Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Begini Penjelasan Kejaksaan Agung Soal Eksekusi Djoko Tjandra

Yudi Permana

Begini Penjelasan Kejaksaan Agung Soal Eksekusi Djoko Tjandra

Buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra yang ditangkap di Malaysia digelandang petugas kepolisian setibanya di kantor Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (30/7/2020). Djoko Tjandra berhasil ditangkap setelah buron selama sebelas tahun mulai dari 2009 hingga 2020 usai divonis dua tahun penjara oleh Mahkamah Agung. | ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

AKURAT.CO, Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan bahwa eksekusi kepada Djoko Tjandra merupakan pelaksanaan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono menuturkan, pengertian antara penahanan untuk tersangka atau terdakwa selama proses pemeriksaan berlangsung merupakan instrumen untuk mencegah upaya yang bersangkutan melarikan diri.

"Sedangkan hukuman atau pidana adalah penderaan yang dijatuhkan oleh pengadilan yang diatur oleh undang-undang sebagai konsekuensi atas perbuatan yang menurut proses peradilan dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan dilakukan oleh terdakwa," kata Hari dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (3/8/2020). 

baca juga:

Selain itu, dikatakan Hari, perintah penahanan juga dibatasi secara limitative dalam pasal 26, 27 dan 28 KUHAP sesuai tingkatannya. Di mana penahanan dapat dilakukan terhadap putusan yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap (inkrah) dari mulai Putusan tingkat pertama (pengadilan negeri), putusan banding dan putusan kasasi.

Sedangkan dalam upaya hukum Peninjauan Kembali (PK), tidak ada aturan yang dapat digunakan untuk melakukan penahanan. Sebab perkara tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan di tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA). 

"Sehingga yang dilakukan oleh Jaksa adalah melakukan eksekusi hukuman badan untuk menjalankan putusan hakim PK, bukan melakukan penahanan," ucapnya. 

Hari melanjutkan, Hakim PK tidak akan memberikan penetapan mengenai status terdakwa seperti dalam pasal 197 ayat (2) huruf k KUHAP karena memang tidak terdapat kewenangan Hakim PK untuk melakukan penahanan. "Apabila disebutkan maka justru merupakan hal yang melawan hukum," sambungnya.

Dengan demikian, pelaksanaan eksekusi sesuai dengan Berita Acara Pelaksanaan Putusan Pengadilan yang ditanda tangani oleh terpidana Djoko Soegiarto Tjandra, Jaksa Eksekutor dan Kepala Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat maka tugas Jaksa telah selesai. 

"Sedangkan untuk penempatan terpidana menjalani pidananya adalah menjadi kewenangan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia," tuturnya. 

Sebelumnya diketahui, Otto mempertanyakan alasan kliennya bernama Djoko Tjandra ditahan di rumah tahanan (Rutan) Salemba cabang Bareskrim. Menurut Otto, tidak ada perintah dari majelis hakim kasasi dan putusan PK untuk dilakukan penahanan. 

"Dasar apa Kejaksaan Agung melakukan penahanan terhadap dia (Djoko Tjandra). Sebab didalam putusan Peninjauan Kembali (PK), tidak ada perintah untuk pak Djoko ditahan. Nah kalau tidak ada perintah ditahan, kenapa dia ditahan? Apakah itu nanti Kejaksaan Agung memberikan klarifikasi, apakah kita harus mengajukan praperadilan, kita belum tahu," ucap Otto di Gedung Bareskrim, Jakarta, Sabtu (1/8/2020) malam. 

"Kita sedang mempertanyakan dasar penahanan terhadap Djoko Tjandra. Karena didalam putusan PK itu hnya disebutkan pak Djoko Tjandra dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 2 tahun," tambah dia. 

Ia menegaskan dan mempertanyakan dasar jaksa sebagai eksekutor melakukan penahanan terhadap terpidana Djoko Tjandra. Padahal dalam bunyi putusan menghukum Djoko Tjandra selama 2 tahun penjara dan membayar denda. 

"Pertanyaan saya kenapa dia (Djoko Tjandra) ditahan, atas amar putusan yang mana? Itu menjadi masalah hukum nih, apa boleh seseorang ditahan, padahal dalam amar putusan tidak ada perintah menahan," tegasnya. []

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Alasan Sibuk, Eks Pengacara Djoko Tjandra Mangkir Pemeriksaan Penyidik Bareskrim Polri

Image

News

Alasan Otto Hasibuan Jadi Pengacara Djoko Tjandra

Image

News

IPW Nilai Penangkapan Djoko Tjandra Tidak Berkaitan Bursa Kapolri

Image

News

Otto Hasibuan Jadi Pengacara Djoko Tjandra

Image

News

Berhasil Ringkus Djoko Tjandra, Isu Faksionalisasi di Tubuh Polri Terbantahkan

Image

News

Berhasil Tangkap Djoko Tjandra, Pengamat Apresiasi Sinergitas Polri dan Intelijen

Image

News

Komunikolog Nilai Polri Tunjukan Komitmen Tangkap Djoko Tjandra

Image

News

Barekrim Polri Bakal Gandeng KPK Usut Aliran Dana Kasus Djoko Tjandra

Image

News

Begini Nasib Eks Lurah Grogol Selatan yang Terbitkan e-KTP Buronan Djoko Tjandra

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

TPPI Kembangkan Proyek Revamping Kilang Senilai US$180 Juta

TPPI langsung tancap gas mengembangkan Proyek Revamping Platforming dan Aromatik senilai US$180 juta.

Image
Ekonomi

2 BUMN Kerjasama Bangun Dermaga di Pelabuhan Tarakan

Pelindo IV dan Nindya Karya kerja sama bangun dermaga 200 x 25 meter persegi beserta CC di Pelabuhan Tarakan

Image
Ekonomi

BNI dan Jenius Kolaborasi Permudah Transaksi Nontunai

BNI dan Jenius bekerjasama lengkapi layanan guna memudahkan transaksi nasabah dan pengguna

Image
Ekonomi
DPR RI

Anggota DPR Ini Akui Industri Keuangan Jadi Obat Dalam Perekonomian

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati mengatakan peran industri keuangan, termasuk asuransi memiliki peran besar dalam perekonomian

Image
Ekonomi

BUMN Salurkan Program Kemitraan UMKM Capai Rp563 Miliar

Kementerian BUMN salurkan program kemitraan bagi UMKM sebesar Rp563 miliar selama semester I 2020

Image
Ekonomi

Hati-hati Modus Phishing, Begini Tips Menghindarinya!

Teknologi digital diiringi dengan meningkatnya risiko penyalahgunaan data tersebut, salah satu modus tindak kejahatan marak terjadi phishing

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: 15 KEK Jadi Daya Tarik Investor Asing Berinvestasi ke RI

Airlangga Hartarto: 15 KEK yang menjadi peluang Indonesia untuk menarik investor asing berinvestasi ke Indonesia.

Image
Ekonomi

Mendag: Ekosistem Logistik Nasional Percepat Ekspor Impor

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan Ekosistem Logistik Nasional dinilai akan dapat mempercepat kegiatan ekspor dan impor

Image
Ekonomi

RI Miliki Banyak Potensi Investasi Dibandingkan Vietnam

Kemenko Perekonomian: Indonesia lebih banyak memiliki potensi sebagai tempat berinvestasi dibandingkan dengan Vietnam.

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: RI Telah Gunakan Paradigma Ekonomi Baru untuk Pulihkan Ekonomi

Pemerintah telah memformulasikan langkah akselerasi pemulihan ekonomi melalui adaptasi paradigma ekonomi baru.

terpopuler

  1. JK: Indonesia Bakal Hadapi Puncak Hujan Sekaligus Puncak Pandemi Pada Masa Pencoblosan Pilkada

  2. 5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

  3. Amalan dan Doa Ketika Memasak, Agar Makanan Menjadi Lezat

  4. Takut TikTok dan WeChat Diblokir, Warga AS Ramai-ramai Gunakan VPN

  5. Ogah Cabut Laporan untuk Angel Lelga, Vicky Prasetyo: Ini Kehormatan Keluarga

  6. Kisah Sahabat Nabi Terkaya yang Selalu Menangis Karena Hartanya

  7. Azyumardi Azra Ogah Nyoblos di Pilkada, Politisi PDIP: Tak Semua Tokoh Patut Dicontoh

  8. Kondisi Pasar Cempaka Putih Memprihatinkan, Ketua Koperasi: Anies Baswedan Mana Ngerti

  9. Cerita Pasien Covid-19 Soal Fasilitas di Wisma Atlet: Kamarnya Nyaman, Ber AC  

  10. PB MDHW Dukung Langkah Pemerintah Lanjutkan Pilkada 2020

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

Image
News

5 Potret Mentan Syahrul Yasin Limpo Jalankan Tugas, Ikut Bajak Sawah hingga Tanam Bawang