Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kasus Dugaan Suap Skandal Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Ditingkatkan ke Penyidikan

Yudi Permana

Kasus Dugaan Suap Skandal Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Ditingkatkan ke Penyidikan

Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra saat menghadiri serah terima dari Bareskrim ke Kejaksaan Agung di lobby Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam (31/7/2020). Bareskrim Polri melimpahkan terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra yang ditangkap di Malaysia ke Kejaksaan Agung. Namun sementara ini terpidana masih dititipkan di Rutan Selamba cabang Mabes Polri. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri akhirnya meningkatkan status penanganan perkara dugaan suap terkait penghapusan Red Notice atas nama Buronan kasus hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Diduga uang haram tersebut mengalir kepada sejumlah oknum jenderal polisi.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan saat ini penyidik akan segera menetapkan status tersangka terhadap pihak yang diduga terlibat, sepanjang ditemukannya 2 alat bukti permulaan yang cukup. 

“Setelah gelar perkara, proses yang dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi bahwa hasilnya pada Rabu (5/8/2020) kasus ini dinaikan tahap penyidikan untuk mencari pelakunya,” kata Argo, di gedung Mabes Polri, Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Argo menjelaskan, sebelum gelar perkara, penyidik lebih dulu memeriksa sebanyak 15 orang saksi dari berbagai unsur dalam kasus dugaan suap tersebut.

Untuk menindaklanjuti kasus ini, Polri telah berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mendalami adanya aliran dana kasus penghapusan red notice. Hal tersebut untuk mengetahui siapa saja jenderal polisi yang menerima aliran dana dari Djoko Tjandra. 

“Jadi, kita telusuri semua. Tentunya, dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Argo.

Jenderal polisi bintang dua ini menegaskan bahwa konstruksi hukum yang diterapkan dalam kasus ini adalah dugaan penerimaan hadiah oleh penyelenggara negara terkait pengurusan penghapusan red notice atas nama Djoko S Tjandra periode Mei-Juni 2020.

Argo mengatakan, penyidik Bareskrim akan menerapkan Pasal 5 ayat 1, Pasal 2, Pasal 11, Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 13 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 KUHP.

“Setelah ditetapkanya tingkat penyidikan tentunya penyidik Bareskrim akan menindaklanjuti dari apa yang sudah dilakukan penyelidikan,” tuturnya. 

Untuk diketahui, dalam dugaan kasus penghapusan red notice terpidana kasus hak tagih Bank Bali ini, dua pejabat interpol Polri harus kehilangan jabatannya.

Mereka adalah Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dan Sekretaris NCB Interpol Indonesia Brigadir Jenderal Nugroho Wibowo. Keduanya terbukti melanggar kode etik terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Sebelum kedua petinggi interpol Polri ini, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis lebih dulu mencopot Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo dari jabatannya sebagai Kepala Biro (Karo) Korwas PPNS Bareskrim Polri. Prasetijo mengakui bahwa dia membantu Djoko Tjandra dalam menerbitkan surat jalan palsu. []

baca juga:

Editor: Bayu Primanda

berita terkait

Image

News

Djoko Tjandra Merasa Ditipu Pinangki, Kok Bisa?

Image

News

Diduga Palsukan Tanda Tangan, Seorang Notaris Dipolisikan

Image

News

Nama Jaksa Agung dan Mantan Ketua MA Muncul dalam Dakwaan Pinangki, Jampidsus Enggan Komentar

Image

News

Tidak Diborgol Saat Diperiksa, Djoko Tjandra: Habis Jalan-jalan

Image

News

Kasus Hoaks Obat Covid-19, Hadi Pranoto Kembali Minta Tunda Pemeriksaan

Image

News

Polsek Metro Menteng Rekontruksi Kasus Tawuran yang Menelan Korban Jiwa

Image

News

FOTO Jaksa Agung Jelaskan Kasus Djoko Tjandra di Komisi III

Image

News

Kejagung Bantah ST Burhanuddin Terlibat Penerbitan Fatwa MA Bebaskan Djoko Tjandra

Image

News

Mantan Ketua MA Ngaku Tidak Kenal Pinangki

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jadi Tersangka, Eks Kadis PUPR Lampung Selatan Langsung Ditahan KPK

Penahanan dilakukan untuk 20 hari pertama

Image
News

Catat! Masa Berlaku Paspor Jadi 10 Tahun

Namun, masih menunggu sejumlah regulasi sebelum aturan ini berlaku

Image
News

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
News

Seorang Pria Deli Serdang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya

Pihak keluarga tak mau jasad korban diotopsi

Image
News

Teras Narang: Jangan Sampai Kebebasan Pemilih Terhalang Covid-19

Jadi kenapa harus ditunda

Image
News

Jet Curian yang Angkut Kokain dari Meksiko Jatuh di Guatemala

Dua orang ditemukan tewas di dekat tumpukan narkoba dan senjata di dalam pesawat

Image
News

Rintis 350 UMKM di Tengah Pandemi, Pengurus Pusat Bhayangkari Dapat Apresiasi Kapolri

Saya sangat mengapresiasi upaya pengurus pusat Bhayangkari untuk membina UMKM

Image
News

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Selamat berjuang dan ultah ke-54 Gus Ami!!!

Image
News

Jamkrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Cicurug

Bantuan ini sangat berguna bagi para korban

Image
News

Djoko Tjandra Merasa Ditipu Pinangki, Kok Bisa?

Karena tidak terealisasi

terpopuler

  1. Indonesia Resesi, Ferdinand Hutahaean: Negara Super Kaya Lebih Dahulu Zona Resesi!

  2. JK: Indonesia Bakal Hadapi Puncak Hujan Sekaligus Puncak Pandemi Pada Masa Pencoblosan Pilkada

  3. 5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

  4. Amalan dan Doa Ketika Memasak, Agar Makanan Menjadi Lezat

  5. Takut TikTok dan WeChat Diblokir, Warga AS Ramai-ramai Gunakan VPN

  6. Ogah Cabut Laporan untuk Angel Lelga, Vicky Prasetyo: Ini Kehormatan Keluarga

  7. Kisah Sahabat Nabi Terkaya yang Selalu Menangis Karena Hartanya

  8. Kondisi Pasar Cempaka Putih Memprihatinkan, Ketua Koperasi: Anies Baswedan Mana Ngerti

  9. Azyumardi Azra Ogah Nyoblos di Pilkada, Politisi PDIP: Tak Semua Tokoh Patut Dicontoh

  10. Cerita Pasien Covid-19 Soal Fasilitas di Wisma Atlet: Kamarnya Nyaman, Ber AC  

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

Image
News

5 Potret Mentan Syahrul Yasin Limpo Jalankan Tugas, Ikut Bajak Sawah hingga Tanam Bawang