image
Login / Sign Up

Pengamat: Putusan MA Tak Akan Pengaruhi Kedudukan Jokowi-Ma'ruf Sebagai Pemenang Pilpres 2019

Melly Kartika Adelia

Image

Pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin menyampaikan visi, misi dan gagasan di panggung debat pilpres kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). | ANTARA FOTO

AKURAT.CO, Putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan gugatan pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno Rachmawati Soekarnoputri dan kawan-kawan terhadap PKPU Nomor 5/2019 tidak memiliki implikasi yuridis apa pun terhadap kedudukan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres 2019.

Sebab, secara teknis hukum memang beda, baik dari aspek yurisdiksi kewenangan antara MA dan MK maupun fungsionalisasi serta kepentingan peradilan dalam memutus perkara itu.

"Secara konstitusional, keabsahan Presiden Jokowi telah final," kata Pakar hukum tata negara Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Fahri Bachmid dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu (8/7/2020). 

baca juga:

Maka dari itu, Fahri meminta semua pihak tenang dan tidak berpolemik atas dikabulkannya permohonan gugatan uji materi Rachmawati dkk. oleh MA tersebut.

Ia menegaskan bahwa hasil sengketa Pilpres 2019 yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) sudah final dan mengikat, serta tidak ada upaya hukum apa pun yang tersedia untuk mempersoalkannya lagi.

"Saya berpendapat persoalan ini harus kita dudukkan secara hukum agar tidak terjadi kegaduhan-kegaduhan atas tafsir serta opini yang keliru yang dikembangkan," katanya.

Produk putusan MK, lanjut dia, sudah menyelesaikan semua hal yang terkait dengan sengketa hasil Pilpres 2019.

"Kalau pada hari ini muncul putusan MA, itu tidak terkait dengan keabsahan Jokowi sebagai presiden," jelasnya. 

Menurut dia, MA memang diberi kewenangan konstitusional untuk menguji peraturan perundang-undangan di bawah undang-undang terhadap UU, kemudian putusan MA yang mengabulkan gugatan Rahmawati dkk. yang didaftarkan pada tanggal 14 Mei 2019 itu tidak termasuk kasus konkret terkait dengan sengketa hasil Pilpres 2019.

"Karena ini merupakan pengujian norma abstrak, bukan melakukan pengujian kasus konkret terkait dengan sengketa hasil Pilpres 2019. Itu merupakan hal yang biasa dalam sistem hukum nasional kita saat ini," pungkasnya. 

Diketahui, Mahkamah Agung membatalkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2019 atas gugatan sengketa pilpres yang diajukan Rachmawati Sukarnoputri dan enam orang pemohon lainnya. Putusan itu dibuat pada 28 Oktober 2019, tapi baru diunggah di situs Direktori MA pada Jumat (3/7).

Rachmawati menggugat Pasal 3 ayat (7) PKPU yang mengatur soal penetapan pemenang Pilpres. Aturan itu menyebut jika pemilu diikuti dua paslon, maka KPU menetapkan paslon yang memperoleh suara terbanyak sebagai paslon terpilih.

Aturan itu dinilai bertentangan dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang ada di atasnya. UU Pemilu mensyaratkan jika ada dua paslon, maka pemenang pilpres harus lebih dari 50 persen dari jumlah suara, dengan sedikitnya 20 persen suara di tiap provinsi yang tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Indriyanto Seno Aji: Perma No 1 Tahun 2020 Wujudkan Akselerasi Kepastian Hukum

Image

News

KPK Sambut Baik Aturan Baru MA Soal Pidana Seumur Hidup Bagi Koruptor

Image

News

MAKI Ancam Adukan Ketua PN Jaksel ke KY Jika Perkara PK Djoko Tjandra Dilanjutkan ke MA

Image

News

MA Tolak Kasasi, Terdakwa Kasus Video 'Penggal Jokowi' Bebas

Image

News

MA Bantah Djoko Tjandra Punya Hubungan Dekat dengan Hakim Agung Syarifuddin

Image

News

Diduga dari Hasil Gratifikasi, KPK Telisik Aset Kelapa Sawit Milik Nurhadi

Image

News

Sidang Putusan PKPU Ditunda Lagi, Pihak KCN Kecewa

Image

News

Kuasa Hukum: Penundaan Pengesahan Tak Ubah Hasil Voting PKPU KSP Indosurya

Image

News

KPK Periksa Enam Saksi Terkait Kasus Suap di Mahkamah Agung

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

AMPI: Hasil Pembahasan Tripartit, Kesepakatan yang Untungkan Semua Pihak

Bisa jadi solusi atas permasalahan bangsa ini.

Image
News

Bermunculan Lembaga Survei Baru di Pilkada Tangsel, Begini Tanggapan PERSEPI

Keberadaan KPK dipertanyakan.

Image
News

Ke Kamar Anak Gadis saat Semua Tertidur, yang Dilakukan Ayah Tiri ini Akhirnya Terbongkar, Memalukan

Kelakuan bejat.

Image
News

Tersangka Tjhin Arifin Chandra Mangkir Dua Kali Panggilan Polisi

Tjhin Arifin Chandra tidak mengindahkan panggilan kedua sebagai tersangka dalam kasus penggelapan dalam jabatan

Image
News

Bocah Tiga Tahun Disodomi Tetangganya di Perkebunan Kelapa Sawit

"Kasus ini terungkap ketika korban buang air besar dan kesakitan. Ketika diperiksa ayahnya, ternyata ada lecet."

Image
News

Tiga Ponpes Jadi Klaster Covid-19, Mana Saja?

Pengendalian kasus covid-19 lebih bisa terkendali.

Image
News

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Partai Emas Hadirkan Sekolah Online

Seperti sekolah pada umumnya, sekolah daring buatan Partai Emas juga menghasilkan ijazah

Image
News

Putra Mahkota Arab Saudi Dituding Coba Habisi Mantan Intelijennya

Dalam gugatan 106 halaman yang diajukan pada Kamis (6/8), Saad al-Jabri menuduh MBS mengirim pembunuh bayaran yang dikenal Pasukan Harimau.

Image
News

Jakarta Masih Bahaya Covid-19, Wagub DKI Beri Arahan ke Gugus Tugas

Jakarta masih dalam situasi berbahaya karena tingginya positivity rate melebihi batas aman WHO.

Image
News

Karyawannya Kerap Dinas Luar Kota, BPKP Minta Bantuan BIN untuk Selenggarakan Swab Test

Kepala Biro Hukum dan Komunikasi BPKP, Syaifudin Tagamal mengungkapkan rasa syukurnya mendapat bantuan dari BIN untuk pelaksanaan swab test

terpopuler

  1. 5 Orang Biasa yang Wajahnya Mirip Bintang Sepak Bola, Ada yang Dipenjara karena Ganggu Ketertiban

  2. Hasil Liga Europa: Wolves Menghadapi Sevilla di 8 Besar

  3. Kocak Abis, 5 Salah Ketik Info di Televisi ini Bikin Nggak Bisa Mingkem

  4. Rizal Ramli: Rakyat Sudah Resesi, Kalau Pejabat Mah Kebal Resesi!

  5. Siapa Bilang Meroket? Ekonomi Indonesia Sudah Alami Tren Penurunan Sejak 2018

  6. Polisi: Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Berusaha Hilangkan Jejak

  7. Jawaban 'Kocak' Kaesang Ketika Ditanya Soal Investasi Saham, Bikin Warganet Ngakak!

  8. 5 Editan Foto Keren Kala Pesepakbola jadi Superhero, Siapa yang Paling Pas?

  9. Sosok Ini yang Berperan Bikin Performa Rossi Bisa Kembali Moncer

  10. Ekonomi Indonesia Anjlok, Rustam: Paling Parah DKI Jakarta Minus 8,22 Persen

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid