image
Login / Sign Up

Cerita Seputar Pembobolan Data Rahasia Denny Siregar: Gengsi Banget Cuma Ditransfer 5 Juta

Siswanto

Image

Pemerhati politik Denny Siregar | Screenshot/instagram/dennysirregar

AKURAT.CO, Semenjak kasus pembobolan Data pribadi pengguna Telkomsel -- pegiat media sosial Denny Siregar -- terus menerus di-blow up ke publik, akun Twitter  @opposite6891 ditutup pemiliknya, mungkin bermaksud untuk menghilangkan jejak.

Akun @opposite6891 merupakan yang pertamakali menyebarkan Data pribadi Denny Siregar ke linimasa dan berhasil membikin gempar dalam sepekan terakhir.

Denny Siregar bukanlah sembarangan pengguna media sosial. Dia punya pengaruh dan opininya sering memancing perhatian. Salah satu buktinya, keluhannya soal Data Bocor langsung mendapatkan tanggapan dari Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. Johnny pun segera meminta Telkomsel melakukan investigasi internal untuk memastikan kasus tersebut.  

baca juga:

Telkomsel pun bergerak. Kemudian mereka mengajukan laporan resmi kepada Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri pada Rabu (8/7/2020). Operator ini siap bekerjasama dengan kepolisian untuk mengungkap kasus pencurian Data pribadi itu.

Kasus tersebut juga bergulir menjadi isu politik. Kasus ini mengingatkan pada RUU Perlindungan Data Pribadi yang sampai sekarang belum disahkan DPR. 

Denny Siregar didampingi lawyer Muannas Alaidid (politikus Partai Solidaritas Indonesia) juga membawa kasus pencurian Data pribadi tersebut ke Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Tak butuh waktu lama, polisi menangkap pelakunya. Pelakunya tak lain pegawai outsourcing Grapari Telkomsel di Surabaya, Jawa Timur, berinisial FPH (27). Dia berasal dari Desa Kalipare, Kecamatan Kalipoare, Kabupaten Malang.

Diam-diam ambil Data

Dalam konferensi pers di Bareskrim Polri usai penangkapan FPH, Kepala Sub Direktur I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Komisaris Besar Reinhard Hutagaol menjelaskan bagaimana FPH bekerja.

Dia secara diam-diam menyedot Data pribadi Denny Siregar dari database Telkomsel. Selanjutnya, Data dikirimkan ke akun Twitter @opposite6890. Setelah itu @opposite6890 memposting di akunnya.

"Karena Data itu ada di sistem, jadi tidak bisa di-copy paste sehingga pelaku meng-capture dan mengirimkan ke akun @opposite6890 lewat DM (direct message) di Twitter," kata Reinhard.

Tersangka FPH bukanlah bagian dari tim akun @opposite6890. Kepada polisi, FPH mengatakan melakukan semua itu karena simpati dengan akun @opposite6890 dan tidak menyukai postingan Denny Siregar selama ini.

Dari FPH, tim penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa satu KTP, satu ponsel, satu komputer, dan satu unit simcard Telkomsel.

Atas perbuatannya, FPH dijerat Pasal 46 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) jo Pasal 30 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) dan/atau Pasal 48 ayat (1), (2), dan (3) jo Pasal 32 ayat (1), (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Kemudian ditambah Pasal 50 jo Pasal 22 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan/atau Pasal 362 KUHP dan/atau Pasal 95 A Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan. Ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan atau denda paling banyak Rp10 miliar.

Setelah kasus pencurian Data terungkap dan pelakunya ditangani polisi, melalui akun Twitter @Dennysiregar7, Denny Siregar menulis: "Kangen ma  @opposite6891."

Transfer Rp5 juta

Tetapi rupanya kasus itu masih memunculkan kejutan baru. Nama seorang tokoh agama mendadak disebut-sebut. Dia diduga menransfer uang Rp5 juta kepada pemilik akun @opposite6891.

Lewat akun Twitter, Denny mengejek tokoh agama tersebut. "Si "Babeh" gemeteran waktu dituding diduga terlibat di acara  @tvOneNews," kata Denny.

Denny juga menilai dia pelit dengan hanya membayar Rp5 juta. "Gua gengsi banget cuman ditransfer 5 juta terus disuruh kabur ke Belgia. Pelit amat."

"Hacker dibayar 5 juta itu mungkin masih outsourcing," kata Denny di lain waktu.

Pengacara Denny, Muannas Alaidid, menambahkan jika dalam proses hukum nanti pemilik akun @Opposite6891 mengakui menerima transferan duit Rp5 juta itu, tokoh agama tersebut bisa kena tindak pidana.

"Kalau si pemilik akun opposite tertangkap dia bilang uang yang dia terima dipakai dan ada hubungan dengan tindak pidana yang terjadi soal bocornya Data, anda kena turut serta ‘pembantuan’, dan lagian kalo mau bantu gede amat sampai 5 juta? jangan-jangan rutin tiap bulan?" kata Muannas melalui @muannas_alaidid.

"Istri bukan, sodara bukan, anak bukan, pokoknya bukan keluarganya dan kagak kenal tapi bantu cuma-cuma tanpa ada hubungan kerja, 5 juta itu besar loh. Kalau mau bantu itu biasanya 50 ribu atau 100 ribu, masuk akal gak sih?" kata Muannas menanggapi alasan tokoh agama tersebut mengirimkan uang semata-mata untuk membantu kesejahteraan.

Setelah kasus terungkap, SVP Corporate Secretary Telkomsel Andi Agus Akbar memuji gerak cepat polisi. Andi memastikan tidak ada peretasan Data Telkomsel dari pihak luar, melainkan dari karyawan outsourcing Telkomsel yang kini sudah ditangkap Bareskrim Polri.

"Kami berkomitmen untuk memberikan perhatian serius untuk memastikan penanganan keluhan itu secara terbuka dan tuntas," ujarnya.

Andi menjelaskan Telkomsel akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk membantu kelancaran proses lanjutan atas laporan yang telah diajukan agar berjalan sesuai aturan yang berlaku. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

BPP Kostratani di Jombang Siap Setor Data Secara Rutin ke AWR Kementan

Image

News

Duo F Dapat Penghargaan dari Presiden, Denny Siregar Mikir Keras, Apa Jasanya?

Image

Ekonomi

BPJS Ketenagakerjaan Masih Kumpulkan Rekening Calon Penerima Subsidi Upah

Image

News

Denny Siregar Sindir Novel Baswedan Karena Sering Mengeluh ke Pemerintah

Image

Iptek

Media Sosial Tak akan Dengar Pembicaraan Pengguna, Itu Janji Google!

Image

Iptek

Intel Diretas, 20 GB Informasi Rahasia Bocor

Image

News

Pelaku Penyerangan 3 Peserta Doa Pernikahan di Solo Diburu Polisi, Denny Siregar: Jangan Kasih Kendor

Image

News

Wabah Corona

1.834 Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Kalimantan Timur

Image

News

Wabah Corona

Pasien Positif COVID-19 di Sumatera Utara Hampir Tembus 5.000 Orang

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

5 Pegawai Positif Corona, Kantor Ditjen Imigrasi Kemenkumham di Kuningan Jaksel Terpaksa Ditutup

Penutupan dalam rangka sterilisasi virus Covid-19

Image
News

Altar 89 Bagikan 12 ribu Paket Sembako Untuk Warga Pesisir di 7 Daerah Ini

Bantuan dari kami ini akan disalurkan ke seluruh Pos AL di seluruh Indonesia.

Image
News

Bongkar Pasang Aturan, PDIP Sebut Anies Tak Punya Kajian Untuk Bikin Kebijakan

Hal ini membuat kebingungan di masyarakat

Image
News

Kronologi Versi Nawawi, Mumtaz Rais Bilang 'Pahlawan Kesiangan' Saat Ribut di Pesawat

Padahal saat itu Mumtaz tengah ditenangkan rekannya dan awak kabin yang ada di lokasi

Image
News

Akademisi: Meski Diterjang Pandemi, Akselerasi Transformasi Pendidikan Harus Dilanjutkan

Maka dari itu, diperlukan perumusan kebijakan dengan mengedepankan inovasi guna mencapai kemajuan bangsa dan terciptanya Pelajar Pancasila

Image
News

Sosialisasi Laporan Utama Kostratani Dilakukan di Kabupaten Dompu, NTB

Kostratani akan menjadi pusat data dan informasi, juga sebagai pusat pengembangan, dan bisa menjadi tempat konsultasi petani

Image
News

Masih Nekat Melanggar, Warga DKI yang Tak Pakai Masker Bisa Didenda Rp500 Ribu

Harus lebih tegas.

Image
News

Nawawi Tegaskan Tidak Ada Acara 'Maaf-maafan' Pasca Ribut di Pesawat dengan Mumtaz Rais

Mumtaz lebih memilih meninggalkan Nawawi saat itu tanpa tegur sapa sedikitpun

Image
News
Wabah Corona

Selandia Baru Laporkan Tujuh Kasus Baru COVID-19

Penambahan ini terjadi setelah dilakukan perpanjangan penguncian di Auckland

Image
News

Cekcok dengan Pimpinan KPK di Pesawat, Mumtaz Rais: Gas-gasan karena Faktor Masker

"Kalau sama Pak Nawawi saya anggap sebagai abang."

terpopuler

  1. Tengku Zul Bandingkan Pendapatan Negara dengan Aset Sinar Mas Group, Netizen: Gajah Sama Semut Bos!

  2. Selain Tak Terima Ditegur Main HP di Pesawat, Putra Bungsu Amien Rais Berani Tantang Wakil Ketua KPK

  3. Jadi Idola Masa Kecil, Bek Muda Bayern Ini Tak Percaya Bakal Berhadapan dengan Lionel Messi

  4. Dicibir Dongkrak Popularitas Lewat Rizky Billar, Lesti Membantah: Sudah Ditakdirkan Allah

  5. 5 Meme Lucu Kekalahan Atletico Madrid, Liverpudlian ikut Ngakak Lebar

  6. Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

  7. Ingin Habisi Semua Anggota Keluarga, Pria India Nekat Campuri Es Krim Buatan Ibu dengan Racun Tikus

  8. Gerindra: Pidato Presiden Gambarkan Rakyat Indonesia Bisa Bangkit dari Pandemi

  9. Pelatih RB Leipzig Ungkap Pertikaiannya dengan Diego Simeone 

  10. Viral Seorang Mahasiswa Bayar UKT di Bank Pakai Uang Receh, Senilai Rp3,5 Juta!

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Merindukan Kemerdekaan Sejati

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain