Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Mampu Tangkap Djoko Tjandra, Mardani Berharap Polri Juga Bisa Kejar Otak Penyerangan Novel Baswedan

Ratu Amanda Distania

DPR RI

Mampu Tangkap Djoko Tjandra, Mardani Berharap Polri Juga Bisa Kejar Otak Penyerangan Novel Baswedan

Poltitisi PKS Mardani Ali Sera (kanan) bersana Pengarang buku Pangi Syarwi Chaniago (kiri) saat menjadi pembicara dalam diskusi peluncuran buku 'Rematch Pilpres: Kontestasi Elektoral Dan Keterbelahan Publik' di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2019). Dalam diskusi tersebut dibahas tentang rangkaian proses pemilu 2019 serta mengajak untuk menambal berbagai kelemahan yang ada dan memperkuat segala yang sudah baik serta memberikan inspirasi pembangunan masa depan konstitusi dan demokrasi ke depan.  | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera mengapresiasi pihak kepolisian atas penangkapan terdakwa kasus hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra yang sempat buron beberapa lama. 

"Bravo Polri. Kasus ini memberi banyak pelajaran penting yang bisa diambil, seperti rangkaian proses penanganan. Namun di sisi lain, kasus tersebut menjadi potret amburadulnya hukum di negeri kita," kata dia dalam cuitan  @MardaniAliSera, yang dipantau AKURAT.CO pada Jumat (7/8/2020).

Dalam hal ini, menurutnya penting untuk mendukung komisi III agar segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Djoko Tjandra. Namun, di masa reses tidak diperbolehkan untuk melakukan RDP dengan pihak terkait. 

baca juga:

"Pembahasan RUU Omnibus Law saja bisa dilakukan saat reses. Mengapa untuk Djoko Tjandra tidak bisa?" tanya Mardani heran. 

"Padahal kasus ini amat mendesak untuk dituntaskan. Publik menunggu jawaban dan DPR sebagai representasi Rumah Rakyat, sangat layak membahasnya segera," sambung Mardani.

Mardani juga menyampaikan jangan sampai kasus Djoko Tjandra menunjukkan amburadulnya penataan negara dari level rendah sampai level tertinggi. 

"Hukum tajam ke bawah tapi tumpul ke atas amat terlihat. Tidak ada negara yang maju tapi tidak tegas dan jelas penegakan hukumnya," ujarnya.

Menurut dia, indikator utama dari 'kemudahan melakukan bisnis' justru kepastian hukum.

"PR ini harus diselesaikan. 'The evil is in the details', 'Setan' ada pada detailnya. Bangun reformasi birokrasi, sistem punish dan reward, kepekaan masyarakat sehingga terwujud Indonesia adil makmur sejahtera," tulis Mardani.

Melihat kasus Djoko Tjandra, Mardani meyakini polisi juga mampu meringkus pelaku kasus lain, apalagi yang sampai merugikan orang dan negara. Pelaku otak penyerangan terhadap kasus Novel Baswedan misalnya. 

"Kepolisian juga harus mengejar otak penyerangan Novel Baswedan, kejar novum (bukti baru) agar kasus ini benar-benar berkeadilan," kata dia.

Anggota Komisi II DPR RI ini menilai, kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Novel Baswedan harus menjadi fokus utama.

"Karena jika kasus tersebut tidak terungkap maka bisa merusak citra penegak hukum dan dianggap tidak mampu melindungi sesama aparat penegak hukum," tandasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

DPR RI

Tak Mengatur Sanksi Tegas Pelanggaran Prokes, PKPU Pilkada Dinilai Mudah Digugat

Image

Ekonomi

DPR RI

Banggar DPR: RUU APBN 2021 Perlu Fokus Atasi Pandemi dan Dampak Sosial Ekonomi

Image

Ekonomi

DPR RI

Legislator Ini Minta Pemerintah Tingkatkan Anggaran Riset Jadi Rp5 Triliun

Image

Ekonomi

DPR RI

Legislator: Kawasan Industri Batang Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Image

News

Komite III DPD RI Apresiasi Kesepakatan DPR dan Pemerintah Mencabut Klaster Pendidikan di RUU Ciptaker

Image

News

DPR RI

Kejagung Didesak Terus Tingkatkan Pengawasan Internal Terhadap Jaksa

Image

News

DPR RI

DPR Minta Alokasi Anggaran untuk Riset Iptek Ditingkatkan

Image

News

DPR RI

Komisi IX: Penerapan Sanksi Sosial Bagi Pelanggar Protokol Covid-19 Sangat Efektif

Image

News

DPR RI

Revisi PKPU Diapresiasi, Dasco: Jangan Cuma Tulisan, Harus Diimplementasikan Sebaik-baiknya!

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Inkubator Online Menjadi Nyata Roadshow 10 Kota di Indonesia

Generasi muda diharapkan dapat diandalkan untuk memberikan kontribusi terbesar menjadi penggerak ekononomi.

Image
News

Cegah Banjir, Anies Baswedan Disarankan Relokasi Warga Bantaran Kali

Program gerebek lumpur atau pengerukan sungai, kali dan waduk yang dangkal kurang efektif mengantisipasi banjir di musim penghujan.

Image
News

Politisi Golkar: Kepatuhan Terhadap Prokes Kunci Sukses Pilkada Serentak

Semua komponen masyarakat termasuk pimpinan Ormas harusnya mengambil peran masing-masing.

Image
News

Sambut Sekolah Lapang IPDMIP, Poktan di Simalungun Lakukan Rembug Tani

Petani diharapkan mampu memproduksi benih unggul yang dapat meningkatkan produktivitas lahannya.

Image
News
DPR RI

Tak Mengatur Sanksi Tegas Pelanggaran Prokes, PKPU Pilkada Dinilai Mudah Digugat

Dalam revisi PKPU tersebut, hanya berisi imbauan dan tidak mengatur sanksi tegas bagi peserta pilkada yang melanggar protokol kesehatan.

Image
News

Curhat Perawat Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

Sejak April 2020, Defta mendapat tugas menangani pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet.

Image
News

Libatkan Tokoh Agama, Cara Enos-Yudha Jadikan OKU Timur lebih Maju

Enos-Yudha melibatkan seluruh tokoh agama untuk membangun OKU Timur yang lebih maju dan mulia.

Image
News

Melki Laka Lena: Korea Selatan Sukses Jalankan Pemilu, Kuncinya Pelaksanaan Prokes

Melki mengatakan, ada 30 negara di dunia yang tetap melaksanakan agenda politiknya di tengah pandemi.

Image
News

Rapat Kreditur dengan Pengurus PKPU PT Froggy Edutography Nyaris Adu Jotos

Kreditur yang hadir dilayangkan dengan bunyi undangan yang sama oleh Pengurus.

Image
News

Kerap Diberi Dana, Komisi A DPRD DKI Sarankan Anies Baswedan Libatkan Ormas Tangani Corona

Ormas mesti dijadikan relawan Covid-19.

terpopuler

  1. Mahfud MD: Ada yang Nanya, Apa Penting Film G30S/PKI Disiarkan? Saya Jawab...

  2. Ustaz Hilmi: Shalat Jumat Aja Ditiadakan, Pake Dalil Apalagi Meneruskan Pilkada ?

  3. Doa Agar Orang yang Kita Sukai Menjadi Cinta

  4. Vaksin China Dinilai Efektif, WHO Optimis Pandemi COVID-19 Akan Segera Berakhir

  5. 5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan

  6. Arief Poyuono: Saya Dukung Gatot Nurmantyo Ikut Pilpres 2024

  7. Pernah Berjaya, 5 Artis India Ini Jatuh Miskin di Akhir Hayat

  8. 7 Potret Adu Gaya Nella Kharisma dan Via Vallen, Mana Paling Kece?

  9. Wanita yang Disayat Perutnya karena Suami Tak Mau Anak Perempuan di India Ternyata Hamil Bayi Laki-laki

  10. Jokowi Ngotot Pilkada, Epidemiologi UI: Senangnya Menyelesaikan Pandemi Dengan Tambal Sumbal!

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Istri Bupati Trenggalek Novita Hardini Pakai Kebaya, Memesona!

Image
News

Ulang Tahun Pernikahan ke-35, KSP Moeldoko Beri Kejutan Manis Kepada Istri

Image
News

5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan