Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Bermunculan Lembaga Survei Baru di Pilkada Tangsel, Begini Tanggapan PERSEPI

Ainurrahman

Bermunculan Lembaga Survei Baru di Pilkada Tangsel, Begini Tanggapan PERSEPI

Persepi bersama sejumlah lembaga survei hendak mengekspos data quick count Pemilu Serentak 2019 di Hotel Morrissey, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2019) | AKURAT.CO/Kosim Rahman

AKURAT.CO, Banyak bermunculan Lembaga Survei baru jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2020, bak jamur tumbuh subur di musim penghujan. Fenomena kemunculan lembaga survei tersebut dinilai sebagai sebuah ikhtiar dalam rangka mengawal proses demokrasi dan juga kebebasan berekspresi di Indonesia.

Demikian seperti disampaikan oleh Ketua Bidang Hukum dan Etik Perhimpunan Survei dan Opini Publik Indonesia (Persepi) Andi Syafrani saat dimintai komentar perihal bermunculannya lembaga survei baru jelang Pilkada 2020. Menurut Andi, kelahiran lembaga survei, seperti Kajian Politik Nasional (KPN) di musim Pilkada tak boleh dilarang.

baca juga:

Hanya saja, mengingat survei politik adalah pekerjaan ilmiah yg menuntut dasar keilmuan khusus serta kriteria moral profesional dan akademik, maka pengguna lembaga survei dan masyarakat secara umum, harus bisa memilah dan menilai secara objektif.

"Belum lagi nanti jika sudah masuk tahapan Pilkada, ada aspek administrasi yang harus dipenuhi oleh lembaga survei untuk boleh mengumumkan hasil surveinya, antara lain harus terdaftar di KPU setempat dan juga mendapat rekomendasi dari asosiasi lembaga survei, seperti PERSEPI," ungkap Andi melalui sambungan telepon, Jumat (07/08). 

Untuk itu, jika hasil survei sebuah lembaga baru itu secara akademik tidak dapat dipertanggungjawabkan, maka sudah selayaknya media sebagai instrumen publik tidak ikut mempublikasikan dan menyebarkannya agar jangan sampai muncul opini di publik yang tidak berdasar secara ilmiah.

Andi juga menyoroti metodologi ilmiah yang dipakai lembaga tersebut, khusus Kajian Politik Nasional (KPN) yang belum lama ini merilis hasil survei untuk Pilkada Tangsel. Menurutnya, aspek proporsional dalam sampel harus ada. Survei sebagai salah satu jenis riset kuantitatif, lanjut Andi, telah memiliki pedoman dalam proses sampling.

"Tinggal dicek aja apakah metode yang dipakai lembaga tersebut telah sesuai dengan metode yang ada dalam referensi ilmiah. Jika tidak ada dasarnya, maka survei tersebut tidak bisa diterima secara akademik. Jadi tidak bisa hanya menjelaskan faktor agama dan demografi saja, tetap harus ada aspek proporsionalnya, dimana saja sebaran sampel yang digunakan," imbuhnya.

Terkait cara pengukuran elektabilitas pasangan calon, Andi menilai metode penjumlahan elektabilitas yang dilakukan KPN menyalahi standar. Analisis harus tetap mengacu pada teori-teori voting behaviour yang ada dalam referensi ilmiah.
 
"Emangnya ini mau ngitung duit? Opini publik tidak bisa dikalkulasi seprti itu. Makanya desain kuesioner harus dibuat dengan cara yg telah teruji dalam standar akademik. Tidak bisa asal-asalan," imbuhnya.

Lebih jauh, Andi menegaskan ada mekanisme pasar yang secara alamiah akan menyeleksi kehidupan lembaga survei. Jika secara ilmiah dan etika akademik lembaga survei dapat dipertanggungjawabkan maka pasar akan bisa menerima.

"Jika tidak,  pelan-pelan lembaga yang tidak bisa memenuhi standar akademik dan etis akan ditenggelamkan oleh waktu. Dan juga KPN ini bukan anggota PERSEPI," pungkasnya. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pasangan Muhammad - Saras Didukung Banyak Partai, Pengamat: Bukan Jaminan Menang

Image

Hiburan

6 Potret Gowes Capres Giring Ganesha, Sambangi Warga Sambil Bagi-bagi Masker

Image

News

Biem Benyamin Gabung Golkar, Pengamat: Gerindra tak Menghargai Usaha Kader

Image

News

Cawalkot Tangsel Muhamad Terima Penyematan Jaket dan KTA PDIP

Image

News

Bikin Polling, Ferdinand: Mana Paling Dapat Dipercaya, Lembaga Survei SMRC atau Median?

Image

News

Wabah Corona

Sindiran Yunarto: Masih Sempet-sempetnya Mainkan Survei Politik di Tengah Musibah Gini

Image

News

Saiful Mujani Sebut 52 Persen Warga Tak Marah Sama Pemerintah Soal Covid-19, Fadli Zon: Statemen Aneh!

Image

News

Philips J Vermonte Kembali Jadi Ketua Umum PERSEPI

Image

News

Lembaga Survei Sebut Kinerja Pemprov Anjlok, Anies: Kita Jadikan Motivasi untuk Meningkatkan Kinerja

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Inkubator Online Menjadi Nyata Roadshow 10 Kota di Indonesia

Generasi muda diharapkan dapat diandalkan untuk memberikan kontribusi terbesar menjadi penggerak ekononomi.

Image
News

Cegah Banjir, Anies Baswedan Disarankan Relokasi Warga Bantaran Kali

Program gerebek lumpur atau pengerukan sungai, kali dan waduk yang dangkal kurang efektif mengantisipasi banjir di musim penghujan.

Image
News

Politisi Golkar: Kepatuhan Terhadap Prokes Kunci Sukses Pilkada Serentak

Semua komponen masyarakat termasuk pimpinan Ormas harusnya mengambil peran masing-masing.

Image
News

Sambut Sekolah Lapang IPDMIP, Poktan di Simalungun Lakukan Rembug Tani

Petani diharapkan mampu memproduksi benih unggul yang dapat meningkatkan produktivitas lahannya.

Image
News
DPR RI

Tak Mengatur Sanksi Tegas Pelanggaran Prokes, PKPU Pilkada Dinilai Mudah Digugat

Dalam revisi PKPU tersebut, hanya berisi imbauan dan tidak mengatur sanksi tegas bagi peserta pilkada yang melanggar protokol kesehatan.

Image
News

Curhat Perawat Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Sejak April 2020, Defta mendapat tugas menangani pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet.

Image
News

Libatkan Tokoh Agama, Cara Enos-Yudha Jadikan OKU Timur lebih Maju

Enos-Yudha melibatkan seluruh tokoh agama untuk membangun OKU Timur yang lebih maju dan mulia.

Image
News

Melki Laka Lena: Korea Selatan Sukses Jalankan Pemilu, Kuncinya Pelaksanaan Prokes

Melki mengatakan, ada 30 negara di dunia yang tetap melaksanakan agenda politiknya di tengah pandemi.

Image
News

Rapat Kreditur dengan Pengurus PKPU PT Froggy Edutography Nyaris Adu Jotos

Kreditur yang hadir dilayangkan dengan bunyi undangan yang sama oleh Pengurus.

Image
News

Kerap Diberi Dana, Komisi A DPRD DKI Sarankan Anies Baswedan Libatkan Ormas Tangani Corona

Ormas mesti dijadikan relawan Covid-19.

terpopuler

  1. Mahfud MD: Ada yang Nanya, Apa Penting Film G30S/PKI Disiarkan? Saya Jawab...

  2. Ustaz Hilmi: Shalat Jumat Aja Ditiadakan, Pake Dalil Apalagi Meneruskan Pilkada ?

  3. Doa Agar Orang yang Kita Sukai Menjadi Cinta

  4. Vaksin China Dinilai Efektif, WHO Optimis Pandemi COVID-19 Akan Segera Berakhir

  5. 5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan

  6. Arief Poyuono: Saya Dukung Gatot Nurmantyo Ikut Pilpres 2024

  7. Pernah Berjaya, 5 Artis India Ini Jatuh Miskin di Akhir Hayat

  8. 7 Potret Adu Gaya Nella Kharisma dan Via Vallen, Mana Paling Kece?

  9. Wanita yang Disayat Perutnya karena Suami Tak Mau Anak Perempuan di India Ternyata Hamil Bayi Laki-laki

  10. Jokowi Ngotot Pilkada, Epidemiologi UI: Senangnya Menyelesaikan Pandemi Dengan Tambal Sumbal!

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri

Image
News

5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan