image
Login / Sign Up

Sidang Putusan PKPU Ditunda Lagi, Pihak KCN Kecewa

Yudi Permana

Image

Ilustrasi | AKURAT.CO/Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Majelis Hakim Pengadilan Niaga kembali menunda Sidang dengan agenda putusan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap PT Karya Citra Nusantara (KCN) pada Senin, (13/7/2020).

Selanjutnya, Sidang dijadwalkan digelar pekan depan Senin, (20/7/2020). Sidang keputusan PKPU dihadiri oleh Pengurus PKPU Patra M Zen, Direktur Utama KCN Widodo Setiadi didampingi Kuasa Hukum KCN Agus Trianto.

Sidang diketuai oleh Hakim Robert, Hakim Anggota Desbenneri Sinaga dan Hakim Anggota Dulhusin. Alasan hakim menunda Sidang putusan PKPU, karena Pengurus PKPU belum menerima surat perjanjian perdamaian yang sudah disepakati antara KCN dan kreditur.

baca juga:

Memang, KCN selaku debitur belum memberikan surat perjanjian perdamaian kepada Pengurus PKPU dan hakim pengawas.

"Harusnya perjanjian itu diserahkan kepada pengurus. Jadi, perjanjian itu serahkan ke pengurus, baru pengurus menyerahkan kepada hakim pengawas. Hakim pengawas yang meneruskan ke kita (majelis hakim)," kata Hakim Robert di PN Jakarta Pusat.

Oleh karena itu, Robert bingung apa yang mau diputus karena surat perjanjian perdamaian belum diserahkan kepada Pengurus PKPU, hakim pengawas dan panitera untuk dipelajari majelis hakim. Sebab, perjanjian perdamaian ini akan dituangkan dalam putusan.

"Sekarang yang diputus apanya? Perjanjian kita tanya-tanya tidak ada, kita tanya hakim pengawas, tidak ada. Kita tanya panitera, tidak ada belum diserahkan. Yang mau kami putus itu apa? Kami kan mau lihat dulu perjanjianmu, beralasan tidak ini perjanjian," ujarnya.

Menurut dia, karena perjanjian belum bisa dibaca dan dilihat. Maka, majelis hakim perpanjang lagi selama tujuh hari. Namun, majelis hakim memerintahkan kepada Pengurus PKPU supaya buat rapat lagi dengan para pihak untuk membahas perjanjian perdamaian.

"Hakim memerintahkan pengurus untuk membuat perjanjian yang sebenarnya. Jadi mengadili memperpanjang selama tujuh hari, dan Pengurus PKPU memanggil para pihak untuk rapat," jelas dia.

Pengacara KCN, Agus Trianto mengaku bingung kenapa Sidang PKPU ini tidak beres-beres. Padahal, para kreditur 83 persen sudah menyetujui perdamaian dan telah disampaikan juga dalam persidangan oleh Pengurus PKPU hal tersebut. Tapi, kenapa masih diperpanjang lagi.

"Saya bingung justru dari pemohon yang minta supaya di PKPU si KCN. Kedua, nilai yang diputuskan itu majelis hakim sesuai dengan apa yang kami setujui juga, tapi mereka tidak mau terima. Jadi mereka mintanya apa? Semua sudah legal diketahui oleh hakim pengawas, dilaksanakan ada pengurus dan disaksikan hakim pengawas, itu sudah dilaporkan semua. Terus 83 persen menyetujui perdamaian, hanya pemohon saja yang tidak mau ini," kata Agus.

Namun, Agus akan melakukan koordinasi dengan Pengurus PKPU secepat mungkin dalam tempo tujuh hari masa perpanjangan untuk membahas rapat membuat surat perjanjian perdamaian. Padahal, kata dia, KCN posisi sebagai debitur sehingga menunggu.

"Kok jadi kami yang dibilang terlalu aktif atau pengurusnya yang tidak aktif. Jadi saya mau ngomong nih kepada pengurus kapan kita rapat, kapan pelaksanaan penandatanganan perjanjian perdamaian. Kita akan segera laporkan kepada hakim pengawas supaya hakim pengawas langsung segera melaporkan kepada hakim pemutus," ujarnya.

Sementara Direktur Utama PT KCN, Widodo Setiadi juga heran kenapa Sidang PKPU ini tidak selesai. Padahal, voting para kreditur mayoritas setuju dengan perdamaian sehingga tinggal melaksanakan dari hasil voting tersebut.

"Kalau secara logika, hari ini kumpul semua ya tinggal suruh teken aja, selesai. Kalau orang bisnis kan begitu," kata Widodo.

Dengan begitu, Widodo berharap setelah diperpanjang lagi penundaan Sidang putusan PKPU selama tujuh hari ini bisa segera selesai. Karena, kata dia, adanya proses hukum ini membuat proyek-proyek yang sedang dijalani oleh KCN menjadi terhenti.

"Pasti. Karena kalau kita mau deal dengan klien mana pun, kan harus persetujuan pengurus. Kan dibawah pengawasan peradilan. Jadi kita gak punya keleluasaan untuk negosiasi bisnis. Jadi harusnya selesai. Saya tidak ngerti proses hukum, tapi yang sudah-sudah minta restruktur saja bisa selesai apalagi yang mau bayar tunai. Logikanya harusnya udah selesai dan cepat. Kalau gak selesai, saya gak ngerti kenapa," tandasnya.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Jadi Terdakwa Kasus Jual-Beli HP Ilegal, Putra Siregar Titipkan Uang Setengah Miliar ke Negara

Image

News

FOTO Jelang Pidato Presiden, MPR Gelar Latihan Sidang Tahunan

Image

News

KLHK: PT AER dan PT ABP Siap Disidang Di Pengadilan Kasus Kebakaran Hutan

Image

Hiburan

Sidang Narkoba Lucinta Luna Ditunda Imbas Staf Pengadilan Terpapar COVID-19

Image

Hiburan

Anak Jadi Alasan Rachel Maryam-Edwin Aprihandono Sahkan Pernikahan Secara Hukum

Image

Hiburan

Demi Anak, Rachel Maryam Resmikan Pernikahan Secara Negara

Image

Hiburan

Sedang Hamil, Rachel Maryam Tak Hadiri Sidang Isbat Nikah

Image

Ekonomi

Perusahaan MNC Group Digosipkan Pailit, Begini Kata Global Mediacom

Image

News

Sidang KIP, Kuasa Hukum Bumigas Sebut Bukti Kementerian ESDM Tak Nyambung

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kasus Pembunuhan Yahukimo, Ketua KPU: Peristiwa Semacam Ini Jadi Pelajaran Berharga Bagi Kita

"Kepada penyelenggara pemilu se-Indonesia saya ingin sampaikan bahwa peristiwa semacam ini jadi pelajaran berharga bagi kita," kata Arief.

Image
News

Akademisi: Lead Project RUU Ciptaker itu UMKM

Penerapan aturan yang lebih sedikit mengenai pengupahan seperti yang dicanangkan di RUU Cipta Kerja, sangat mungkin mendorong UMKM

Image
News

Uang Insentif Pengurus Jenazah Covid-19 Nunggak, Ternyata ini yang Terjadi

Dana sudah siap.

Image
News

Pegawai KPK Jadi ASN, ini Kritik Mardani Ali Sera untuk Jokowi

Pelemahan KPK.

Image
News

Soal Vaksin Merah Putih, Bamsoet: MPR Mendukung Usaha Peneliti Lokal

"MPR mendukung upaya dan usaha peneliti lokal dalam mengupayakan vaksin Merah Putih," kata Bamsoet.

Image
News

Madiun Catat Penambahan Dua Kasus Positif Covid-19

Total kasus ada 42.

Image
News

Jalankan Instruksi Ketua Umum, Cakada PDIP Siap Gotong Royong Menangkan Pilkada

Amanah itu akan dijalankan sepenuh hati.

Image
News

Zulhas Yakin Gibran Menang Pilkada Solo

"Kami meyakini perkiraan saya mungkin bisa di atas 80 persen (menang di Pilkada Solo 2020), itu perkiraan saya," kata Zulkifli Hasan.

Image
News

Didatangi KSAD, Ganjar: Kami Bicarakan Masalah Corona, Mulai dari Sosialisasi hingga Sanksi

Sanksi ini juga berkaitan dengan psikologis, harus ada deterens dan efek jeranya

Image
News

Jenderal Andika Perkasa Temui Ganjar Pranowo Koordinasi Penanganan COVID-19

terpopuler

  1. 5 Fakta Menarik Kamala Harris, Anak Imigran India-Jamaika yang Kini Dampingi Bidden di Pilpres AS

  2. Cawagub Indra Catri Tersangka, Mulyadi Memaafkan dan Mendoakan

  3. Resmi Tersangka Kasus Ujaran 'IDI Kacung WHO,' Jerinx SID Ditahan Polisi

  4. Sambil Menangis, Saksi Nie Swe Hoa Minta Jaksa Kembalikan Uang Rp 20 Miliar

  5. Pelecehan Seksual Kasat Reskrim Polres Selayar terhadap Tiga Polwan Tak Bisa Ditolerir

  6. Atalanta Memiliki Kemampuan untuk Bikin PSG Kecewa

  7. Resmi, Tottenham Boyong Hojbjerg dari Southampton

  8. Prediksi: Kuda Hitam Atalanta Mencari Celah Raksasa Kaya PSG

  9. Dakwah sebagai Jalan Hidup

  10. Berkandang di Malang, Persipura Pilih Gajayana atau Kanjuruhan

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk