image
Login / Sign Up

Mantan Anggota TGPF Ingatkan Tim Hukum Novel Baswedan Tak Sembarang Menuduh

Deni Muhtarudin

Image

Anggota Pansel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji saat memberikan penjelasan kepada komisi III dalam rapat dengar pendapat di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2019). Rapat yang menghadirkan seluruh Pansel KPK ini membahas 10 calon pimpinan KPK yang telah dipilih sebelum mereka mengikuti tes uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di komisi III DPR. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Mantan anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras penyidik KPK Novel Baswedan, Indriyanto Seno Adji, mengingatkan Tim Hukum Novel Baswedan agar tidak menuduh sembarangan kepada mantan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Irjen Rudy Heriyanto atas penghilangan Barang Bukti.

Indriyanto meminta kepada semua pihak untuk bersikap bijak dan menunggu proses persidangan kasus penyiraman air keras Novel Baswedan hingga selesai.

“Penyebutan dan tuduhan secara tegas, jelas terhadap nama dan perbuatan dari Irjen Pol Rudy Heriyanto bahkan terviral melalui sarana online secara luas justru bersifat actual malice dan menimbulkan dugaan pencemaran nama baik yang dapat dituntut pidana berdasarkan UU ITE,” ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (8/7/2020).

baca juga:

Hal itu disampaikan oleh Indriyanto terkait laporan Tim Hukum Novel Baswedan terhadap Irjen Rudy Heriyanto ke Divisi Propam Polri. Menurut Tim Hukum Novel Baswedan, Rudy dinilai melanggar etik profesi karena diduga menghilangkan Barang Bukti di kasus penyiraman air keras kliennya.

Anggota Tim Hukum Novel Baswedan, Kurnia Ramadhana, dalam keterangan persnya menyebut bahwa botol dan gelas yang digunakan pelaku tidak dijadikan Barang Bukti dalam proses penanganan perkara tersebut.

Kurnia menduga, dalam perkembangan penanganan perkara tersebut ada fakta yang disembunyikan oleh kepolisian.

“Saya meragukan obyektifitas laporan Tim Advokasi (hukum Novel Baswedan) ke Propam tersebut yang bahkan terkesan subyektif,” kata Indriyanto.

Sebab, menurut Indriyanto, karena proses perkara masih berlangsung di Pengadilan, justru laporan tim advokasi menjadi tidak wajar.

“Ini yang di sisi lain mengenai obyek yang sama masih dalam proses pemeriksaan di otoritas judisial,” ujarnya.

Indriyanto juga berpendapat, laporan Tim Hukum Novel Baswesan secara substansial tidaklah benar. Indriyanto mencontohkan tudingan Tim Hukum Novel Baswesan tentang botol kosong. TGPF, menurut Indriyanto, menemukan bahwa botol itu bukan Barang Bukti, tapi digunakan untuk menampung air yang ditemukan di lantai.

“Ada BAP tentang penjelasan pengambilan Barang Bukti oleh Anggota Polres Jakut bahwa botol itu dipakai untuk menampung sisa cairan air yang ditemukan di lokasi TKP yang diduga berkaitan dengan peristiwa penyiraman,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Indriyanto, tentang sidik jari. Indriyanto mengatakan, TGPF melakukan penelitian secara detail dan memang tidak ada sidik jari di mug.

“Karena dipastikan pelaku menggunakan sarung tangan, dan lagi pula adalah sangat ceroboh sekali apabila pelaku bawa air asam sufat namun tidak menggunakan sarung tangan,” katanya.

Indriyanto menyarankan agar semua pihak bersikap bijak sambil menunggu proses judisial yang masih berlangsung di pengadilan.

“Hindari laporan yang bersifat tuduhan actual malice, antara lain termasuk dalam hal ini adalah tuduhan kepada Irjen Pol Rudy Heriyanto atas penghilangan Barang Bukti yang terkesan sengaja dilakukan untuk menutupi fakta sebenarnya,” ujarnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Perubahan UU KPK, Novel Baswedan: Rezim Narasikan Penguatan, Padahal Melemahkan

Image

News

Denny Siregar Sindir Novel Baswedan Karena Sering Mengeluh ke Pemerintah

Image

News

Novel Baswedan: Presiden Jokowi Berkontribusi Langsung dalam Pelemahan KPK

Image

News

DPR RI

Mampu Tangkap Djoko Tjandra, Mardani Berharap Polri Juga Bisa Kejar Otak Penyerangan Novel Baswedan

Image

News

Novel Baswedan Ragu Dua Penyerang Dirinya Dipecat dari Kepolisian

Image

News

Dua Polisi Penyerang Novel akan Disidang Etik

Image

News

Kasus Penyiraman Air Keras Novel, Pengamat: Polisi Sudah Bekerja Profesional

Image

News

Cacat Mata Permanen, Abraham Samad Anggap Vonis Dua Penyerang Novel Baswedan Terlalu Rendah

Image

News

Penyerang Novel Baswedan Divonis 2 Tahun Penjara, Ini Kata Wadah Pegawai KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
DPR RI

Buka Sidang Paripurna, Puan Pastikan DPR Bahas RUU Cipta Kerja Secara Cermat

Pembahasan RUU Cipta Kerja yang merupakan usulan pemerintah dilakukan secara hati-hati dan transparan.

Image
News

Dituding Dukung RUU Cipta Kerja, Ardhito Pramono Berikan Klarifikasi dan Kembalikan Honor

Ardhito Pramono minta maaf.

Image
News

Ribut dengan Anak Amien Rais di Pesawat, Polisi Belum Terima Laporan Pimpinan KPK

Pamolango Nawawi hanya lapor ke Pospol.

Image
News

Eksklusif, Fahri Hamzah Malah Sedih Usai Terima Bintang Tanda Jasa

"Perasaaanya sedih karena rupanya di situ ada pembagian kaveling kuburan," kata Fahri.

Image
News

Buka Jalan Perundingan, Afganistan Mulai Bebaskan 400 Tahanan Taliban

Taliban digulingkan dari kekuasaan di Afganistan oleh invasi yang dipimpin AS pada 2001

Image
News

Ferdinand Prihatin Munculnya Provokasi Logo HUT RI ke-75

Bisa jadi pupuk perseteruan antar umat beragama.

Image
News

Respon Cepat DPD RI Atasi Persoalan Daerah Dapat Pujian Jokowi

Ke depan akan masih banyak langkah-langkah besar yang harus diakukan.

Image
News

Waketum PAN: Keributan Mumtaz dengan Pimpinan KPK Tak Perlu Diperpanjang

Mediasi dengan Garuda.

Image
News

Mumtaz Rais Tak Terima Ditegur Main HP di Pesawat, Netizen: Udah Salah Ngajak Ribut Lagi

Kalau bersalah harus diproses hukum.

Image
News

Pesan Ma'ruf Amin di Hari Pramuka

"Selalu peduli dan siap berkorban untuk sesama."

terpopuler

  1. Viral Muslim Bantu Prosesi Pemakaman Tetangga Beda Agama, Warganet: Ini Indonesia

  2. Anggaran Pilkada Rp20 T, Rizal Ramli: Sebaiknya Dibelikan 30 Juta HP untuk Anak-anak Kurang Mampu

  3. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  4. Ahli Waris Gugat Dik Doank Rp5,5 Miliar Atas Kepemilikan 'Kandank Jurank Doank'

  5. Mengenal Pulau Kundur, Penghasil Durian Kelas Wahid yang Ditetapkan Zona Merah COVID-19

  6. Gaduh Beasiswa Veronica Koman, Stafsus Sri Mulyani: Penuhi Saja, Tanpa Perlu Playing Victim

  7. Video Jerinx di Tahanan Viral, Kenakan Celana Pendek dan Tangan Terborgol

  8. Efek Dahsyat Berbakti Kepada Orang Tua

  9. Hamil Barengan, 5 Potret Kompak Kakak Beradik Citra Kirana dan Erica Putri

  10. Xi Jinping Kesal Banyak Warganya Bikin Konten Buang-buang Makanan di Tengah Isu Krisis Pangan

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Tarian Sufistik Mengalun di Antara Agama

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain