image
Login / Sign Up

Awas DBD Meningkat di Tengah Pandemi COVID-19, Lakukan Hal Ini untuk Cegah Penularan

Siswanto

Image

Reisa Broto Asmoro | Dokumentasi BNPB

AKURAT.CO, Di tengah masa pandemi, kasus demam berdarah dengue di Indonesia meningkat. Laporan Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kasus DBD mencapai lebih dari 700 ribu kasus. Gugus Tugas Nasional meminta masyarakat waspada ancaman DBD di saat masih melawan COVID-19.

Tim Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Reisa Broto Asmoro mengatakan DBD adalah salah satu tantangan terberat Pemerintah Indonesia, beban kesehatan masyarakat yang juga mengancam kesehatan. Kasus DBD yang tersebar di 465 wilayah administrasi di tingkat kabupaten dan kota mengakibatkan jumlah kematian hampir 500 jiwa.

“Di tengah pandemi COVID-19, kita juga harus menekan angka kesakitan DBD. Kita harus tetap bergerak, memantau nyamuk baik secara mandiri, bersama-sama, maupun bekerja sama dengan pemerintah,” ujar Reisa dalam konferensi pers secara daring.

baca juga:

Ia meminta warga untuk menjaga kebersihan lingkungan secara rutin satu bulan sekali.

“Sekarang kita mulai produktif kembali, maka, mari perhatikan saluran air, tempat nyamuk bertelur, dan tempat-tempat dengan reservoir air,” ujarnya.

Nyamuk aedes aegypti lebih senang bersarang di air yang bersih yang dibiarkan tergenang. Dokter Reisa menyampaikah langkah pencegahan dengan melakukan 3M, yakni menguras penampungan air bersih atau mengeringkan genangan air, menutup kolam atau wadah penampungan air dan mengubur barang bekas atau mendaur ulang limbah bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk.

“Itu adalah langkah-langkah utama pencegahan DBD,” kata Reisa.

Langkah lain yang praktis yaitu jangan menggantung pakaian bekas pakai yang berpotensi menjadi tempat bersembunyi nyamuk DBD di dalam rumah.

“Nah, kebiasaan baru yang mengharuskan kita untuk membersihkan diri setelah sampai di rumah, sekaligus memastikan pakaian yang kita pakai setelah aktivitas langsung dicuci. Sejalan dengan pesan pemerintah untuk memberantas COVID-19, sekaligus dapat mencegah DBD,” ujarnya.

Reisa meminta warga untuk berkoordinasi dengan pihak pengelola lingkungan dalam upaya pemberantasan nyamuk di pemukiman.

“Ya terutama, dimulai dari rumah Anda sendiri. Dalam adaptasi kebiasaan baru di mana kita menjalani kebijakan pengaturan waktu kerja, penggiliran hari kerja, pergantian hari berkantor, dan bisa bekerja dari rumah atau work from home, memberikan kita waktu untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk di rumah dan lingkungan sekitar rumah kita,” kata Reisa.

Sementara itu, ia juga menyampaikan ciri-ciri gejala DBD. Menurutnya, gejala DBD tidak langsung muncul. Seseorang baru merasakan gejala pada 4 hingga 10 hari setelah digigit nyamuk bervirus dengue. Gejala paling umum yaitu demam tinggi hingga 40 derajat celcius.

Gejala lain berupa sakit kepala, nyeri tulang, nyeri otot, mual, muncul bintik merah di kulit hingga pendarahan pada hidung dan gusi.

“Bintik-bintik merah yang muncul di permukaan kulit merupakan tanda terjadinya pendarahan pada kulit akibat penurunan trombosit. DBD bisa berkembang menjadi kondisi berat dan merupakan kegawatan, yang disebut dengan dengue shock, atau DSS, dengue shock syndrome,” ujar Reisa.

Ia menambahkan gejalanya berupa muntah, nyeri perut, perubahan suhu tubuh dari demam menjadi dingin atau hipotermia, dan melambatnya denyut jantung. DBD menyebabkan kematian ketika penderitanya mengalami syok karena perdarahan.

Belum ada obat spesifik untuk melawan DBD. Pemberian obat hanya ditujukan untuk mengurangi gejalanya, misalnya demam, nyerinya, serta mencegah komplikasi. Selain itu, penderita DBD dianjurkan untuk banyak istirahat dan cukup minum agar tidak mengalami dehidrasi.

Reisa mengingatkan bahwa puncak kasus DBD biasa terjadi menjelang pertengahan tahun seperti sekarang ini. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa wilayah dengan banyak kasus DBD merupakan wilayah dengan kasus COVID-19 yang tinggi, seperti Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan.

“Fenomena ini memungkinkan seseorang yang terinfeksi COVID-19, juga beresiko terinfeksi DBD. Pada prinsipnya sama, pada prinsipnya, upaya untuk mencegahnya adalah menghindari infeksi, dan untuk DBD, gigitan nyamuk,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat untuk bersama-sama membasmi DBD dan terus melawan COVID-19.

“Mari lindungi diri kita, lindungi keluarga, mulai dari rumah untuk melawan COVID-19 dan mencegah DBD. Tetap sehat, tetap semangat,” kata Reisa. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Iptek

Facebook Hapus Postingan Trump yang Mengklaim Anak-anak "Kebal" Covid-19

Image

Ekonomi

Bos Kadin Sebut Ekonomi RI Minus Gara-gara Dana PEN Lambat Diserap

Image

Ekonomi

Ekonom Minta Masyarakat Tak Perlu Panik Hadapi Resesi

Image

Ekonomi

Pemerintah Kebut Realisasi Bansos Tambahan Terdampak COVID-19

Image

Hiburan

Klarifikasi, Anji Mengaku Sebelumnya Tak Mengenal Hadi Pranoto

Image

Hiburan

Lagi Pandemi Covid-19, Kesha Ratuliu Sering Gonta-Ganti Rencana Pernikahan

Image

News

Terbitkan Inpres No 6/2020, Jokowi Minta TNI, Polri, dan Kepala Daerah Gencarkan Sosialisai Protokol Kesehatan

Image

Ekonomi

Stafsus Menkeu: Pemda Punya Peran Besar Pulihkan Ekonomi

Image

News

DPR RI

Komisi VI Minta Vaksin COVID-19 Produksi Bio Farma Dibagikan Gratis ke Masyarakat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Penyidik KPK Cecar Bupati Blora Soal Aliran Uang Korupsi PT Dirgantara Indonesia

Diduga ada kickback dari hasil penggunaan produk PT DI oleh sejumlah pejabat Kementrian/lembaga

Image
News

Faiq dan Astrid Dua Kali Berbuat 'Begituan' di Apartemen Margonda Residence V

Sewa kamar apartemen Rp175 ribu.

Image
News
DPD RI

DPD RI Soroti 174 Pasal Terkait Kewenangan Daerah dalam RUU Cipta Kerja

Wakil Ketua Komite II ini meminta unsur masyarakat dan pemerintah di daerah proaktif menyuarakan dan memberikan masukan.

Image
News

Agot Digerebek Polisi Saat Asyik Isap Sabu di Toilet Masjid

"Tersangka ditangkap tanpa perlawanan saat sedang asik menggunakan narkoba."

Image
News

Kemenkop Suntik Stimulus Rp28,8 Triliun Buat 12 Juta Pelaku Usaha Mikro dan Ultra Mikro

Image
News

Diberikan Ciuman Leher di Malam Pertama, Wanita ini Malah Tewas

Dokter menyebut pengantin tersebut mengalami serangan jantung

Image
News

Jahat! Pria Ini Bunuh Pacarnya Usai Hubungan Badan, Jenazahnya Dimasukan ke Karung

MR membunuh PI dengan cara menjerat leher dengan tali rafia.

Image
News

Dituding Biang Penyebaran Corona, Pemerintah Korsel Tutup Gereja Shincheonji

Pemerintah Seoul menutup gereja-gereja Shincheonji di ibukota

Image
News

Sambangi Bamsoet, AHY Diajak Gotong Royong Atasi Persoalan Bangsa

10 tahun jadi partai penguasa.

Image
News

Buaya Raksasa Berusia Setengah Abad Mati Akibat Konflik dengan Manusia

Buaya itu mati akibat jerat dan kelelahan.

terpopuler

  1. Demokrat: Pertemuan AHY dengan Puan dan Bamsoet Salah Satunya Membahas Isu Politik

  2. Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

  3. Viral! Pelanggan PLN Protes, Tagihan Listriknya Bengkak Hingga Rp19 Juta

  4. Penumpang Transjakarta Galang Petisi Tolak Kebijakan Ganjil-Genap Saat Pandemi

  5. Tips Membuat Bawang Goreng yang Gurih dan Super Kriuk, Gampang Banget!

  6. Guyonan Fahri Hamzah: Puluhan Kali Saya ke Istana Belum Pernah Duduk di Meja

  7. Andi Arief Nilai Langkah Muannas Alaidid Polisikan Anji Lebay

  8. Mantap Jiwa, 3 Zodiak Bakal Dikejar Rezeki di Agustus!

  9. Kemenkes Bantah Obat Herbal Dapat Sembuhkan Covid-19, Jonru: Kalau Kalung Corona Bisa?

  10. 7 Orang Terseret Ombak saat Main di Pantai Goa Cemara Bantul, 2 Meninggal Dunia

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA

Islam Yang Mewarna-Warni

Image
Dr. Arli Aditya Parikesit  

Diskursus antara WHO dan Sains 'Vis a Vis Post-truth' Era Pandemi COVID-19

Image
DR TANTAN HERMANSAH

“Nyate” dan Perubahan Mikro Sosial

Image
Lasmardi Iswondo

Menjaga Kemabruran Haji

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Memulihkan Perekonomian Desa dengan Digitalisasi dan Menggerakkan Anak Muda

Image
Video

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Akurat Talk Bersama Abdul Hakim Bafagih (1/2)

Sosok

Image
Hiburan

5 Potret Memesona Dian Syahfitri, Guru SMK di Deli Serdang yang Jadi Idola Para Murid

Image
Hiburan

Sisi Sederhana Ulama NU Gus Baha Kembali Terungkap, Ternyata Tak Punya WA

Image
News

Kisah Horor Kaesang di Istana, Awalnya Bikin Penasaran Endingnya Bikin Kesal Warganet