image
Login / Sign Up

Dua Mantan Jenderal Polisi Terlibat Kasus Maria Pauline, Begini Tanggapan Kabareskrim

Yudi Permana

Image

Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan mengenai tersangka kasus pembobolan Bank Negara Indonesia (BNI) Maria Pauline Lumowa di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2020). Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Direksus) Bareskrim Polri menjerat tersangka Maria Pauline Lumowa dengan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus pembobolan Bank Negara Indonesia (BNI) sebesar Rp1,7 triliun. Tersangka Maria Pauline Lumowa dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana penjara maksimal seumur hidup. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kabareskrim Polri, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyebut tidak masalah dengan catatan buruk kasus pembobolan BNI tersangka Maria Pauline Lumowa, yang pada waktu dulu pernah melibatkan mantan dua pensiunan jenderal polisi dalam kasus tersebut. 

Listyo berjanji akan melakukan proses hukum terhadap tersangka Maria Pauline secara profesional hingga dilimpahkan ke pengadilan untuk menjalani persidangan.                 

"Saya kira tidak ada masalah, jadi kita akan melaksanakan pemeriksaan secara profesional," kata Komjen Listyo dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2020).                

baca juga:

Jenderal polisi bintang tiga ini mengatakan akan menyampaikan ke publik terkait perkembangan pemeriksaan terhadap buronan 17 tahun yang lalu itu.         

"Dan nanti secara rutin akan di rilis kepada rekan-rekan untuk transparansi," ujar Listyo.                   

Bahkan Kabareskrim meyakini proses hukum akan tetap bisa berjalan hingga dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) untuk di sidangkan di pengadilan. Hal itu berdasarkan harapan semua pihak yang telah melakukan penangkapan.           

"Tentunya saya yakin bahwa proses hukum ini bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan," ucap Listyo. 

Diketahui penangkapan Maria Pauline mengingatkan publik soal keterlibatan Adrian Herling Waworuntu dan 2 nama pensiunan jenderal polisi yang juga terlibat penyuapan.  Dua jenderal polisi yang sampai akhirnya divonis bersalah oleh pengadilan.             

Dua pensiunan jenderal polisi, yaitu Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri (2004-2005) Komjen Pol (Purn) Suyitno Landung dan Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol (Purn) Samuel Ismoko.              

Maria Pauline bersama Adrian ditetapkan menjadi tersangka oleh Bareskrim Mabes Polri berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) No. Pol: 86/X/2003/Dit II Eksus tertanggal 7 Oktober 2003. Sprindik itu ditandatangani Samuel Ismoko dengan Kabareskrim dijabat Suyitno Landung.                 

Keduanya diduga melakukan korupsi, pencucian uang, perbankan, penipuan, dan pemalsuan dengan pembobolan bank BNI Cabang Kebayoran Baru senilai Rp1,7 triliun melalui Letter of Credit (L/C) fiktif.

Kemudian Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 30 Maret 2005 silam memvonis Adrian dengan hukuman seumur hidup. Adrian juga dijatuhi pidana denda Rp1 miliar subsider 1 tahun penjara, dan pidana tambahan membayar uang pengganti Rp 300 miliar.                    

Pada 10 Oktober 2006, purnawirawan jenderal polisi Suyitno Landung yang divonis bersalah, dipenjara selama 1 tahun 6 bulan dan pidana denda Rp50 juta subsider 6 bulan kurungan.                   

Suyitno Landung dinyatakan terbukti menerima suap berupa mobil Nissan X-Trail.               

Sebelumnya, Samuel Ismoko yang merupakan pensiunan jenderal polisi ini pada 26 September 2006 divonis 1 tahun 8 bulan dengan denda Rp50 juta subsider 1 bulan kurungan.          

Samuel dinyatakan terbukti menerima suap berupa travel cek Rp 200 juta dari BNI dan travel cek Rp50 juta dari atasannya.

Selain Adrian dan Maria, ada 16 orang lainnya yang terlibat, termasuk pegawai dan dua pimpinan BNI Kantor Cabang Kebayoran Baru. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Komisi III Bakal Kawal Kasus Djoko Tjandra Hingga Tuntas

Image

News

Akademisi Minta Kejaksaan Segera Eksekusi Djoko Tjandra

Image

News

HMI: Penangkapan Djoko Tjandra Jawaban dari Keraguan Publik Terhadap Institusi Polri

Image

News

Untuk Pria 68 Tahun, Djoko Tjandra Terlihat Bugar di Bareskrim Polri

Image

News

Profil Singkat Djoko Tjandra, Mal Taman Anggrek, Hotel Mulia dan Kilang Minyak Adalah Prestasinya

Image

News

Pakai Celana Pendek dan Baju Tahanan, Djoko Tjandra Tertunduk Masuk Ruang Bareskrim

Image

News

Penangkapan Djoko Tjandra Bukti Kerjasama Polisi Antar Negara Cukup Erat

Image

Ekonomi

Himbara Bereskan Restrukturisasi Kredit Rp441 Triliun

Image

News

Bareskrim Bakal Seret Tiga Bank Swasta Terkait Pembobolan BNI

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Korupsi Importasi Tekstil, Kejagung Sebut Akan Ada Tersangka Baru

Pejabat utama harus ikut bertanggung jawab.

Image
News

Hezbollah Membantah Ada di Balik Ledakan Dahsyat Beirut

Nasrallah membantah keras klaim pasukannya memiliki simpanan senjata di gudang itu yang memicu ledakan

Image
News

Duh Ditengah Pandemi Ratusan TKA Asal China Kembali Masuk ke Indonesia

Para TKA asal China kembali datang ke Indonesia untuk mengerjakan sejumlah proyek.

Image
News

Pemerintah Berikan Santunan Keluarga Rp 300 Juta Jika Tenaga Medis Covid-19 Meninggal

Santunan Rp300 juta diberikan kepada keluarga jika tenaga medis yang menangani Covid-19 meninggal dunia

Image
News

Gedung Bioskop Digital Terbesar di Taiwan Tidak Lagi Beroperasi Mulai September

Berita penutupan bioskop digital terbesar di Taiwan ini mengejutkan publik.

Image
News

Pasien Positif Covid-19 di Magetan Meninggal, Umur Baru 23 Tahun

Pasien adalah karyawan pabrik di Sidoarjo.

Image
News

Mahfud MD: Insentif Bagi Dokter & Tenaga Medis Akan Langsung Ditransfer ke Rekening Tiap Bulan

Insentif akan diberikan pemerintah kepada dokter spesialis, dokter umum dan tenaga medis.

Image
News

Yakinkan Masyarakat, Penelitian Lokal Soal Produk Rokok Alternatif Harus Digencarkan

Image
News

Aktivis Jakarta Usulkan Perluasan Lahan di Ancol Jadi Pantai Publik

Perluasan di kawasan Ancol agar digunakan untuk kepentingan publik, termasuk pantainya.

Image
News

Apes, Baru Nyalakan Mesin Motor Pria ini Langsung Diteriakin Maling, Babak Belur

Satu pelaku buron.

terpopuler

  1. Viral karena Konten Porno Connel Twins, Apa Itu Aplikasi Onlyfans?

  2. 16 Jam Diperiksa Bareskrim, Anita Kolopaking Akhirnya Dijebloskan Penjara

  3. Polisi Beberkan Peran Anita Kolopaking sebagai Penghubung Djoko Tjandra dengan Brigjen Prasetijo

  4. 3 Zodiak Karier Topcer di Bulan Agustus, Ada Zodiakmu?

  5. Mahasiswa Minta Polisi Usut Oknum Dokter yang Gunakan Gelar Palsu di RS Graha Kedoya

  6. Santunan Pemerintah ke Karyawan Swasta, Komisi IX: Pertanyaannya, Untuk Karyawan Sektor Apa Saja?

  7. Makin Romantis, 6 Potret Kedekatan Nella Kharisma dan Dory Harsa

  8. Enggan Jadi Relawan Vaksin COVID-19, Erick Thohir: Rakyat Dulu, Menteri Disuntiknya Belakangan!

  9. Ditangkap hingga Akui Perbuatannya, 5 Fakta Penting Kasus Gilang 'Bungkus'

  10. Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Cek Dulu Caranya!

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid