Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Korupsi Importasi Tekstil di Dirjen Bea Cukai Rugikan Negara Rp 1,6 Triliun

Yudi Permana

Korupsi Importasi Tekstil di Dirjen Bea Cukai Rugikan Negara Rp 1,6 Triliun

Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah di Gedung Bundar Kejagung RI, Jakarta, Rabu (4/3/2020). | AKURAT.CO/Aricho Hutagalung

AKURAT.CO, Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah menyebut kerugian perekonomian negara dalam kasus penyalahgunaan kewenangan Importasi Tekstil mencapai sebesar Rp 1,6 triliun. 

Kasus dugaan korupsi importasi tekstil itu menyeret anak buah Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan pihak swasta. 

Febrie mengatakan kasus tersebut telah dilimpahkan ke jaksa untuk dilakukan penelitian lebih lanjut atau yang biasa disebut Tahap 1. 

baca juga:

"Kerugian perekonomian negara Rp 1,6 triliun," kata Febrie di gedung Bundar, Kejagung, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). 

Ia mengatakan bahwa berkas perkara kasus penyalahgunaan kewenangan importasi tekstil itu telah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) untuk dilakukan penelitian lebih lanjut terkait kecukupan alat bukti dan barang bukti sebelum dilimpahkan Tahap 2 dan di sidangkan di pengadilan. 

"Kita sudah tahan orang, pasti ada target untuk masuk ke JPU berkasnya, dan sudah penyelesaiannya. Bahkan sudah tahap 1, cepat kerjanya," ujar Febrie. 

Sementara itu Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi (JAM Pidsus) Ali Mukartono mengaku tidak mengetahui kalau kerugian perekonomian negara dalam kasus penyalahgunaan kewenangan Importasi tekstil sebesar Rp 1,6 Triliun.

Sebab, dikatakan Ali, tim jaksa penyidik bersama Jampidsus melakukan gelar perkara terkait kerugian negara di Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI. 

"Nggak tahu saya, belum ada laporan dan belum ada gelar perkara," kata Ali di gedung bundar pidsus Kejagung. 

Diketahui, pada hari ini, Kepala Sub Direktorat Peraturan Dirjen Bea dan Cukai Priyono Triatmojo diperiksa tim jaksa penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan importasi tekstil di Kementerian Keuangan RI. 

Selain itu juga, penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa Direktur PT Megah Asri Busana Internasional, Tan Agustinus Harsono sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi importasi tekstil di Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI. 

Sebelumnya diberitakan, tim penyidik Kejagung telah menetapkan sejumlah tersangka terhadap Mukhamad Muklas selaku Kabid Pelayanan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai KPU Bea Cukai Batam, Dedi Aldrian selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai III pada KPU Bea dan Cukai Batam dan Hariyono Adi Wibowo selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai I pada KPU Bea dan Cukai Batam. 

Kemudian, tersangka lain yaitu Kamaruddin Siregar selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai II pada KPU Bea dan Cukai Batam, serta Irianto selaku pemilik PT Fleming Indo Batam dan PT Peter Garmindo Prima. Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 juncto UU No. 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

Selanjutnya, Susidiair Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 juncto UU No. 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

Kasus dugaan tindak pidana korupsi importasi tekstil berawal dari penemuan 27 kontainer milik PT Flemings Indo Batam (FIB) dan PT Peter Garmindo Prima (PGP) di Pelabuhan Tanjung Priok, pada 2 Maret 2020 lalu.

Setelah dicek oleh bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok itu menemukan jumlah dan jenis barang dalam kontainer tidak sesuai dengan dokumen.

Kemudian setelah dihitung, terdapat kelebihan fisik barang, masing-masing untuk PT PGP sebanyak 5.075 roll dan PT FIB sebanyak 3.075 roll. 

Berdasarkan dokumen pengiriman, barang kain tersebut seharusnya berasal dari India. Padahal kain-kain tersebut berasal dari China dan tidak pernah singgah di India. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Pencegahan Bambang Trihatmodjo oleh Menkeu Karena Persoalan Administrasi

Image

News

Bareskrim Periksa Saksi Lagi, Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung Masih Gelap

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Bebaskan Pajak Mobil Baru, Ferdinand Hutahaean: Jangan Begitu Bu!

Image

News

Kebakaran Kejagung, Bareskrim Akan Periksa Kasubag Pam Info

Image

News

Kebakaran Gedung Kejagung, Polri Enggan Beberkan Identitas Cleaning Service 'Tajir'

Image

News

FOTO Banggar Sepakati RUU APBN 2021 Dibahas di Tingkat Paripurna

Image

Ekonomi

DPR RI

Anggota DPR Ini Dorong Bank Himbara Akselerasi Penyaluran Stimulus PEN

Image

Ekonomi

Ferdinand Hutahaean: Resesi Depan Mata, Ekonomi Lesu Kurang Darah!

Image

News

Kejagung Ogah Berspekulasi Soal Petugas Kebersihan Tajir yang Diperiksa Bareksrim

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Tidak Terapkan Protokol Kesehatan dalam Kampanye, Siap-siap Dibubarin

Hasan Basri menegaskan, pembubaran itu salah satu sanksi administrasi karena penerapan protokol COVID-19

Image
News

Atas Dasar Ini, Napoleon Bonaparte Tantang Polri dan Minta Status Tersangkanya Dicabut

Napoleon menuding Polri tidak memiliki bukti dan alat bukti penerimaan suap terhadap dirinya dari Djoko Tjandra

Image
News

Dilarang Anies Baswedan Lewat PSBB, Warga Jakarta Pindah Tongkrongan ke Bekasi 

PSBB melarang pedagang kuliner menyediakan fasilitas makan di tempat.

Image
News

5 Fakta Unik Vanuatu yang Dukung Kemerdekaan Papua, Ada Suku Penyembah Pangeran Inggris

Vanuatu merupakan negara paling berbahaya sekaligus paling bahagia di dunia

Image
News

Kasus Harian Covid-19 DKI Menurun, Pasien Sembuh Melonjak Jadi 57.741 Orang

Trend serupa juga terjadi di sejumlah daerah di Indonesia

Image
News

Keponakan Prabowo Turunkan Balihonya Sendiri yang Dipaku ke Pohon

Keponakan Prabowo itu meminta timnya mencopot serta menggulung baliho tersebut yang berada di daerah Tangsel

Image
News
MPR RI

Lestari: Perubahan Kebijakan di Sektor Kesehatan Harus Diimbangi dengan Implementasinya

Menurut dia, dalam setiap kebijakan yang ada di negeri ini seringkali lemah dalam implementasinya.

Image
News

Pengakuan Teddy Gusnaidi Pernah 'Hajar' Gatot Nurmantyo

Seorang warganet menuding nyali Teddy ciut ketika bertemu Gatot.

Image
News

DPD: Esensi Pengetatan PSBB Membatasi Pergerakan Orang, Itu Harus Dilaksanakan

Menurut saya esensi dari pengetatan PSBB Jakarta itu salah satunya mengurangi pergerakan orang

Image
News
DPR RI

Angka Kematian COVID-19 di Indonesia Melebihi Dunia, DPR: Akibat Penanganan yang Buruk

Netty Prasetiyani Aher menilai, kondisi tersebut terjadi karena sistem kesehatan buruk dalam penanganan pandemi.

terpopuler

  1. Pengkhianatan G30S/PKI, Adi Prayitno: Saya Tidak Melihat Ada Propaganda

  2. Pemprov DKI Kremasi Ratusan Jenazah yang Diduga Terpapar Corona 

  3. Reza Artamevia Terlibat Narkoba Lagi, Aaliyah Massaid: Ibu yang Pertama Kali Minta Maaf

  4. Tengku Zul: Perkebunan Negara Tidak Bayar Sewa Sama Sekali Malah Rugi, Gila!

  5. Perubahan Wajah 4 Bintang Sepak Bola saat jadi Orang Asia hingga India, Masih Kenal?

  6. Doa Agar Selalu Sehat dan Diberi Umur Panjang

  7. Wanita 14 Tahun Tewas Nabrak Trotoar dan Tiang di Gambir

  8. Mengaku sebagai Algojo ISIS, Pemuda Kanada ini Dituduh Hanya Sebarkan Hoaks

  9. Pertahankan Gelar Juara, Israel Adesanya Langsung Tantang Jared Cannonier

  10. 7 Potret Kemesraan Haico Van der Veken dan Rangga Azof, Bikin Baper Abis!

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal

Image
News

Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi

Image
News

Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda