image
Login / Sign Up

Akademisi: Laporan Tim Advokasi Novel Baswedan Berpotensi Hina Peradilan

Bayu Primanda

Image

Penyidik KPK Novel Baswedan saat hadir dalam persidangan lanjutan kasus penyiraman air keras terhadap dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2020). Dalam sidang ini, Novel menjadi saksi utama dengan menghadirkan kedua terdakwa Ronny Bugis dan Rakhmat Kadir yang merupakan pelaku penyiraman air keras dengan menghadrikan secara virtual. Dalam perkara ini, dua terdakwa Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis didakwa telah melakukan penganiayaan berat terhadap Novel dengan cara menyiramkan air keras. Mereka didakwa melanggar Pasal 351 atau Pasal 353 atau Pasal 355 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Langkah Tim Advokasi Novel Baswedan melaporkan mantan Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Irjen. Rudy Heriyanto ke Divisi Propam Polri dianggap sebagai bentuk upaya menghina peradilan.

Sebab, laporan tersebut dilakukan saat proses persidangan kasus Penyiraman Air Keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan itu masih berjalan.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, I Gede Pantja Astawa berpendapat, tindakan Tim Advokasi itu dapat dikategorikan intervensi terhadap peradilan.

“Proses persidangan kasus Novel masih berlangsung dan dilakukan secara terbuka untuk umum (openbaar), maka untuk menjaga keberlangsungan fair trial, segala bentuk intervensi dgn membangun public opinion lewat Laporan Tim Advokasi ke Divpropam Polri yang viral di medsos, adalah tindakan yang dilarang oleh UU dan potensial terjadinya 'contempt of court’,” kata Pantja kepada wartawan, Kamis (9/7/2020)

Diketahui, pada Selasa (7/7/2020) lalu Tim Advokasi Novel Baswedan melaporkan Rudy Heriyanto ke Divisi Propam Polri karena dinilai melanggar etik profesi. Rudy diduga menghilangkan barang bukti di kasus Penyiraman Air Keras.

Rudy Heriyanto yang kini menjabat sebagai Kepala Divisi Hukum Polri, merupakan bagian dari tim penyidik yang menangani perkara Penyiraman Air Keras terhadap Novel. Saat itu dia berpangkat komisaris besar (kombes) dan menduduki posisi sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Pantja juga menilai laporan Tim Advokasi Novel Baswedan merupakan laporan yang tendensius dan sulit menghindari kesan “to be a malice” terhadap terlapor. Kata dia, berangkat dari 'Integrated criminal justice system', maka perkara Penyiraman Air Keras terhadap Novel Baswedan telah melalui sejumlah tahap.

“Sebelum masuk ke tahap persidangan, sebagaimana yang kini tengah berlangsung, diawali dengan tahapan penyelidikan, bahkan sampai dibentuknya TGPF, kemudian lanjut ke penyidikan, dan setelah P 21 masuk ke tahap penuntutan sampai dengan kini masuk ke tahap persidangan,” tegas Pantja.

Jadi menurutnya, ratio legis dari semua tahapan itu mengandung arti bahwa semua bukti dinilai cukup dan lengkap atau P21 untuk diajukan ke persidangan sebagai dasar untuk mem-back up dakwaan terhadap para terdakwa.

“Lalu di mana logikanya tuduhan Tim Advokasi Novel bahwa mantan Direskrimum Polda Metro Jaya menghilangkan barang bukti?” kata Pantja.

Selain itu, menurut Pantja, seharusnya Tim Advokasi membuktikan seluruh tuduhan terhdapa Rudy di pengadilan.

“Pengadilan-lah forum yang tepat dan elegan untuk membuktikan segala tuduhan atau prejudice Tim Advokasi yang menuduh menghilangkan barang bukti, bukan dengan melapor ke Divisi Propam Polri sehingga viral di medsos,” tukasnya.

Pantja mengingatkan bahwa Laporan Tim Advokasi Novel yang tendensius serta dengan jelas dan terang-terangan menyebut nama dan jabatan Terlapor merupakan pembunuhan karakter (character assassination) dan pencemaran nama baik.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

KPK Lelang 10 Bidang Tanah Hasil Korupsi Eks Bupati Subang, Berikut Daftarnya

Image

News

Sudin KPKP Kepulauan Seribu Temukan 9 Hewan Kurban Mengandung Cacing Hati

Image

News

Alasan Otto Hasibuan Jadi Pengacara Djoko Tjandra

Image

News

Penangkapan Buron Harun Masiku Jangan Lelet seperti Djoko Tjandra

Image

News

KPK, Polri, Kejaksaan Didesak Segera Usut Dugaan Suap Skandal Pelarian Djoko Tjandra

Image

News

Firli Bahuri: Ini Momentum Sembelih Tabiat Tamak

Image

News

Novel Baswedan Ragu Dua Penyerang Dirinya Dipecat dari Kepolisian

Image

News

Bansos Diboncengi Calon Petahana, KPK Diminta Lakukan Pengawasan

Image

News

Dua Polisi Penyerang Novel akan Disidang Etik

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pepet Motor Korban, Dua Pria Ini Rampas HP

Pelaku akhirnya ditangkap di kawasan Bekasi.

Image
News

Haji di Tengah Pandemi Sukses, Arab Saudi Mulai Pertimbangkan Umrah

Pelaksanaan haji di Arab Saudi menuai banyak pujian karena sukses digelar

Image
News
DPR RI

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 Rendah, Tim Pengawas DPR Singgung Kerumitan Birokrasi

Perlu terobosan cara-cara baru yang bertumpu pada hasil sehingga mempercepat penyerapan anggaran.

Image
News

Kedua Ustaz Ini Sarankan Pemasangan Wifi di Masjid untuk Pelajar

Solusi belajar virtual.

Image
News

RUU Cipta Kerja Akan Dongkrak Kualitas Tenaga Kerja Indonesia

Budaya kerja TKI lebih produktif.

Image
News

Tambah 5 Perjalanan KA dari Gambir dan Senen, Argo Parahyangan Operasi Lagi

Sehingga pada bulan Agustus 2020, secara keseluruhan terdapat 13 KA yang beroperasi di Daop 1 Jakarta.

Image
News

Jadwal Lengkap Layanan Kereta Api Agustus 2020

KAI memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Image
News

Hari ini Pengacara Djoko Tjandra Anita Kolopaking Diperiksa Bareskrim

Diperiksa sebagai tersangka.

Image
News

Donald Trump Berikan Microsoft Waktu 45 Hari untuk Mengakuisisi TikTok

Setelah diskusi Trump dengan CEO Microsoft, Washington menyatakan Microsoft telah melanjutkan negosiasi untuk mengakuisisi TikTok.

Image
News

Cara Pemkab Bangka Tekan Angka Stunting

Stunting di Bangka turun.

terpopuler

  1. Tanggapi Berita Kontroversial Anji, Susi Pudjiastuti: Anda Sangat Tidak Bertanggung Jawab

  2. Bergelar Haji hingga Hafiz Al-Qur'an, 5 Fakta Menarik Aktor Bollywood Kader Khan

  3. Simpan Uang Perusahaan di Rekening Pribadi, Tjhin Arifin Chandra Jadi Tersangka

  4. Terlalu Perfeksionis, 4 Zodiak Ini Sulit Diajak Tinggal Bersama

  5. Ternyata, Sabu 131 Kg yang Disita Polisi Milik Seorang Wanita

  6. Viral Bandara Kualanamu Sepi dan Banyak Tenant Tutup, Warganet: Sudah Waktunya Resesi Menghampiri

  7. Dipuji Pasangan Serasi, 5 Potret Ji Chang-wook dan Kim Yoo-jung di Balik Layar yang Bikin Baper!

  8. 7 Pesona Cantik Erika Karata, Aktris Jepang yang Tengah Jadi Sorotan

  9. 5 Jajanan Pasar yang Hampir Punah, Nomor 3 Sempat Viral!

  10. Gunakan Obeng, Tiga Sekawan ini Bisa Tarik Tunai di ATM Hingga Rp10 Juta

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Image
Achsanul Qosasi

Mengukuhkan Persaudaraan Sosial

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Mendiang Ajip Rosidi, dari Sastrawan hingga Nikahi Artis Nani Wijaya