image
Login / Sign Up

COVID-19 Bukan yang Pertama, Begini Sejarah Pandemi yang Telan hingga Ratusan Juta Jiwa di Dunia

Sahistya Dhanes

Image

Warga mengantre untuk melakukan tes asam nukleat di tempat pengujian sementara di Beijing, Cina, Selasa (30/6/2020). Otoritas Kesehatan Cina melaporkan terdapat 19 kasus positif COVID-19 baru. Hingga saat ini tidak ada kematian yang disebabkan oleh virus corona gelombang kedua tersebut. | REUTERS/Thomas Peter

AKURAT.CO, Dunia saat ini tengah dilanda pandemi COVID-19. Penyakit yang bermula di Wuhan, China, itu telah menyebar hampir ke seluruh negara di dunia dan telah memakan banyak korban. Statistik dari World Meters Info menyebutkan bahwa COVID-19 telah menular pada 10,4 juta orang dan merenggut lebih dari 508 ribu nyawa di seluruh dunia. Sementara angka kesembuhan tercatat sebesar 5,6 juta jiwa.

Tetapi, COVID-19 sendiri bukanlah wabah atau pandemi pertama yang melanda. Sepanjang sejarah, dapat dikatakan bahwa penyakit selalu 'mendampingi' manusia seiring dengan penyebaran manusia ke seluruh penjuru dunia.

Sejauh ini pandemi tertua yang tercatat adalah penyakit Antonine yang terjadi pada 165 - 180 Masehi. Sumber-sumber kuno sepakat bahwa wabah itu muncul pertama kali selama pengepungan Romawi atas Kota Mesopotamia, Seleucia pada musim dingin 165–166. Pandemi ini memberikan hantaman besar bagi beragam sektor di Romawi mulai dari ekonomi, politik, sosial, dan pertahanan. Diperkirakan ada 2.000 orang yang meninggal per harinya selama wabah, sementara total korban mencapai 5 juta jiwa.

baca juga:

Sementara bila merujuk pada jumlah korban, beberapa pandemi dengan korban terbanyak yang tercatat sejauh ini adalah Black Death, cacar, flu Spanyol, dan wabah Justinian.

Black Death atau dikenal juga dengan sebutan Kematian Besar adalah pandemi adalah pandemi paling fatal yang tercatat dalam sejarah manusia. Pandemi ini terjadi pada 1346 - 1353. Wabah ini disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis, yang umumnya menyebabkan penyakit pes, tetapi juga dapat menyebabkan septikemia atau wabah pneumonia.

 FactRetriever

Teori yang ada sejauh ini menyatakan bahwa kemungkinan besar penyakit itu dibawa oleh kutu yang hidup di tikus hitam yang bepergian dengan kapal dagang Genoa, menyebar ke seluruh Cekungan Mediterania dan mencapai Afrika, Asia Barat, dan seluruh Eropa melalui Konstantinopel, Sisilia, dan Semenanjung Italia.

Black Death bertanggung jawab atas kematian 75 juta hingga 200 juta orang di seluruh dunia pada masanya. Pandemi ini melenyapkan 30% - 50% populasi Eropa saat itu, dan perlu 200 tahun bagi benua biru untuk memulihkan keadaan.

Pandemi selanjutnya adalah cacar di mana penyakit ini adalah endemik di Eropa, Asia, dan jazirah Arab selama ratusan tahun. Cacar sendiri, menurut para ilmuwan, telah ada sejak 10.000 SM. Tetapi peristiwa paling terkenal terkait penyakit ini adalah pada 1520 di mana cacar disebut membunuh 90% - 95% suku asli benua Amerika. Penyakit ini pula yang memudahkan invasi bangsa Eropa ke benua Amerika pada masa itu. Pada tahun 1800an, cacar membunuh 400.000 orang Eropa setiap tahunnya.

Shutterstock

Dunia juga pernah dilanda pandemi flu Spanyol yang berlangsung pada 1918-1920. Dikatakan bahwa penyakit ini disebabkan oleh virus influenza A H1N1. Flu Spanyol menjangkiti 500 juta orang dan membunuh 17 juta hingga 50 juta jiwa, sebagian memperkirakan ada 100 juta orang yang tewas. Besarnya angka kasus dan kematian membuat flu Spanyol masuk ke daftar pandemi paling mematikan yang pernah melanda dunia.

Wabah Justinian adalah pandemi yang disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis, pandemi ini bermula pada 541 Masehi. Berdasarkan urutan, pandemi ini terjadi setelah pandemi penyakit Antonine. Penyakit ini menyerang seluruh Cekungan Mediterania, Eropa, dan Timur Dekat, sangat memengaruhi Kekaisaran Sasan dan Kekaisaran Romawi dan terutama ibukotanya, Konstantinopel.

RespectfulInsolence

Penularannya tiba di Mesir Romawi pada tahun 541 dan menyebar di sekitar Laut Mediterania hingga 544; di Eropa Utara dan Semenanjung Arab itu bertahan sampai 549. Jumlah korban dari wabah Justinian diperkirakan berada pada angka 25 juta hingga 100 juta.

Bila dibandingkan dengan beberapa pandemi yang pernah terjadi serta didasarkan pada angka kasus dan kematian per hari ini, COVID-19 dapat dikatakan relatif lebih kecil, meskipun bukan yang terkecil. Selain itu, COVID-19 terjadi di mana ilmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami perkembangan pesat sehingga manusia memahami langkah apa yang perlu dilakukan dan dihindari terkait penyakit.

Sementara pada masa lalu, wabah memakan jumlah korban besar karena terbatasnya ilmu pengetahuan dan teknologi. Pada masa lalu wabah kerap dikaitkan dengan hukuman para dewa atau Tuhan yang berujung pada pendekatan atau penanganan yang salah terhadap penyakit dan penderitanya.[]

Editor: Nafilah

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

Pilkada 2020 Disebut Bakal Jadi Sejarah Baru Pemilu Indonesia

Image

Iptek

Perluas Layanan Antar Makanan, Uber Caplok Saham Postmates

Image

Iptek

Wabah Corona

Dibayangi Pandemi, Debut Ford Bronco dan GMC Hummer EV Masih Abu-abu

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

9 Provinsi Punya Kasus Sembuh dari Corona di Atas 80 Persen

Image

News

Wabah Corona

BPKH Sebut Pendaftar Haji Turun 50 Persen karena Corona

Image

Olahraga

Milwaukee Bucks

Setelah Terima Hasil Tes, Bucks Tutup Fasilitas Latihan

Image

Ekonomi

Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga Saat Pandemi

Image

Hiburan

Jadwal Belajar dari Rumah TVRI Selasa 7 Juli 2020, Ada Cara Menyulap Hasil Bumi Jadi Produk Bernilai Tinggi

Image

News

Wabah Corona

Kasus COVID-19 DIY Tambah 8, Mayoritas Pernah Kontak Pasien Positif Terdahulu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

AHY Unggah Video dan Surat Cinta Untuk Memo

Tepat di ulang tahun Ani Yudhoyono.

Image
News
Pilkada 2020

Pilkada 2020 Disebut Bakal Jadi Sejarah Baru Pemilu Indonesia

“Hari ini kita tidak hanya membuat sejarah secara teknis pelaksanaannya, tetapi juga regulasinya, kemudian model pelaksanaannya, kulturnya”

Image
News

Wamenag Harap Bayt Al-Qur'an TMII Bisa Jadi Sarana Rekreasi dan Edukasi

"Jika perlu dilakukan modernisasi sehingga lebih menarik minat masyarakat untuk mengunjunginya"

Image
News
Wabah Corona

BPKH Sebut Pendaftar Haji Turun 50 Persen karena Corona

"Dampak Covid-19 ini memberikan tantangan yang cukup berat bagi keuangan haji"

Image
News

Anas Nashikin: Debat Vs Erick Thohir Gak Level

Salah satu yang memandangnya tidak perlu adalah mantan Wakil Direktur Saksi TKN Jokowi - Ma’ruf Amin Anas Nasikhin

Image
News

Haji 2020 Dibatalkan, BPKH Usul Ada Kebijakan Nilai Manfaat Bagi Jemaah

"Kalau dalam hal terkait dengan penggunaan nilai manfaat, BPKH mengantisipasi kebutuhan BPIH tahun-tahun berikutnya"

Image
News
Wabah Corona

Kasus COVID-19 DIY Tambah 8, Mayoritas Pernah Kontak Pasien Positif Terdahulu

Kasus COVID-19 di DIY bertambah delapan kasus, Senin (6/7/2020). Mayoritas pasien diketahui sempat melalukan kontak dengan pasien terdahulu

Image
News

MAKI Bakal Laporkan Kasus Kepemilikan e-KTP Djoko Tjandra ke Ombudsman

"Berdasarkan pasal 23 Ayat (8) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006, kewarganegaraan hilang apabila memiliki paspor negara lain"

Image
News

MAKI Geram Djoko Tjandra Bikin e-KTP Super Kilat

Djoko Tjandra berstatus buronan.

Image
News

Danrem Kendari: Saya Akan Tindak Tegas Bagi yang Berani Berbuat Macam-macam

Brigjen Jannie menegaskan bahwa untuk merekrut calon prajurit TNI AD yang profesional dan unggul harus melalui proses yang transparan.

terpopuler

  1. Tanggapi Pelaporan Terhadap Denny Siregar, Mustofa: Sekali-kali Orang Kayak Gini Diborgol di Depan Juru Foto Media, Biar Kapok!

  2. Ancaman Amuba Pemakan Otak Bayangi AS, Warga Dilarang Basuh Hidung Pakai Air Keran

  3. Pandemi COVID-19, Dokter Tekankan untuk Hilangkan Kebiasaan Tak Sehat

  4. Ayu Ting Ting Ungkap Status Hubungannya dengan Didi Riyadi

  5. Viviane Tidak Pernah Larang Sammy Simorangkir Touring Motor

  6. Dinilai Belum Cukup Ampuh, DPR Minta Kementan Dalami Penelitian soal Kalung Antivirus Corona

  7. Ditemukan Mutasi Baru Virus Corona, Lebih Cepat Menular namun Sakitnya Tak Lebih Parah

  8. Ketua Gugus Tugas Doni Monardo dan Menkes Terawan Akan Meninjau Penanganan COVID-19 di Papua, Ini Agendanya

  9. Kuasa Hukum John Kei Ingin Temui Jokowi dan Kapolri

  10. Hati-hati! Begini Modus Baru Penjahat di Ruang ATM

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO

Image
News

Terseret Kasus Bank Bali hingga Jadi Buronan, 5 Fakta Penting Djoko Tjandra

Image
News

Terjun ke Dunia Bisnis, 7 Potret Terkini Putra BTP Nicholas Sean Purnama