Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kejagung Periksa Tiga Saksi Dugaan Korupsi Importasi Tekstil, Salah Satunya Kanwil Bea Cukai Jabar

Yudi Permana

Kejagung Periksa Tiga Saksi Dugaan Korupsi Importasi Tekstil, Salah Satunya Kanwil Bea Cukai Jabar

Gedung Pidana Khusus Kejagung | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO, Tim penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) mengagendakan pemeriksaan sejumlah saksi kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan Importasi Tekstil di Dirjen Bea dan Cukai Tahun 2018-2020. 

Sejumlah saksi yang diperiksa tim penyidik pidsus Kejagung, yakni Kepala Kanwil Bea Cukai (BC) Jawa Barat berinisial SN, Kepala Kantor Bea Cukai Bandung berinsial DW, dan Kabid P2 (Pemberantasan Penyelundupan) Bea Cukai. 

"Hari ini diperiksa di gedung bundar terkait kasus Importasi Tekstil Batam, pertama Kanwil BC Jabar, kedua Kabid P2 (Pemberantasan Penyelundupan), dan ketiga Kepala BC Bandung," demikian informasi yang diterima AKURAT.CO, Senin (3/8/2020). 

baca juga:

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung belum memberikan penjelasan soal ketiga saksi yang diperiksa penyidik terkait dugaan korupsi importasi tekstil.

Sebelumnya, tim penyidik Kejagung menetapkan sejumlah tersangka, yakni Mukhamad Muklas selaku Kabid Pelayanan Fasilitas Kepabeanan dan Cukai KPU Bea Cukai Batam, Dedi Aldrian selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai III pada KPU Bea dan Cukai Batam dan Hariyono Adi Wibowo selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai I pada KPU Bea dan Cukai Batam. 

Kemudian, tersangka lain yaitu Kamaruddin Siregar selaku Kepala Seksi Pabean dan Cukai II pada KPU Bea dan Cukai Batam, serta Irianto selaku pemilik PT Fleming Indo Batam dan PT Peter Garmindo Prima. Para tersangka dijerat Pasal 2 ayat (1) UU No. 31 Tahun 1999 juncto UU No. 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

Selanjutnya, Susidiair Pasal 3 UU No. 31 Tahun 1999 juncto UU No. 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

Kasus dugaan tindak pidana korupsi importasi tekstil berawal dari penemuan 27 kontainer milik PT Flemings Indo Batam (FIB) dan PT Peter Garmindo Prima (PGP) di Pelabuhan Tanjung Priok, pada 2 Maret 2020 lalu.

Setelah dicek oleh bidang Penindakan dan Penyidikan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok itu menemukan jumlah dan jenis barang dalam kontainer tidak sesuai dengan dokumen. Kemudian setelah dihitung terdapat kelebihan fisik barang, masing-masing untuk PT PGP sebanyak 5.075 roll dan PT FIB sebanyak 3.075 roll. 

Berdasarkan dokumen pengiriman, barang berupa kain tersebut seharusnya berasal dari India. Padahal kain-kain tersebut berasal dari China dan tidak pernah singgah di India. Sementara terkait kerugian keuangan negara dari kasus ini, Kejagung masih melakukan penghitungan. []

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Kejagung Telah Terima SPDP Kasus Hoaks 7 Kontainer Surat Suara

Image

News

Jaksa Agung Didesak Lanjutkan Kasus Dugaan Penganiayaan Novel Baswedan

Image

News

Soal Kasus Supersemar, Fahri Hamzah: Pemerintah Harus Berdamai dengan Masa Lalu

Image

News

Tunjuk Auditor Swasta, Kejagung Dinilai Aneh dan Tak Percaya BPK

Image

News

Situs CPNS 2018 Tak Bisa Diakses, 5 Instansi Sudah Umumkan Hasil Seleksi

Image

News

Eks Dirut Pertamina Seharusnya Bukan Dipidana, Tapi Cukup Dipecat

Image

News

HUT ke-58, DPR Pertanyakan Kasus 'Papa Minta Saham' ke Kejagung

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Reaksi Kocak Pria Ini saat Akan Diambil Darahnya Bikin Rekannya Geregetan

Banyak orang memang ketakutan saat akan diambil darahnya.

Image
News

36 Kecamatan di Kabupaten Bogor Berstatus Zona Merah

Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 1.805 kasus COVID-19 di wilayahnya, dengan rincian 52 kasus meninggal dunia dan 1.140 pasien yang sembuh

Image
News

Pertama dalam Sejarah, Prajurit TNI AD Latihan Tempur di Amerika Serikat

Pertama kalinya dalam sejarah, TNI Angkatan Darat mengirimkan satu Kompi pasukan sebanyak 155 prajurit

Image
News

Salim Said: Komunisme itu Sudah Bangkrut Tapi Masih Ramai di Indonesia

Karena masih ada dendam

Image
News

Pasca Dibubarkan, KAMI Tuntut Polri Tak Tebang Pilih Tegakkan Protokol Kesehatan

Padahal kegiatan KAMI menerapkan protokol kesehatan dengan baik, beda dengan aksi penolakan KAMI yang ada di luar arena kegiatan KAMI

Image
News

Relawan Pemenangan Bermunculan, Eri-Armuji Makin Optimis Menang

kelompok relawan-relawan dari masyarakat ini menambah semarak dan semangat gerakan pemenangan Eri-Armuji.

Image
News

Hindari Kerumunan, Eri-Armuji Gelar Konser Virtual di Masa Kampanye

Eri akan mengubah konsepnya dengan menggelar konser musik secara virtual.

Image
News

Syahganda Nainggolan Ungkap Detik-detik Pembubaran Acara KAMI di Surabaya

Padahal saat itu Gatot Nurmantyo sedang pidato

Image
News

Kementan Gandeng TNI AD untuk Memperkokoh Kesiapan Penyediaan Pangan

Saya melihat respon dari TNI AD sangat luar biasa, juga angkatan lain dan Polri juga terus mendorong kami di Kementan.

Image
News

Jaksa Penuntut Ungkap Pelaku Penusukan Paris Ingin Bakar Kantor Charlie Hebdo

Jaksa penuntut umum pengadilan Paris, Jean-Francois Ricard menyatakan tersangka selama ini telah berkeliaran dengan identitas palsu.

terpopuler

  1. Tengku Zul: Konglomerat Asing Mulai Keruk Duit Rakyat dengan Turun ke Jalan

  2. Seru Nih, Diskusi ILC Nanti Malam Bahas PKI, Fahri Minta Fadli Zon Dihadirkan

  3. Pajak 0 Persen, 5 Mobil Keluarga Ini Jadi di Bawah Rp100 Juta!

  4. Ini Alasan Kenapa Owner Tak Pakai Uang Pribadi untuk Bayar Upah Karyawan

  5. Jadi Bintang Iklan Produk Kecantikan Terkenal, Dita Karang: Ini Adalah Mimpiku

  6. Terbukti Mustajab, ini Doa-doa Agar Kamu Cepat Kaya!

  7. Diam-diam Suami Pinangki AKBP Yogi Napitupulu Diperiksa Penyidik Kasus TPPU

  8. Dasco Kasih Bocoran Nasib Duet Prabowo-Puan di Pilpers 2024

  9. Mahasiswi Korban Begal Paha Pilih Damai dengan Pelaku di Cipondoh

  10. 5 Momen Wulan Guritno dengan Bintang Muda Persib, Febri Menang Banyak

tokopedia

fokus

Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Komunisme dan Kearifan

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Pandemi dan Pohon Khuldi

Image
UJANG KOMARUDIN

Pilkada yang Tak Ditunda

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Karier Menkes Terawan, Kontroversi Cuci Otak hingga Jadi Menteri Kesehatan

Image
News

Aksi Susi Pudjiastuti Jadi Model Dadakan, Gayanya Bak Ratu

Image
News

5 Gaya Presiden Jokowi Gowes Pagi, Tampil Keren dengan Sepeda Produk Lokal