Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pelibatan TNI Untuk Penanganan Terorisme Sangat Diperlukan

Bayu Primanda

Pelibatan TNI Untuk Penanganan Terorisme Sangat Diperlukan

Pasukan TNI dan Polri saat melakukan apel kesiapsiagaan pengamanan Pemilu 2019 di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (22/3/2019). Apel kesiapsiagaan pengamanan Pemilu 2019 akan diikuti oleh TNI, Polri, Polisi Masyarakat (Polmas) dan Perlindungan Masyarakat (Linmas) itu dalam rangka mewujudkan pemilu yang aman serta damai. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO Pemerintah saat ini tengah merampungkan peraturan presiden (Perpres) yang isinya mengatur kewenangan TNI dalam penanganan aksi terorisme.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers via virtual pada Sabtu (8/8/2020) menyatakan, landasan Perpres itu lantaran banyak zona yang tidak mampu ditembus kepolisian, sehingga membutuhkan peran dari TNI.

"Rancangan Perpres dalam pelibatan TNI dalam aksi terorisme itu sudah dibahas, sudah mendengarkan semua. Kita sudah mendengarkan semua stakeholders dan kita sudah mengambil kesimpulan," kata Mahfud.

Adapun beberapa kesimpulan dari hasil pembahasan rancangan perpres tersebut antara lain: Pertama, pemberantasan terorisme itu pada dasarnya adalah perang terhadap tindak pidana. Oleh karena tindak pidana maka ujung tombak yang menanganinya adalah kepolisian dalam rangka penegakan hukum.

Kedua, tindak pidana terorisme sangat serius, maka Indonesia mempunya unit lain selain kepolisian yakni Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Didalamnya terdapat struktur yang diisi oleh pejabat dari kepolisian, TNI dan sipil.

"Dalam UU 5/2018 TNI dilibatkan untuk menangani aksi terorisme. Pelibatan aksi terorisme diatur dengan peraturan presiden dan dikonsultasikan dengan DPR. Itu perintah uu 5/2018," ungkapnya.

Mengenai perdebatan, Mahfud menjawab sudah selesai di tingkat pembahasan perpres yang diinisiasi Kementerian Hukum dan HAM. Pasalnya TNI juga sudah diminta bantuan untuk penanganan tindak pidana khusus seperti dalam operasi Tinombala.

Kesimpulan terakhir yakni, kepolisian memiliki batasan yurisdiksi sehingga membutuhkan bantuan dari TNI. Misalnya, korps bhayangkara tidak bisa menembus zona ekonimi ekslusif (ZEE), pesawat atau kapal berbendera asing, kantor kedutaan hingga mengatasi aksi teror terhadap pejabat VVIP.

Mahfud tak memungkiri jika masih ada pihak yang kontra akan kesimpulan ini. Namun, pemerintah telah memaparkan itu semua terhadap para pihak yang keberatan sebelum nantinya dibahas bersama DPR. Beberapa diantaranya menerima dan sisanya tetap menolak.

Hanya saja, pihak yang menolak tidak mampu memberikan argumen atau rumusan pembanding.

"Semua pihak kita dengar. Kalau ada kesepakatan bulat pasti ada juga yang tidak setuju. Tapi rumusan perpres ini akan diputuskan dengan kesepaktan dan kompromi. Di seluruh dunia sejak dulu dan sampai kapan pun berlaku demikian," tegas Mahfud.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Seorang Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKSB di Intan Jaya

Image

News

DPR RI

Pemerintah Diminta Perkuat Perlindungan Warga Sipil dan TNI-Polri di Papua

Image

News

Sindir Menkopolhukam, PKS: Apa Pam Swakarsa yang harus Perbaiki hukum?

Image

News

Kerahkan TNI-Polri, Wagub Riza Bakal Sidak Mal dan Pasar Selama PSBB

Image

News

Fadli Zon: Kalau Benar Gedung Kejagung Dibakar, ini Jelas Skandal yang Amat Besar

Image

News

Dengarkan Pesan Menko Polhukam, Jangan Pilih Cakada Dibiayai Cukong, Berbahaya

Image

News

Percis Kena Tilang, Di Wonosobo Pelanggar Protokol Kesehatan Disita KTP-nya

Image

News

Wabah Corona

Ini Hasil Rapat Pemprov DKI Bersama PMJ Serta TNI

Image

News

BNPT Dalami Keterlibatan Pelaku Penyerangan Syekh Ali Jaber dengan Jaringan Terorisme

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bertambah Lagi, Kasus COVID-19 Terkait PKL Penjual Tas dan Dompet di Malioboro jadi 18

Hari ini, Sabtu (19/9) ada 6 anggota keluarga yang bersangkutan diumumkan positif corona

Image
News

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Capayung Habis Dilumat Api

Sebanyak sembilan unit mobil pemadan beserta 43 personel evakuasi dikerahkan menuju lokasi.

Image
News
Wabah Corona

Sejumlah Nakes Terpapar Corona saat Tracing Kasus, 2 Puskesmas di Yogyakarta Ditutup

Kedua puskesmas tersebut ditutup dari tanggal 19-21 September 2020

Image
News

Kabar Baik dari Ende, 70 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Saat ini masih ada 14 pasien yang masih dalam perawatan dan tetap dalam pengawasan tim medis.

Image
News

Kontak Erat Rektor IPB Arif Satria 14 Hari Terakhir Ditelusuri

Mereka yang tercatat pernah kontak erat dengan Prof Arif pada 14 hari terakhir, akan diminta untuk melakukan tes cepat,

Image
News

Bacakada yang Belum Lapor LHKPN ke KPK Sisa Satu Orang

Saat ini masih ditunggu laporannya

Image
News

Seorang Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKSB di Intan Jaya

Korban sempat mendapat perawatan, namun sayang tak tertolong

Image
News

Jadi Pengedar Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga di Sampit Terpaksa Dibui

Penangkapan disaksikan Ditresnarkoba Polda Kalteng bersama sejumlah warga dan pengusu RT - RW setempat

Image
News

Kejagung Periksa Direktur PT Eagle Glove Indonesia Terkait Korupsi

Pemeriksaan dilakukan guna mencari dan mengumpulkan alat bukti, khususnya tentang pengangkutan barang import

Image
News

Perampok Minimarket di Kelapa Dua Jakbar Berhasil Ditangkap Polisi

Diduga pelaku sempat mengonsumsi sabu saat melancarkan aksinya

terpopuler

  1. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  2. Beli Celana Dalam Dinar Candy Rp50 Juta, Bobby Stuntrider Langsung Pamer

  3. Babe Haikal: Kita Semua Harus Terima Kasih kepada Pak Ahok

  4. Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

  5. Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!

  6. Jadi Lokasi Mutilasi Rinaldi, Aparteman Pasar Baru Mansion Sewakan Kamar Lewat Aplikasi RedDoorz

  7. Perkantoran di DKI Ramai-ramai Langgar PSBB Anies Baswedan

  8. Deklarasi KAMI Jateng, Gatot: Ada Kelompok Terorganisir, Rapi dan Besar Ingin Ubah Pancasila

  9. Diduga Jalin Kerja Sama Ilegal, Pihak Apartemen Pasar Baru Mansion Bungkam

  10. Pengakuan Pria Rusia Berumur 32 Tahun yang 'Terjebak' dalam Tubuh ABG

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi