Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Perokok Ganda Tembakau Sekaligus Elektrik Cenderung Punya Beban Kesehatan Berlipat

Bayu Primanda

Perokok Ganda Tembakau Sekaligus Elektrik Cenderung Punya Beban Kesehatan Berlipat

Viral video akad nikah dengan atraksi pengantin yang jago ngevape | instagram.com/shendyardian

AKURAT.CO Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) melalui hasil penelitian yang mereka lakukan membuktikan bahwa perokok konvensional (tembakau) sekaligus elektronik cenderung mengalami beban kesehatan, produktivitas dan utilisasi kesehatan lebih tinggi dibandingkan perokok tunggal salah satu jenis rokok tersebut.

"Studi ini menunjukkan bahwa rokok elektronik yang dianggap sebagai alat untuk berhenti dari rokok konvensional, justru menjadi barang yang digunakan untuk melengkapi rokok konvensional, sehingga muncul pengguna ganda atau dual user," kata Ketua Peneliti Faizal Rahmanto Moeis melalui keterangan pers yang diterima di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Faizal mengatakan pengguna ganda rokok konvensional dan elektrik memiliki probabilitas mengidap penyakit dan komplikasi lebih tinggi, produktivitas lebih rendah dan pengeluaran kesehatan lebih tinggi dibandingkan single user atau pengguna tunggal rokok konvensional atau rokok elektrik saja.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa pengguna ganda akan mengalami beban dua kali lipat lebih tinggi yang akan berdampak terhadap kesehatan, produktivitas dan utilisasi kesehatan perokok.

Selain itu, masing-masing jenis rokok juga tetap memiliki risiko terhadap kesehatan baik pengguna tunggal rokok elektronik maupun konvensional, sehingga harus ada pengendalian konsumsi terhadap kedua jenis rokok tersebut.

Pada awalnya, kata dia, rokok elektronik diperkenalkan sebagai alat untuk berhenti merokok dari rokok konvensional. Namun, rokok elektronik justru menjadi barang yang digunakan untuk melengkapi rokok konvensional sehingga muncul pengguna ganda.

Sekiranya ada lebih dari 95 persen pengguna rokok elektronik merupakan pengguna ganda rokok tembakau sekaligus rokok elektronik.

"Rokok konvensional telah dikenal menimbulkan masalah terhadap kesehatan dan produktivitas serta dampak antargenerasi, seperti stunting dan kemiskinan," ucapnya.

Oleh karena itu, studi yang dilakukan PJKS-UI bertujuan untuk membuktikan secara empiris dampak rokok konvensional dan rokok elektronik terhadap pengguna ganda menurut gejala penyakit, produktivitas dan utilisasi kesehatan.

"Pada penduduk usia di atas 40 tahun, pengguna ganda rokok konvensional sekaligus elektronik juga memiliki probabilitas untuk mengidap penyakit diabetes, jantung dan kanker lebih tinggi dibandingkan pengguna tunggal," tukasnya.

Pengguna ganda juga memiliki probabilitas mengalami gigi rusak, penyakit gusi, dan sariawan lebih tinggi dibandingkan pengguna tunggal, selain itu juga memiliki asosiasi positif dengan jumlah komplikasi penyakit yang dimiliki dibandingkan pengguna tunggal

"Selain itu, pengguna ganda juga memiliki jam kerja yang lebih rendah dan utilisasi kesehatan yang lebih tinggi dibanding pengguna tunggal," tukasnya.

Pengguna ganda memiliki jam kerja 0,69 jam per-minggu lebih rendah dibanding pengguna tunggal. Kemudian, pengguna ganda juga memiliki pengeluaran kesehatan per-kapita per-bulan Rp296 lebih tinggi dibandingkan pada pengguna tunggal.[]

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Diskusi Film G30S PKI, Akademisi UIN Sunan Kalijaga: Tidak Relevan bagi Generasi Milenial

Image

Ekonomi

Cukai Rokok Mau Dinaikkan Gara-gara Perokok Anak Terus Meningkat

Image

News

Setelah Uighur, China Mulai Persekusi Muslim Utsul di Sanya

Image

Iptek

Rencanakan Serial TV, Netflix Tak Setuju dengan Penulis Cina Soal Uighur

Image

News

DPR RI

DPR Minta Pemerintah Ambil Sikap Tegas Atas Penghancuran 16 Ribu Masjid di China

Image

News

Guru Besar UI: Perusahaan Tersangka Korupsi Tetap Bisa Usaha

Image

News

Harga Tembakau Hancur, APTI Layangkan 'Surat Cinta' ke Pemerintah

Image

Ekonomi

BTN dan ILUNI UI Beri Pelatihan Usaha Pengembang Properti

Image

News

Webinar Sekolah Kajian Stratejik UI Bahas Soal Pencegahan Residivisme Teroris

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Usman Hamid Beberkan Fakta ini, Omongan Gatot Soal PKI Tak Masuk Akal

Film G30S-PKI sudah mengalami revisi bahkan oleh Jenderal Angkatan Darat sendiri.

Image
News

Bincang Dua Milenial dengan Sandi, Berbagi Tips Bagaimana Meyakinkan investor

Sandiaga Salahudin Uno ternyata pernah diremehkan dan kesulitan meyakinkan para pengusaha dan investor.

Image
News

Gubernur Lemhanas: Isu PKI Sengaja Dimunculkan untuk Kepentingan Politik

sejarah tentang PKI memang tidak bisa dihilangkan karena berhubungan dengan pikiran orang yang sulit untuk ditebak.

Image
News

Usai Minta Maaf pada Korsel, Kim Jong-un Diam-diam Tetap Siaga Perang

Sehari setelah meminta maaf pada Korsel, Kim Jong-un memerintahkan Tentara Rakyat Korea untuk tetap menyelesaikan persiapan pertempuran.

Image
News

Mabes Polri: Irjen Napoleon Bonaparte Minta Rp7 Miliar untuk Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra

Fakta tersebut diketahui saat penyidik Dittipikor Bareskrim melakukan penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan juga tersangka

Image
News

Tambah 3 Lokasi, Anies Baswedan Tempatkan 4 Orang Pasien Corona di Satu Kamar

Jumlah kamar di tiga lokasi baru sebanyak 166 kamar. Namun daya tampung tiap kamar berbeda-beda

Image
News

Disiksa Majikan, TKI di Singapura Nekat Kabur Turuni Apartemen Lantai 15

Penyiksaan terjadi antara Januari hingga April 2018

Image
News

Terlibat Korupsi, Petinggi PT WIKA Resmi Ditahan KPK

Tapi sebelum masuk penjara mereka akan menjalani isolasi mandiri sementara waktu

Image
News

Kepedulian Sosial Solusi Hadapi Covid-19 yang Kian Memprihatinkan

Chriswanto mengatakan, dalam menghadapi wabah Covid-19 semua pihak harus dilibatkan.

Image
News

Update Covid-19 Tanggal 29 September: Pasien Sembuh Melonjak 3.567 Total 210.437

Sementara lonjakan pasien positif hari ini cukup signifikan

terpopuler

  1. Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

  2. Ardi Bakrie Selama Ini Biayai Hidup Keluarga Nia Ramadhani

  3. Ivan Gunawan Ngaku Sudah Lama Tak Komunikasi dengan Ayu Ting Ting

  4. Pengakuan Teddy Gusnaidi Pernah 'Hajar' Gatot Nurmantyo

  5. 5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

  6. Tengku Zul: Konglomerat Asing Mulai Keruk Duit Rakyat dengan Turun ke Jalan

  7. Bicara Soal Perselingkuhan, Nia Ramadhani : Gak Bisa Nyalahin Salah Satunya

  8. Hotman Paris Bagikan Tips Obati Pasien COVID-19 Pakai Obat Kumur

  9. Jawab Kritik Ketua DPRD DKI, Anak Buah Anies: 8.000 Orang Siap Antisipasi Banjir 

  10. Dilarang Anies Baswedan Lewat PSBB, Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bekasi 

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

Aksi Susi Pudjiastuti Jadi Model Dadakan, Gayanya Bak Ratu

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal

Image
News

Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi