breaking news: Ledakan Besar yang Telan Puluhan Nyawa di Lebanon

image
Login / Sign Up

Hadapi Corona, Pemerintah Diminta Perkuat Pertahanan Biologi

Deni Muhtarudin

Wabah Corona

Image

Pengamat Intelijen, Pertahanan dan Keamanan yang juga Direktur Eksekutif CISS, Ngasiman Djoyonegoro, di acara peluncuran dan bedah buku berjudul 'Perang Global Melawan Corona-Perspektif Intelijen' yang bekerjasama dengan LKN, Jakarta, Kamis (16/7/2020) | Tangkapan layar

AKURAT.CO, Pemerintah diminta untuk memperkuat Pertahanan Biologi atau biodefense dalam setiap tugas militer untuk menghadapi pandemi seperti Covid-19 atau Virus Corona.

Hal itu disampaikan oleh Pengamat Intelijen, Pertahanan dan Keamanan yang juga Direktur Eksekutif Center of Intelligent and Strategic Studies (CISS), Ngasiman Djoyonegoro, di acara peluncuran dan bedah buku berjudul 'Perang Global Melawan Corona-Perspektif Intelijen' yang bekerjasama dengan Lembaga Kajian Nawacita (LKN), Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Bedah buku yang digelar secara virtual melalui aplikasi zoom tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai narasumber, di antaranya hadir sebagai keynote speaker mewakili Panglima TNI Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), Marsdya TNI Kisenda Wiranatakusumah, dan Tim Komunikasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro.

Sementara sebagai narasumber antara lain Ketua NSI Letjen TNI (Purn) Ediwan Prabowo, Dep 7 BIN/Jubir Wawan Purwanto, Pakar Kebijakan Publik Riant Nugroho, Lembaga Kajian NawaCita Wendy Wisnuwati Setiawati dan Ketum Forum Satu Bangsa Hery Haryanto Azumy.

Dalam sambutannya, Simon panggilan akrab Ngasiman Djoyonegoro, mengungkapkan tujuan penulisan buku. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah bahwa sebagai bencana nasional non-alam, wabah Covid-19 bukan saja persoalan kesehatan, namun punya dampak lain seperti dampak sosial, ekonomi, bahkan ancaman dari sisi Pertahanan dan keamanan.

"Melihat Covid-19 harus juga dilihat dari perspektif yang lain. Termasuk perspektif dunia Intelijen. Dampak yang ditimbulkan Covid-19 ini sangat kompleks. Banyak pihak menyatakan bahwa Virus Corona adalah senjata biologis yang sengaja diciptakan pihak tertentu untuk menimbulkan kekacauan global untuk menuju pada titik keseimbangan baru," ungkapnya.

Menurut Simon, kita tidak dapat memandang bahwa Covid-19 sebagai situasi ancaman kesehatan semata. Ada perspektif lain yang perlu ditelusuri dan diperdalam lebih lanjut. Mengantisipasi upaya pengambilalihan kontrol terhadap negara-negara oleh sekelompok negara lain. Simon melalui bukunya tersebut juga mengimbau supaya negara dapat lebih siaga dalam menghadapi ancaman wabah, seperti Covid-19.

"Dari sisi dunia Intelijen dan Pertahanan, pemerintah perlu memperkuat Pertahanan Biologi (biodefense) pada tugas operasi militer. Ini merupakan upaya Pertahanan terhadap agen Biologi yang digunakan sebagai senjata oleh pihak yang konflik serta terhadap penyakit infeksi endemis," ujarnya.

Sementara itu, Kabais TNI Marsdya Kisenda, mengatakan bahwa sebagai negara besar dan negara kepulauan, tingkat penyebaran Covid-19 ini derajatnya bervariasi antar daerah. Karenanya, jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dibantu jajaran TNI dan Polri serta dukungan dari Pemerintah Pusat terus melakukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam menangani penyebaran dan dampak Covid-19.

"Selama vaksin dan obatnya belum ditemukan, maka kita tidak boleh lengah. Tidak hanya tak kasat mata, Covid-19 tidak mengenal batas negara, dan menyerang siapa pun tanpa pandang bulu, tanpa melihat pangkat, jabatan, tanpa melihat status sosial," katanya.

baca juga:

Kisenda juga mengapresiasi atas terbitnya buku Simon, termasuk sepakat dengan rekomendasi dalam buku tersebut.

"Saya sangat sepakat dengan rekomendasi di buku karya Mas Simon ini. Yaitu soal perlunya dikembangkan biodefense yang lebih kekinian dan inovatif. Ini penting untuk mengantisipasi segala kemungkinan ancaman-ancaman di masa mendatang yang lebih rumit, modern dan tak terdeteksi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua NSI Letjen TNI (Purn) Ediwan Prabowo, menyampaikan bahwa geopolitik sudah bergeser. Negara hebat adalah negara yang mampu mengatasi Covid-19. "Covid-19 membuat geopolitik berubah. Sekarang kita bisa lihat mana yang negara hebat itu," ujarnya.

Deputi 7 atau Jubir BIN, Wawan Purwanto, juga mengapresiasi karya Ngasiman Djoyonegoro. "Sebagai karya intelektual, karya mas Simon patut disambut baik," katanya.

Wawan juga menjelaskan bahwa pemerintah dan BIN saat ini terus melakukan upaya-upaya strategis dan preventif guna memutus mata rantai penularan Covid-19 sekaligus menstimulus pertumbuhan ekonomi.

"Tentu pemerintah (BIN) terus melakukan langkah strategis preventif. Kita butuh sinergi semua pihak. Dan kesadaran bersama mematuhi protokol kesehatan di tengah new normal," ungkapnya.

Sedangkan Pakar Kebijakan Publik, Riant Nugroho, mengatakan pandemi Covid-19 level tiga namun penanganannya masih level satu. "Pandemi Covid-19 level 3 tapi penanganannya masih level 1," katanya.

Adapun Ketum Forum Satu Bangsa, Hery Haryanto Azumy, menyampaikan bahwa ancaman terhadap manusia sesungguhnya datang dari manusia itu sendiri. Karenanya, perlu membentuk masyarakat resiko di seluruh dunia.

"Kita perlu membentuk global crisis society. Dan tentu perspektif Intelijen kesehatan yang lebih futuristik memang sangat diperlukan. Selamat atas karya Mas Simon," ujarnya.

Sementara Lembaga Kajian NawaCita, Wendy Wisnuwati Setiawati, menyerukan kepada masyarakat Indonesia untuk bisa menggunakan sumber daya alam natural sebagai pilihan pertama untuk pencegahan Covid-19.

"Indonesia adalah negara yang sangat luas dan kepulauan. Kaya sumber daya alam natural. Kita perlu memanfaatkan kekayaan kita ini," ungkapnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Jokowi Ingin Dua Poin Ini Terpenuhi Saat Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Pegawai Gaji di Bawah Rp5 Juta Dapat Insentif, Airlangga: Masih Dimatangkan Datanya!

Image

Ekonomi

Hore! 13 Juta Pekerja Bergaji di Bawah Rp5 Juta Bakal Dapat Bantuan Tunai Pemerintah

Image

News

Jangan Salah Kaprah! Thermogun Tidak Bikin Otak Rusak, Begini Penjelasan Dokter Reisa

Image

Ekonomi

Cegah Ekonomi Kembali Minus di Kuartal III-2020, Belanja Pemerintah Harus Digenjot

Image

News

Ganjar Minta Kepala Daerah Tidak Tumpangi Bantuan Covid-19 untuk Pilkada

Image

News

Wabah Corona

UGM Tutup Gedung Pusat Usai Ada Tamu Positif COVID-19

Image

Iptek

Esports

Hadiah MPL Indonesia Tahun Ini Naik Setengah Miliar, Segini Totalnya

Image

Gaya Hidup

Tokopedia

Tokopedia: 5 Keterampilan yang Dapat Diasah Selama di Rumah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Survei Terbaru Stratak Indonesia, Paslon Isdianto-Suryani Unggul di Pilkada Kepri

Peluanf calon petahana lebih besar.

Image
News

Tantangan Ekonomi Di Depan Mata, Pembahasan RUU Cipta Kerja Harus Dikebut

Hasil pembahasan Tim Tripartit sedianya bisa menjadi pijakan awal bagi DPR untuk segera membahas RUU Cipta Kerja

Image
News

Menteri ATR/BPN Bakal Minta Pemprov DKI Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali

Kementerian ART/BPN akan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP dan Jaksa dalam membongkar bangunan liar.

Image
News

Bambang Arianto Diduga Sasar Alumni UGM, Ganjar: Kalau Mencoreng Nama Baik Ya Kita Harus Bersikap

Bambang sendiri diketahui juga merupakan lulusan UGM

Image
News

Jangan Salah Kaprah! Thermogun Tidak Bikin Otak Rusak, Begini Penjelasan Dokter Reisa

Reisa menuturkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan penggunaan thermogun.

Image
News

Ngaku Anggota BNN, Lima Bandit Sekap Dua Warga di Depok

Pelaku meminta tebusan uang agar korban bisa dibebaskan.

Image
News

Ganjar Minta Kepala Daerah Tidak Tumpangi Bantuan Covid-19 untuk Pilkada

Ganjar Pranowo mengimbau para kepala daerah di Jawa Tengah tidak memanfaatkan bantuan Covid-19 untuk kepentingan politik di Pilkada

Image
News
Wabah Corona

UGM Tutup Gedung Pusat Usai Ada Tamu Positif COVID-19

Tamu tersebut datang ke UGM pada 17 Juli dan baru diketahui positif pada 28 Juli lalu.

Image
News

5 Fakta Menarik Beirut, Kota Terpadat di Lebanon hingga Dijuluki 'Paris dari Dunia Timur'

Di balik bencana tersebut, Beirut menyimpan banyak fakta menarik yang mungkin tidak diketahui banyak orang

Image
News

Dukung Gerakan Sehari Tanpa Nasi, Ganjar: Mengurangi Ketergantungan dan Mendorong Diversifikasi Pangan

Gerakan Sehari Tanpa Nasi (GSTN) yang dicanangkan oleh Wali Kota Salatiga Yulianto

terpopuler

  1. Karangan Bunga dari Jokowi hingga Ganjar Pranowo Mulai Penuhi Rumah Duka Cornelis Lay

  2. Diseret ke Pidana, Kejagung Beberkan Bukti Jaksa Pinangki Terlibat Skandal Kasus Djoko Tjandra

  3. Popularitas Prabowo Subianto di Bursa Pilpres 2024 Hampir 100 Persen, Ahok Nomor 4

  4. Akhirnya, WHO Sukses Rampungkan Penyelidikan Awal Asal-Usul Corona di China

  5. Berstatus Terpidana, Kabareskrim Tegaskan Djoko Tjandra Bisa Jadi Tersangka Lagi

  6. Gila! Food Vlogger ini Makan Bakso Kuburan Seharga Jutaan

  7. Survei Akurat Poll: Prabowo dan Susi Pudjiastuti Unggul dalam Bursa Pilpres 2024 

  8. Bareskrim Bakal Ungkap Persekongkolan Jaksa Cantik Pinangki dengan Djoko Tjandra

  9. Kisah James Maina Mwangi 'Pria Paling Stylish di Era Pandemi', Punya 160 Jas Aneka Warna

  10. Survei Akurat Poll, Kinerja Jokowi Dapat Nilai 7.07, Ma'ruf Amin 6.19

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Mendiang Ajip Rosidi, dari Sastrawan hingga Nikahi Artis Nani Wijaya