Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Polisi Diminta Usut Dugaan Keterlibatan Ashari Taniwan dalam Perkara Pemalsuan Label SNI Baja Impor

Melly Kartika Adelia

Polisi Diminta Usut Dugaan Keterlibatan Ashari Taniwan dalam Perkara Pemalsuan Label SNI Baja Impor

Ilustrasi - Police Line | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO, Kepolisian Daerah Metropolitan Jaya (Polda Metro Jaya) diminta mengusut tuntas dugaan keterlibatan Ashari Taniwan dalam kasus pemalsuan label Standar Nasional Indonesia (SNI) baja atau besi siku impor. 

Salah seorang pekerja, yang enggan disebutkan namanya, mengaku mengetahui bagaimana proses impor besi siku dan pemberian label SNI pada besi siku.

Dalam proses itu, ia menyebut Ashari Taniwan merupakan orang yang menginisiasi dan mengelola seluruh proses impor dari awal hingga pemberian label SNI yang diduga palsu pada baja atau besi siku tersebut. Ashari Taniwan merupakan salah satu pemegang saham dalam perusahan baja swasta terbesar di Indonesia. 

baca juga:

Hal ini terungkap dari hasil investigasi langsung dengan salah seorang pekerja, yang saat ini harus bertanggungjawab secara hukum atas perbuatan yang terjadi atas perintah dan arahan langsung dari Ashari Taniwan.

Pekerja tersebut mengaku bekerja berdasarkan arahan Ashari Taniwan dan sama sekali tidak mengetahui motif dan maksud serta tujuan Ashari Taniwan untuk melakukan impor dan kemudian memberikan label SNI pada besi siku tersebut.

"Iya pak Ashari Taniwan yang menyuruh, memerintahkan import besi siku," ujarnya kepada wartawan, Selasa (14/7/2020). 

Sumber tersebut menjelaskan, dia bekerja dengan loyalitas penuh kepada Ashari Taniwan dan ia hanya merupakan anak buah yang bekerja berdasarkan perintah dan tidak paham mengenai hukum, namun sangat disayangkan ternyata saat ini ia justru menjadi korban atas perbuatan dan perintah yang diberikan oleh Ashari Taniwan.

"Ashari Taniwan kan kepala salesnya, dia yang sangat memahami proses impor sampai dengan pelabelan SNI dari awal hingga akhir." pungkasnya.

Sebagai informasi, perkara soal dugaan tindak pidana pemalsuan dan/atau mengedarkan barang yang tidak memenuhi SNI dan/atau memproduksi dan memperdagangkan barang yang tidak memenuhi standar SNI dan/atau turut serta membantu melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 263 KUHP dan/atau Pasal 120 UU Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian dan/atau Pasal 65/67 UU Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standarisasi dan Penilaian Kesesuaian dan/atau pasal 106 UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan/atau Pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 (1) UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen terkait dengan produk besi siku berlogo SNI saat ini sedang ditangani oleh pihak kepolisian. 

Polisi telah menetapkan beberapa orang tersangka atas dugaan tindak pidana tersebut, namun hingga saat ini dalang yang diduga sebagai aktor utama dalam tindak pidana pemalsuan tersebut masih berkeliaran bebas.[] 

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Ditlantas Polda Metro Jaya Sarankan TransJakarta dan Pengelola Jalan Tol Pasang CCTV E-TLE

Image

News

Lakukan Penipuan, Pasutri ini Dijebloskan ke Tahanan Polda Metro

Image

Ekonomi

Atasi Gelombang PHK Industri Baja, Pemerintah Diminta Segera Lakukan Ini!

Image

Ekonomi

Ngeri! Baja China Banjiri RI, Ratusan Ribu Karyawan Terancam PHK

Image

News

Selesai Gelar Perkara Kerumunan di Rumah Gelael, Besok Polisi Beberkan Hasilnya

Image

News

Kasus Ultah Sean Gelael, Polisi: Tamu Undangan Jalani Prokes, Ada Swab Antigen

Image

News

Polisi Bakal Gelar Perkara Kasus Dugaan Kerumunan di Rumah Sean Gelael

Image

News

Sindikat Surat Bebas Covid-19 Palsu di Bandara Soetta Raup Keuntungan Miliaran Rupiah

Image

News

Polres Metro Depok Gagalkan Peredaran 46 Kg Sabu di Jabodetabek

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Menang Pemilu Lagi, Presiden Portugal Rebelo de Sousa Lanjutkan Masa Jabatan Kedua

Ia memenangkan 61 persen suara, naik dari 52 persen yang didapatnya pada 2016

Image
News

Masih Darurat Covid-19, Wagub DKI Minta Warga Luar Jakarta Disiplin Prokes 

Pasalnya, lonjakan kasus ini berimbas pada penuhnya lahan pemakaman di Ibu Kota

Image
News

DKI Terhimpit Krisis Lahan TPU dan Faskes, Wagub DKI Kembali Berjanji

Pemprov berjanji akan meningkatkan jumlah faskes dan lahan makam

Image
News

KPK Periksa 2 Saksi Kasus Bansos Covid-19

Kedua saksi diperiksa untuk melengkapi berkas perkara tersangka mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara

Image
News

Pesawat Boeing 737 Max Kembali Mengudara Setelah 2 Kecelakaan, Mantan Manajer: Terlalu Dini

Perusahaan Boeing menjawab bahwa keterkaitan tersebut tidak ditemukan

Image
News

Ratusan Warga di Kupang Dievakuasi Akibat Longsor

Longsor di Kupang tewaskan 2 warga yang merupakan pasangan suami isteri

Image
News

Dinkes Sumsel Distribusikan Vaksin ke Lima Daerah

Sumsel bersiap menerima dosis vaksin tahap kedua

Image
News

KPK Panggil Enam Saksi Terkait Skandal Pelarian Nurhadi Cs

Keenamnya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka FY

Image
News

Wagub DKI Akui PSBB Ketat Belum Mampu Tekan Lonjakan COVID-19 di DKI

Kasus harian corona di Jakarta sepanjang Januari 2021 selalu bertengger di atas 3.000 kasus sehari dan tak kunjung melandai.

Image
News

Wagub NTT Kembali Berkantor Usai Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan

terpopuler

  1. Ditengah Lamaran Kalina - Vicky Prasetyo, Azka Ungkap Dirinya Hanya Putra Deddy Corbuzier

  2. Mainkan Nomor Lotre yang Sama Selama 20 Tahun, Wanita Kanada ini Akhirnya Dapat Jackpot

  3. Bertindak Kebablasan pada Pacar Sewaan, Pria Taiwan Dipenjara

  4. Nekat Buka Sampai Larut Malam, Tempat Karoke Masterpiece Tanjung Duren Disegel Petugas

  5. Dolar AS Melompat Seiring Melebarnya Infeksi COVID-19

  6. Anies Dinilai Tak Transparan Soal Pembelian Lahan Makam Covid-19 Senilai Rp185 M

  7. Citilink Imbau Penumpang Validasi Surat Hasil Tes COVID-19 Melalui eHAC

  8. 20 Tahun Hidup Tanpa Tangan, Pria ini Akhirnya Sukses Terima Transplantasi Lengan Ganda

  9. Typo di Kaleng Kemasan, Perusahaan Bir Jepang Tetap Lanjutkan Penjualan

  10. 4 Zodiak Ini Prinsipnya Hidup dengan Kekayaan Berlimpah!

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Gesits Buktikan Kendaraan Listrik Ramah Perawatan | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot