Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Sindir Anies, Ferdinand: Mengapa Reklamasi Ancol Boleh, Reklamasi Era Ahok Tidak Boleh?

Arief Munandar

Sindir Anies, Ferdinand: Mengapa Reklamasi Ancol Boleh, Reklamasi Era Ahok Tidak Boleh?

Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean | AKURAT.CO/Faqih Fathurrahman

AKURAT.CO, Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang memberi izin reklamasi seluas 155 hektare di kawasan Ancol Timur dan Ancol Barat.

Menurut Ferdinand, kebijakan yang dikeluarkan Anies seolah tidak konsisten dengan janji kampanye yang pernah dilontarkan di Pilkada DKI 2017 silam. Anies kala itu berjanji menolak reklamasi teluk Jakarta di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Nis, saranku nih, kau kan Phd, cobalah gunakan ilmu yang kau punya, jelaskan secara keilmuan mengapa reklamasi Ancol ini boleh, reklamasi era Ahok tak boleh," kicau Ferdinand menggunakan akun Twitter @FerdinandHaean3, Selasa (7/7/2020).

baca juga:

Selain itu, Ferdinand mengkritik rencana Pemprov DKI Jakarta membangun Museum Sejarah Rasullullah di atas lahan reklamasi Ancol. Dia meminta Anies tidak memanfaatkan sentimen agama untuk memuluskan rencana reklamasi itu.

"Jangan kotori agamalah untuk ini," pesan Ferdinand.

Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Betawi (Bamus Betawi) Zainuddin meminta Anies yang kini menjabat Gubernur DKI Jakarta untuk konsisten dengan janjinya saat kampanye yang kini seolah-olah terlupakan dengan dikeluarkannya izin reklamasi Ancol seluas 155 hektare.

"Saya hanya mengingatkan. Anies-Sandi miliki jargon, tolak reklamasi saat kampanye. Saya ingat betul, Anies menyampaikan 'Reklamasi tak lebih hanya membawa kemudaratan'. Kalau kata orang Betawi, ilokan ah (masa sih/takjub), eh sekarang malah dilanjutkan itu barang," kata Zainuddin di Jakarta, Minggu (5/7).

Zainuddin menyebut pihaknya sangat menyayangkan, langkah Anies mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020 yang berisi tentang Izin Pelaksanaan Perluasan Kawasan Rekreasi Dunia Fantasi seluas 35 hektare dan Perluasan Kawasan Rekreasi Taman Impian Jaya Ancol Timur Seluas 120 hektare.

Pasalnya, menurut dia, Ancol itu tidak sepenuhnya milik Jakarta meski di bawah Pembangunan Jaya Ancol (PJA). Pemprov DKI Jakarta, hanya miliki saham 40 persen di Ancol, sementara 52,37 persen adalah swasta dan perorangan serta milik Yayasan 7,63 persen.

"Saya sebagai ketua Bamus Betawi jelas menolak Kepgub Nomor 237 Tahun 2020," tutur Zainuddin.

Senada dengan Bamus Betawi, relawan jaringan warga Jakarta Utara (Jawara) pendukung Anies-Sandi menolak hal serupa. "Menurut kami, Anies sudah menyalahi janji kampanye,” tegas koordinator Jawara, Sanny Irsan di pantai Ancol, Minggu.

Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan izin perluasan lahan Taman Impian Jaya Ancol itu bertujuan untuk mengakomodir kepentingan publik seperti tempat rekreasi masyarakat.

"Hari ini Pemprov DKI secara resmi menyampaikan keterangan bahwa perluasan daratan Ancol adalah untuk kawasan rekreasi masyarakat. Jadi kita mengutamakan kepentingan publik," ujar Saefullah dalam rekaman video Pemprov DKI Jakarta, Jumat (3/7/2020).

Saefullah menjelaskan salah satu bangunan yang akan ada di tempat perluasan Ancol antara lain Museum Rasulullah SAW yang peletakan batu pertamanya sudah dilakukan pada Februari 2020 dan fasilitas lainnya.

Selanjutnya Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk memanfaatkan tanah hasil perluasan secara transparan dan mengutamakan kepentingan publik. Di antaranya pembangunan tempat bermain anak dan pembangunan museum internasional sejarah Rasulullah SAW dan peradaban Islam di kawasan Ancol tersebut.

Menurut dia, lokasi perluasan itu berada tidak berdekatan dengan lokasi yang bersinggungan langsung dengan nelayan. Pemprov DKI juga meminta kepada PT Pembangunan Jaya Ancol untuk melakukan kajian teknis mengenai dampak banjir, hingga dampak pemanasan global dari perluasan tersebut.

"Perluasan lokasi Ancol dipilih karena dinilai sebagai lokasi yang tidak bersinggungan dengan kepentingan nelayan," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgub tersebut tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 hektare (ha) dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 ha.

Kepgub tersebut ditandatangani oleh Anies pada 24 Februari 2020. Dalam Kepgub tersebut disebutkan bahwa daratan seluas lebih kurang 20 ha yang sudah terbentuk berdasarkan perjanjian antara Pemprov DKI dengan PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) pada 13 April 2009 merupakan bagian dari rencana perluasan Ancol Timur seluas lebih kurang 120 ha.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

News

Jakarta Paling Demokratis se-Indonesia, Ferdinand: Ini Sih Bukan Prestasi

Image

News

Politikus Demokrat Minta Polisi Turun Tangan Tindak YouTuber yang Prank Ibu-ibu Pakai Sampah

Image

News

Ferdinand ke Fadli Zon: Kabareskrim Komjen Sigit Tak Sedikitpun Bicara Ingin Jadi Kapolri

Image

News

Ikut Mengutuk Aksi Pembakaran Poster Habib Rizieq, Ferdinand: Saya Juga Mengecam Ajakan Perang

Image

News

Ceramah Tengku Zul Dinilai Provokasi, Ferdinand: Ada Baiknya Minta Maaf

Image

News

Ferdinand: Kalau Gibran Memanfaatkan Jokowi, Itu Boleh Saja dalam Politik

Image

News

Ferdinand Gagal Paham Soal Pernyataan Politikus PKS yang Anggap Perluasan Lahan Ancol Bukan Reklamasi

Image

News

Pembakaran Bendera PDIP, Ferdinand: Siapa yang Mau Percaya Pelaku Itu Penyusup?

Image

News

Ferdinand: Mengapa Anies Baswedan Paling Populer?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Catat! Masa Berlaku Paspor Jadi 10 Tahun

Namun, masih menunggu sejumlah regulasi sebelum aturan ini berlaku

Image
News

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
News

Seorang Pria Deli Serdang Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kamarnya

Pihak keluarga tak mau jasad korban diotopsi

Image
News

Teras Narang: Jangan Sampai Kebebasan Pemilih Terhalang Covid-19

Jadi kenapa harus ditunda

Image
News

Jet Curian yang Angkut Kokain dari Meksiko Jatuh di Guatemala

Dua orang ditemukan tewas di dekat tumpukan narkoba dan senjata di dalam pesawat

Image
News

Rintis 350 UMKM di Tengah Pandemi, Pengurus Pusat Bhayangkari Dapat Apresiasi Kapolri

Saya sangat mengapresiasi upaya pengurus pusat Bhayangkari untuk membina UMKM

Image
News

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Selamat berjuang dan ultah ke-54 Gus Ami!!!

Image
News

Jamkrindo Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Cicurug

Bantuan ini sangat berguna bagi para korban

Image
News

Djoko Tjandra Merasa Ditipu Pinangki, Kok Bisa?

Karena tidak terealisasi

Image
News
Wabah Corona

Hasil Tracing ASN DIY Terkonfirmasi COVID-19, 6 Orang Positif

BN selama ini bekerja pada bagian manajemen administrasi

terpopuler

  1. Indonesia Resesi, Ferdinand Hutahaean: Negara Super Kaya Lebih Dahulu Zona Resesi!

  2. 5 Potret Transformasi Almira Tunggadewi Yudhoyono, Putri AHY yang Beranjak Remaja

  3. ASN DIY Meninggal Dunia Usai Terkonfirmasi COVID-19, Istri dan Anak Juga Positif

  4. Dokter ini Sebut dari Pandemi Kita Belajar Ventilasi Terbaik adalah Jendela

  5. JK: Indonesia Bakal Hadapi Puncak Hujan Sekaligus Puncak Pandemi Pada Masa Pencoblosan Pilkada

  6. Amalan dan Doa Ketika Memasak, Agar Makanan Menjadi Lezat

  7. 5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

  8. Takut TikTok dan WeChat Diblokir, Warga AS Ramai-ramai Gunakan VPN

  9. Kisah Sahabat Nabi Terkaya yang Selalu Menangis Karena Hartanya

  10. Lewat Surat Terbuka, KAMI Minta Presiden Tayangkan Film G 30-S/PKI di TVRI

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

Image
News

5 Potret Mentan Syahrul Yasin Limpo Jalankan Tugas, Ikut Bajak Sawah hingga Tanam Bawang