Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Ricky Vinando Nilai Djoko Tjandra Bukan Terpidana

Yudi Permana

Ricky Vinando Nilai Djoko Tjandra Bukan Terpidana

Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra saat menghadiri serah terima dari Bareskrim ke Kejaksaan Agung di lobby Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam (31/7/2020). Bareskrim Polri melimpahkan terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra yang ditangkap di Malaysia ke Kejaksaan Agung. Namun sementara ini terpidana masih dititipkan di Rutan Selamba cabang Mabes Polri. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Praktisi Hukum Ricky Vinando ikut menanggapi polemik status Djoko Tjandra yang hingga kini masih simpang siur.

Menurut Ricky, secara hukum Djoko Tjandra bukanlah sebagai terpidana sejak putusan PK Mahkamah Agung Nomor 12 PK/Pid.Sus/2009 diketok hakim. Putusan Mahkamah Agung tahun 2009 tersebut sudah batal demi hukum dan dipertegas dengan adanya putusan MK tahun 2012 tanggal 22 November 2012 terkait pasal 197 ayat (1) huruf k Undang-Undang No. 8 Tahun 1981 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mana Ketua Mahkamah Konstitusi saat itu, Akil Mochtar juga pernah menegaskan putusan MK itu tidak berlaku surut artinya hanya berlaku kedepan setelah putusan tahun 2012 itu diketok dan tidak berlaku surut (mundur ke belakang 2009) saat putusan PK dijatuhkan kepada Djoko Tjandra.

"Dengan demikian putusan PK Djoko Tjandra secara hukum sudah menjadi batal demi hukum sesuai KUHAP dan sama sekali tidak memiliki kekuatan eksekutorial alias tidak memiliki daya eksekusi, sehingga Djoko Tjandra sejak 2009 bukan sebagai terpidana," ujarnya.

baca juga:

Oleh karenanya, secara hukum putusan kasus Djoko Tjandra telah kembali pada putusan Mahkamah Agung nomor 1688 K/PID/2000 tertanggal 28 Juni 2001 yaitu lepas dari segala tuntutan hukum, yaitu Cessie Bank Bali dianggap perbuatan perdata.

"Itulah (putusan kasasi) yang berkekuatan hukum tetap saat ini, bukan putusan PK itu berkekuatan hukum tetap, Kejaksaan Agung harus dan wajib keluarkan Djoko Tjandra dari tahanan karena secara hukum dia bukan terpidana, sekali lagi dia (Djoko Tjandra) bukan terpidana, jadi dia tidak bisa ditahan atau dirampas kemerdekaannya. Dia sudah dilepaskan dari segala tuntutan hukum, keluarkan dong," tuturnya.

Lebih lanjut Ricky mengatakan, Kejaksaan Agung sudah tidak memiliki kewenangan apapun lagi untuk menahan Djoko Tjandra karena berdasarkan putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung itu, Djoko Tjandra bukan terpidana dan tidak memiliki kekuatan hukum eksekutorial karena tidak ada memuat perintah penahanan (atas vonis 2 tahun penjara itu). Padahal KUHAP mewajibkan itu.

Perlu dipahami, putusan MK itu juga hanya berlaku dihitung sejak putusan pada tahun 2012 dibacakan dan putusan Djoko Tjandra 2009 jadi KUHAP yang berlaku. Sehingga penahanan Djoko Tjandra pun menjadi cacat hukum dan tidak sah karena sudah batal demi hukum dan dianggap tidak pernah ada.

Bahkan MA pada 2009 tidak pernah memerintahkan penahanan kepada Djoko Tjandra. Inilah yang membuat batal demi hukum sehingga dia bukan terpidana. Dia bukan terpidana, dia seorang yang sudah dilepaskan secara hukum melalui kasasi Mahkamah Agung, jangan lupakan itu. Jangan menegakkan hukum dengan cara melanggar hukum acara.

Putusan PK 2009 itu tak bisa dipakai untuk mengeksekusi Djoko Tjandra karena sudah batal sejak 2009, lagi pula dia berdasarkan putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap dia bukanlah seorang terpidana.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

JPU: BMW X5 Hingga Perawatan Kecantikan Pinangki di AS Ternyata Hasil dari Cuci Uang

Image

News

Didakwa Terima Suap USD500 Ribu, Jaksa Pinangki Ajukan Keberatan

Image

News

FOTO Bergamis, Pinangki Hadiri Sidang Perdana

Image

News

Jaksa Pinangki Didakwa Terima Duit Suap USD500 Ribu dari Djoko Tjandra

Image

News

Masuk Ruang Sidang, Jaksa Pinangki Dikawal Ketat Sejumlah Jaksa Kejagung

Image

News

Penyidik Terus Dalami Perantara Suap Djoko Tjandra ke Pinangki

Image

News

KPK Tidak Perlu Ambil Alih Kasus Djoko Tjandra, Cukup Lakukan Supervisi

Image

News

Lengkapi Bukti-bukti, Bareskrim Kembali Limpahkan Berkas Perkara Djoko Tjandra

Image

News

Mabes Polri Belum Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Irjen Napoleon Bonaparte

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Junimart Girsang: Kunci Sukses Pilkada di Masa Pandemi adalah Bawaslu

Badan pengawas yang juga penyelenggara Pemilu itu harus diperkuat kewenangannya.

Image
News

Tampilan Baru Pinangki, Hadiri Sidang Pakai Gamis dan Kerudung Merah Muda

Pinangki tampil anggun mengenakan gamis corak kotak-kotak dengan warna merah muda dan hijau dipadu dengan kerudung merah muda warna senada.

Image
News

Anies Baswedan Udah Bikin 4 Ribu Sumur Resapan, DPRD DKI: Buat Lebih Banyak Lagi!

Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta masih mencari vendor untuk membangun sumur resapan ini.

Image
News

Tracing Selesai, Total Ada 26 Kasus COVID-19 Dalam Klaster Pasar Cebongan Sleman

Dinas Kesehatan Sleman menyatakan total ada 26 kasus COVID-19 pada klaster Pasar Cebongan Sleman, 13 di antaranya merupakan pedagang.

Image
News

Wafat karena COVID-19, Ini Sosok Bupati Berau Muharram di Mata Sandiaga Uno

Muharram adalah sosok pemimpin yang memperhatikan masyarakatnya, khususnya di bidang ekonomi masyarakat.

Image
News

Lanjutkan Kepemimpinan Risma, Eri Fokus Tuntaskan Kemiskinan Berbasis Data

Eri adalah salah satu sosok sentral di balik inovasi tersebut.

Image
News

Jasad Pasien COVID-19 Diduga Digigiti Tikus, RS di India Dilaporkan ke Komisi Penyelidikan

Sebuah rumah sakit di Indore, India dilaporkan kecolongan lantaran jasad pasien COVID-19 telah digigiti tikus.

Image
News

Gelar Sidang Terbuka Senat Dies Natalis Ke-57, Unsoed Konsisten Kembangkan Sumber Daya Pedesaan

Dies Natalis yang ke-57 Unsoed dibuka dengan pidato laporan tahunan yang disampaikan oleh Rektor Unsoed Prof. Dr. Ir. Suwarto MS

Image
News

Cerita Pedagang TPU Pondok Ranggon, Tiap Hari 30-an Jenazah Covid-19 Dikubur

Selama berdagang mengaku tidak pernah tertular virus corona.

Image
News
Wabah Corona

Obat Avigan dari Fujifilm Ampuh Sembuhkan Pasien Corona Lebih Cepat

Obat antivirus Avigan yang dikembangkan perusahaan Fujifilm menunjukkan hasil yang positif dalam uji coba tahap akhir

terpopuler

  1. Kwik Kian Gie Kutip Pernyataan UAS Soal Penanganan Covid-19

  2. Pembangunan Trotoar Biang Kerok Banjir Jakarta, Anies Baswedan Kena Omel DPRD 

  3. Hukum Menahan Kentut saat Salat

  4. Habis Pamer Program Andalan, Wagub Riza Malah Minta Warga Bersiap Hadapi Banjir

  5. Demi Anak Istri, Driver Ojol Ini Tak Pernah Tolak Orderan Pasien COVID-19 di Wisma Atlet

  6. 5 Bintang Sepak Bola dengan Gaji Termahal di Liga Inggris, Ada yang Makan Gaji Buta

  7. KPK Lanjutkan Penyidikan Perkara Pinangki, Jampidsus Enggan Spekulasi

  8. 360 Karyawan Kesehatan di DIY Terkonfirmasi COVID-19

  9. 5 Koperasi Terbesar di Dunia, Ada yang Beromzet Rp1,42 Kuadriliun!

  10. Positif Covid-19, Sule Belum Hubungi Keluarga Nunung

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit

Pandemi COVID-19 dan Bencana Ekologis Planet Bumi

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Dilema Mayoritas-Minoritas dalam Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Intip Harta Kekayaan Bradley Cooper yang Bikin Tercengang!

Image
News

5 Pesona Mutiara Annisa Baswedan dengan Rambut Pendek, Lebih Fresh!

Image
News

5 Potret Pramono Anung saat Bersepeda, Capai Puluhan Kilometer!