Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Korupsi Importasi Tekstil Pejabat Kementerian Perindustrian dan Dua Perusahaan Mangkir dari Pemeriksaan

Yudi Permana

Pejabat Kementerian Perindustrian dan Dua Perusahaan Mangkir dari Pemeriksaan

Gedung Pidana Khusus Kejagung | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Direktur Industri Tekstil, Kulit dan Alas Kaki pada Dirjen Industri Kimia Farmasi dan Tekstil Kementerian Perindustrian, Elis Masintoh tidak memenuhi panggilan Kejaksaan Agung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan importasi tekstil pada Dirjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan RI tahun 2018-2020. 

Elis dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan pada Selasa (4/8/2020) berdasarkan surat panggilan Nomor: SPS-3725/F.2/Fd.1/07/2020. Namun alasan tidak hadir dalam pemeriksaan tersebut tanpa ada alasan yang jelas.  

Selain Elis, Direktur PT Mitra Sembada Mulia juga tidak menghadiri pemeriksaan penyidik pidana khusus (pidsus) pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi Importasi Tekstil. 

baca juga:

Kemudian juga pihak perusahaan yang mangkir dalam pemeriksaan yakni Direktur PT Mugi Jaya Laksono itu menghadiri pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang sama. Ketiga saksi yang mangkir tersebut tidak memberikan alasan yang jelas kepada penyidik karena tidak ada surat pemberitahuan.

Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah mengatakan ketiga saksi itu tidak menghadiri pemanggilan penyidik pidsus karena berhalangan hadir, meski telah di jadwalkan pada Selasa, 4 Agustus 2020 untuk menjalani pemeriksaan.

"Saksi-saksi yang di jadwalkan itu, tapi nggak hadir. Dia (saksi) nggak hadir karena berhalangan kali," kata Febrie kepada AKURAT.CO di gedung bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2020) malam. 

Penyidik Pidsus, dikatakan Febrie, akan mendalami terkait izin import tekstil dari luar negeri, termasuk mekanisme pemberian kuota impor barang yang diperbolehkan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Selain itu juga soal barang importir itu masuk ke pelabuhan seperti apa prosesnya. 

"Itu tentang izin importnya, mulai dari status importirnya, bagaimana mekanisme pemberian kuotanya. Dan kemudian bagaimana tentang proses barang itu masuk dan keluar dari pelabuhan," ujar Febrie.                    

Sementara terkait saksi dari perusahaan yang diperiksa, penyidik akan menanyakan soal barang-barang importir berasal dari negara mana. Dan mekanisme barang impor tekstil itu masuk ke Indonesia.                     

"Perusahaan itu perlu ditanya, barang-barangnya dari mana, dan lain sebagainya," ucapnya. 

Sebelumnya diketahui, tim penyidik Kejagung telah menetapkan sejumlah tersangka terhadap Mukhamad Muklas selaku Kabid Pelayanan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai KPU Bea Cukai Batam, Dedi Aldrian selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai III pada KPU Bea dan Cukai Batam dan Hariyono Adi Wibowo selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai I pada KPU Bea dan Cukai Batam.                 

Kemudian, tersangka lain yaitu Kamaruddin Siregar selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai II pada KPU Bea dan Cukai Batam, serta Irianto selaku pemilik PT Fleming Indo Batam dan PT Peter Garmindo Prima. Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 juncto UU No. 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.                        

Selanjutnya, Susidiair Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 juncto UU No. 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.           

Kasus dugaan tindak pidana korupsi importasi tekstil berawal dari penemuan 27 kontainer milik PT Flemings Indo Batam (FIB) dan PT Peter Garmindo Prima (PGP) di Pelabuhan Tanjung Priok, pada 2 Maret 2020 lalu.

Setelah dicek oleh bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok itu menemukan jumlah dan jenis barang dalam kontainer tidak sesuai dengan dokumen. 

Kemudian setelah dihitung, terdapat kelebihan fisik barang, masing-masing untuk PT PGP sebanyak 5.075 roll dan PT FIB sebanyak 3.075 roll.

Berdasarkan dokumen pengiriman, barang kain tersebut seharusnya berasal dari India. Padahal kain-kain tersebut berasal dari China dan tidak pernah singgah di India.

Sementara terkait kerugian keuangan negara dari kasus ini, Kejagung masih melakukan penghitungan. []

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Ekonomi

Pencegahan Bambang Trihatmodjo oleh Menkeu Karena Persoalan Administrasi

Image

News

Bareskrim Periksa Saksi Lagi, Penyebab Kebakaran Gedung Kejagung Masih Gelap

Image

News

Kebakaran Kejagung, Bareskrim Akan Periksa Kasubag Pam Info

Image

News

Guru Besar UI: Perusahaan Tersangka Korupsi Tetap Bisa Usaha

Image

News

Kebakaran Gedung Kejagung, Polri Enggan Beberkan Identitas Cleaning Service 'Tajir'

Image

News

KPK Jebloskan Fahmi Darmawansyah ke Lapas Sukamiskin

Image

News

Kejagung Ogah Berspekulasi Soal Petugas Kebersihan Tajir yang Diperiksa Bareksrim

Image

News

Kejagung Kekurangan Penyidik Usut Perkara Korupsi

Image

News

Penasaran Sosok King Maker, Penyidik Cecar Djoko Tjandra 25 Pertanyaan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Enam Pedagang Positif Covid-19, Pasar Ciplak Ditutup Tiga Hari

Lurah Karet Kuningan Endang Effendi menyebutkan penutupan pasar dimulai Senin hingga tanggal 30 September 2020.

Image
News

Terobosan Menata Kampung Jadi Alasan Warga Agar Eri Lanjutkan Bangun Surabaya

Eri Cahyadi selama ini concern melakukan penataan dan pemberdayaan kampung.

Image
News

Dor! Satu dari Tiga Begal HP di Jakarta Pusat Lumpuh

ATS melawan polisi ketika hendak ditangkap sehingga dihadiahi timah panas.

Image
News

Menko Perekonomian: Pemulihan Ekonomi Indonesia di Masa New Normal Mengarah Positif

Dapat mencegah perekonomian terkontraksi lebih dalam lagi dan mempercepat pemulihannya.

Image
News

Pengacara Kubu Tomy: Sidang Perdana Gugat MenkumHAM Digelar Selasa Pagi

Perjalanan sidang sengketa kepengurusan Partai Berkarya bakal berjalan menarik.

Image
News

Polri Tidak Akan Keluarkan Izin Nobar Film G30S/PKI

Polisi mempersilakan masyarakat untuk menyaksikan Film Pengkhianatan G-30-S/PKI di kediaman masing-masing.

Image
News

Kepatuhan Protokol Kesehatan Kunci Tekan COVID-19

Beberapa negara berhasil memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan kepatuhan menerapkan protokol kesehatan.

Image
News

Jadi Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco: Kalau Diperintahkan Jalan, Ya Jalan

Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, penetapannya sebagai Ketua Harian DPP Partai Gerindra sudah menjadi kewenangan Prabowo Subianto.

Image
News

Irjen Napoleon Tampik Gugat Institusi Polri

Napoleon Bonaparte menepis menggugat institusi Polri terkait penetapannya sebagai tersangka kasus dugaan suap dalam penghapusan red notice.

Image
News

Satgas: Ujung Tombak Pencegahan COVID-19 itu Masyarakat

Karena kerjaan Satgas bukan hanya mengobati orang sakit

terpopuler

  1. Doa Bagi Orang Tua, Agar Anak-anaknya Sukses Dunia Akhirat

  2. Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda

  3. Ardi Bakrie Selama Ini Biayai Hidup Keluarga Nia Ramadhani

  4. Ivan Gunawan Ngaku Sudah Lama Tak Komunikasi dengan Ayu Ting Ting

  5. Pengakuan Teddy Gusnaidi Pernah 'Hajar' Gatot Nurmantyo

  6. Viral Anak Dibuang Orang Tua Disertai Surat dari Sang Ibu, Begini Faktanya

  7. Perpanjang PSBB Ketat, Elektabilitas Anies Makin Anjlok

  8. 5 Fakta Penting Silvany Austin Pasaribu, Diplomat Muda yang 'Lawan' Vanuatu di Sidang Umum PBB

  9. Sindir Telak Anies Baswedan, Ketua DPRD: Jangan Tunggu Banjir Dulu Baru Kerja!

  10. Perantau dari Batam Salah Masuk RS di Jakarta, Biaya Pasien Covid-19 Dipatok Selangit

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal

Image
News

Cerita Cawagub Kaltara Undunsyah Raih Pendidikan, Tak Mampu Naik Pesawat Perahu pun Jadi

Image
News

Ulang Tahun ke-73, 5 Potret Lawas Luhut Pandjaitan Tampak Gagah Sejak Muda