Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Kasus Surat Jalan Palsu Brigjen Prasetijo, Kapan Djoko Tjandra Ditetapkan Tersangka?

Yudi Permana

Kasus Surat Jalan Palsu Brigjen Prasetijo, Kapan Djoko Tjandra Ditetapkan Tersangka?

Terpidana kasus korupsi Bank Bali Djoko Tjandra saat menghadiri serah terima dari Bareskrim ke Kejaksaan Agung di lobby Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat malam (31/7/2020). Bareskrim Polri melimpahkan terpidana kasus cessie Bank Bali Djoko Soegianto Tjandra yang ditangkap di Malaysia ke Kejaksaan Agung. Namun sementara ini terpidana masih dititipkan di Rutan Selamba cabang Mabes Polri. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Terpidana Djoko Tjandra belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus surat jalan palsu yang menjerat Brigjen Prasetijo Utomo dan Anita Kolopaking.

Brigjen Prasetijo diduga melanggar Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP tentang Pembuatan Surat Palsu Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHP, Pasal 426 ayat 1 KUHP tentang Pejabat yang Membiarkan Seseorang Melarikan Diri dan atau Pasal 221 ayat 1 ke-2 KUHP tentang Menyembunyikan, Menolong untuk Menghindarkan Diri dari Penyidikan atau Penahanan.

Pengacara Djoko Tjandra, Otto Hasibuan menyebut bahwa Djoko Tjandra statusnya masih sebagai saksi dalam kasus surat jalan palsu atau 'surat sakti' yang digunakan saat keluar masuk Indonesia. 

baca juga:

"Djoko Tjandra disini (di Bareskrim) hanya diperiksa sebagai saksi perkaranya Brigjen Prasetijo Utomo. Jadi dia (Djoko Tjandra) nggak ada tersangka di kasus surat jalan ini, sampai sekarang belum ada (penetapan tersangka), hanya saksi saja," kata Otto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (2/8/2020). 

Sebelumnya Otto mempertanyakan alasan kliennya bernama Djoko Tjandra ditahan di rumah tahanan (Rutan) Salemba cabang Bareskrim. Karena menurut Otto, tidak ada perintah dari majelis hakim untuk dilakukan penahanan.           

Diketahui, Otto telah resmi menjadi pengacara atau kuasa hukum Djoko Tjandra dalam kasus surat jalan palsu dan terkait penahanan yang dilakukan jaksa sebagai eksekutor setelah adanya putusan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Dasar apa Kejaksaan Agung melakukan penahanan terhadap dia (Djoko Tjandra). Sebab didalam putusan Peninjauan Kembali (PK), tidak ada perintah untuk pak Djoko ditahan. Nah kalau tidak ada perintah ditahan, kenapa dia ditahan? Apakah itu nanti Kejaksaan Agung memberikan klarifikasi, apakah kita harus mengajukan praperadilan, kita belum tahu," tegasnya.          

"Kita sedang mempertanyakan dasar penahanan terhadap Djoko Tjandra. Karena didalam putusan PK itu hnya disebutkan pak Djoko Tjandra dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman 2 tahun," tambah dia. 

Sebelumnya diketahui, Brigjen Pol Prasetijo Utomo (BJP PU) telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat terkait keluar masuknya buronan Kejaksaan Agung perkara hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra.

Penyidik juga telah menahan Brigjen Prasetijo Utomo pada Kamis (30/7/2020) kemarin. Jenderal bintang satu ini terbukti membantu pelarian Djoko Tjandra keluar masuk Indonesia bahkan memfasilitasinya dengan surat jalan dan keterangan bebas Covid-19.    

Prasetyo ditahan di Rutan Salemba Cabang Mabes Polri usai resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pemalsuan surat sejak Senin 27 Juli 2020 yang lalu. Dalam kasus ini, penyidik juga teleh menetapkan pengacara Djoko Tjandra Anita Kolopaking sebagai tersangka. 

Prasetyo dijerat Pasal 263 ayat 1 dan 2 KUHP tentang Pembuatan Surat Palsu Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1e KUHP, Pasal 426 ayat 1 KUHP tentang Pejabat yang Membiarkan Seseorang Melarikan Diri dan atau Pasal 221 ayat 1 ke-2 KUHP tentang Menyembunyikan, Menolong untuk Menghindarkan Diri dari Penyidikan atau Penahanan.     

Kemudian Anita Kolopaking sebagai pengacara Djoko Tjandra juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam penggunaan surat jalan palsu. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Image

News

Djoko Tjandra Sebut Tommy Minta Rp15 Miliar Hapus Status DPO dan Red Notice

Image

News

Alasan Polisi Belum Minta Keterangan Habib Rizieq Kasus Kerumunan

Image

News

Kasus Kerumunan yang Dihadiri Rizieq Shihab Naik ke Penyidikan

Image

News

Tanggapi 'Nyanyian' Irjen Napoleon: Mabes Polri: Jangan Separuh-paruh Dengernya

Image

News

Polisi Tetapkan 104 Tersangka Kasus Hoaks Covid-19, Terbanyak DKI Jakarta

Image

News

Polri Bantu Satgas Covid-19 Telusuri Klaster Baru di Acara Rizieq Shihab

Image

News

GPII Dukung Bareskrim Tindak Tegas Pelanggar Prokes Covid-19

Image

News

Soal Pemanggilan Habib Rizieq, Polisi: Itu Kewenangan Penyidik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Harapan Anis Matta dan Mardani untuk Kepengurusan MUI 2020-2025

Anis Matta memberikan ucapan selamat kepada Miftachul Akhyar karena terpilih menjadi Ketua Umum MUI.

Image
News

Berkas Perkara Syahganda dan Jumhur P21

Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat akan diserahkan ke Kejaksaan Agung atau penyerahan tahap II pada awal Desember.

Image
News

Kapolres Jakarta Barat Bakal Buat Kampung Tangguh di Cengkareng Timur

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru bersama Dandim 0503/JB tengah memetakan wilayah yang banyak kasus Covid-19.

Image
News

Nakes yang Terpapar COVID-19 di Teluk Wondama Bertambah 12 Orang

Dua di antara 12 nakes yang terpapar COVID-19 di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat adalah dokter

Image
News

Puluhan Ribu Personel Siap Amankan Pilkada Malang

Polres Malang menyiapkan puluhan ribu personel gabungan untuk amankan pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkada Malang 2020

Image
News

Kasus Positif COVID-19 di Magetan Bertambah Jadi 619 Orang

Jumlah warga Magetan yang terinfeksi poistif COVID-19 bertambah sembilan orang

Image
News

Longsor di Tanjakan Hantap Kembali Putus Jalur Bandung-Cianjur

Tanjakan Hantap kembali tertutup longsor susulan sepanjang tujuh meter

Image
News

Naik ke Penyidikan, Polisi Akan Panggil Pihak yang Terlibat Kasus Habib Rizieq

Penyidik akan memanggil pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan acara di Petamburan untuk menentukan tersangka.

Image
News

Ngeluh Sakit Kepala dan Mual, Begini Kondisi Kesehatan Abu Bakar Ba'asyir

"Saat ini masih dalam perawatan dokter. Keluhan sakit kepala, nyeri kepala dan mual,

Image
News

Survei Indeks Pilkada Nasional, Muhamad-Saras Ungguli Dua Paslon Lainnya

Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo unggul 30,1 persen.

terpopuler

  1. Hina Jokowi di Media Sosial, Pria di Deli Serdang Ditangkap Polda Sumut

  2. Donald Trump Keliru Ucapkan Duka Cita Maradona untuk Madonna? Ini Faktanya

  3. Imbas Kasus Edhy Prabowo, Rustam Ibrahim Sebut Prabowo akan Kehilangan Kredibilitas

  4. Pemkab Musi Banyuasin Bentuk Satgas Pembebasan Lahan untuk Pembangunan Tol Betung-Jambi

  5. Buka Warung Makan di Teras Rumah Mewahnya, Muzdalifah: Rasa Bintang Lima Harga Kaki Lima

  6. Gajimu Kecil? Jangan Khawatir, Bisa Tetap Kaya Kok dengan 6 Langkah Ini

  7. Tak Ada Nama Tengku Zulkarnain dalam Struktur MUI 2020-2025, Begini Kata Denny Siregar

  8. Dokter: Rizieq Shihab Tidak Menerima Tamu, Termasuk Laskar FPI

  9. Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

  10. Mau Semprot Disinfektan Kediaman Rizieq Dihalangi Laskar, Digertak Dandim Langsung Ciut

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Utang Pemerintah dan Kehati-hatian

Image
UJANG KOMARUDIN

Fenomena HRS

Image
Achsanul Qosasi

Pelajaran Demokrasi dari Biden dan Trump

Image
Faizuddin Ahmad

Mendongeng Berperan Meningkatkan Kecerdasan Anak

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Missies.id dan Strategi Survive Berbisnis untuk Cewek Milenial

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting KH Miftachul Akhyar, Ketum MUI Baru Gantikan Ma'ruf Amin

Image
News

Mengenal Kapolsek Sawah Besar Kompol Eliantoro Jalmaf

Image
News

3 Kali Gantikan Posisi Menteri yang Kosong, Ini Kiprah Politik Luhut Binsar Panjaitan