image
Login / Sign Up

Mentan: Lahan Merupakan Faktor Utama Wujudkan Ketahanan Pangan

Deni Muhtarudin

Image

Petani memilah bibit padi untuk ditanam di areal persawahan di kawasan Ujung Menteng, Jakarta Timur, Kamis (7/11/2019). Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju, Syahrul Yasin Limpo menargetkan dalam 100 hari kerja akan memetakan data pertanian guna menyediakan pangan bagi 367 juta penduduk Indonesia. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Lahan disebut sebagai faktor utama dalam mewujudkan ketahanan atau swasembada Pangan nasional.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, saat mengampanyekan agar masyarakat menjaga Lahan Pertanian demi kebutuhan Pangan 267 juta rakyat Indonesia beberapa waktu lalu.

"Saya katakan bahwa Lahan merupakan faktor produksi Pertanian yang utama untuk mewujudkan ketahanan Pangan secara nasional," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Untuk itu, menurut Syahrul, pihaknya juga terlibat dalam pengawalan pengintegrasian Lahan sawah yang dilindungi untuk ditetapkan menjadi Lahan Pertanian dan Pangan Berkelanjutan (LP2B) di daam Peraturan Daerah (Perda), mulai dari tingkat RT/RW, kelurahan, kecamatan, kota, kabupaten maupun provinsi.

Pencegahan terhadap alih fungsi Lahan ternyata berdampak positif pada produktivitas Pertanian di suatu daerah. Inilah yang dialami oleh Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Melalui Perda Nomor 11 Tahun 2012 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi aktif melindungi Lahan pertaniannya. Alhasil, produktivitas padi pun tetap terjaga, bahkan terdongkrak ke urutan dua se-Jawa Timur.

"Ngawi ini sudah menyodok ke peringkat dua terkait peningkatan produksi padi di Jawa Timur. Itu luar biasa. Biasanya kita ini peringkat lima," ujar Wakil Bupati Ngawi, Ony Anwar.

baca juga:

Sejauh ini, Ony mengatakan, alih fungsi Lahan Pertanian di Ngawi relatif sangat kecil. Perubahan Lahan Pertanian itu rata-rata tidak sampai dua persen per tahun.

"Menurut report BPS terakhir, Ngawi ini paling sedikit perubahan alih fungsi lahannya. Per tahun itu enggak nyampe dua persen," katanya.

Adanya Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan itu, menurut Ony, sangat efektif dalam mencegah alih fungsi Lahan.

"Karena dalam Perda itu, terus ditambah undang-undang dan peraturan pemerintah di atasnya, bagi Bupati/Kepala Daerah yang melakukan tindakan peralihan Lahan yang tidak sesuai peruntukan itu ancamannya pidana. Oleh karenanya, kita sangat hati-hati terkait itu," ungkapnya.

Menurut data BPS, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) utama Kabupaten Ngawi berasal dari sektor Pertanian, peternakan dan perkebunan. Sektor tersebut menyumbang sekitar 34 persen dari keseluruhan PDRB.

Oleh karena itu, Ony mengatakan, agenda perlindungan Lahan Pertanian bisa disebut selaras dengan pemajuan perekonomian di Ngawi.

"Kita pengen Ngawi ini maju dan berkembang, masyarakatnya memiliki pekerjaan yang baik, tetapi tidak secara frontal mengubah peruntukan Lahan. Misalnya diubah semua jadi industri. Apalagi yang sifatnya merusak dan mengubah tatanan ekosistem lingkungan," katanya.

"Harapannya ke depan, kita punya Agrotekno Park. Tempat ini akan memfasilitasi anak-anak muda agar cinta pada Pertanian. Nanti ada riset, pengembangan dan pelatihan di situ. Lewat ini diharapkan muncul enterpreneur muda dan bisa membuka lapangan pekerjaan di bidang agrobis," ujar Ony melanjutkan.

Ony menambahkan, usaha perlindungan Lahan Pertanian di Kabupaten Ngawi itu sejalan dengan agenda Pemerintah Pusat, khususnya Kementan, yakni untuk terus menjaga Lahan Pertanian demi mewujudkan ketahanan Pangan.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

PDB Pertanian Naik, Akademisi UI Minta Pemerintah Fokus Kembangkan Sektor Pertanian

Image

Ekonomi

Kewajiban Sertifikasi ISPO Buat Petani Sawit Ketar-ketir

Image

Ekonomi

Pemerintah Perlu Pastikan Ketersediaan Beras hingga Akhir Tahun

Image

Iptek

E-Learning Pertanian Cerdas Iklim Perkuat Peran Kostratani Jateng

Image

News

Temuan Cacing Hati Pada Hewan Kurban di Gunung Kidul Sedikit

Image

Ekonomi

KKP Ungkap Pengurusan SIUP Pengolahan Ikan Kini Lebih Mudah

Image

News

Menjaga Ketahanan Pangan dari Pinggir Sungai Cisadane

Image

News

Ayo Dong Semua Ikut Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

Image

Ekonomi

PUPR Dukung Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Produksi Sagu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ekonomi DKI Kuartal II 2020 Merosot 8,22 Persen, Anies Minta Warga Patuhi 3M

Jika patuh pemulihan ekonomi bisa lebih cepat.

Image
News

Pinjaman Pemulihan Ekonomi Rp12,5 Triliun Dipakai Anies untuk Program Banjir, Ini Rinciannya

APBD anjlok karena penanganan pandemi.

Image
News

Demokrat: Pertemuan AHY dengan Puan dan Bamsoet Salah Satunya Membahas Isu Politik

Manuver AHY di tengah pandemi.

Image
News

Anies Baswedan: PMI Mendapat Tugas Ekstra Pada Masa Pademi

Anies memberikan selamat sekaligus mengapreasisi terbentuknya Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi DKI Jakarta.

Image
News

Kronologis Sepeda Motor Pengangkut Gas 3 Kg Terbakar di Jaktim

Pengendara sepeda motor pengangkut gas elpiji selamat.

Image
News

Tak Hanya Hebohkan Warga, Videotron Ungu Juga Trending di Twitter, Ada Apa Ya?

Konsep video yang belum jelas asal muasalnya ini menjadi bahan perbincangan juga para warganet.

Image
News

Diduga Stres, Pasien Covid-19 di Sumut Nekat Lompat dari Lantai 12

Padahal ruang perawatan dan fasilitas di rumah sakit terbilamg layak dan sesuai standar

Image
News

Instagrammable, Jakarta Selatan Bakal Punya Flyover Berbentuk Tapal Kuda

"Kehadiran fly over Lenteng Agung dan Tanjung Barat nantinya akan menambah keindahan di wilayah Jakarta Selatan," kata Heru.

Image
News

Besok AHY Bakal Temui Puan Maharani dan Bamsoet, Bahas Apa?

AHY menemui Puan dan Bamsoet untuk membahas persoalan bangsa.

Image
News
DPR RI

DPR: Selama 10 Tahun Terakhir, Baru 100 Daerah yang Laporkan Data Kemiskinan

Contoh di Cianjur banyak yang tidak mendapatkan bantuan padahal tidak mampu.

terpopuler

  1. Karangan Bunga dari Jokowi hingga Ganjar Pranowo Mulai Penuhi Rumah Duka Cornelis Lay

  2. Gila! Food Vlogger ini Makan Bakso Kuburan Seharga Jutaan

  3. Berstatus Terpidana, Kabareskrim Tegaskan Djoko Tjandra Bisa Jadi Tersangka Lagi

  4. Bareskrim Bakal Ungkap Persekongkolan Jaksa Cantik Pinangki dengan Djoko Tjandra

  5. Survei Akurat Poll: Prabowo dan Susi Pudjiastuti Unggul dalam Bursa Pilpres 2024 

  6. Tengku Zul ke Sri Mulyani: Mau Nanya Jeng, Ekonomi Indonesia Meroket atau Resesi?

  7. Kisah James Maina Mwangi 'Pria Paling Stylish di Era Pandemi', Punya 160 Jas Aneka Warna

  8. RR Kepret Menko PMK yang Sebut Naiknya Kemiskinan dari Besanan Keluarga Miskin

  9. Jan Samuel Maringka Dicopot dari JAM Intelijen, Ada Kaitan dengan Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki?

  10. 5 Editan Foto Kala Ronaldo-Messi Satu Tim, Netizen Dukung di Klub Beckham

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Hiburan

Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia