breaking news: Ledakan Besar yang Telan Puluhan Nyawa di Lebanon

image
Login / Sign Up

Silaunya Lapangan Kelas Dunia di Desa Lereng Merapi dan Ambisi Mencetak Pemain Profesional

Kumoro Damarjati

Image

Gani Sadat mengecek kondisi lapangan mini soccer di Kepuharjo Sport Center (KSC), Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Sabtu (4/7/2020) | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO, Mimpi mencetak pemain sepak bola profesional diniati warga Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, dari langkah terkecil. Warga menyulap lahan berkontur miring sisa tanah pembangunan hunian tetap (huntap) menjadi sebuah lapangan bertaraf internasional.

Kepuharjo Sport Center (KSC) nama lapangan tersebut. Disebut pusat olahraga lantaran dibangun pula area untuk futsal dan voli di sampingnya.

"Ukuran lapangan bola, 60x40 meter. Standar mini soccer," kata Gani Sadat, anggota Karang Taruna Kepuharjo sekaligus inisiator KSC.

Sedangkan lapangan futsal berukuran 38x25 meter. Sementara lapangan voli sampai saat ini masih dalam proses konstruksi. Kesemuanya dibangun dengan sensasi outdoor.

Karakter Kecamatan Cangkringan yang berada di kawasan lereng Gunung Merapi atau dataran tinggi memberikan nuansa dingin nan sejuk di lapangan ini. Tempat ini sekilas serupa Ottmar Hitzfeld Stadium di Swiss atau setidaknya menyerupai konsep Stadion Kebo Giro di Boyolali.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

Material rumputnya tak main-main, yaitu menggunakan Zoyzia matrella (ZM) atau rumput Manila yang direkomendasikan FIFA untuk dipakai sebagai rumput di lapangan sepak bola. Utamanya buat negara beriklim tropis seperti Indonesia.

"Rumput kita sama dengan Merapi Golf, sudah standar internasional," kata Gani.

Padahal, melihat beberapa bulan lalu atau paling tidak Oktober 2019, pemandangannya kontras. Wujud lapangan sudah ada, namun konsep serba seadanya.

Gani menerangkan bahwa lapangan ini berawal dari tanah kas desa yang dikelola Pemerintah Desa Kepuharjo. Kemudian, pada 23 Oktober 2019, pengelolaannya diserahkan kepada kelompok karang taruna setempat.

"Jadi, kita kelola selama 5 tahun. Setelah itu semua diserahkan ke karang taruna," ungkapnya.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

Di tangan karang taruna, lapangan ini sedikit demi sedikit dipoles menuju wujudnya saat ini dengan tiga lapangan dan jogging track. Para pemuda bekerja sama dengan Koperasi Petruk melalui pengucuran dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Sebelumnya, tribun, talud, dan pagar sisi barat dibangun memanfaatkan Dana Desa beserta dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang diperoleh dari Pemkab Sleman. Dari total yang dibutuhkan keseluruhan, yakni sebesar Rp950 juta, sudah terpakai Rp265 juta.

baca juga:

"Rp950 juta itu Dana Desa Rp450 juta, CSR setengah miliar," terang Gani yang sudah sejak 2008 tergabung dalam Karang Taruna Kepuharjo dan kini duduk di kursi anggota DPRD Sleman tersebut.

Adapun uang sebesar itu peruntukkannya demi penyelesaian konstruksi lapangan voli, pembangunan pagar sisi timur dan utara, dan penambahan tinggi jaring pada sebelah selatan sekitar 6 meter.

"Biar bolanya nggak kena rumah warga," imbuhnya.

Fasilitas lain yang sudah dalam perencanaan pembangunan adalah lampu stadion, ruang ganti pemain, kantor pengurus KSC, dan kafe. Saat ini baru terbangun kamar mandi saja.

"Target selesai Agustus. Kita masih fokus penyelesaian pembangunan, ini sudah 80 persen. Tinggal mbangun pagar sama konblok sama ruang ganti," bebernya.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

Pengembangan KSC ini, menurut Gani, menimbang antusiasme warga setempat akan olahraga, terlebih sepak bola.

Akan tetapi, melihat perawatan yang tidak mudah dan cukup memakan ongkos terlebih rumputnya kisaran Rp5-6 juta untuk pemotongan, pupuk, dan obat, maka dikenakan biaya sewa kepada para penggunanya. Buat menambah pemasukan kas desa KSC pun dibuka bagi penyewa non warga Kepuharjo.

Tarif pemakaian lapangan mini soccer sebesar Rp1 juta dan futsal Rp500 ribu untuk sore hari. Sedangkan pagi hari biaya sewa sebesar Rp800 ribu dan Rp300 ribu. Untuk warga lokal ada harga khusus.

"Tim profesional boleh nyewa, kita sudah komunikasi sama PSS (Sleman). Pihak manajemen siap untuk latihan sekali dua kali. Tapi, karena ukuran lapangan nggak standar belum jadi. Karena kan dibangun mini soccer karena keterbatasan lahan, ini dulu sisa huntap," klaim Gani.

Gani berharap KSC ini jadi awal mimpi masyarakat Kepuharjo dalam menunjang produksi bibit-bibit pemain sepak bola profesional yang selama ini didominasi Kalasan di level Sleman maupun DIY.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

"Harapannya, kita bisa buat bibit untuk bisa besok 1-2 dari Cangkringan ke klub profesional. Karena jarang banget dari Cangkringan," katanya.

Pria 30 tahun itu beserta warga Kepuharjo lain meyakini itu bukanlah hal instan. Maka dari itu pendapatan yang diraih dari hasil mengelola KSC, selain untuk perawatan akan dipakai buat menyeriusi pembibitan pemain.

"Nanti (pendapatan) dikembalikan lagi ke warga untuk pembinaan usia dini. Dulu ada tapi terkendala dana. Sekarang sudah ada dari sisa perawatan," tutur Gani.

Sejauh ini, masyarakat Kepuharjo fokus pada persiapan program pembinaan usia dini. Masih pematangan, targetnya dimulai antara bulan Agustus dan September.

Apabila upaya ini berbuah manis, Gani ingin warga atau muda-mudi di Sleman, atau paling tidak Cangkringan mengadopsinya. "Wong punya Merapi Golf kok nggak punya lapangan. Coba satu kecamatan satu lapangan buat menunjang," pungkasnya. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

Olahraga

5 Pesepakbola Dunia ini Pensiun di 2020, Termasuk yang Bikin Mbappe Cedera

Image

Olahraga

5 Desain Ucapan Iduladha Klub Tanah Air, Persebaya Paling Anti-Mainstream

Image

Olahraga

Kocak Nih, Staf Pelatih Klub Brasil Angkat Tangan saat Dicek Suhu dengan Thermogun

Image

Hiburan

Ganteng Abis, 5 Potret Aksi Rizky Billar saat Bermain Sepak Bola

Image

Ekonomi

Tembus Rp21 T! Ini 7 Lapangan Sepak Bola Termahal di Dunia

Image

Olahraga

Ngeri, Momen Pemain Bola Muda Eropa Kesambar Petir saat Berlatih

Image

Olahraga

FOTO Latihan Perdana Timnas Garuda INAF Jelang Piala Asia Amputee Football

Image

Olahraga

Meski tak Menang, 5 Pemain Ini juga Layak Raih Ballon d'Or

Image

Olahraga

4 Ilustrasi Adu Kekar Pesepakbola Dunia, Lucu Nih Pamer Otot Gede

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ekonomi DKI Kuartal II 2020 Merosot 8,22 Persen, Anies Minta Warga Patuhi 3M

Jika patuh pemulihan ekonomi bisa lebih cepat.

Image
News

Pinjaman Pemulihan Ekonomi Rp12,5 Triliun Dipakai Anies untuk Program Banjir, Ini Rinciannya

APBD anjlok karena penanganan pandemi.

Image
News

Demokrat: Pertemuan AHY dengan Puan dan Bamsoet Salah Satunya Membahas Isu Politik

Manuver AHY di tengah pandemi.

Image
News

Anies Baswedan: PMI Mendapat Tugas Ekstra Pada Masa Pademi

Anies memberikan selamat sekaligus mengapreasisi terbentuknya Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Provinsi DKI Jakarta.

Image
News

Kronologis Sepeda Motor Pengangkut Gas 3 Kg Terbakar di Jaktim

Pengendara sepeda motor pengangkut gas elpiji selamat.

Image
News

Tak Hanya Hebohkan Warga, Videotron Ungu Juga Trending di Twitter, Ada Apa Ya?

Konsep video yang belum jelas asal muasalnya ini menjadi bahan perbincangan juga para warganet.

Image
News

Diduga Stres, Pasien Covid-19 di Sumut Nekat Lompat dari Lantai 12

Padahal ruang perawatan dan fasilitas di rumah sakit terbilamg layak dan sesuai standar

Image
News

Instagrammable, Jakarta Selatan Bakal Punya Flyover Berbentuk Tapal Kuda

"Kehadiran fly over Lenteng Agung dan Tanjung Barat nantinya akan menambah keindahan di wilayah Jakarta Selatan," kata Heru.

Image
News

Besok AHY Bakal Temui Puan Maharani dan Bamsoet, Bahas Apa?

AHY menemui Puan dan Bamsoet untuk membahas persoalan bangsa.

Image
News
DPR RI

DPR: Selama 10 Tahun Terakhir, Baru 100 Daerah yang Laporkan Data Kemiskinan

Contoh di Cianjur banyak yang tidak mendapatkan bantuan padahal tidak mampu.

terpopuler

  1. Karangan Bunga dari Jokowi hingga Ganjar Pranowo Mulai Penuhi Rumah Duka Cornelis Lay

  2. Gila! Food Vlogger ini Makan Bakso Kuburan Seharga Jutaan

  3. Berstatus Terpidana, Kabareskrim Tegaskan Djoko Tjandra Bisa Jadi Tersangka Lagi

  4. Bareskrim Bakal Ungkap Persekongkolan Jaksa Cantik Pinangki dengan Djoko Tjandra

  5. Survei Akurat Poll: Prabowo dan Susi Pudjiastuti Unggul dalam Bursa Pilpres 2024 

  6. Tengku Zul ke Sri Mulyani: Mau Nanya Jeng, Ekonomi Indonesia Meroket atau Resesi?

  7. Kisah James Maina Mwangi 'Pria Paling Stylish di Era Pandemi', Punya 160 Jas Aneka Warna

  8. RR Kepret Menko PMK yang Sebut Naiknya Kemiskinan dari Besanan Keluarga Miskin

  9. Jan Samuel Maringka Dicopot dari JAM Intelijen, Ada Kaitan dengan Djoko Tjandra dan Jaksa Pinangki?

  10. 5 Editan Foto Kala Ronaldo-Messi Satu Tim, Netizen Dukung di Klub Beckham

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Image
Lasmardi Iswondo

Meraih Keutamaan Hari Tasyrik

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet

Image
Ekonomi

Ada yang Hartanya Tembus Rp19 T! Ini 7 Penulis Terkaya di Dunia

Image
Hiburan

5 Fakta Menarik Mendiang Ajip Rosidi, dari Sastrawan hingga Nikahi Artis Nani Wijaya