Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pegawai Kena Covid-19, PN Surabaya Hentikan Pelayanan Selama Dua Minggu

Rizal Maulana Malik

Pegawai Kena Covid-19, PN Surabaya Hentikan Pelayanan Selama Dua Minggu

Rapid tes dilakukan di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. Hal ini dilakukan menyusul ada seorang pegawai positif Covid-19. | Antara

AKURAT.CO Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Jawa Timur menghentikan sementara pelayanan selama dua pekan sejak 10 Agustus sampai 24 Agustus 2020 setelah ada pegawai yang dinyatakan positif Corona atau Covid-19.

Humas PN Surabaya, Martin Ginting, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Sabtu, mengatakan terdapat enam orang pegawai dan satu orang hakim yang positif terpapar virus corona.

"Penutupan itu dilakukan sebagai upaya untuk memutuskan rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19. Prinsipnya dihentikan pelayanan sementara dengan pengecualian selama dua pekan," katanya.


Menurut dia, PN Surabaya telah tiga kali melakukan uji cepat dengan tujuan untuk mencegah meluasnya virus Covid-19 di wilayah PN Surabaya dan bahkan, saat kondisi tatanan normal baru ini juga banyak muncul kelompok baru di kantor-kantor.

"Untuk mengantisipasi agar tidak muncul penyebaran virus di kantor PN Surabaya di masa tatanan normal baru, termasuk setelah Hari Raya Idul Adha maka pada 3 Agustus dilakukan tes cepat pada seluruh ASN dan tenaga honorer di PN Surabaya," ujarnya.


Hasilnya, terdapat sembilan orang yang dinyatakan reaktif, yang kemudian sembilan orang tersebut dilaksanakan uji usap dan hasilnya lima orang dinyatakan positif.

"Selain itu, ada satu orang ASN yang melakukan uji usap mandiri juga terpapar positif Corona serta satu hakim juga terpapar Corona," katanya.

Saat ini, kata dia, lima orang yang terpapar itu telah dirawat di Asrama Haji Sukolilo Surabaya yang ditangani Gugus Tugas Covid-19. "Kemudian, satu orang menjalani isolasi mandiri dan seorang hakim menjalani perawatan di RS Jawa Barat," katanya.


Ia mengatakan, sesuai dengan petunjuk dari Ketua PN Surabaya maka dilakukan penundaan pelayanan, kecuali penanganan upaya hukum, persidangan perkara pidana yang akan habis masa tahanan, penerimaan surat yang dilayani di front office.

"Penundaan pelayanan ini adalah kali kedua dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus dan menghindari adanya klaster virus di ruang kerja PN Surabaya," katanya.

Penutupan pelayanan ini bukanlah yang pertama kali dilakukan, sebelumnya pada 15 Juni hingga 26 Juni lalu, Pengadilan Negeri Surabaya juga pernah menutup pelayanan selama dua pekan paskaseorang hakim dan juru sita meninggal dunia secara mendadak.

baca juga:

Editor: Arief Munandar

Sumber: Antara

berita terkait

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
DPR RI

RUU Cipta Kerja Selesai Dibahas di Tingkat Panja

Pembahasan regulasi sapu jagat tersebut akan dilanjutkan di tingkat tim perumus (timus) dan tim sinkronisasi (timsin).

Image
News
Wabah Corona

Agar Sekolah Cepat Dibuka, Donald Trump Akan Bagikan 150 Juta Alat Deteksi COVID-19

Dengan peningkatan pengujian ini, AS diprediksi akan lebih banyak mencatatkan kasus infeksi

Image
News

APK Dipasang di Pohon, Imbauan Saraswati Dinilai Pencitraan

Kampanye Muhamad-Saraswati di Pondok Benda justru dihadiri lebih dari 120 orang.

Image
News

Gelombang PHK Ancam Usaha Rumah Makan Buntut Kebijakan Anies Baswedan 

PSBB kali ini semua rumah makan dilarang membuka layanan makan di tempat.

Image
News

Komisi IX Bela Menkes Terawan: Komunikasi Publiknya Perlu Diperbaiki

Terawan telah dan terus bekerja maksimal sejak awal pandemi covid-19.

Image
News
DPR RI

Ketua DPR Minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab

Dengan begitu, Puan yakin, jumlah masyarakat yang melakukan tes swab mandiri akan meningkat.

Image
News

Penyidik Akui Belum Ada Bukti Andi Irfan Jaya Terima Uang dari Djoko Tjandra

Andi Irfan yang menbuat action plan pengurusan fatwa MA.

Image
News
DPD RI

LIPI: Sudah Saatnya DPD RI Mampu Terobos Tantangan Keterbatasan Kewenangan

Karenanya, Siti berharap otonomi ini harus berhasil, Pilkadanya juga berkualitas.

Image
News

Korlantas Polri Sebar Stiker 'Ayo Pakai Masker' di Terminal dan Tempat Umum

Angkutan umum dipilih untuk dijadikan media sosialisasi penggunaan masker, lantaran kendaraan tersebut terus bergerak

Image
News

PDIP Ajak Semua Pihak Berani Hadapi Resesi

Hendrawan mengatakan arah dan langkah program PEN yang diambil pemerintahan Jokowi sudah tepat.

terpopuler

  1. Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

  2. Ardi Bakrie Selama Ini Biayai Hidup Keluarga Nia Ramadhani

  3. Ivan Gunawan Ngaku Sudah Lama Tak Komunikasi dengan Ayu Ting Ting

  4. Pengakuan Teddy Gusnaidi Pernah 'Hajar' Gatot Nurmantyo

  5. 5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

  6. Bicara Soal Perselingkuhan, Nia Ramadhani : Gak Bisa Nyalahin Salah Satunya

  7. Tengku Zul: Konglomerat Asing Mulai Keruk Duit Rakyat dengan Turun ke Jalan

  8. Jawab Kritik Ketua DPRD DKI, Anak Buah Anies: 8.000 Orang Siap Antisipasi Banjir 

  9. 3 Shio Ini Pintar Mengelola Uang Layaknya Menteri Keuangan

  10. Perpanjang PSBB Ketat, Elektabilitas Anies Makin Anjlok

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Aksi Susi Pudjiastuti Jadi Model Dadakan, Gayanya Bak Ratu

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal

Image
News

Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi