image
Login / Sign Up

Heboh Label Merdeka Belajar! DPR Segera Panggil Nadiem dan Najelaa Shihab

Siswanto

Image

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim saat menjelaskan pola pendidikan nasional yang baru, Rabu (11/12/2019) | AKURAT.CO/Muslimin

AKURAT.CO, Komisi X DPR segera memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim dan pendiri sekolah Cikal Najelaa Shihab terkait paten Merdeka Belajar.

"Kami ingin mengetahui duduk perkara sebenarnya karena Merdeka Belajar merupakan label berbagai program unggulan Mendikbud Nadiem Makarim. Namun kenyataannya label ini telah dipatenkan oleh entitas swasta yang kebetulan juga bergerak di bidang pendidikan," ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda  di Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Berdasarkan informasi dari Pangkalan Data Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM, Merdeka Belajar telah terdaftar sebagai paten dari PT. Sekolah Cikal beralamat di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, per 22 Mei 2020. Pendaftaran merk Merdeka Belajar sendiri telah diajukan sejak 1 Maret 2018.

baca juga:

Dalam laman PDKI dijelaskan Merdeka Belajar terdaftar sebagai penamaan untuk bimbingan kejuruan, jasa pengajaran, hingga jasa penyelenggaraan taman belajar dan bermain.

Huda menjelaskan label Merdeka Belajar telah identik dengan berbagai kebijakan di era Mendikbud Nadiem Makarim. Bahkan kebijakan Merdeka Belajar menjadi kerangka pengembangan kebijakan pendidikan baik untuk tingkat dasar dan menengah serta perguruan tinggi.

"Kita ketahui bersama bahwa berbagai kebijakan unggulan dari Mas Menteri dilabeli dengan Merdeka Belajar di mana untuk tingkat dasar dan menengah berisi empat program, sedangkan di tingkat perguruan tinggi ada kebijakan Kampus Merdeka yang juga penerjemahan konsep Merdeka Belajar," katanya.

Huda menjelaskan agak aneh jika saat ini Merdeka Belajar menjadi merk dagang dari entitas swasta yang kebetulan bergerak di bidang pendidikan.

Menurut dia, kondisi itu bisa berdampak hukum jika pemilik paten Merdeka Belajar di kemudian hari menuntut royalti atas penggunaan Merdeka Belajar sebagai label berbagai kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Kita tidak tahu apa yang terjadi di masa depan. Bisa jadi karena perubahan pemilik perusahaan atau perubahan kebijakan perusahaan kemudian ada tuntutan kompensasi atas penggunaan istilah Merdeka Belajar oleh Kemendikbud,” kata dia.

Huda menilai ada beberapa langkah yang bisa diambil untuk menyelesaikan polemik paten Merdeka Belajar.

Pertama, Kemendikbud dan pemilik paten Merdeka Belajar membuat kesepakatan hitam di atas putih jika penggunaan merk tersebut oleh Kemendikbud tidak akan menimbulkan permasalahan hukum.

Langkah kompromi tersebut untuk menjamin jika penggunaan merk dagang swasta oleh instansi pemerintah tidak akan merugikan keuangan negara.

Kedua, pemilik paten mencabut klaim hak kekayaan intelektual atas label Merdeka Belajar. Dengan demikian paten itu bisa digunakan secara leluasa oleh umum termasuk oleh Kemendikbud.

Ketiga, Nadiem mencari alternatif lain untuk label program unggulan Kemendikbud.

"Kita ketahui bersama sebenarnya Merdeka Belajar adalah konsep pendidikan yang dulu disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara. Kalau saat ini dipatenkan oleh pihak-pihak tertentu ya lebih baik mas menteri cari merk lain untuk label kebijakannya," kata Huda. []

Editor: Siswanto

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Gembong: Kalau Insentif Penggali Kubur Tidak Dibayar, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota Tidak Punya Hati

Image

News

FOTO Eko Patrio Kunjungi Lokasi Belajar di Cengkareng

Image

News

FOTO Jelang Sidang Tahunan, MPR/DPR dan DPD Lakukan Latihan

Image

News

Reklamasi Ancol, Bapemperda DKI Jakarta Tagih Revisi Raperda yang Ditarik Anies Baswedan

Image

Olahraga

Arema FC

Inisiatif, DPRD Malang Nyatakan 11 Agustus Sebagai Arema Day

Image

News

FOTO Forum Legislasi DPR Bahas RUU Penyiaran

Image

News

Perubahan UU KPK, Novel Baswedan: Rezim Narasikan Penguatan, Padahal Melemahkan

Image

Ekonomi

Komisi XI: Fungsi Perbankan Belum Maksimal terhadap Petani

Image

News

Presiden Akan Berikan Bintang Tanda Jasa, Ini Kata Fahri Hamzah

komentar

Image

1 komentar

Image
Emma Yunita

izin share ya admin :) segera bergabung bersama kami, dan raih berbagai macam promonya, langsung saja daftar Di ninjajadul.com

terkini

Image
News

Kasus Pembunuhan Yahukimo, Ketua KPU: Peristiwa Semacam Ini Jadi Pelajaran Berharga Bagi Kita

"Kepada penyelenggara pemilu se-Indonesia saya ingin sampaikan bahwa peristiwa semacam ini jadi pelajaran berharga bagi kita," kata Arief.

Image
News

Akademisi: Lead Project RUU Ciptaker itu UMKM

Penerapan aturan yang lebih sedikit mengenai pengupahan seperti yang dicanangkan di RUU Cipta Kerja, sangat mungkin mendorong UMKM

Image
News

Uang Insentif Pengurus Jenazah Covid-19 Nunggak, Ternyata ini yang Terjadi

Dana sudah siap.

Image
News

Pegawai KPK Jadi ASN, ini Kritik Mardani Ali Sera untuk Jokowi

Pelemahan KPK.

Image
News

Soal Vaksin Merah Putih, Bamsoet: MPR Mendukung Usaha Peneliti Lokal

"MPR mendukung upaya dan usaha peneliti lokal dalam mengupayakan vaksin Merah Putih," kata Bamsoet.

Image
News

Madiun Catat Penambahan Dua Kasus Positif Covid-19

Total kasus ada 42.

Image
News

Jalankan Instruksi Ketua Umum, Cakada PDIP Siap Gotong Royong Menangkan Pilkada

Amanah itu akan dijalankan sepenuh hati.

Image
News

Zulhas Yakin Gibran Menang Pilkada Solo

"Kami meyakini perkiraan saya mungkin bisa di atas 80 persen (menang di Pilkada Solo 2020), itu perkiraan saya," kata Zulkifli Hasan.

Image
News

Didatangi KSAD, Ganjar: Kami Bicarakan Masalah Corona, Mulai dari Sosialisasi hingga Sanksi

Sanksi ini juga berkaitan dengan psikologis, harus ada deterens dan efek jeranya

Image
News

Jenderal Andika Perkasa Temui Ganjar Pranowo Koordinasi Penanganan COVID-19

terpopuler

  1. 5 Fakta Menarik Kamala Harris, Anak Imigran India-Jamaika yang Kini Dampingi Bidden di Pilpres AS

  2. Cawagub Indra Catri Tersangka, Mulyadi Memaafkan dan Mendoakan

  3. Resmi Tersangka Kasus Ujaran 'IDI Kacung WHO,' Jerinx SID Ditahan Polisi

  4. Sambil Menangis, Saksi Nie Swe Hoa Minta Jaksa Kembalikan Uang Rp 20 Miliar

  5. Pelecehan Seksual Kasat Reskrim Polres Selayar terhadap Tiga Polwan Tak Bisa Ditolerir

  6. Atalanta Memiliki Kemampuan untuk Bikin PSG Kecewa

  7. Resmi, Tottenham Boyong Hojbjerg dari Southampton

  8. Prediksi: Kuda Hitam Atalanta Mencari Celah Raksasa Kaya PSG

  9. Dakwah sebagai Jalan Hidup

  10. Jika Sancho Lepas, MU Disebut Alihkan Target ke Dembele

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Made Saihu

Dakwah sebagai Jalan Hidup

Image
DR. ABDUL MUID N., MA

Menimbang Qiraa’ah Mubadalah untuk Kesetaraan Gender

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Wawancara

Image
Video

VIDEO Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan | Siapkan 250 Juta Vaksin Covid-19 Dalam Setahun

Image
News

Menristek Bambang Brodjonegoro Buka Bukaan Siapkan 250 Juta Vaksin, Bisa Digunakan Pertengahan 2021

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Sosok

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk