Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

MAKI: Ekstradisi Maria Pauline Cuma Buat Tutupi Malu Menkumham

Bayu Primanda

MAKI: Ekstradisi Maria Pauline Cuma Buat Tutupi Malu Menkumham

Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa berbaju tahanan oranye saat akan diekstradisi dari Serbia ke Indonesia, Rabu (8/7/2020) waktu Serbia. Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas Bank BNI Cabang Kebayoran Baru senilai Rp1,7 triliun lewat letter of credit (L/C) fiktif. | Foto Dok Humas Kemenkumham

AKURAT.CO, Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), LumowaBoyamin Saiman menilai ekstradisi tersangka pembobol Bank BNI Maria Pauline Lumowa hanya kedok untuk menutupi malu Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly atas kinerjanya selama ini.

Pasalnya, beberapa waktu lalu Dirjen Imigrasi yang berada di bawah kepemimpinan Menkumham Yasonna kecolongan setelah buron Joko Tjandra bebas keluar-masuk Indonesia tanpa terdeteksi.

"Ekstradisi Maria Pauline adalah menutupi rasa malu Menteri Yasona atas bobolnya buron Joko Tjandra, dan menghilangnya Harun Masiku hingga saat ini yang belum tertangkap," ujar Boyamin dalam keterangannya pada Kamis (9/7/2020).

Boyamin menilai ada masalah yang perlu dibenahi, dimana ektradisi Maria Pauline Lumowa menunjukkan cekal akibat DPO adalah abadi hingga tertangkap, meskipun tidak ada kabar kelanjutan proses hukum dari Kejaksaan Agung selaku penegak hukum.

"Karena senyatanya Maria Pauline Lumowa status tetap cekal sejak 2004 hingga saat ini," ujarnya.

Sementara, perlakuan terhadap Joko Tjandra terkesan berbeda. Hal ini dikarenakan nama Joko pernah dicoret dari daftar cekal, sehingga tersangka kasus Bank Bali itu bisa melenggang bebas.

"Hal ini membuktikan kesalahan penghapusan cekal pada kasus Joko S Tjandra yang pernah dihapus cekal pada tanggal 12 Mei 2020, SP 27 Juni 2020 oleh Imigrasi atas permintaan Sekretaris NCB Interpol Indonesia. Padahal tidak ada permintaan hapus oleh Kejagung yang menerbitkan DPO," tuturnya.

Boyamin menegaskan publik menuntut keseriusan pemerintah menangkap buronan lain, seperti Djoko Tjandra, Harun Masiku, Eddy Tansil hingga Honggo Wendratno. Ia pun meminta pemerintah mencabut paspor para buron dan mendesak negara lain yang memberikan paspor untuk juga mencabutnya.

"Jika buron tertangkap cukup diterbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sekali pakai untuk membawa pulang ke Indonesia," ujarnya.

Di lain pihak, Yasonna menegaskan kedatangan Djoko Tjandra tak terekam dalam data perlintasan sistem keimigrasian. Ia mengklaim bersama Kejagung tengah memburu Djoko Tjandra yang merupakan Direktur PT Era Giat Prima (EGP).

"Tentang Djoko Tjandra, Kejaksaan sedang memburu, kita bekerja sama. Kemarin ada info masuk di Indonesia, kita cek data perlintasan sama sekali enggak ada. Biar jadi penelitian selanjutnya," kata Yasonna saat memberikan keterangan pers di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (9/7/2020).

Sementara terkait Harun Masiku, Yasonna pernah menyampaikan jika saat itu terjadi perbaikan sistem keimigrasian ketika Harun Masiku tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada awal Januari 2020.[]

baca juga:

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

News

Temui Menkumham, Kabareskrim Bahas Kasus Perdagangan WNI di Luar Negeri

Image

News

MAKI Bakal Awasi Sidang Kasus Mafia Tanah di Cakung

Image

News

6 Potret Santai Menteri Yasonna Laoly di Berbagai Kegiatan, Bersepeda hingga Keliling Kebun

Image

News

Menko PMK Ungkap Makin tinggi Kasus Covid-19, Makin Tinggi Limbah Medis

Image

News

Tiga Fasilitas Menkumham Jateng Telah Diresmikan

Image

News

Korupsi Proyek Masjid Jakabaring, Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Layak Diperiksa

Image

rahmah

Hikmah

Mencaci Maki Pemerintah Bukan Jihad, Begini Menurut Habib Ahmad bin Jindan

Image

News

Perusahaan Korea Rilis Lampu Jendela Pesawat untuk Obati Kerinduan Traveler

Image

News

Istilah Bina Lingkungan dalam Kasus Bansos, KPK Minta MAKI Melapor Bukan Sekadar Asumsi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Iptek

Kominfo Apresiasi Adanya Situs TularNalar.Id Berantas Hoax

Situs TularNalar.id diinisiasi oleh MAFINDO dan Love Frankie serta didukung Google.org MAARIF Institute.

Image
Iptek

Rilis Narzo 30A, Realme Gandeng Pemain Legendaris Adakan Turnamen MLBB

Realme akhirnya resmi meluncurkan Narzo 30A berjuluk "Power Up The Game”

Image
Iptek

Singapura Andalkan Kreativitas dan Teknologi Bangkitkan Kembali Acara Bisnis

Executive Director (Conventions, Meetings & Incentive Travel), Singapore Tourism Board, Dr Edward Koh mengatakan bahwa Singapura mendorong

Image
Iptek

Gandeng Snack Video yang Kini Ilegal, Penyelenggara Turnamen MPL Bungkam

Moonton kembali menggelar turnamen esports Mobile Legends Professional League (MPL)

Image
Iptek

Mengenal Aldebaran, Bintang Paling Terang di Konstelasi Taurus yang Jadi Karakter di Ikatan Cinta

Aldebaran adalah bintang paling terang keempatbelas setelah Acrux dan terletak di konstelasi Taurus

Image
Iptek

Tetap Gahar Meski Harga Terjangkau, Ini Spesifikasi Realme Narzo 30A

Realme meluncurkan ponsel pintar Narzo 30A kelas entry-level dengan harga yang terjangkau dengan kapasitas RAM 4 GB dan 64 GB.

Image
Iptek

Siapkan Infrastruktur Multipleksing, Menkominfo Targetkan ASO Kurang Lebih 20 Bulan

Kominfo menyiapkan infrastruktur multipleksing di 22 provinsi untuk implementasi Analog Switch Off (ASO)

Image
Iptek

Palo Alto Kenalkan Platform Keamanan Siber untuk Bekerja

Palo Alto Networks meluncurkan Prisma Access 2.0 yang mendukung keamanan dalam bekerja di manapun penggunanya berada melalui platform

Image
Iptek

Platform Reseller Dusdusan Bangun Warehouse Baru Jangkau Indonesia Timur

Saat ini, ada tiga warehouse Dusdusan, berlokasi di Tangerang, Sidoarjo, dan Medan

Image
Iptek

Honda City RS Dipasarkan Tanpa Turbo di Indonesia, Ini Penjelasan Honda

Honda mengakui ada perbedaan mesin yang diusung Honda City Hatcback RS di Indonesia dengan Thailand. Perbedaan tidak adanya turbo itu

terpopuler

  1. Polisi Temukan HP Anggota KKB Ferry Ellas yang Berisi Video Baku Tembak

  2. Haji Lulung: Terima Kasih Pak Jokowi, Bangsa Ini Diselamatkan dari Bahaya Miras

  3. Teddy Syach Ungkap Kondisi Anak Usai Ditinggal 'Pergi' Rina Gunawan

  4. Ngotot Jual Saham Bir di Delta, Wagub DKI: Kalau Dilepas Kita Dapat Uang

  5. Anti Mobil Ribet? Cuma Rp75 Juta, Beli MPV ini Aja

  6. Kekeuh Ingin Cerai dari Ayus, Ririe Firdaus Tolak Tawaran Damai dari Majelis Hakim

  7. Victor Laiskodat Bertemu Jaksa Agung, Bahas Kasus Mafia Tanah Labuan Bajo?

  8. 5 Fakta Menarik Tempat Pemakaman Mewah San Diego Hills, Harga Capai Rp2 M!

  9. Harga Xiaomi Mi 10T Turun Rp600 Ribu, Berikut Spesifikasinya

  10. Warganet Unggah Pengalaman Buruk Hadapi Debt Collector dari Temannya yang Berutang

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga