image
Login / Sign Up

Berang Soal Surat Jalan Djoko Tjandra, Kabareskrim Akan Tindak Tegas Anggota yang Terlibat

Aricho Hutagalung

Image

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan mengenai tersangka kasus pembobolan Bank Negara Indonesia (BNI) Maria Pauline Lumowa di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020). Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Direksus) Bareskrim Polri menjerat tersangka Maria Pauline Lumowa dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus pembobolan Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp1,7 triliun. Tersangka Maria Pauline Lumowa dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan peringatan keras kepada seluruh anggota Kepolisian untuk tidak melakukan pelanggaran yang dapat merugikan dan merusak nama baik institusi.

Listyo mengatakan hal tersebut berkaitan dengan kabar adanya oknum Polri yang mencabut red notice buronan kelas kakap Djoko Soegiharto Tjandra dari NCB-Interpol di Lyon, Prancis.

"Kita sedang berbenah untuk bisa memberikan pelayanan yang lebih profesional dan membentuk penegak hukum yang bersih dan dipercaya masyarakat," kata Listyo, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Rabu (15/7/2020).

baca juga:

Listyo menjelaskan bahwa dirinya sudah meminta Divisi Propam Polri dan membentuk tim gabungan untuk mengusut tuntas pihak yang terbukti memberikan surat jalan terhadap terdakwa kasus hak tagih (cassie) Bank Bali itu.  

"Kalau memang terbukti saya akan lakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum yang terlibat, ini untuk menjaga marwah institusi (Polri)," jelasnya.

Kemudian, Listyo menegaskan kepada seluruh anggota Kepolisian Republik Indonesia yang tidak dapat menjaga komitmen tersebut agar segera mengundurkan diri dari Bareskrim Polri.

"Terhadap komitmen tersebut bagi anggota yang tidak bisa mengikuti silakan untuk mundur dari Bareskrim," tegas Listyo.

Sebelumnya, Indonesian Police Watch (IPW) mengecam, pemberian surat jalan yang buronan kelas kakap Djoko Soegiharto Tjandra dari NCB-Interpol di Lyon, Prancis.

Ketua Presidium IPW, Neta S Pane mengatakan bahwa pemberian surat jalan itu dikeluarkan oleh Polri dengan status Djoko Tjandra sebagai konsultan Bareskrim Polri.

Dari data yang diperoleh IPW, Surat Jalan untuk Joko Chandra dikeluarkan Bareskrim Polri melalui Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, dengan Nomor: SJ/82/VI/2020/Rokorwas, tertanggal 18 Juni 2020, yang ditandatangi Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Prasetyo Utomo. 

"Dalam surat jalan tersebut Joko Chandra disebutkan berangkat ke Pontianak Kalimantan Barat pada 19 Juni dan kembali pada 22 Juni 2020," kata Neta, di Jakarta, Rabu (15/7/2020). 

Menurut Neta, sekelas jenderal bintang satu seperti Prasetyo Utomo pasti diperintahkan oleh seseorang untuk membuat surat jalan itu. Ia pun mendesak agar diusut siapa dalang dari perintah pembuatan surat jalan untuk Joko Tjandra yang menjadi pelindungnya bepergian.

"IPW mendesak agar Brigjen Prasetyo Utomo segera dicopot dari jabatannya dan diperiksa oleh Propam Polri," tutur Neta.

Neta meminta, Presiden Jokowi harus mengevaluasi kinerja Polri, terutama Bareskrim yang melindungi koruptor kelas kakap. 

Untuk diketahui, Joko merupakan terdakwa kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp904 miliar yang ditangani Kejaksaan Agung. Pada 29 September 1999 hingga Agustus 2000, Kejaksaan pernah menahan Joko. Namun hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan ia bebas dari tuntutan karena perbuatan itu bukan perbuatan pidana melainkan perdata.

Pada Oktober 2008, Kejaksaan mengajukan peninjauan kembali (PK) terhadap kasus Joko ke Mahkamah Agung. Pada 11 Juni 2009, Majelis Peninjauan Kembali MA menerima PK yang diajukan jaksa. Majelis hakim memvonis Joko 2 tahun penjara dan harus membayar Rp 15 juta. Uang milik Joko di Bank Bali sebesar Rp 546,166 miliar dirampas untuk negara. Imigrasi juga mencekal Joko.

Joko Tjandra kabur dari Indonesia ke Port Moresby, Papua Nugini pada 10 Juni 2009, sehari sebelum MA mengeluarkan putusan perkaranya. Kejaksaan menetapkan Joko sebagai buronan. Belakangan, Joko diketahui kembali masuk ke Indonesia untuk mendaftarkan PK ke PN Jakarta Selatan.[] 

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Ada Peran Pengusaha di Balik Pertemuan Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra di Malaysia, Inisial R

Image

News

Melacak Oknum Jenderal Polisi Penerima Aliran Dana Djoko Tjandra Terkait Red Notice

Image

News

Kasus Dugaan Suap Skandal Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Ditingkatkan ke Penyidikan

Image

News

Jaksa Agung Bantah JAM Intelijen Dicopot Gegara Jaksa Pinangki dan Djoko Tjandra

Image

News

Jumat Diperiksa, Kalau Mangkir Lagi, Pengacara Djoko Tjandra Dipanggil Paksa

Image

News

Sama-sama Buronan, IPW Kritik Sikap Cuek Polri terhadap Indra Budiman dan Sai Ngo NG

Image

News

Ricky Vinando Nilai Djoko Tjandra Bukan Terpidana

Image

News

Bareskrim Bakal Ungkap Persekongkolan Jaksa Cantik Pinangki dengan Djoko Tjandra

Image

News

Berstatus Terpidana, Kabareskrim Tegaskan Djoko Tjandra Bisa Jadi Tersangka Lagi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ada Peran Pengusaha di Balik Pertemuan Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra di Malaysia, Inisial R

Dari sini dugaan gratifikasi menguat.

Image
News

Tak Remehkan Covid-19, Masjid Terapkan Protokol Kesehatan Diapresiasi

Jumlah pasien terpapar masih tinggi.

Image
News

Korupsi Importasi Tekstil di Dirjen Bea Cukai Rugikan Negara Rp 1,6 Triliun

Siap disidangkan.

Image
News

Penyidik KPK Cecar Bupati Blora Soal Aliran Uang Korupsi PT Dirgantara Indonesia

Diduga ada kickback dari hasil penggunaan produk PT DI oleh sejumlah pejabat Kementrian/lembaga

Image
News

Faiq dan Astrid Dua Kali Berbuat 'Begituan' di Apartemen Margonda Residence V

Sewa kamar apartemen Rp175 ribu.

Image
News
DPD RI

DPD RI Soroti 174 Pasal Terkait Kewenangan Daerah dalam RUU Cipta Kerja

Wakil Ketua Komite II ini meminta unsur masyarakat dan pemerintah di daerah proaktif menyuarakan dan memberikan masukan.

Image
News

Agot Digerebek Polisi Saat Asyik Isap Sabu di Toilet Masjid

"Tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat sedang asik menggunakan narkoba."

Image
News

Kemenkop Suntik Stimulus Rp28,8 Triliun Buat 12 Juta Pelaku Usaha Mikro dan Ultra Mikro

Image
News

Diberikan Ciuman Leher di Malam Pertama, Wanita ini Malah Tewas

Dokter menyebut pengantin tersebut mengalami serangan jantung

Image
News

Jahat! Pria Ini Bunuh Pacarnya Usai Hubungan Badan, Jenazahnya Dimasukan ke Karung

MR membunuh PI dengan cara menjerat leher dengan tali rafia.

terpopuler

  1. Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

  2. Viral! Pelanggan PLN Protes, Tagihan Listriknya Bengkak Hingga Rp19 Juta

  3. Guyonan Fahri Hamzah: Puluhan Kali Saya ke Istana Belum Pernah Duduk di Meja

  4. Penumpang Transjakarta Galang Petisi Tolak Kebijakan Ganjil-Genap Saat Pandemi

  5. Mantap Jiwa, 3 Zodiak Bakal Dikejar Rezeki di Agustus!

  6. Kemenkes Bantah Obat Herbal Dapat Sembuhkan Covid-19, Jonru: Kalau Kalung Corona Bisa?

  7. Tips Membuat Bawang Goreng yang Gurih dan Super Kriuk, Gampang Banget!

  8. Asing Resmi Caplok Bukopin, Anggota BPK: Bank Milik Gerakan Koperasi Kini Tinggal Kenangan

  9. Andi Arief Nilai Langkah Muannas Alaidid Polisikan Anji Lebay

  10. 7 Orang Terseret Ombak saat Main di Pantai Goa Cemara Bantul, 2 Meninggal Dunia

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid

Image
Hiburan

Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet