image
Login / Sign Up

Fokus di Wilayah Suara 10 Persen, Hasto Sebut PDIP Sedang Kerucutkan Nama Cakada

Deni Muhtarudin

Pilkada 2020

Image

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (tengah) bersama Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat (kiri), Ketua DPP PDIP Bidang Hukum Andreas Pereira (kanan) dan Wasekjen PDIP Ericko Sotarduga saat memberikan keterangan kepada wartawan mengenai Kongres V PDI di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (1/8/2019). PDI Perjuangan akan menggelar Kongres V pada 8-11 Agustus 2019 di Bali dengan tema 'Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya'. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengerucutkan nama-nama calon kepala daerah (Cakada) di wilayah yang raihan Suara partainya di bawah 10 persen.

Hasto menyampaikan, nama-nama terpilih akan segera diumumkan dalam waktu dekat ini. Menurut Hasto, pihaknya membagi Cakada yang akan diusung ke dalam tiga klaster.

Klaster pertama, Hasto menyebutkan, adalah yang bisa mengusung sendiri karena raihan Suara Partai di wilayah itu setidaknya 20 persen. Klaster kedua adalah yang raihan Suara Partai di angka 10-20 persen, dan klaster ketiga adalah yang di bawah 10 persen.

baca juga:

“Nah, sekarang yang di bawah 10 persen ini baru kami kejar. Karena untuk yang 20 persen kami sudah bisa melakukan itu," ungkapnya di sela-sela Rakor Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP di Kantor DPP, Jakarta Pusat, Sabtu (11/7/2020).

Hasto mengatakan, dari hasil pemantauan Tim Pilkada PDIP, bila dibandingkan dengan Partai politik (parpol) lain, justru progres PDIP tetap paling depan dalam menyiapkan Cakada tersebut.

Apalagi, menurut Hasto, Pilkada ini merupakan mekanisme untuk mendorong kader-kader Partai dalam menunjukkan tanggung jawabnya untuk memimpin rakyat. Pilkada juga menjadi wahana mewujudkan semangat gotong royong.

Sementara terkait apakah benar PDIP kesusahan untuk mencapai kesepakatan pengusungan Cakada di tingkat Pemilihan Gubernur (Pilgub), Hasto menjelaskan bahwa kesulitan itu tak sepenuhnya terjadi di PDIP.

Hasto mengatakan, untuk calon gubernur-wakil gubernur, pertimbangan memang lebih panjang karena menyangkut kepentingan nasional. Sebab dalam konteks konstruksi pemerintahan NKRI, gubernur adalah kepanjangan tangan presiden.

Karena itu, menurut Hasto, komunikasi politik dan upaya melihat rekam jejak seluruh calon memang harus lama. Dan proses itu dikaitkan dengan upaya mengedepankan persatuan nasional dengan spirit gotong royong.

"Maka disitu kami juga terus membangun komunikasi politik dengan Partai lain. Selain itu kita juga harus melihat faktor elektoral, faktor elektabilitas. Karena ini pemilunya rakyat," katanya.

Hasto mengakui, PDIP juga memiliki idealisme mendorong kader sendiri, namun di saat bersamaan mengakui rakyat yang akan menjadi hakim tertinggi saat pemilihan. Itu sebabnya faktor elektabilitas juga menjadi salah satu pertimbangan.

Yang jelas, Hasto menegaskan, siapapun Cakada yang akhirnya diusung, PDIP akan memastikan mereka bukan berdasar pada spirit individualisme, namun penugasan berbasis ideologi. Maka itu, seluruh calon wajib memenuhi seluruh tahapan, termasuk mengikuti sekolah Cakada.

"Seluruh calon harus memenuhi seluruh tahapan-tahapan yang dilakukan oleh Partai, termasuk sekolah para calon kepala daerah yang dilakukan oleh PDI Perjuangan," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Bappilu PDIP Bambang Wuryanto, mengatakan bahwa pihaknya berencana mulai mengumumkan daftar Cakada yang diusung di Pilkada Serentak 2020 yang kemungkinan dilaksanakan mulai 11 Juli hingga 18 Juli 2020 mendatang. Sejauh ini, ada 162 Cakada yang belum diumumkan secara resmi oleh partainya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

DKPP: Pelaksanaan Pilkada 2020 Harus Bermartabat tanpa Politik Uang

Image

News

Komisi Hukum DPR Bakal Gelar Rapat Internal Terkait Kasus Djoko Tjandra

Image

News

DPR RI

PDIP Puji Pidato Jokowi: Dia Lebih Tegas!

Image

News

Pilkada 2020

DKPP Minta Calon Petahana Tidak Gunakan Bansos Covid-19 untuk Kepentingan Kampanye

Image

News

'Move On' dari Bersatu, Mahathir Mohamad Bentuk Partai Baru Bernama Pejuang

Image

News

DPR RI

Ketua DPR Ajak Masyarakat Aktif Berpartisipasi dalam Pilkada 2020

Image

News

LIPI Sebut PDIP Berpeluang Raih Juara Umum di Pilkada 2020

Image

Ekonomi

Anggaran Pilkada Rp20 T, Rizal Ramli: Sebaiknya Dibelikan 30 Juta HP untuk Anak-anak Kurang Mampu

Image

News

PDIP Kerahkan Seluruh Sumber Daya Partai Menangkan Pilkada 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Influencer dan Artis Dukung RUU Ciptaker, PKS: Ini Pembodohan Publik

Jika tanpa data, influencer dan artis sama saja seperti buzzer

Image
News

DKPP: Pelaksanaan Pilkada 2020 Harus Bermartabat tanpa Politik Uang

Pilkada yang bermartabat ini tidak dikotori dengan politik uang, hoaks, maupun kecurangan.

Image
News

Gandeng AS, Inggris Borong 60 Juta Dosis Vaksin Corona dari Novavax

Novavax juga menambahkan bahwa pihaknya akan bermitra dengan perusahaan farmasi global

Image
News

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Presiden Jokowi memiliki kecerdasan dalam membuat langkah-langkah politik mengejutkan, yang membletot mata dan menyedot perhatian publik.

Image
News

PKS Cari Lawan Tanding Gibran Jokowi di Pilwalkot Solo

Hal ini agar Gibran tak melawan kotak kosong dalam kontestasi Pilkada tersebut

Image
News

Gunungkidul pasang 810 Titik WiFi Gratis, Targetkan 1.000 Titik Tahun Ini

"Titik-titik itu meliputi sekolah, instansi, hingga lokasi wisata."

Image
News
DPR RI

Imam Besar Istiqlal Pimpin Doa Agar Masyarakat Kuat Hadapi Pandemi Covid-19

Image
News
DPR RI

Politisi PKS ini Nilai Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi Belum Sentuh Masalah Hukum

Presiden meminta kepada seluruh rakyat untuk tidak selalu merasa paling benar.

Image
News

Polisi Buru Maling yang Kuras Isi Alfamart Jembatan Lima

Polisi memburu rampok di Alfamart, Jalan Sawah Lio, Jembatan Lima, Jakbar.

Image
News

Komisi Hukum DPR Bakal Gelar Rapat Internal Terkait Kasus Djoko Tjandra

Tak hanya masalah Djoko Tjandra, kasus buronan lain juga akan dibahas dalam rapat tersebut

terpopuler

  1. Viral Muslim Bantu Prosesi Pemakaman Tetangga Beda Agama, Warganet: Ini Indonesia

  2. Anggaran Pilkada Rp20 T, Rizal Ramli: Sebaiknya Dibelikan 30 Juta HP untuk Anak-anak Kurang Mampu

  3. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  4. Ahli Waris Gugat Dik Doank Rp5,5 Miliar Atas Kepemilikan 'Kandank Jurank Doank'

  5. Mengenal Pulau Kundur, Penghasil Durian Kelas Wahid yang Ditetapkan Zona Merah COVID-19

  6. Gaduh Beasiswa Veronica Koman, Stafsus Sri Mulyani: Penuhi Saja, Tanpa Perlu Playing Victim

  7. Video Jerinx di Tahanan Viral, Kenakan Celana Pendek dan Tangan Terborgol

  8. Efek Dahsyat Berbakti Kepada Orang Tua

  9. Hamil Barengan, 5 Potret Kompak Kakak Beradik Citra Kirana dan Erica Putri

  10. Xi Jinping Kesal Banyak Warganya Bikin Konten Buang-buang Makanan di Tengah Isu Krisis Pangan

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Tarian Sufistik Mengalun di Antara Agama

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain