breaking news: ABK WNI Meninggal di Kapal China Usai Disiksa Kapten

image
Login / Sign Up

Arus Uang Pekerja Migran Seret Akibat COVID-19, Nepal Hadapi Bencana Kelaparan

Endarti

Wabah Corona

Image

Shiba Kala Limbu mengikat rambut putrinya yang berusia lima tahun, Masim Limbu di kawasan Baniyatar, ibu kota Kathmandu pada 25 Juni 2020 | Reuters

AKURAT.CO, Shiba Kala Limbu, seorang ibu rumah tangga asal Nepal, hanya bisa meringis ketika diminta untuk menceritakan kondisi keluarganya selama pandemi virus corona.

Limbu tampak lesu saat bercerita tentang bagaimana ia dan putrinya dilanda kelaparan setelah suaminya, Ram Kumar, kehilangan pekerjaan akibat krisis virus corona.

Sebelumnya, Kumar sempat menjadi tukang batu di negara Teluk Qatar. Sebagai pekerja migran, Kumar acap kali mengirimkan uang untuk biaya hidup Shiba dan putrinya.

baca juga:

Namun, sejak Kumar di-PHK, kiriman uang untuk Limbu makin lama makin seret. Akibatnya, tidak hanya dilanda kelaparan, Limbu kini juga tidak mampu membayar lagi uang sewa rumah.

Padahal, putri Limbu diketahui baru berusia lima tahun.

"Ini menyakitkan. Aku sering tidak makan malam agar aku bisa memberi makan putriku," ucap Limbu sembari mengupas kentang di dapur sekaligus kamar tidur rumahnya di Baniyatar.

Sebelum pandemi, Limbu biasa menerima kiriman uang hingga 20 ribu rupee Nepal (Rp2,3 juta) setiap bulannya. Namun, dalam enam bulan terakhir ini, ia hanya menerima total 40 ribu rupee Nepal (Rp4,7 juta). Jumlah itu pun sebagian besarnya bersumber dari hasil pinjaman teman-teman Kumar.

"Hanya itu yang berhasil dia kirim tahun ini. Aku menggunakan sebagian untuk membayar sewa dan sisanya untuk membeli bahan makanan," imbuh Limbu.

Sementara itu, di kota Gajedah, Radha Marasini juga mengisahkan nasib serupa dengan Limbu. Marasini kemudian bercerita bahwa suaminya, Indra Mani, juga telah kehilangan pekerjaan sebagai penjaga keamanan di sebuah pabrik tekstil di kota Ludhiana, India.

Ketika penghasilannya mengering, Mani yang berusia 43 tahun, akhirnya tidak punya pilihan selain beralih ke pemberi pinjaman lokal. Meski harus tertatih-tatih membayar, tetapi Mani tidak peduli lantaran ia hanya ingin memastikan bahwa putranya yang berusia 15 tahun bisa bertahan hidup.

"Jika situasi (virus) corona tidak membaik, kita harus makan hanya satu kali sehari," ucap Marasini.

Apa yang terjadi dengan Limbu dan Marasini hanyalah contoh kecil bagaimana virus corona benar-benar telah mencekik perekonomian di seluruh dunia, tidak terkecuali Nepal. Hampir sama dengan yang dihadapi negara-negara berkembang, COVID-19 juga telah berhasil memaksa jutaan buruh migran keluar dari pekerjaannya.

Alhasil, para buruh migran ini akhirnya tidak mampu mengirim uang dan yang tersisa hanyalah kenelangsaan nasib keluarga di kampung halaman.

Sama seperti Indonesia, Nepal juga dikenal sebagai negara 'penghasil buruh migran'. Laporan resmi bahkan menunjukkan bagaimana lebih dari 56 persen atau sekitar 5,4 juta rumah tangga di Nepal menerima remitansi.

Tidak hanya itu, pada tahun lalu, arus remitansi atau pengiriman uang ke Nepal juga dilaporkan sampai mencapai angka hingga USD 8,1 miliar (Rp116,3 triliun). Jumlah ini bahkan mencapai lebih dari seperempat produk domestik bruto Nepal.

Namun, pada tahun ini, Bank Dunia memprediksi bahwa jumlah remitansi Nepal akan turun setidaknya sampai 14 persen.

"Kemungkinan turun 14 persen pada tahun 2020 karena resesi global yang disebabkan oleh virus, serta penurunan harga minyak," terang Bank Dunia.

Sementara itu, jutaan migran Nepal diketahui bekerja di Malaysia serta negara-negara Teluk yang kaya akan minyak. Karena masifnya jumlah migran ini, remitansi pun akhirnya menjadi faktor penting bagi kelangsungan rumah tangga miskin, terutama yang tidak memiliki sumber pendapatan lain.

"remitansi sangat penting bagi keluarga kelas menengah ke bawah yang telah pindah ke pusat kota dan mereka bergantung pada remitansi untuk membayar sewa, bahan makanan, biaya sekolah, dan keperluan lainnya.

"Tanpa pengiriman uang, keluarga-keluarga ini akan menjadi lebih miskin dan kejahatan seperti perdagangan manusia dan pelacuran bisa meningkat," ucap pakar masalah migran di Institute of Development Studies Nepal, Ganesh Gurung.[]

Editor: Anugrah Harist Rachmadi

berita terkait

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Survei Oracle: Keadaan Turis Kian Membaik dan Mulai Melakukan Perjalanan

Image

Ekonomi

Adidas hingga Chanel, 7 Perusahaan Multinasional Ini Dapat Bantuan dari Pemerintah, Tembus Rp145 T!

Image

News

Wabah Corona

FOTO Pemprov DKI Berikan Keringanan Retribusi Biaya Rusunawa

Image

Olahraga

AC Milan

Ibrahimovic: Milan Bisa Menangkan Liga Jika Saya Bemain Sepanjang Musim

Image

Ekonomi

Peneliti Sebut Kualitas dan Keamanan Pangan RI Perlu Ditingkatkan

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Restrukturisasi Kredit Perbankan Sudah Capai Rp740,79 Triliun

Image

Ekonomi

Dampak Restrukturisasi Kredit, Perbankan Mampu Tekan Biaya Pencadangan Hingga Rp103 triliun

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kasus Baru Tembus 1.853 Orang, Bukti Masyarakat Masih Tak Patuh

Image

News

Kasihan Dua Warga Ini, Niat Cari Kerja ke Kota Batam Malah Kena COVID-19

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Ngotot Ingin Sahkan RUU HIP, PDIP Dinilai Tak Peka terhadap Aspirasi Masyarakat

Jika menginginkan RUU HIP dirubah menjadi RUU PIP itu artinya tidak memiliki kepekaan mendengarkan aspirasi masyarakat

Image
News

Kisruh Lahan Buatan di Ancol, Dirut: Bukan Reklamasi Ini Perluasan Daratan, Kan Nempel ke Darat

Pihak Ancol memastikan nelayan yang melaut di sekitar kawasan Ancol tidak akan terganggu

Image
News

ABK WNI Meninggal di Kapal China Usai Disiksa Kapten

Walaupun sudah banyak korban, perlakuan yang diterima oleh ABK Indonesia di kapal China tidak berubah.

Image
News

6 Potret Ahmad Ariza Patria Jalankan Tugas Sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di Tengah Pandemi

Ia juga sempat bersepeda bersama Anies Baswedan

Image
News

Pendiri Indosurya Pastikan Dana Nasabah Dikembalikan, PT SUN Jadi Jaminannya

Juniver Girsang menegaskan, kehadiran kliennya merupakan sinyal kuat jika pendiri KSP berkomiten kuat menyelesaikan perdamaian

Image
News

Diam-diam ke KPK, Erick Thohir Laporkan Potensi Korupsi di BUMN

Tidak secara khusus, hanya menyebutkan ruang-ruang yang potensi terjadinya tindak pidana korupsi di sejumlah BUMN.

Image
News

Dimarahi Anak karena Tak Mampu Beli Smartphone, Pria India Nekat Gantung Diri

Anaknya meminta smarthphone untuk sekolah daring

Image
News

Dicecar Saat Rapat Bareng DPRD, Anak Buah Anies Akui Penimbunan Laut di Ancol Bagian dari Reklamasi

Ruli Riza menjawab bahwa daratan itu dahulu memang benar pulau L

Image
News

Tak Pengaruhi Penetapan Presiden, 4 Fakta Penting Putusan MA Terkait Gugatan Pilpres 2019

Menurut peneliti Lembaga riset Konstitusi dan Demokrasi Inisiatif putusan MA tersebut tidak mempengaruhi penetapan hasil Pilpres

Image
News

Tamu Hotel Tewas, Polisi Cecar Petugas Keamanan All Season Thamrin

Kita lakukan pemeriksaan terhadap petugas keamanan, karena idealnya petugas keamanan memastikan segala sesuatunya berjalan lancar

terpopuler

  1. 5 Mobil Mewah Atta Halilintar, Segini Harga Termahalnya

  2. Kejagung Buka Peluang Selidiki Keterlibatan PT Bank Mayapada Terkait Jiwasraya

  3. Alasan Kejagung Belum Tetapkan Dato Sri Tahir Tersangka Kasus Jiwasraya

  4. Kemenkes Tetapkan Tarif Tes Cepat Covid-19 Rp150 Ribu, Ombudsman: Kalau di atas Itu Sanksinya Apa?

  5. Tak Ada Makanan, Warga Perbatasan RI-PNG Datangi Pos Prajurit Kostrad

  6. TKA China Gelombang Ketiga Datang di Sultra, Rektor UIC Jakarta: Sedih dan Prihatin

  7. KPU RI Tegaskan Penetapan Suara Jokowi-Ma'ruf Sudah Sesuai Pasal 6A UUD 45

  8. Mengenal Kebiasaan Orang Baduy, Mereka yang Baru Menolak Hadirnya Wisatawan

  9. Pastikan Keamanan Wilayah Terjaga, Prajurit Kostrad Gelar Patroli di Kampung Yuruf

  10. Viral 2 Merek Air Mineral Mengandung Besi, BPOM: Jadilah Konsumen Cerdas

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
Ekonomi

Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

6 Potret Ahmad Ariza Patria Jalankan Tugas Sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di Tengah Pandemi

Image
News

Rieke Dicopot dari Wakil Ketua Baleg DPR, Akibat RUU HIP?

Image
Ekonomi

Total Capai Rp7 M! Ini 4 Sumber Kekayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo