breaking news: Ledakan Besar yang Telan Puluhan Nyawa di Lebanon

image
Login / Sign Up

Aher: Alutsista Maupun Jumlah Personilnya, Saya Kira Belum Sebanding dalam Transformasi Pertahanan

Siswanto

Image

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan | AKURAT.CO/Avila Dwi Putra

AKURAT.CO, Dalam seminar secara daring yang diselenggarakan lembaga The Indonesian Democracy Initiative, Senin (13/7/2020), malam, mantan Gubernur Jawa Barat  Ahmad Heryawan menyoroti sejumlah isu strategis, di antaranya kesiapan TNI dalam transformasi pertahanan, dalam sesi diskusi.

Ahmad Heryawan mengapresiasi reformasi yang dilakukan TNI. Dia menyebutnya sebagai hal yang luar biasa. Ahmad Heryawan bercerita selama 10 tahun memimpin Jawa Barat menyaksikan bagaimana institusi militer menyesuaikan diri kembali ke barak.

Tetapi ada beberapa hal yang menurut dia mesti dibenahi ke depan dalam rangka transformasi pertahanan. Negeri sebesar Indonesia dengan penduduk terbanyak nomor empat di dunia, menurut Ahmad Heryawan, postur pertahanannya belum sebanding dengan itu semua.

"Apakah itu alutsista maupun jumlah personilnya, saya kira belum sebanding dalam transformasi pertahanan. Oleh karenanya ke depan tentu kita tidak mau berperang, tetapi mempertahankan kedaulatan negara adalah sebuah keharusan karena tanpa pertahanan yang kuat, maka meskipun orang tidak serang kita, tidak ada peperangan, tetapi tetap saja kan penyelundupan-penyelundupan yang merugikan negara terjadi. Pada saat yang sama pencurian sumber air juga terjadi," kata Ahmad Heryawan.

Dia juga menceritakan pengalaman ketika masih menjabat gubernur untuk menggambarkan kekuatan TNI dan perbandingannya dengan luas wilayah yang harus diawasi. Dia menjadi bertanya-tanya apakah personil yang ada sudah cukup jika dibandingkan dengan luas daratan dan garis pantai.

"Saya waktu masih jadi gubernur itu ada danlanal. Danlanal di Jabar itu hanya ada satu tempatnya di Bandung. Dia mengawasi perairan, mulai dari Pangandaran sampai Pelabuhan Ratu. Kemudian personilnya sangat amat sedikit, peralatannya sangat minim sekali. Saya kira, wah penyelundupan apapun yang datang ke pantai selatan Jawa Barat itu sangat mungkin terjadi," kata Ahmad Heryawan.

baca juga:

"Oleh karena itu jangan heran kalau tiba-tiba ada orang Afghanistan, orang-orang dari negara-negara bermasalah secara keamanan, itu kan mau ke Australia mereka tidak bisa. Datang ke Garut selatan, disambut oleh nelayan-nelayan Garut, disangkanya turis, padahal mereka adalah pengungsi dan itu nggak ketahuan sama TNI kita," Ahmad Heryawan menambahkan.

Ahmad Heryawan juga menyoroti soal kemampuan Anggaran, kemudian juga Industri pertahanan dalam negeri.

"Mengapa kita kemudian tidak masuk ke Industri ini, dengan kecerdasan anak-anak kita, anak-anak bangsa, kan sangat mungkin. Pertanyaannya apakah masih memungkinan kita mengejar mengembangkan Industri pertahanan yang kemudian menopang Industri nasional kita atau ekonomi pertahanan yang kemudian jadi penopang ekonomi nasional kita. Nah ketika ini terjadi tampaknya urusan Anggaran bisa terhandle oleh Industri pertahanan kita," kata dia.

Ahmad Heryawan juga menekankan dalam rangka meningkatkan pertahanan adalah bagaimana membangun industrialisasi sumber daya alam dari hulu sampai hilir.

Dia mengatakan puluhan tahun Indonesia merdeka, masih hobi jualan barang mentah. Sebanyak 75 persen ekspor dalam bentuk barang mentah dan tentu saja harganya murah. 

"Kita sebagai bangsa punya keinginan secara bersama-sama untuk melakukan proses industrialisasi hulu sampai hilir. Semua bahan mentah itu diolah di negeri kita. Nilai tambah pasti akan snagat kuat. Katanya, itung-itungannya nilai tambah industrialisasi dari barang hulu dijadikan barang tengah dan dijadikan barang hilir, baru kemudian diekspor ke luar bisa ribuan kali lipat nilai tambahnya. Nampaknya nasionalisme kita harus ke sana dalam rangka transformasi pertahanan kita," katanya.

Evan A. Laksmana dari Centre for Strategic and International Studies memberikan penjelasan panjang lebar soal itu. 

Di antaranya soal Industri pertahanan dan apakah bisa menolong Anggaran nasional. 

"Yang jadi masalah buat saya adalah karena Industri pertahanan itu sebagai Industri kan juga harus investasi, Untuk mesin, untuk SDM, tetapi kalau usernya itu tidak membeli dengan waktu dan jumlah yang pas dan nggak match dengan investasi mereka itu yang kita akhirnya suka bingung sendiri," kata Evan. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

OJK Tegaskan Masa Survival Telah Terlewati

Image

News

Ngaku Anggota BNN, Lima Bandit Sekap Dua Warga di Depok

Image

News

DPR RI

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Rendah, Tim Pengawas DPR Singgung Kerumitan Birokrasi

Image

Ekonomi

Menperin Sebut Usulan Fasilitas Keringanan Biaya Listrik Industri Telah Disetujui

Image

Ekonomi

Puji Kinerja Industri Mobil Listrik Cina, Elon Musk: Mereka Tidak Cepat Berpuas Diri Seperti AS

Image

Ekonomi

FOTO Subsidi Listrik Diproyeksi Bengkak hingga Rp62,93 Triliun

Image

Ekonomi

Kinerja Industri Kosmetik Dipercantik Lewat Optimalkan Bahan Baku Domestik

Image

Ekonomi

Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Industri Wisata Terbaik Dunia

Image

News

Bunuh Ayah Kandung, Pelaku Saat Diperiksa Polisi Malah Tertawa-tawa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Jokowi Ingin Dua Poin Ini Terpenuhi Saat Pelaksanaan Pilkada Serentak 9 Desember

Jokowi ingin Pilkada serentak harus berjalan secara demokratis, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Image
News

Survei Terbaru Stratak Indonesia, Paslon Isdianto-Suryani Unggul di Pilkada Kepri

Peluanf calon petahana lebih besar.

Image
News

Tantangan Ekonomi Di Depan Mata, Pembahasan RUU Cipta Kerja Harus Dikebut

Hasil pembahasan Tim Tripartit sedianya bisa menjadi pijakan awal bagi DPR untuk segera membahas RUU Cipta Kerja

Image
News

Menteri ATR/BPN Bakal Minta Pemprov DKI Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Kali

Kementerian ART/BPN akan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP dan Jaksa dalam membongkar bangunan liar.

Image
News

Bambang Arianto Diduga Sasar Alumni UGM, Ganjar: Kalau Mencoreng Nama Baik Ya Kita Harus Bersikap

Bambang sendiri diketahui juga merupakan lulusan UGM

Image
News

Jangan Salah Kaprah! Thermogun Tidak Bikin Otak Rusak, Begini Penjelasan Dokter Reisa

Reisa menuturkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan penggunaan thermogun.

Image
News

Ngaku Anggota BNN, Lima Bandit Sekap Dua Warga di Depok

Pelaku meminta tebusan uang agar korban bisa dibebaskan.

Image
News

Ganjar Minta Kepala Daerah Tidak Tumpangi Bantuan Covid-19 untuk Pilkada

Ganjar Pranowo mengimbau para kepala daerah di Jawa Tengah tidak memanfaatkan bantuan Covid-19 untuk kepentingan politik di Pilkada

Image
News
Wabah Corona

UGM Tutup Gedung Pusat Usai Ada Tamu Positif COVID-19

Tamu tersebut datang ke UGM pada 17 Juli dan baru diketahui positif pada 28 Juli lalu.

Image
News

5 Fakta Menarik Beirut, Kota Terpadat di Lebanon hingga Dijuluki 'Paris dari Dunia Timur'

Di balik bencana tersebut, Beirut menyimpan banyak fakta menarik yang mungkin tidak diketahui banyak orang

terpopuler

  1. Karangan Bunga dari Jokowi hingga Ganjar Pranowo Mulai Penuhi Rumah Duka Cornelis Lay

  2. Diseret ke Pidana, Kejagung Beberkan Bukti Jaksa Pinangki Terlibat Skandal Kasus Djoko Tjandra

  3. Popularitas Prabowo Subianto di Bursa Pilpres 2024 Hampir 100 Persen, Ahok Nomor 4

  4. Akhirnya, WHO Sukses Rampungkan Penyelidikan Awal Asal-Usul Corona di China

  5. Berstatus Terpidana, Kabareskrim Tegaskan Djoko Tjandra Bisa Jadi Tersangka Lagi

  6. Gila! Food Vlogger ini Makan Bakso Kuburan Seharga Jutaan

  7. Survei Akurat Poll: Prabowo dan Susi Pudjiastuti Unggul dalam Bursa Pilpres 2024 

  8. Bareskrim Bakal Ungkap Persekongkolan Jaksa Cantik Pinangki dengan Djoko Tjandra

  9. Kisah James Maina Mwangi 'Pria Paling Stylish di Era Pandemi', Punya 160 Jas Aneka Warna

  10. Tengku Zul ke Sri Mulyani: Mau Nanya Jeng, Ekonomi Indonesia Meroket atau Resesi?

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Mendiang Ajip Rosidi, dari Sastrawan hingga Nikahi Artis Nani Wijaya