image
Login / Sign Up

Kemenkes Tetapkan Tarif Tes Cepat Covid-19 Rp150 Ribu, Ombudsman: Kalau di atas Itu Sanksinya Apa?

Dedi Ermansyah

Image

Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerepan (Kiri), bersama Komisioner Ombudsman RI Alvin Lie (Kanan), saat ditemui wartawan, Rabu (28/8/2019), di Gedung Ombudsman Jakarta. | AKURAT.CO/Tria Sutrisna

AKURAT.CO, Anggota Ombudsman RI Alvin Lie menanggapi Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antibodi.

Dalam SE tersebut ditetapkan bahwa biaya rapid test tertinggi adalah Rp150 ribu.

"Kenyataannya, itu bisa ditekan menjadi Rp150 ribu," ujar Alvin di Jakarta, Selasa (7/7/2020) malam.

Alvin khawatir selama ini ada indikasi terjadinya monopoli atau oligopoli alat rapid test sehingga tarif rapid test lebih tinggi daripada yang ditetapkan Kemenkes RI.

Kekhawatiran tersebut didasarkan laporan yang dia terima di sejumlah daerah bahwa alat rapid test itu dibeli dengan harga di atas Rp200 ribu.

"Selama ini biaya rapid test itu harganya gila-gilaan karena sudah menjadi komoditas dagang, itu ada sanksinya atau tidak (kalau menetapkan tarif di atas Rp150 ribu," kata Alvin.

Alvin khawatir rumah sakit di daerah mematok biaya rapid test di atas batasan biaya yang ditetapkan Kemenkes RI karena tidak memiliki pilihan untuk membeli alat rapid test tersebut sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah.

"Belinya di tempat itu-itu saja. Yang dikhawatirkan rumah sakit tidak bisa berbuat banyak. Ketika (batasan harga) ini diturunkan, siapa yang menanggung rugi," kata Alvin.

Alvin menanyakan apakah mereka yang sudah telanjur membeli stok alat rapid test di atas batasan harga tersebut, kelebihan uangnya dapat dikembalikan?

Masalahnya, selama ini sertifikat bebas Covid-19 berdasarkan hasil rapid test telah menjadi kebutuhan masyarakat yang mau melakukan perjalanan domestik. Bahkan, sudah dijadikan persyaratan oleh kebijakan pemerintah.

Kendati hasil rapid test nonreaktif pun, kata dia, sebetulnya tidak membuktikan bahwa seorang pelancong tidak mengidap Covid-19.

"Rapid test ini hanya tes antibodi. Tidak ada gunanya untuk mencegah penularan Covid-19," kata Alvin.

Alvin meminta peninjauan ulang kebijakan pemerintah yang mengatur tentang persyaratan bepergian harus menunjukkan sertifikat bebas Covid-19 berdasarkan hasil rapid test.

Ia menyarankan sebaiknya alat rapid test, yang ada selama ini, difungsikan khusus untuk pendeteksian kasus Covid-19 di kawasan zona merah saja.

Alvin juga menyarankan alat tes cepat itu difungsikan kepada orang-orang yang benar-benar terindikasi (suspect) Covid-19 sehingga bisa lebih cepat ditangani.

"Tidak menjadi syarat administratif untuk perjalanan menggunakan pesawat, kereta, atau kapal," ujar Alvin.

Alvin berharap Kemenkes RI juga dapat menertibkan pelayanan Polymerase Chain Reaction (PCR) test atau tes usap (swab test) serta juga menetapkan batasan biayanya.

"Agar transparan karena ini sudah menjadi kebutuhan publik saat ini," kata Alvin.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Ngarep Bantuan Rp600 Ribu dari Pemerintah, Cek Dulu Caranya!

Image

Ekonomi

Stok Berlimpah, Harga Batu Bara Acuan Agustus 2020 Turun ke US$50,34 per Ton

Image

Ekonomi

Jokowi Ajak Masyarakat Belanja Produk Lokal Agar Ekonomi Tak Masuk Jurang Resesi

Image

News

Corona Belum Usai, Virus 'Tick Borne' Dikhawatirkan jadi Wabah Baru di China

Image

News

Presiden Jokowi Ajak Seluruh Kader Gerindra Lawan Dampak Pandemi Covid-19

Image

News

DPR RI

Santunan Pemerintah ke Karyawan Swasta, Komisi IX: Pertanyaannya, Untuk Karyawan Sektor Apa Saja?

Image

News

Ratusan Orang di Bandung Kena Tegur Satpol PP Akibat Tak Pakai Masker

Image

Iptek

PBB Laporkan Adanya Peningkatan Tajam Kejahatan Siber Selama Pandemi

Image

News

Bantu Siswa Belajar Online, Pemuda di Yogya Sediakan Internet Murah Cuma Rp30 Ribu Sebulan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

ARTJOG Edisi Khusus Resilience Digelar di Masa Pandemi

Publik akan diajak menyaksikan presentasi audio visual

Image
News

Update 8 Agustus: Kasus Konfirmasi COVID-19 Bertambah 2.277 Total 123.503

Jumlah isi masih kemungkinan akan terus meningkat

Image
News

Pembunuh Dua Anak Kandung Terancam Hukuman Mati

Perbuatan tersangka tergolong pembunuhan berencana.

Image
News

Corona Belum Usai, Virus 'Tick Borne' Dikhawatirkan jadi Wabah Baru di China

Duh!

Image
News

Calon Anak Tiri Dicabuli, Rencana Nikahi Ibunya Batal

Tersangka mengaku tiga kali mencabuli korban.

Image
News

6 Dievakuasi, Pencarian Korban Hanyut Terakhir di Pantai Goa Cemara Terkendala Ombak

Dari enam korban, tiga berhasil dievakuasi hari ini setelah sempat dinyatakan hilang

Image
News

Pidato Megawati di KLB Gerindra: Ayo Semangat Kepakkan Sayap Garuda Majukan Indonesia

Untuk Indonesia yang lebih berdaulat, lebih berdiri di atas kaki sendiri.

Image
News

Presiden Jokowi Ajak Seluruh Kader Gerindra Lawan Dampak Pandemi Covid-19

Hal ini penting agar masyarakat tidak masuk ke gelombang kedua pandemi yang bisa membuat ekonomi lambat bertumbuh

Image
News
DPR RI

Pembukaan Sekolah di Zona Kuning Perlu Digodok Lagi, DPR Sarankan ini

Beresiko menambah penularan covid-19.

Image
News
DPR RI

Santunan Pemerintah ke Karyawan Swasta, Komisi IX: Pertanyaannya, Untuk Karyawan Sektor Apa Saja?

Pemerintah akan memberikan santunan kepada pegawai swasta dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan.

terpopuler

  1. Kocak Abis, 5 Salah Ketik Info di Televisi ini Bikin Nggak Bisa Mingkem

  2. Polisi: Tersangka Pencemaran Nama Baik Ahok Sempat Berusaha Hilangkan Jejak

  3. Siapa Bilang Meroket? Ekonomi Indonesia Sudah Alami Tren Penurunan Sejak 2018

  4. Jawaban 'Kocak' Kaesang Ketika Ditanya Soal Investasi Saham, Bikin Warganet Ngakak!

  5. 3 Amalan yang Pahalanya Mengalir Deras Sampai Alam Kubur

  6. Bela Ibas, Hinca Bilang Begini ke PDIP

  7. Rizal Ramli: Rakyat Sudah Resesi, Kalau Pejabat Mah Kebal Resesi!

  8. Bencana Beirut: Politisi Lebanon Tuding Hizbullah Jadi 'Biang Kerok' Ledakan

  9. Viral Besan Menikah, Bagaimana Hukumnya dalam Islam? Ini Penjelasannya

  10. Arogan, Mentang-Mentang Anak Pejabat, Cewek Ini Menolak Bayar Denda Karena Tidak Pakai Masker

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Gerakan ABCD untuk Pemulihan Ekonomi

Image
UJANG KOMARUDIN

Demokrasi dalam Genggaman Oligarki

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

6 Fakta Menarik Sumber Kekayaan Jerinx SID, Bisnis Clothing hingga Brand Ambassador Berbagai Produk

Image
Ekonomi

Foto Lawas Cita-cita Masa SD Desainer Asal Medan ini Viral, Bikin Bangga!

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid