image
Login / Sign Up

Nasdem Pastikan RUU PKS Tidak Mengandung Paham Liberal

Oktaviani

Image

Ketua DPP Partai NasDem Bidang Perempuan dan Anak, Amelia Anggraini | Dok DPR RI

AKURAT.CO, Ketua DPP Partai Nasdem Bidang Perempuan dan Anak, Amelia Anggraini memastikan jika rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) tidak membawa paham dan kepentingan Liberal.

Pasalnya banyak isu jika RUU P-KS hanya untuk melegalkan dominasi kaum perempuan dan campur tangan negara pada wilayah domestik.

Amelia mengatakan, RUU ini dihadirkan, semata-mata hanya untuk melindungi hak-hak warga negara karena beranjak dari data dan fakta bahwa, fenomena kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak terus meningkat, demikian juga kekerasan fisik dan emosional, RUU PKS ini lebih berbasis pada perspektif perlindungan korban.

baca juga:

Menurut Amelia beberapa bentuk kekerasan seksual yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan tetapi uraian delik dan unsur yang masih terbatas, belum menyediakan skema perlindungan, penanganan dan pemulihan korban.

Kemudian kesulitan korban Kekerasan Seksual dalam mengakses layanan, tidak adanya sistem pemidanaan dan penindakan terhadap beberapa jenis kekerasan seksual, korban dan keluarga harus mendapat dukungan proses pemulihan dari negara, dan pelaku kekerasan seksual akan mendapat akses untuk rehabilitasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Berdasarkan Catahu 2020 Komnas Perempuan, jenis kekerasan terhadap perempuan yang paling menonjol adalah KDRT/RP (ranah personal) yang mencapai angka 75% (11.105 kasus).

Sementara untuk Ranah pribadi paling banyak dilaporkan dan tidak sedikit diantaranya mengalami kekerasan seksual. Posisi kedua KtP di ranah komunitas/publik dengan persentase 24% (3.602) dan terakhir adalah KtP di ranah negara dengan persentase 0.1% (12 kasus). Pada ranah KDRT/RP kekerasan yang paling menonjol adalah kekerasan fisik 4.783 kasus (43%), menempati peringkat pertama disusul kekerasan seksual sebanyak 2.807 kasus (25%), psikis 2.056 (19%) dan ekonomi 1.459 kasus (13%).

Pada ranah publik dan komunitas kekerasan terhadap perempuan tercatat 3.602 kasus. 58% kekerasan terhadap perempuan di Ranah Publik atau Komunitas adalah Kekerasan Seksual yaitu Pencabulan (531 kasus), Perkosaan (715 kasus) dan Pelecehan Seksual (520 kasus). Sementara itu persetubuhan sebanyak 176 kasus, sisanya adalah percobaan perkosaan dan persetubuhan.

Berdasarkan data Komnas PA, pada tahun 2017 2.737 aduan kasus kekerasan terhadap anak-anak, dimana 52% kasus, adalah kejahatan seksual pada anak-anak, dan sodomi menjadi kasus yang paling tinggi yakni sebanyak 771 kasus (54 persen), kemudian pencabulan sebanyak 511 kasus (36 persen), kasus perkosaan sebanyak 122 kasus (9 persen), dan incest sebanyak 20 kasus (1%).

Pada 2018, KPAI mencatat ada 122 anak laki-laki dan 32 anak perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual, pada tahun 2019, tercatat sebanyak 21 kasus pelecehan seksual dengan jumlah korban 123 anak. Dari 123 korban ini, terdapat 71 anak perempuan dan 52 anak laki-laki, dan yang terbaru (Juli 2020) adalah  pencabulan terhadap 30 anak laki-laki di Sukabumi Jawa Barat, ini mempertegas bahwa kasus kekerasan seksual itu tidak memandang jenis kelamin.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Siap Hadapi Pilkada Serentak 2020, NasDem Serahkan Salinan Kepengurusan ke KPU

Image

News

DPR RI

Usut Tuntas Mafia Hukum di Kepolisian, Kejaksaan, dan Imigrasi dalam Kasus Djoko Tjandra

Image

News

NasDem: Dinasti Politik di Pilkada Bukan Hal Asing di Indonesia

Image

News

Minta Surya Paloh Tak Dukung Iparnya Maju Pilkada, Denny Siregar: Pintar Jokowi!

Image

News

Baleg DPR Klaim RUU Ciptaker untuk Kesejahteraan Rakyat

Image

News

Pilkada 2020

Prananda Paloh Minta GPND Menangkan Paslon Usungan Nasdem di Pilkada 2020

Image

News

DPR RI

Masuki Babak Baru, NasDem Dorong Komisi III Gelar Rapat Gabungan Terkait Kasus Djoko Tjandra

Image

News

Kasus KDRT Terus Meningkat Jadi Alasan Nasdem Sayangkan Dicabutnya RUU PKS dari Prolegnas

Image

News

RUU PKS Dicabut dari Prolegnas, Nasdem Kecewa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Riza Patria Klaim Kasus Covid-19 Jakarta Tidak Parah

Riza mengatakan angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta mencapai 3,7 persen dari total kasus.

Image
News

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemprov DKI Perpanjang PSBB Transisi Dua Pekan

Alasan Pemprov DKI memperpanjang PSBB Transisi lantaran kasus Covid-19 terus melonjak setiap harinya.

Image
News

Tirukan Instruksi Online Gurunya, Aksi Murid Ini Bikin Tepok Jidat

Ya nggak salah juga sih, instruksi gurunya juga gitu.

Image
News

75 Pasangan di Bantul Ikuti Nikah Massal, Ada Sesi TikTok Bareng di Pantai Cemara Sewu

Acara diselenggarakan oleh Forum Ta'aruf Indonesia (Fortais Bantul) dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul.

Image
News

Presiden Jokowi: Insya Allah Januari Kita Sudah Bisa Produksi Vaksin Covid-19

"Kita optimistis bahwa dengan segera ditemukannya vaksin ini kita bisa melakukan vaksinasi kepada seluruh rakyat," kata Presiden.

Image
News

Pegawai Imigrasi Positif Covid-19, Yasonna Tutup Gedung Kemenkum HAM

Gedung Kemenkumham Eks Gedung Sentra Mulia.

Image
News

Kunci Pondok Pesantren Bebas Covid-19

Program pemerintah seperti 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun menjadi kunci pengendalian pandemi.

Image
News

Anies Baswedan Tetap Gelar Upacara HUT Kemerdekaan di Tengah Pandemi Covid-19

"Tahun ini ada upacara di Balai Kota," kata Mawardi.

Image
News

Tengok Korban Kebakaran, Wali Kota Jakbar Beri Bantuan Rp20 Juta

"Ada bantuan tadi sedikit saya bawa Rp20 juta sekedar untuk penanganan darurat," kata Rustam.

Image
News
Wabah Corona

Temui Klaster Anyar, Selandia Baru Tuding Kargo Pengiriman Barang Jadi Dalang Sumber Corona

Dalam perkembangan teranyarnya, pemerintah Selandia menyampaikan bahwa virus corona kemungkinan bercokol dari sebuah kargo pengiriman barang

terpopuler

  1. RSUP Fatmawati Diminta Tes Usap Tenaga Medisnya

  2. Seorang Dokter dan 19 Perawat di RSUP Fatmawati Diduga Positif Covid-19

  3. Isu Afgan Penyuka Sesama Jenis Mencuat Lagi, Kok Bisa?

  4. Tegang saat Akan Tes Swab, Ibu Ini Remas Bagian Intim Petugas Kesehatan

  5. 5 Fakta Unik Ultah ke-33 Arema, ASN Wajib Beratribut Arema

  6. BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

  7. Temuan Bayi di Jati Pulo, Dina Berhasil Bohongi Warga Satu RW

  8. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Begini Caranya!

  9. Mahasiswanya Berniat 'Membayar' karena Dapat Nilai E, Jawaban Dosen ini Menohok

  10. Fahri dan Fadli Dapat Penghargaan, Apa Kata Tsamara dan Yunarto?

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk