dalam rapat ini juga membahas terkait polemik pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) menggunakan GoPay. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem  Makarim mengatakan pendidikan jarak jauh (PJJ) masih tetap berlangsung, meski sekolah bisa dibuka untuk yang berada di zona hijau dan kuning.

"Meski sekolah sudah bisa dibuka, namun bukan berarti PJJ tidak terjadi di sekolah yang sudah tatap muka, karena maksimum kapasitasnya hanya 50 persen," ujar Nadiem dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Pemerintah melakukan relaksasi pembukaan sekolah untuk zona kuning dan hijau. Pembukaan sekolah boleh dilakukan dengan persyaratan disetujui pemerintah daerah, kepala sekolah, komite sekolah, dan orang tua peserta didik. Jika orang tua tidak setuju, maka peserta didik tetap belajar dari rumah dan tidak dapat dipaksa.

Pembelajaran tatap muka, katanya, akan dilakukan secara bertahap dengan syarat 30 persen hingga 50 persen dari standar peserta didik per kelas.

Standar awal 28 hingga 36 peserta didik per kelas, kemudian dibatasi menjadi 18 peserta didik untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

Kemudian untuk sekolah luar biasa yang awalnya lima hingga delapan peserta didik per kelas, menjadi hanya lima peserta didik per kelas. Selanjutnya, untuk jenjang PAUD standar awal 15 peserta didik per kelas menjadi lima peserta didik per kelas.

Begitu juga untuk jumlah hari dan jam belajar juga akan dikurangi, dengan sistem bergiliran rombongan belajar yang ditentukan oleh masing-masing satuan pendidikan sesuai dengan situasi dan kebutuhan.

Nadiem menambahkan jika sekolah di zona kuning dan hijau kembali dibuka, maka harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Jarak antarpeserta didik 1,5 meter, tidak ada aktivitas kantin, tempat bermain, maupun aktivitas olahraga.

"Aktivitas anaknya hanya masuk ke sekolah dan setelah itu pulang kembali ke rumah," ujar dia.

Nadiem menambahkan sebanyak 43 persen peserta didik berada di zona hijau dan kuning, dan 57 persen peserta didik berada di zona oranye dan merah.

Nadiem menambahkan Indonesia merupakan negara kedua terakhir di Asia Tenggara yang membuka sekolahnya. Pembukaan sekolah, meski hanya berlangsung satu kali dalam seminggu memiliki dampak signifikan dalam perkembangan belajar anak.

"Di zona hijau pun, baru 15 hingga 20 persen sekolah yang membuka sekolah, karena harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat," kata dia.

Nadiem menegaskan meski pemerintah pusat memperbolehkan membuka sekolah di zona kuning, bukan berarti hal itu berlaku untuk semua daerah di zona kuning dan hijau. Pemerintah pusat memberikan relaksasi, namun keputusan pembukaan sekolah berada di tangan pemerintah daerah, kepala sekolah, komite sekolah, dan orang tua.

baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Komite III DPD RI Apresiasi Kesepakatan DPR dan Pemerintah Mencabut Klaster Pendidikan di RUU Ciptaker

Image

Ekonomi

Bank Indonesia Sentuh ISTN Melalui BI Corner

Image

News

Fahira ke Mendikbud: Pelajaran Sejarah Harus Jadi Penguat Pendidikan

Image

News

HNW: Pelajaran Sejarah Penting, Tapi Pelajaran Agama Jauh Lebih Penting

Image

News

Webinar Sekolah Kajian Stratejik UI Bahas Soal Pencegahan Residivisme Teroris

Image

News

FOTO Alih Fungsi Bus Sekolah untuk Menjemput Pasien COVID-19

Image

News

FOTO ESAI Perjuangan Suroto Mengajar di Tengah Pandemi

Image

News

Fadli Zon: Mas Menteri Nadiem Tak Boleh Gegabah Sederhanakan Kurikulum

Image

News

Lewat Sekolah Partai PDIP Satukan Tujuan Cakada untuk Sejahterakan Rakyat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Enam Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Ditutup Tiga Hari

Lurah Karet Kuningan Endang Effendi menyebutkan penutupan pasar dimulai Senin hingga tanggal 30 September 2020.

Image
News

Terobosan Menata Kampung Jadi Alasan Warga Agar Eri Lanjutkan Bangun Surabaya

Eri Cahyadi selama ini concern melakukan penataan dan pemberdayaan kampung.

Image
News

Dor! Satu dari Tiga Begal HP di Jakarta Pusat Lumpuh

ATS melawan polisi ketika hendak ditangkap sehingga dihadiahi timah panas.

Image
News

Menko Perekonomian: Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa New Normal Mengarah Positif

Dapat mencegah perekonomian terkontraksi lebih dalam lagi dan mempercepat pemulihannya.

Image
News

Pengacara Kubu Tomy: Sidang Perdana Gugat MenkumHAM Digelar Selasa Pagi

Perjalanan sidang sengketa kepengurusan Partai Berkarya bakal berjalan menarik.

Image
News

Polri Tidak Akan Keluarkan Izin Nobar Film G30S/PKI

Polisi mempersilakan masyarakat untuk menyaksikan Film Pengkhianatan G-30-S/PKI di kediaman masing-masing.

Image
News

Kepatuhan Protokol Kesehatan Kunci Tekan COVID-19

Beberapa negara berhasil memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan.

Image
News

Jadi Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco: Kalau Diperintahkan Jalan, Ya Jalan

Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, penetapannya sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra sudah menjadi kewenangan Prabowo Subianto.

Image
News

Irjen Napoleon Tampik Gugat Institusi Polri

Napoleon Bonaparte menepis menggugat institusi Polri terkait penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan suap dalam penghapusan red notice.

Image
News

Satgas: Ujung Tombak Pencegahan COVID-19 itu Masyarakat

Karena kerjaan Satgas bukan hanya mengobati orang sakit

terpopuler

  1. Doa Bagi Orang Tua, Agar Anak-anaknya Sukses Dunia Akhirat

  2. Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

  3. Ardi Bakrie Selama Ini Biayai Hidup Keluarga Nia Ramadhani

  4. Ivan Gunawan Ngaku Sudah Lama Tak Komunikasi dengan Ayu Ting Ting

  5. Pengakuan Teddy Gusnaidi Pernah 'Hajar' Gatot Nurmantyo

  6. Viral Anak Dibuang Orang Tua Disertai Surat dari Sang Ibu, Begini Faktanya

  7. Perpanjang PSBB Ketat, Elektabilitas Anies Makin Anjlok

  8. 5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

  9. Perantau dari Batam Salah Masuk RS di Jakarta, Biaya Pasien Covid-19 Dipatok Selangit

  10. Sindir Telak Anies Baswedan, Ketua DPRD: Jangan Tunggu Banjir Dulu Baru Kerja!

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal

Image
News

Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi

Image
News

Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda