breaking news: Ledakan Besar yang Telan Puluhan Nyawa di Lebanon

image
Login / Sign Up

Dua Pegawai Disdukcapil Kabupaten Cirebon Jadi Tersangka Pungli e-KTP

Deni Muhtarudin

Image

Pelayanan publik pembuatan e-KTP di pusat perbelanjaan daerah Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (27/12/2018). Kemendagri memberi waktu bagi penduduk yang sudah wajib ber-KTP untuk melakukan perekaman e -KTP paling lambat 31 Desember 2018. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Satu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan satu tenaga honorer Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon ditangkap dan menjadi tersangka kasus pungutan liar (Pungli) dalam penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi, mengungkapkan bahwa PJ yang berstatus ASN dan AS yang berstatus tenaga honorer Dukcapil Kabupaten Cirebon itu dinyatakan sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara pada Sabtu (11/7/2020) lalu.

“Setelah melalui proses penyelidikan, penyidikan dan gelar perkara, kami dapatkan dua alat bukti. Berdasarkan alat bukti inilah kami tetapkan keduanya sebagai tersangka,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Syahduddi mengatakan, PJ dan AS bersama tiga orang pegawai Disdukcapil lainnya ditangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Pemberantasan Pungli Provinsi Jawa Barat pada 24 Juni 2020 lalu.

“Mereka ditangkap saat transaksi di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Cirebon. Tim Saber Pungli Jabar yang didukung aparat Polresta Cirebon juga menyita barang bukti uang sekitar Rp15 juta,” katanya.

Syahduddi menyebutkan bahwa uang tersebut merupakan hasil Pungli dalam pembuatan e-KTP sejumlah pemohon. Menurutnya, tim juga menyita 62 keping e-KTP yang sudah jadi, delapan keping e-KTP sudah jadi yang  diproses secara luring, tiga keping e-KTP sudah jadi yang diproses secara daring dan sedikitnya 14 keping blanko e-KTP.

baca juga:

“Keduanya didakwa melanggar Pasar 95 B juncto Pasal 79 A Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan,” ujarnya.

Syahduddi menjelaskan, Pasal 95 B menyebutkan bahwa setiap pejabat dan petugas pada desa/kelurahan, kecamatan, Unit Pelaksana Tugas (UPT) Instansi Pelaksana dan Instansi Pelaksana yang memerintahkan dan/atau memfasilitasi dan/atau melakukan pungutan biaya kepada penduduk dalam pengurusan dan penerbitan Dokumen Kependudukan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 79 A dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp75 juta.

“Adapun Pasal 79A menegaskan pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya,” ungkapnya.

Syahduddi menyampaikan, tersangka AS kepada penyidik Polresta Cirebon mengakui segala yang disangkakan kepadanya. Ia juga mengaku mengetahui ketentuan dalam  pengurusan dan penerbitan e-KTP pemohon tidak dipungut biaya.

“Selanjutnya Polresta Cirebon masih terus mendalami peran tiga orang pegawai Dinas Dukcapil Kabupaten Cirebon yang tertangkap dalam OTT tersebut,” ujarnya.

Syahduddi mengatakan bahwa polisi masih terus menggali informasi dan akan meminta keterangan saksi-saksi untuk mendapatkan setidaknya dua alat bukti.

“Tersangka AS mengaku memungut Rp20 ribu tiap keping blanko KTP yang diminta operator. Setelah dua bulan berjalan, para operator pencetakan keberatan harga blanko Rp20 per keping. Harga blanko KTP itu kemudian diturunkan menjadi  Rp15 ribu setiap kepingnya,” katanya.

Dalam pemeriksaan terdahulu, lanjut Syahduddi, polisi juga telah meminta keterangan Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Cirebon berinisial SE. Menurut Syahduddi, polisi akan terus mencari bukti dan meminta keterangan saksi-saksi, termasuk SE tersebut.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Ini 5 Pejabat yang Jadi Korban Karena Membantu Pelarian Djoko Tjandra

Image

News

Ridwan Kamil Punya Banyak Sekali Kenangan Bersama Sultan Sepuh

Image

News

Sultan Sepuh Pernah Utarakan Masalah Kesehatannya ke Ridwan Kamil

Image

News

Sultan Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat Meninggal Dunia

Image

News

Mendagri Sebut Pembuatan e-KTP Kilat Djoko Thandra Termasuk Lama, Kok Bisa?

Image

News

Viral, DPRD Kota Cirebon Ralat Sumpah Setia pada NKRI Karena Terdapat Kalimat Menolak Khilafah

Image

News

DPR RI

Kepolisian Diminta Periksa Lurah Grogol Selatan Terkait e-KTP Kilat Djoko Tjandra

Image

News

DPR RI

DPR Desak Agar Pemberi Akses e-KTP Djoko Tjandra Diproses Hukum

Image

News

Anak Buah Anies Baswedan Diduga Lakukan Pungli di Pasar Johar Baru

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ngaku Anggota BNN, Lima Bandit Sekap Dua Warga di Depok

Pelaku meminta tebusan uang agar korban bisa dibebaskan.

Image
News

Ganjar Minta Kepala Daerah Tidak Tumpangi Bantuan Covid-19 untuk Pilkada

Ganjar Pranowo mengimbau para kepala daerah di Jawa Tengah tidak memanfaatkan bantuan Covid-19 untuk kepentingan politik di Pilkada

Image
News
Wabah Corona

UGM Tutup Gedung Pusat Usai Ada Tamu Positif COVID-19

Tamu tersebut datang ke UGM pada 17 Juli dan baru diketahui positif pada 28 Juli lalu.

Image
News

5 Fakta Menarik Beirut, Kota Terpadat di Lebanon hingga Dijuluki 'Paris dari Dunia Timur'

Di balik bencana tersebut, Beirut menyimpan banyak fakta menarik yang mungkin tidak diketahui banyak orang

Image
News

Dukung Gerakan Sehari Tanpa Nasi, Ganjar: Mengurangi Ketergantungan dan Mendorong Diversifikasi Pangan

Gerakan Sehari Tanpa Nasi (GSTN) yang dicanangkan oleh Wali Kota Salatiga Yulianto

Image
News

Kostratani di Sumbar Ikuti Pelatihan Eduksi dan Literasi

kegiatan ini dilakukan agar peserta lebih mengenal program yang dijalankan IPDMIP

Image
News

Sosok Cornelis Lay di Mata Ganjar Pranowo: Sahabat Sekaligus Guru Politik

"Beliau selalu mengajarkan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang nasionalis," tutur Ganjar.

Image
News

Viral Jalan Ditembok di Sragen, Begini Penyelesaiannya

Viral seorang warga nekat menutup jalan dengan membangun tembok

Image
News

Daftar 100 Negara Paling Aman dari Pandemi COVID-19, Indonesia Urutan Berapa?

Adapun peringkat tersebut dibuat oleh Deep Knowledge Group

Image
News

Tjahjo Kumolo Ungkap Pesan WhatsApp Terakhir Cornelis Lay Sebelum Wafat

"Dia orang yang konsisten dalam dunia intelektual..." tutur Tjahjo Kumolo.

terpopuler

  1. Popularitas Prabowo Subianto di Bursa Pilpres 2024 Hampir 100 Persen, Ahok Nomor 4

  2. Karangan Bunga dari Jokowi hingga Ganjar Pranowo Mulai Penuhi Rumah Duka Cornelis Lay

  3. Akhirnya, WHO Sukses Rampungkan Penyelidikan Awal Asal-Usul Corona di China

  4. Diseret ke Pidana, Kejagung Beberkan Bukti Jaksa Pinangki Terlibat Skandal Kasus Djoko Tjandra

  5. Berstatus Terpidana, Kabareskrim Tegaskan Djoko Tjandra Bisa Jadi Tersangka Lagi

  6. Gila! Food Vlogger ini Makan Bakso Kuburan Seharga Jutaan

  7. Survei Akurat Poll: Prabowo dan Susi Pudjiastuti Unggul dalam Bursa Pilpres 2024 

  8. Bareskrim Bakal Ungkap Persekongkolan Jaksa Cantik Pinangki dengan Djoko Tjandra

  9. Kisah James Maina Mwangi 'Pria Paling Stylish di Era Pandemi', Punya 160 Jas Aneka Warna

  10. Survei Akurat Poll, Kinerja Jokowi Dapat Nilai 7.07, Ma'ruf Amin 6.19

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Mendiang Ajip Rosidi, dari Sastrawan hingga Nikahi Artis Nani Wijaya