image
Login / Sign Up

KPU Risau Anggaran Tambahan Pilkada 2020 Tak Kunjung Cair

Oktaviani

Pilkada 2020

Image

Ketua KPU memberikan kata sambutan Ketua KPU Arief Budiman bersama Wakil Ketua KPU Pramono Ubaid Tanthowi dan Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin pada Launching Pemilihan Serentak tahun 2020 di Gedung KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2020). Tahapan Pilkada Serentak 2020 dimulai kembali setelah sempat tertunda karena pandemi COVID-19. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendapat Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) tambahan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, mengungkapkan bahwa pihaknya belum menerima tambahan Anggaran yang disepakati Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebesar Rp1,02 triliun pada tahap pertama untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

"Sebetulnya sudah berkali-kali direvisi. Kami minta batas waktunya 15 Juni, 15 Juni tahapan dimulai. Tapi karena kami meyakini proses butuh waktu panjang, tahapan verifikasi faktual yang semula kita jadwalkan 18 Juni, kita geser lagi jadi 24 Juni. Ternyata sampai tanggal 24 Juni pun Anggaran belum bisa dicairkan," ungkapnya dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Arief mengakui bahwa pihaknya saat ini merasa risau karena Anggaran tak kunjung dicairkan pemerintah. Oleh karena itu, Arief pun memerintahkan kepada jajarannya di daerah untuk tidak melakukan kegiatan dengan skala besar, terlebih lagi tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

baca juga:

"Kalau kami ditanya lagi apa perasaan kami? Terus terang kami risau. Saya sudah perintahkan dalam satu rapat koordinasi dengan KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota jangan melakukan kegiatan yang bertemu dengan banyak pihak tanpa APD. Jadi saya tidak minta mereka melakukan itu," ujarnya.

Oleh karena, lanjut Arief, KPU akan melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 jika penambahan Anggaran tidak kunjung cair juga.

"Anggarannya enggak ada, APD-nya enggak ada, bisa dilakukan penundaan secara lokal? Atau penundaan dilakukan seperti yang diatur dalam Perppu, persetujuan KPU, pemerintah dan DPR untuk menunda secara keseluruhan," katanya.

"Karena pasal menunda di sebagian itu, di Undang-Undang 10 2016 masih ada. Jadi menunda secara sebagian masih memungkinkan, tapi menunda secara nasional juga sudah diberi ruang Perppu 2 Tahun 2020," ungkap Arief menambahkan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi II Fraksi PDIP Johan Budi, menyampaikan bahwa jika Anggaran tambahan Pilkada Serentak 2020 itu belum dicairkan juga, maka lebih baik pilkadanya ditunda saja. Sebab, Johan menilai, pemerintah tidak memiliki komitmen serius melaksanakan Pilkada di tengah pandemi Covid-19 atau Virus Corona ini.

"Jadi Pak Arief, Ketua KPU, Bawaslu kasih jawaban ke kita sampai mana Anggaran itu harus cair? Kalau melewati itu kita tunda saja pilkadanya itu, karena enggak ada komitmen ini, kita sudah panggil Kemenkeu, sudah ketemu dengan Mendagri Ketua Gugus Tugas. Jadi harus ada jawaban," ujarnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Bro, Punya Nyali Besar Jadi Menantu Fahri Hamzah? Ini Syaratnya

Image

Gaya Hidup

Bukan Kekinian, Fahri Hamzah Terbiasa Bersepeda Sejak Kecil Tuk Jualan

Image

News

Pengamat: RUU Cipta Kerja Akomodasi Perkembangan Zaman

Image

News

PDIP Patok Target Tinggi Menangi Pilkada Serentak 2020

Image

Ekonomi

Ekonom Nilai Seharusnya Defisit APBN 2021 Lebih Besar dari 5,5 Persen

Image

Ekonomi

Pemerintah Ingin Kebut Pembangunan Teknologi Komunikasi dan Informasi

Image

News

Pilkada 2020

Fenomena Artis Maju Pilkada, Fahri: Politik Jangan Diubah Jadi Jual Tampang, Tapi Jual Pikiran!

Image

News

DPR RI

PKB: Lompatan Besar Pasca Pandemi Bukan Mimpi Kosong

Image

Ekonomi

Ketua DPR Janji Pembahasan RUU Cipta Kerja Bakal Transparan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bisnis Unik Wakaresaseya di Jepang, Raup Cuan dengan Rusak Jalinan Asmara Orang

Siasatnya pun bermacam-macam, mulai dari penjebakan, mempersulit keuangan, hingga kebohongan

Image
News

Jombang Gelar Bimtek Pengolaan Kesuburan Lahan di Lokasi IPDMIP

Bimtek ini dilaksanakan untuk memberikan pembekalan kepada penyuluh agar dapat meningkatkan produktivitas lahan milik petani

Image
News

Partai Gelora Bidik Suara Umat Islam dan Milenial

"Nasib kita mayoritas Islam, karena itu beda dengan PSI," kata Fahri.

Image
News

Istri Sandiaga Menang Lelang Sepeda Bertanda Tangan Jusuf Kalla

Nur Asia Uno memenangkan lelang sepeda buatan London, Inggris dalam acara lelang amal yang diselenggarakan Palang Merah Indonesia (PMI).

Image
News

Pria India di Malaysia Dibui 5 Bulan Usai Langgar Karantina Mandiri, Diduga Terkait 45 Kasus Baru

Ia nekat pergi ke restorannya selama periode karantina. Puluhan orang, termasuk keluarga, pegawai restoran, dan pelanggan tertular.

Image
News

Pengamat: RUU Cipta Kerja Akomodasi Perkembangan Zaman

Pelibatan buruh dalam pembahasan RUU Ciptaker langkah maju.

Image
News

Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye, Wakil DPRD Surabaya Minta Inspektorat Periksa Eri Cahyadi

Pasal 304 ayat 1 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pejabat negara dilarang gunakan fasilitas negara untuk keperluan pribadi

Image
News

Tuntutan Tidak Didengar, Pedagang Pasar Kalideres Bakal Ngelapor ke Anggota Dewan

Para pedagang Pasar Kalideres Menolak pembangunan TPS (tempat penampungan sementara) di area parkir. Dikarenakan tempatnya terlalu sempit

Image
News

Cucu Ahmad Kurnia di Mata Wagub Riza Patria

"Dia orang baik yang bekerja luar biasa dengan integritasnya," kata Riza Patria.

Image
News

BNPB Gelar Koordinasi Kesiapan Pemda Karo Antisipasi Erupsi Sinabung

Hal ini penting untuk mencegah jatuhnya korban jiwa

terpopuler

  1. Anggaran Pilkada Rp20 T, Rizal Ramli: Sebaiknya Dibelikan 30 Juta HP untuk Anak-anak Kurang Mampu

  2. Ahli Waris Gugat Dik Doank Rp5,5 Miliar Atas Kepemilikan 'Kandank Jurank Doank'

  3. Politikus PKS Beri Kritikan 'Pedas' ke Anies Baswedan

  4. Gaduh Beasiswa Veronica Koman, Stafsus Sri Mulyani: Penuhi Saja, Tanpa Perlu Playing Victim

  5. Mengenal Pulau Kundur, Penghasil Durian Kelas Wahid yang Ditetapkan Zona Merah COVID-19

  6. Geger Penampakan Kuntilanak di Lapangan Badminton di Depok, Bikin Merinding

  7. Hamil Barengan, 5 Potret Kompak Kakak Beradik Citra Kirana dan Erica Putri

  8. Xi Jinping Kesal Banyak Warganya Bikin Konten Buang-buang Makanan di Tengah Isu Krisis Pangan

  9. Ini Prestasi Anggoro Winardi yang Dituduh Polisi Gadungan

  10. Hadir dengan Batre Jumbo, Redmi 9A Cuma Dibanderol Satu Jutaan!

Akurat Solusi-1

fokus

Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan
UMKM Pahlawan Ekonomi
Strategi UMKM Berjaya di New Normal

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Merindukan Kemerdekaan Sejati

Image
Afriadi, S.Fil.I, M.IKom

Langkah Politik Negarawan ala Jokowi

Image
Arli Aditya Parikesit

Jadilah Insan Cemerlang dalam Menghadapi COVID-19

Image
Egy Massadiah

Doni Menengok Putaran Roda Zaman

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Garuda PHK Karyawan Besar-besaran Karena Bisnis Limbung?

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Protokol Kesehatan Mutlak di Garuda Demi Keselamatan Penumpang

Image
Ekonomi

Eksklusif Bos Garuda Bukan Orang Airlines, Ternyata Begini Perasaan Irfan Setiaputra Selama Memimpin Garuda

Sosok

Image
News

5 Potret Gagah Jokowi Kenakan Baju Adat NTT di Sidang Tahunan MPR RI

Image
Iptek

Lebih Dekat dengan Addison Rae Easterling, Dancer TikTok Paling Tajir Sejagad

Image
News

Usaha tak Khianati Hasil, Kisah Fredy Napitupulu, Pengusaha Muda Sukses Pemilik Stanbrain