image
Login / Sign Up

Politisi PKS Minta Jokowi Kaji Ulang Penunjukan Prabowo Pimpin Proyek Lumbung Pangan Nasional

Muslimin

Image

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menghadiri Rapim Kemhan 2020 di Aula Bhinneka Tunggal Ika Kementrian Pertahanan, Medan Merdeka Barat, Kamis (23/1/2020). Rapim Kemenhan tersebut mengambil tema 'Pertahanan Semesta Yang Kuat, Menjamin Kelangsungan Hidup NKRI'. Presiden Jokowi, dalam sambutannya menginginkan diplomasi antarnegara terus diperkuat. Selain itu, ia juga menginginkan alat pertahanan dipersiapkan dengan matang untuk menegakkan kedaulatan di kawasan Indonesia. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Anggota Komisi 1 DPR RI, Sukamta meminta Presiden Joko Widodo mengkaji kembali penunjukan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memimpin pengembangan lumbung Pangan nasional.

Menurut Sukamta, semestinya rencana tersebut harus didahului dengan kajian yang matang. Hal ini mengingat ketahanan Pangan adalah isu strategis nasional dan saat ini negara sedang terdampak pandemi.

"Situasi krisis Pangan memang sudah membayang, tetapi itu jangan disikapi dengan membuat keputusan secara terburu-buru. Kita tentu tidak berharap ini hanya menjadi kebijakan populis seperti lahan sejuta gambut pada masa lalu namun ternyata alami kegagalan. Apalagi jika melihat dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024, pengembangan lumbung Pangan selain di Jawa dan Bali diarahkan ke Sumatera dan Sulawesi. Sementara di Kalimatan dimantapkan perannya sebagai lumbug energi nasional dan paru-paru dunia. Artinya rencana pengembangan di Kalimatan ini tidak sinkron dengan rencana pembangunan nasional yang sudah ada,” kata Sukamta kepada wartawan, Jakarta, Selasa (14/7/2020).

baca juga:

Wakil Ketua Fraksi PKS ini memandang ada 3 persoalan terkait rencana ini yang perlu menjadi perhatian. Pertama, pemahaman Pangan sebagai unsur penting membangun ketahanan nasional bukan berarti sektor ini harus dipegang Kementerian Pertahanan.

"Ada beberapa sektor penting untuk membanguan ketahanan nasional, kan tidak berarti Kemhan mengurusi semua hal. Kementerian pertanian, Bulog, Badan Ketahan Pangan yang selama ini mengurusi soal Pangan, harus dilihat sebagai satu kesatuan usaha membangun ketahanan nasional. Kemhan saya lihat sudah punya beban dan tanggung jawab yang besar terkait ketahanan nasional melalui kekuatan TNI dengan ketiga matranya,” jelasnya.

Persoalan kedua, kebutuhan anggaran yang sangat besar berdasar keterangan Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono yang menyebut perlu biaya 68 triliun rupiah untuk kembangkan lumbung Pangan. Katanya biaya ini akan didapat dari pengajuan kredit ke Bank Indonesia dalam bentuk penerbitan obligasi.

"Yang jadi soal saat ini pemerintah sedang minim pemasukan, sementara kondisi ekonomi ke depan masih belum menentu. Opsi hutang akan semakin menambah beban hutang yang sudah membengkak. Mestinya pemerintah sedapat mungkin menekan pengeluaran hanya untuk kegiatan yang penting dan mendesak,” katanya.

Persoalan yang ketiga, soal komoditas singkong yang akan dikembangkan di lahan yang sedang disiapkan seluas 30 ribu hektar di di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah.

"Saya kira lebih tepat jika Pemerintah saat ini menolong terlebih dulu para petani singkong. Berkali-kali petani alami anjloknya harga, seperti di bulan Juni kemarin harga 1 kg hanya 900 rupiah. Lebih baik pemerintah membuat pilot project industri untuk menyerap hasil panen singkong yang sudah ada, ini jelas akan menolong ribuan petani kita,” ujarnya.

Anggota DPR asal Yogyakarta ini berharap Kemhan bisa menanggapi permintaan Presiden dengan bijak.

"Saya yakin korps TNI jika diberi tugas apapun atas nama kepentingan negara, pasti bersedia tanpa keluhan sedikitpun. Namun demikian, akan lebih baik jika tiap sektor yang sudah ada dapat didorong bekerja secara profesional di bidang masing-masing. Ini juga bagian dari wujud membangun ketahanan nasional,” tandasnya.[]

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Pegawai KPK Jadi ASN, ini Kritik Mardani Ali Sera untuk Jokowi

Image

Ekonomi

Tangkap Kapal Asing, Keseriusan Awasi Perairan Indonesia

Image

News

Gembong: Kalau Insentif Penggali Kubur Tidak Dibayar, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota Tidak Punya Hati

Image

News

DPR RI

Temui Dubes Singapura, Azis Syamsuddin Berharap Ada Penguatan Komunikasi dan Kerjasama Bilateral

Image

News

FOTO Eko Patrio Kunjungi Lokasi Belajar di Cengkareng

Image

News

FOTO Jelang Sidang Tahunan, MPR/DPR dan DPD Lakukan Latihan

Image

News

Reklamasi Ancol, Bapemperda DKI Jakarta Tagih Revisi Raperda yang Ditarik Anies Baswedan

Image

News

DPR RI

DPR Dorong Pemerintah Fokus Perhatikan Sektor UMKM

Image

News

DPR RI

Tim Khusus DPR-Buruh Bisa Sempurnakan RUU Cipta Kerja

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Duo F Terima Penghargaan dari Presiden, Dewan Pakar PKPI Angkat Bicara

Mereka memang menginginkannya.

Image
News

Kasus Pembunuhan Yahukimo, Ketua KPU: Peristiwa Semacam Ini Jadi Pelajaran Berharga Bagi Kita

"Kepada penyelenggara pemilu se-Indonesia saya ingin sampaikan bahwa peristiwa semacam ini jadi pelajaran berharga bagi kita," kata Arief.

Image
News

Akademisi: Lead Project RUU Ciptaker itu UMKM

Penerapan aturan yang lebih sedikit mengenai pengupahan seperti yang dicanangkan di RUU Cipta Kerja, sangat mungkin mendorong UMKM

Image
News

Uang Insentif Pengurus Jenazah Covid-19 Nunggak, Ternyata ini yang Terjadi

Dana sudah siap.

Image
News

Pegawai KPK Jadi ASN, ini Kritik Mardani Ali Sera untuk Jokowi

Pelemahan KPK.

Image
News

Soal Vaksin Merah Putih, Bamsoet: MPR Mendukung Usaha Peneliti Lokal

"MPR mendukung upaya dan usaha peneliti lokal dalam mengupayakan vaksin Merah Putih," kata Bamsoet.

Image
News

Madiun Catat Penambahan Dua Kasus Positif Covid-19

Total kasus ada 42.

Image
News

Jalankan Instruksi Ketua Umum, Cakada PDIP Siap Gotong Royong Menangkan Pilkada

Amanah itu akan dijalankan sepenuh hati.

Image
News

Zulhas Yakin Gibran Menang Pilkada Solo

"Kami meyakini perkiraan saya mungkin bisa di atas 80 persen (menang di Pilkada Solo 2020), itu perkiraan saya," kata Zulkifli Hasan.

Image
News

Didatangi KSAD, Ganjar: Kami Bicarakan Masalah Corona, Mulai dari Sosialisasi hingga Sanksi

Sanksi ini juga berkaitan dengan psikologis, harus ada deterens dan efek jeranya

terpopuler

  1. 5 Fakta Menarik Kamala Harris, Anak Imigran India-Jamaika yang Kini Dampingi Bidden di Pilpres AS

  2. Resmi Tersangka Kasus Ujaran 'IDI Kacung WHO,' Jerinx SID Ditahan Polisi

  3. Cawagub Indra Catri Tersangka, Mulyadi Memaafkan dan Mendoakan

  4. Sambil Menangis, Saksi Nie Swe Hoa Minta Jaksa Kembalikan Uang Rp 20 Miliar

  5. Pelecehan Seksual Kasat Reskrim Polres Selayar terhadap Tiga Polwan Tak Bisa Ditolerir

  6. Atalanta Memiliki Kemampuan untuk Bikin PSG Kecewa

  7. Resmi, Tottenham Boyong Hojbjerg dari Southampton

  8. Berkandang di Malang, Persipura Pilih Gajayana atau Kanjuruhan

  9. Prediksi: Kuda Hitam Atalanta Mencari Celah Raksasa Kaya PSG

  10. Dakwah sebagai Jalan Hidup

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk