Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Perlu Digodok Lagi, DPR Sarankan ini

Oktaviani

DPR RI

Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Perlu Digodok Lagi, DPR Sarankan ini

Komisi X DPR RI, Bramantyo Suwondo | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Anggota Komisi X DPR Bramantyo Suwondo, meminta Kemendibud agar menggodok kembali pembukaan sekolah di zona kuning, karena dapat beresiko menambah kasus penularan Covid-19.

Menurut Politisi Partai Demokrat ini, Pemerintah semestinya fokus dalam mengendalikan penyebaran Covid-19 terlebih dahulu, agar situasi aman dapat tercapai dan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka bisa kembali dilakukan.

"Perkantoran yang diharapkan bisa menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin saja justru melahirkan klaster baru. Bagaimana dengan sekolah? Keputusan ini sangat berisiko. Harusnya, pemerintah bekerja lebih cepat dan tepat agar jumlah zona hijau semakin banyak, bukannya justru memaksakan relaksasi pembukaan sekolah di zona kuning,” ucap Bramantyo dalam keterangan tertulis, Sabtu (8/8/2020).

Ia menyadari bahwa pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga kini masih belum dilaksanakan secara optimal, banyak permasalahan yang muncul mulai dari beban tugas siswa hingga keterbatasan akses dan kemampuan finansial untuk mendukung PJJ. Namun demikian, pembukaan sekolah kembali bukan solusi ideal saat ini dan tidak boleh diputuskan dengan buru-buru.

“Jika permasalahan utamanya adalah PJJ, sebaiknya pemerintah mengalokasikan anggaran yang lebih untuk membantu PJJ. Cukup banyak dari anggaran penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sejumlah Rp 695,2 triliun itu yang belum terserap secara maksimal," tegasnya.

Ia menyebut, bersama Komisi X, pihaknya sudah mendorong penyusunan dan penerapan kurikulum darurat sejak awal masa pandemi. Namun, pihak Kemendikbud kurang menanggapi rekomendasi ini di awal dan baru memutuskan penggunaan kurikulum darurat saat pengumuman SKB 4 Menteri lalu.

Tidak adanya kurikulum darurat sejak awal telah membingungkan guru dan menyulitkan siswa serta orang tua yang salah kaprah memaknai capaian belajar selama PJJ.

“Belajar dari hal ini, sosialisasi tentang kurikulum darurat dan modul pembelajaran harus dilaksanakan sebaik mungkin. Kemendikbud harus menjalin kerja sama yang erat dengan Dinas dan pihak terkait agar kurikulum darurat diimplementasikan dengan maksimal, sehingga PJJ bisa berjalan lebih optimal tanpa membebani,” tuturnya.

Karena itu, Ia mengimbau pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua murid di zona kuning untuk ekstra hati-hati dalam mengambil keputusan sebelum mengizinkan KBM tatap muka.

“Saya sadar bahwa tidak semua sekolah dapat memenuhi persyaratan protokol kesehatan. Banyak yang masih belum memiliki toilet layak ataupun wastafel dengan aliran air bersih. Saya berharap pemerintah pusat meninjau ulang keputusan relaksasi ini dan saya harap pemerintah daerah, sekolah, dan orang tua murid dapat menimbang risiko yang ada," ujarnya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengumumkan bahwa sekolah di zona hijau dan kuning diperbolehkan melaksanakan pembelajaran tatap muka.

Kebijakan ini berdasarkan revisi surat keputusan bersama (SKB) empat menteri, yakni Mendikbud, Menteri Agama (Menag), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Menteri Kesehatan (Menkes).[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Tok! DPR Sahkan APBN 2021, Ini Rinciannya

Image

Ekonomi

DPR RI

Pelaku Ekraf Dihantui Masalah, Begini Titah Komisi X DPR ke Pemerintah!

Image

News

FOTO DPR RI Setujui APBN Tahun Anggaran 2021

Image

Ekonomi

Imbas COVID-19, Bos MIND ID Minta Penundaan Pembangunan Smelter di Gresik

Image

Ekonomi

Legislator Minta Investor Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Image

Iptek

AiCI, Kemendikbud, dan UI Tingkatkan Kompetensi Kecerdasan Buatan untuk Guru SMK

Image

News

DPR RI

Ketua DPR Minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab

Image

Ekonomi

DPR RI

Komisi XI DPR Cecar BI, Agar Siapkan Alternatif Selain Burden Sharing

Image

News

DPR RI

Penyebab Kebakaran di Gedung DPR, Sekjen: Ada Tumpukan Kabel Terkena Percikan Las

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Cs saat Kelola Jiwasraya Korupsi Jiwasraya, Terdakwa Syahmirwan Ungkap 3 Kesalahan Hexana Cs

Hakim diminta jeli melihat ini

Image
News

Reaksi Kocak Pria Ini saat Akan Diambil Darahnya Bikin Rekannya Geregetan

Banyak orang memang ketakutan saat akan diambil darahnya.

Image
News

36 Kecamatan di Kabupaten Bogor Berstatus Zona Merah

Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 1.805 kasus COVID-19 di wilayahnya, dengan rincian 52 kasus meninggal dunia dan 1.140 pasien yang sembuh

Image
News

Pertama dalam Sejarah, Prajurit TNI AD Latihan Tempur di Amerika Serikat

Pertama kalinya dalam sejarah, TNI Angkatan Darat mengirimkan satu Kompi pasukan sebanyak 155 prajurit

Image
News

Salim Said: Komunisme itu Sudah Bangkrut Tapi Masih Ramai di Indonesia

Karena masih ada dendam

Image
News

Pasca Dibubarkan, KAMI Tuntut Polri Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan

Padahal kegiatan KAMI menerapkan protokol kesehatan dengan baik, beda dengan aksi penolakan KAMI yang ada di luar arena kegiatan KAMI

Image
News

Relawan Pemenangan Bermunculan, Eri-Armuji Makin Optimis Menang

kelompok relawan-relawan dari masyarakat ini menambah semarak dan semangat gerakan pemenangan Eri-Armuji.

Image
News

Hindari Kerumunan, Eri-Armuji Gelar Konser Virtual di Masa Kampanye

Eri akan mengubah konsepnya dengan menggelar konser musik secara virtual.

Image
News

Syahganda Nainggolan Ungkap Detik-detik Pembubaran Acara KAMI di Surabaya

Padahal saat itu Gatot Nurmantyo sedang pidato

Image
News

Kementan Gandeng TNI AD untuk Memperkokoh Kesiapan Penyediaan Pangan

Saya melihat respon dari TNI AD sangat luar biasa, juga angkatan lain dan Polri juga terus mendorong kami di Kementan.

terpopuler

  1. Tengku Zul: Konglomerat Asing Mulai Keruk Duit Rakyat dengan Turun ke Jalan

  2. Seru Nih, Diskusi ILC Nanti Malam Bahas PKI, Fahri Minta Fadli Zon Dihadirkan

  3. Pajak 0 Persen, 5 Mobil Keluarga Ini Jadi di Bawah Rp100 Juta!

  4. Ini Alasan Kenapa Owner Tak Pakai Uang Pribadi untuk Bayar Upah Karyawan

  5. Terbukti Mustajab, ini Doa-doa Agar Kamu Cepat Kaya!

  6. Jadi Bintang Iklan Produk Kecantikan Terkenal, Dita Karang: Ini Adalah Mimpiku

  7. Diam-diam Suami Pinangki AKBP Yogi Napitupulu Diperiksa Penyidik Kasus TPPU

  8. Dasco Kasih Bocoran Nasib Duet Prabowo-Puan di Pilpers 2024

  9. 5 Momen Wulan Guritno dengan Bintang Muda Persib, Febri Menang Banyak

  10. Hadirkan Jaksa Agung dan Eks Ketua MA di Persidangan Pinangki, Ali Mukartono Bilang Begini

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Karier Menkes Terawan, Kontroversi Cuci Otak hingga Jadi Menteri Kesehatan

Image
News

Aksi Susi Pudjiastuti Jadi Model Dadakan, Gayanya Bak Ratu

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal