breaking news: Kabar Duka, Emir Kuwait Sheikh Sabah al-Sabah Wafat

Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Pemerintah Umumkan Penyesuaian Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19

Ainurrahman

Pemerintah Umumkan Penyesuaian Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19

Mendikbud Nadiem Makarim (tengah) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Rapat tersebut membahas tentang anggaran tahun 2020. Dalam rapat ini juga membahas terkait polemik pembayaran sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) menggunakan GoPay. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Mempertimbangkan kebutuhan pembelajaran, berbagai masukan dari para ahli dan organisasi serta mempertimbangkan evaluasi implementasi SKB Empat Menteri, Pemerintah melakukan penyesuaian keputusan bersama Empat Menteri terkait pelaksanaan pembelajaran di zona selain merah dan oranye, yakni di zona kuning dan hijau, untuk dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat.

“Prioritas utama pemerintah adalah untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi COVID-19,” jelas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim dalam taklimat media Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19, di Jakarta, Jumat (07/08).

Bagi daerah yang berada di zona oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan Belajar dari Rumah (BDR). Berdasarkan data per 3 Agustus 2020 dari http://covid19.go.id terdapat sekitar 57 persen peserta didik masih berada di zona merah dan oranye. Sementara itu, sekitar 43 persen peserta didik berada di zona kuning dan hijau.

baca juga:

Mendikbud mengatakan kondisi Pandemi COVID-19 tidak memungkinkan kegiatan belajar mengajar berlangsung secara normal. Terdapat ratusan ribu sekolah ditutup untuk mencegah penyebaran, sekitar 68 juta siswa melakukan kegiatan belajar dari rumah, dan sekitar empat juta guru melakukan kegiatan mengajar jarak jauh.

Beberapa kendala yang timbul dalam pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diantaranya kesulitan guru dalam mengelola PJJ dan masih terfokus dalam penuntasan kurikulum. Sementara itu, tidak semua orang tua mampu mendampingi anak-anak belajar di rumah dengan optimal karena harus bekerja ataupun kemampuan sebagai pendamping belajar anak.

“Para peserta didik juga mengalami kesulitan berkonsentrasi belajar dari rumah serta meningkatnya rasa jenuh yang berpotensi menimbulkan gangguan pada kesehatan jiwa,” ujar Mendikbud.

Untuk mengantisipasi kendala tersebut, Pemerintah mengeluarkan penyesuaian zonasi untuk pembelajaran tatap muka. Dalam perubahan SKB Empat Menteri ini, izin pembelajaran tatap muka diperluas ke zona kuning, dari sebelumnya hanya di zona hijau. Prosedur pengambilan keputusan pembelajaran tatap muka tetap dilakukan secara bertingkat seperti pada SKB sebelumnya.

Pemda/kantor/kanwil Kemenag dan sekolah memiliki kewenangan penuh untuk menentukan apakah daerah atau sekolahnya dapat mulai melakukan pembelajaran tatap muka. “Jadi bukan berarti ketika sudah berada di zona hijau atau kuning, daerah atau sekolah wajib mulai tatap muka kembali ya,” Mendikbud menjelaskan.

Mendikbud juga menekankan, bahwa sekali pun daerah sudah dalam zona hijau atau kuning, pemda sudah memberikan izin, dan sekolah sudah kembali memulai pembelajaran tatap muka, orang tua atau wali tetap dapat memutuskan untuk anaknya tetap melanjutkan belajar dari rumah.

Penentuan zonasi daerah sendiri tetap mengacu pada pemetaan risiko daerah yang dilakukan oleh satuan tugas penanganan COVID-19 nasional, yang dapat diakses pada laman https://covid19.go.id/peta-risiko. Berdasarkan pemetaan tersebut, zonasi daerah dilakukan pada tingkat kabupaten/kota.

“Dikecualikan untuk pulau-pulau kecil, zonasinya menggunakan pemetaan risiko daerah yang dilakukan oleh satgas penanganan COVID-19 setempat,” tambah Mendikbud.

Tahapan pembelajaran tatap muka satuan pendidikan di zona hijau dan zona kuning dalam SKB Empat Menteri yang disesuaikan tersebut dilakukan secara bersamaan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dengan pertimbangan risiko kesehatan yang tidak berbeda untuk kelompok umur pada dua jenjang tersebut. Sementara itu untuk PAUD dapat memulai pembelajaran tatap muka paling cepat dua bulan setelah jenjang pendidikan dasar dan menengah.

“Selain itu, dengan pertimbangan bahwa pembelajaran praktik adalah keahlian inti SMK, pelaksanaan pembelajaran praktik bagi peserta didik SMK diperbolehkan di semua zona dengan wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” ucap Mendikbud.

Madrasah dan sekolah berasrama di zona hijau dan zona kuning dapat membuka asrama dan melakukan pembelajaran tatap muka secara bertahap sejak masa transisi. Kapasitas asrama dengan jumlah peserta didik kurang dari atau sama dengan 100 orang pada masa transisi bulan pertama adalah 50 persen, bulan kedua 100 persen, kemudian terus dilanjutkan 100 persen pada masa kebiasaan baru. Untuk kapasitas asrama dengan jumlah peserta didik lebih dari 100 orang, pada masa transisi bulan pertama 25 persen, dan bulan kedua 50 persen, kemudian memasuki masa kebiasaan baru pada bulan ketiga 75 persen, dan bulan keempat 100 persen.

“Evaluasi akan selalu dilakukan untuk mengutamakan kesehatan dan keselamatan. Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan Provinsi atau Kabupaten/Kota, bersama Kepala Satuan Pendidikan akan terus berkoordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 untuk memantau tingkat risiko COVID-19 di daerah,” imbuh Mendikbud.

“Apabila terindikasi dalam kondisi tidak aman, terdapat kasus terkonfirmasi positif COVID-19, atau tingkat risiko daerah berubah menjadi oranye atau merah, satuan pendidikan wajib ditutup kembali,” tegas Mendikbud. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

BPJS Kesehatan Siap Dukung Pembentukan Data Prioritas Penerima Vaksin COVID-19

Image

News

Dokter Usia 84 Tahun yang Terlibat Kasus Aborsi Ilegal Meninggal Akibat Covid

Image

Ekonomi

Tertekan Harga Batu Bara, Laba Bersih PTBA Hanya Rp1,3 T Semester I

Image

News

Wabah Corona

Vaksin COVID-19 dari Moderna Teruji Ampuh untuk Lansia

Image

Olahraga

Liga 1 Indonesia 2020

Liga 1 Ditunda, PSIS Semarang Memutuskan Liburkan Latihan

Image

News

Terkejut Biaya Swab Test Mahal, Teddy Minta Pemerintah Turunkan Harga Sampai Rp10 Ribu

Image

Ekonomi

Bank Dunia: COVID-19 Ciptakan 38 Juta Orang Jatuh ke Jurang Kemiskinan

Image

News

Rosa: Alhamdulilah...Mas Dino Sudah Pulih!

Image

Ekonomi

Pejabat Gelar Pesta Saat Pandemi, Rustam Ibrahim: Stress Jika Tidak Punya Kesempatan Pamer Kekayaan

komentar

Image

1 komentar

Image
suki yaki

yuuukkk MABAR game qqharian guuys.... seru asik dan bisa bikin bengkak tak terbatas rek tabungan kita juga, banyak bonus bonus yang bisa kita dapatin dan jackpot yang luar biasaaa.... mau kaya ya di qqharian ajaaa bukan yang lain..

terkini

Image
News

5 Fakta Penting Kapten Pierre Tendean, Perwira Muda yang Gugur Dalam Peristiwa G30S/PKI

Usai diculik dari rumah dinas Jenderal A.H. Nasution, jasad Pierreditemukan di sebuah lubang berupa sumur tua bersama enam perwira lainnya.

Image
News

5 Fakta Menarik Joe Biden, Menderita Gagap Semasa Kecil hingga Jadi Senator Termuda AS

Tidak hanya sempat mengalami tekanan finansial di keluarganya, Joe Biden juga menderita gagap semasa kecil

Image
News

Ibu Kota Berbenah Hadapi Banjir Akhir Tahun

Program andalan untuk mencegah banjir adalah pengerukan sedimen di kali, sungai, waduk, dan danau.

Image
News

Donald Trump Ungkit Hunter Biden dalam Debat Capres, Ejek Pengangguran Berpenghasilan Besar

Biden membantah dan membela putranya

Image
News

Soal Uang 10 Juta USD untuk Pejabat Kejagung dan Hakim MA, Ini Jawaban Pinangki

Sidang jaksa Pinangki mendengarkan eksepsi. Pinangki mengungkap tidak ada janji untuk pejabat Kejagung dan MA.

Image
News
DPR RI

Sufmi Dasco: Setiap Jelang 30 September, Ada Pihak yang Sengaja Menggulirkan Isu PKI

Politisi Partai Gerindra itu meminta agar polemik G30S/PKI tidak perlu diperdebatkan.

Image
News

Sejarawan UI: Film G30S/PKI Baik untuk Penanaman Karakter Kebangsaan

Film G-30S/PKI merupakan sebuah film pendidikan bagi anak didik di Tanah Air sehingga baik untuk upaya penanaman karakter kebangsaan.

Image
News

Dokter Usia 84 Tahun yang Terlibat Kasus Aborsi Ilegal Meninggal Akibat Covid

Dokter SWS sebelumnya ditahan polisi di Mapolda Metro jaya atas tuduhan melakukan praktik aborsi ilegal.

Image
News

Ruhut: Kadrun-kadrun Stres Lihat Pak Terawan Anteng Sebagai Menkes

Ruhut Sitompul menyindir pihak-pihak yang ingin Terawan Agus Putranto mundur sebagai Menteri Kesehatan (Menkes).

Image
News

Iran Bantah Latih Kelompok Teroris yang Tertangkap di Arab Saudi

Iran membantah tuduhan telah melatih sel teroris di Arab Saudi

terpopuler

  1. Seru Nih, Diskusi ILC Nanti Malam Bahas PKI, Fahri Minta Fadli Zon Dihadirkan

  2. Disiksa Majikan, TKI di Singapura Nekat Kabur Turuni Apartemen Lantai 15

  3. Lepas Masker Saat Makan Jadi Alasan Anies Baswedan Larang Dine In di Restoran

  4. Ini Alasan Kenapa Owner Tak Pakai Uang Pribadi untuk Bayar Upah Karyawan

  5. Dasco Kasih Bocoran Nasib Duet Prabowo-Puan di Pilpers 2024

  6. Satu Genk Sejak SMA, 7 Potret Keakraban Citra Kirana dan Natasha Rizky

  7. Diam-diam Suami Pinangki AKBP Yogi Napitupulu Diperiksa Penyidik Kasus TPPU

  8. Bukan Soal Fisik, Ini yang Membuat Nathalie Holscher Jatuh Hati pada Sule

  9. Subhanallah! Terbukti, ini Doa-doa Agar Disukai dan Dicintai Banyak Orang

  10. Diskusi Film G30S PKI, Akademisi UIN Sunan Kalijaga: Tidak Relevan bagi Generasi Milenial

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Potret Anies Baswedan saat Muda, Disebut Mirip Artis Luar Negeri!

Image
News

5 Fakta Penting Karier Menkes Terawan, Kontroversi Cuci Otak hingga Jadi Menteri Kesehatan

Image
News

Aksi Susi Pudjiastuti Jadi Model Dadakan, Gayanya Bak Ratu