Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

TMMD di Tengah Lesunya Kehidupan Masyarakat Teluk Mayalibit Raja Ampat

Ainurrahman

TMMD di Tengah Lesunya Kehidupan Masyarakat Teluk Mayalibit Raja Ampat

Kegiatan TMMD | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Kabupaten Raja Ampat merupakan wilayah kepulauan di Provinsi Papua Barat. Ada banyak sekali spot wisata yang dapat dikunjungi para wisatawan. Lebih dari 600 pulau yang termasuk dalam wilayah kabupaten ini. Kepulauan yang lepas dari pulau induk Papua ini telah dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ratusan pulau yang berada di atas kepala burung Papua itu menawarkan indahnya panorama laut. Tak heran jika kawasan ini masuk dalam kalender Kementerian Pariwisata dengan diadakannya Festival Pesona Bahari Raja Ampat (2019) yang terpusat di Kampung Lopintol, Distrik Teluk Mayalibit.

Pesona wisata Raja Ampat seakan tenggelam saat pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun ini. Dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia, pandemi Covid-19 di Papua Barat memang relatif lebih rendah sebarannya. Namun hal ini tidak mengurangi kewaspadaan dari aparat Pemerintah Daerah, TNI/POLRI serta masyarakat, mengingat pandemi ini sungguh mengancam dan telah menurunkan tingkat penghidupan masyarakat.

baca juga:

Dalam kondisi tingkat penghidupan (ekonomi) yang turun drastis ini, TNI AD melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Lokasi kegiatan terletak di Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit, Kabupaten Raja Ampat. Program TMMD ini adalah gelaran yang ke-108/TA 2020 dengan tema ‘TMMD Pengabdian Untuk Negeri’ yang dilaksanakan lewat kerja sama lintas sektoral dengan Pemerintah Daerah dan Kementerian terkait.

TMMD 2020. ISTIMEWA

Kampung Warsambin dan Ikan Lema

Letaknya yang terpencil di Distrik Teluk Mayalibit, kampung ini belum sepopuler kampung lainnya, seperti kampung wisata Lopintol. Meski demikian, kampung ini juga menawarkan keindahan alam khas Papua, seperti objek wisata Kali Biru yang merupakan warisan leluhur dari salah satu marga (Ansan) di wilayah Teluk Mayalibit.

Dengan akses keluar masuk yang amat terbatas, warga kampung Warsambin di Teluk Mayalibit ini mesti berjuang memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mengandalkan kekayaan alamnya. Sebagian besar warga kampung ini sejak dahulu menggantungkan hidupnya pada hasil tangkapan Ikan Lema (ikan kembung). Selain itu ada juga tambahan penghasilan yang berasal dari kunjungan para wisatawan ke kampung mereka.

Kehidupan sosial dan ekonomi warga amat terpukul saat merebaknya pandemi Covid-19. Penghasilan dari tangkapan ikan lema sudah jauh menurun. Kalaupun ada hasil tangkapan, sulit untuk menjualnya ke Waisai, ibukota kabupaten, yang berjarak sekitar 50 km dan membutuhkan waktu satu jam perjalanan. Selain itu, tidak ada lagi orang yang datang berkunjung ke objek wisata di kampung.

Yohanes Mampioper (49), tokoh masyarakat kampung Warsambin, mengaku sejak 1983, warga kampungnya mengandalkan tangkapan ikan lema yang memang amat berlimpah dan bisa ditangkap dengan cara sederhana. Saat bulan gelap dan menggunakan lampu penerangan minyak (petromak), para nelayan menggiring kawanan ikan lema menuju lokasi penangkapan. Setelah terkumpul, para nelayan cukup menimba ikan-ikan tersebut. Hasilnya pun bisa ratusan hingga ribuan ekor. Lokasi-lokasi penangkapan telah ditentukan dan tersebar hingga ke dalam Teluk Mayalibit, serta dilakukan hanya pada malam hari saat bulan gelap.

Hingga 1996 sekitar 20 ekor dihargai seribu rupiah. Tahun demi tahun harga itu membaik hingga 2012, para pembeli, umumnya berasal dari ibukota Waisai, membayar seharga 600-1000 rupiah per ekor. Harga jual ikan lema ini diperjuangkan sendiri oleh nelayan. Yohanes mengaku bahwa nelayan tidak bisa berbuat banyak saat para pembeli menawar dengan harga rendah. Terlebih lagi saat pandemi Covid-19 ini, nelayan kesulitan mencari pembeli, ditambah lagi dengan adanya keterbatasan BBM.

Sekarang hasil tangkapan itu sudah sangat berkurang dikarenakan para nelayan yang tidak memperhatikan puncak siklus bertelur ikan pada bulan September-Oktober-November. Kurangnya hasil tangkapan mencapai titik terendah pada saat pandemi covid-19 datang.

“Saat ini saya mau bilang ikan lema tinggal kenangan untuk masyarakat Warsambin. Tetapi mungkin kita manusia yang (juga) bisa menentukan itu. Untuk nasib ikan lema sebagai suatu potensi yang sangat diandalkan masyarakat kampung Warsambin sekarang sudah tidak seperti beberapa tahun lalu,” ungkap Yohanes.

Pada saat ini sedikit sekali nelayan yang turun mencari ikan lema. Mereka pun hanya sekadar mengadu nasib dan berharap memperoleh hasil tangkapan yang lumayan, minimal untuk dikonsumsi keluarga mereka sendiri.

TMMD 2020. ISTIMEWA

TMMD di Kampung Warsambin

Kegiatan TMMD 108 datang di kampung Warsambin pada saat warganya kesulitan memperoleh penghasilan. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan, mulai 30 Juni hingga 29 Juli 2020, dengan melibatkan 150 personel satgas gabungan TNI/POLRI. Ini dilakukan secara lintas sektoral, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah setempat dan instansi-instansi terkait. Penyelenggaraan TMMD untuk periode kedua di 2020 ini masih mengambil sebuah tema yang sangat relevan, yakni ‘TMMD Pengabdian Untuk Negeri’.

Dansatgas TMMD sekaligus Dandim 1805/Raja Ampat, Letkol Inf Josef Paulus Kaiba, menegaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik melalui sasaran fisik maupun non fisik.

“Peran kita TNI AD bersinergi dengan Pemerintah dalam meningkatkan pembangunan dan kehidupan masyarakat di wilayah kerja kita,” ujarnya.

Adapun yang menjadi sasaran fisik dalam kegiatan kali ini adalah pembangunan empat unit rumah tipe 36, satu unit PAUD berkapasitas dua ruang/kelas, serta dua unit MCK. Sementara itu sasaran non-fisik berupa pengobatan massal/bakti sosial, beragam penyuluhan, seperti wawasan kebangsaan, bela negara, Covid-19, kamtibmas, pertanian dan perkebunan, serta penyuluhan perikanan/kelautan.

Pembangunan empat unit rumah warga dilihat penting mengingat masih ada saja rumah yang ditempati oleh beberapa (2-3) keluarga sekaligus.

“Kami sebagai pemerintah kampung sangat bersyukur karena mengurangi (beban) pembangunan terutama perumahan di kampung kami. Karena selama ini kami bersusah payah untuk memisahkan keluarga-keluarga yang selama ini bergabung di dalam satu rumah,” ujar Yunus Mambrasar (30), Kepala Kampung Warsambin.

Yunus menambahkan bahwa selama masa pandemi Covid-19 ini warganya juga kesulitan mendapat akses kesehatan dan pendidikan.
Hosea Daam (28 th), salah satu warga yang memperoleh rumah, merasa senang dan berterimakasih kepada tentara/satgas.

“Selama ini rindu dapat rumah, tapi tunggu-tunggu dari dana kampung tapi tidak dapat. Makanya tentara bangun saya punya rumah, saya senang, dan terima kasih banyak untuk bapak TNI dorang,” katanya.

Pembuatan dua unit MCK di kampung ini guna mendukung aspek kebersihan dan kesehatan warganya. Ini juga berguna ketika kampung ini sudah bisa menerima kedatangan para wisatawan di kemudian hari.

Kapten Inf Budi Santoso selaku Dan SSK TMMD 108 di kampung ini mengungkapkan kendala yang dialami selama kegiatan berlangsung. “Terutama masalah pengedropan (distribusi) bahan bangunan yang cukup jauh. Kami beli bahan bangunan dari Sorong dan Waisai yang kami tempuh kurang lebih satu jam perjalanan,” ungkapnya.

Kendala lain yang kerap terjadi yaitu cuaca yang seringkali hujan sehingga memaksa para satgas untuk bekerja lembur guna memenuhi target penyelesaian tugas.

Budi mengapresiasi keterlibatan dan semangat warga kampung yang mendukung dan membantu pelaksanaan pada semua kegiatan, meski tanpa memperoleh upah. Optimisme pun muncul di tengah para satgas bahwa mereka akan dapat menyelesaikan tugas sesuai target yang telah ditentukan.

Gelaran TMMD 108 Kodim 1805/Raja Ampat ini tidak lepas dari perhatian Yules Ansan (61), Kepala Adat Suku Maya (Suku Asli Teluk Mayalibit) Kampung Warsambin, Distrik Teluk Mayalibit. Dirinya mengucap syukur dan berterima kasih kepada para anggota TNI di Satgas TMMD, terlebih lagi Dansatgas sebagai putra asli Papua, yang dengan hati mau membangun dan mengangkat warga yang tidak punya rumah menjadi punya.

“Saya merasa bangga dan bersyukur buat Yang Maha Kuasa. Indonesia, Papua harus bekerja giat untuk membangun. Saya punya kerinduan hanya disitu dan itulah kemurahan Tuhan untuk bangsa Papua, Indonesia menjadi satu, Bhinneka Tunggal Ika, berbeda suku bahasa tetapi tetap satu,” ujarnya.

TMMD 2020. ISTIMEWA

Momentum untuk Berbenah

Dalam kegiatan TMMD, sasaran atau pembangunan fisik dan non-fisik memiliki nilai yang sama penting. Dansatgas TMMD 108 Kodim 1805/Raja Ampat, Letkol Inf Josef P. Kaiba, menegaskan bahwa hal itu juga berlaku di Kampung Warsambin. Terlebih lagi di tengah masa pandemi Covid-19 ini, beragam upaya perlu diusahakan agar warga dapat bertahan hidup dan melihat potensi-potensi yang ada di hadapan mereka.

Dalam kegiatan TMMD 108 di Kampung Warsambin ini para anggota Satgas TMMD yang dibantu Babinsa setempat terus berkeliling memberi arahan kepada masyarakat bagaimana cara/upaya untuk mencari tambahan penghasilan. Salah satunya dengan kerajinan khas, noken lidi, semacam tas yang dibentuk dari anyaman batang/tulang di daun kepala (lidi), yang umumnya dipakai untuk membuat sapu (sapu lidi).

Selain biasa digunakan sebagai mainan untuk anak-anak dan dibuat menjadi gelang juga cincin, lidi ini juga dikemas menjadi Noken (tas khas Papua). Noken lidi biasa dikalungkan kepada para wisatawan atau pun tamu-tamu pejabat yang datang berkunjung. Tas ini berfungsi untuk menyimpan dan mengangkut barang-barang yang tidak terlalu berat, seperti pinang-sirih, buku, dompet, Al Kitab, dan sebagainya.

Babinsa Kampung Warsambin, Sertu Oktovianus Waropen (28), mengajak para ibu dan anak-anak sekolah untuk memaksimalkan pembuatan noken lidi ini agar bermanfaat secara ekonomis. Sertu Okto juga tergabung dalam Tim Jaga laut KKP yang rutin berpatroli menjaga keamanan laut dan kekayaan karang di kawasan konservasi Teluk Mayalibit.

Hal lain yang memiliki potensi ekonomis adalah destinasi wisata Kali Biru. Destinasi ini telah dikelola oleh pemerintah daerah bersama dengan marga Ansan sebagai pemilik/pemegang hukum adat di wilayah itu. Kali Biru (Kali Raja) memiliki latar sejarah leluhur marga Ansan. Pada masa lampau orang yang akan pergi berperang terlebih dahulu mandi di kali yang airnya dingin ini. Jika saat selesai mandi tubuh orang itu terasa panas, maka dipastikan orang itu akan menang perang.

TMMD 2020. ISTIMEWA

Potensi lain yang tidak mungkin dilupakan adalah ikan lema. Lewat penyuluhan perikanan/kelautan pada TMMD 108, potensi ini coba diperbarui. Kejayaan ikan lema yang pernah dialami beberapa tahun silam sedang diupayakan untuk kembali dirasakan oleh warga Warsambin.

Segala potensi tersebut di atas diharapkan dapat segera terwujud. Hal ini mengingat wilayah kabupaten Raja Ampat telah masuk kategori zona hijau sebaran Covid-19. Berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19, per 21 Juli 2020 lalu tidak ada penambahan kasus covid-19 di dua wilayah Papua Barat, yaitu Raja Ampat dan Kaimana.

Data ini membawa optimisme bahwa perbaikan hidup akan segera dialami warga Warsambin, sambil tetap menjaga kewaspadaan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Ragam kegiatan TMMD 108 di kampung Warsambin ini memberi pengaruh besar bagi warga untuk melihat dan percaya adanya potensi dan kesempatan memperbaiki kehidupan mereka secara bersama. Dengan dibangunkannya beberapa rumah untuk warga di TMMD ini, beban hidup warga menjadi lebih ringan.

Dengan didirikannya bangunan sekolah PAUD semakin menambah semangat warga untuk dapat menjadikan anak-anak mereka menikmati pengajaran dan pengetahuan sebelum mereka memasuki bangku sekolah untuk menuntut ilmu. Ajakan ibu-ibu Persit KCK dari Kodim kepada warga/kaum ibu untuk lebih giat dalam membuat kerajinan dari tulang kelapa/lidi, khususnya dalam bentuk noken, sekaligus menjadi tawaran dan janji Persit untuk membantu mempromosikan keluar Raja Ampat, khususnya di kalangan TNI Angkatan Darat, utamanya Kodam XVIII/Kasuari.

Ajakan dan janji itu sungguh telah memunculkan gairah hidup warga masyarakat yang lesu akibat pandemi Covid-19.

Kehadiran dan kebersamaan serta semangat pantang menyerah para personel Satgas TMMD selama satu bulan diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri warga kampung Warsambin untuk bangkit. Dan kiranya hal ini sesuai dengan tema besar TMMD TA 2020, ‘TMMD Pengabdian Untuk Negeri’.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

FOTO Danjen Kopassus Serah-Terima Tongkat Komando

Image

News

Enam Oknum TNI AL Jadi Tersangka Kasus Penyerangan Polsek Ciracas

Image

News

Motif Puluhan Oknum TNI Serang Polsek Ciracas

Image

News

29 Anggota TNI Penyerang Polsek Ciracas Jadi Tersangka

Image

News

FOTO Prajurit Raider Gelar Latihan Pemeliharaan di Aceh Barat

Image

News

INFOGRAFIS Upgrade F-16 TNI AU

Image

News

Pesawat N250 Gatotkaca Karya BJ Habibie Tiba di Yogyakarta

Image

News

LPI Sayangkan Banyaknya Cibiran terhadap Penemuan Obat Covid-19 Unair

Image

News

Babinsa Tewas Tergantung di Pohon, Bunuh Diri atau Dibunuh, ini Hasil Autopsinya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bawa Lamborghini, Crazy Rich Surabaya 'Turun Gunung' Bantu Tangani Covid-19

12 anak crazy rich membawa mobil mewahnya seperti Lamborghini, Porsche, Ferrari.

Image
News

Menko PMK: Penerima Beras Bantuan PKH Tak Boleh Jemput Beras Sendiri

Kebijakan itu diambil untuk menghindari penumpukan masyarakat sebagaimana protokol kesehatan Covid-19.

Image
News

Bertambah Lagi, Kasus COVID-19 Terkait PKL Penjual Tas dan Dompet di Malioboro jadi 18

Hari ini, Sabtu (19/9) ada 6 anggota keluarga yang bersangkutan diumumkan positif corona

Image
News

Lupa Matikan Kompor, Rumah Warga di Cipayung Habis Dilumat Api

Sebanyak sembilan unit mobil pemadan beserta 43 personel evakuasi dikerahkan menuju lokasi.

Image
News
Wabah Corona

Sejumlah Nakes Terpapar Corona saat Tracing Kasus, 2 Puskesmas di Yogyakarta Ditutup

Kedua puskesmas tersebut ditutup dari tanggal 19-21 September 2020

Image
News

Kabar Baik dari Ende, 70 Pasien Positif Covid-19 Sembuh

Saat ini masih ada 14 pasien yang masih dalam perawatan dan tetap dalam pengawasan tim medis.

Image
News

Kontak Erat Rektor IPB Arif Satria 14 Hari Terakhir Ditelusuri

Mereka yang tercatat pernah kontak erat dengan Prof Arif pada 14 hari terakhir, akan diminta untuk melakukan tes cepat,

Image
News

Bacakada yang Belum Lapor LHKPN ke KPK Sisa Satu Orang

Saat ini masih ditunggu laporannya

Image
News

Seorang Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Senjata dengan KKSB di Intan Jaya

Korban sempat mendapat perawatan, namun sayang tak tertolong

Image
News

Jadi Pengedar Sabu, Seorang Ibu Rumah Tangga di Sampit Terpaksa Dibui

Penangkapan disaksikan Ditresnarkoba Polda Kalteng bersama sejumlah warga dan pengusu RT - RW setempat

terpopuler

  1. WHO Prediksi Kehidupan Kembali Normal seperti Sebelum COVID-19 di Tahun 2022

  2. Beli Celana Dalam Dinar Candy Rp50 Juta, Bobby Stuntrider Langsung Pamer

  3. Babe Haikal: Kita Semua Harus Terima Kasih kepada Pak Ahok

  4. Ketimbang Jokowi, Rustam: Harus Diakui Anies Baswedan Banyak Pengalaman di Ranah Civil Society

  5. Minta Anggaran Rp115,4 Miliar Buat Beli Tanaman Saat Corona, Pemprov DKI: Ini Urgent!

  6. Jadi Lokasi Mutilasi Rinaldi, Aparteman Pasar Baru Mansion Sewakan Kamar Lewat Aplikasi RedDoorz

  7. Perkantoran di DKI Ramai-ramai Langgar PSBB Anies Baswedan

  8. Deklarasi KAMI Jateng, Gatot: Ada Kelompok Terorganisir, Rapi dan Besar Ingin Ubah Pancasila

  9. Diduga Jalin Kerja Sama Ilegal, Pihak Apartemen Pasar Baru Mansion Bungkam

  10. Pengakuan Pria Rusia Berumur 32 Tahun yang 'Terjebak' dalam Tubuh ABG

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Berdaya Karena Corona

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Membangun Kembali Kejayaan Islam

Image
Ilham Bintang

Catatan Ringan tentang Dubes RI untuk Singapura

Image
Achsanul Qosasih

Ragam Soal Dalam Staf Ahli Direksi BUMN

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

VIDEO Garuda Pastikan Penerbangan Aman Dengan Protokol Kesehatan

Sosok

Image
Ekonomi

Celana Dalam Bekas Laku Rp50 Juta, Kepoin Harta Kekayaan Fantastis DJ Dinar Candy!

Image
Ekonomi

5 Pebisnis Wanita Paling Berpengaruh di Asia, Dua dari Indonesia!

Image
News

Warganet Beberkan Foto Masa Muda Presiden Jokowi dan Iriana, Manglingi