Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jimly: Sudah Terbukti PT 20 % Buat Bangsa Terbelah dan Tutup Peluang Pilpres 2 Ronde, Turunkan PT 5-10 % atau Ditiadakan

Siswanto

Jimly: Sudah Terbukti PT 20 % Buat Bangsa Terbelah dan Tutup Peluang Pilpres 2 Ronde, Turunkan PT 5-10 % atau Ditiadakan

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie | Antara Foto

AKURAT.CO, Kembali mengemuka pembahasan mengenai ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold sebesar 20 persen karena dianggap menutup peluang kemunculan calon alternatif dalam pemilu 2024. 

Sejumlah kalangan menyampaikan rencana untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi atas ketentuan tersebut.

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie sebaiknya presidential threshold diturunkan lima sampai sepuluh persen atau ditiadakan saja agar tidak memecah belah bangsa.

baca juga:

Dari pengalaman pelaksanaan pemilu yang lalu, kata Jimly, sudah terbukti presidential threshold  20 persen pilpres membuat bangsa ini menjadi terbelah dua dan menutup peluang pemilu berlangsung dua ronde.

Padahal, kata Jimly, di UUD 1945 dikonstruksi dua ronde pemilu, maka presidential threshold harus diturunkan agar kandidat bisa lebih dari dua pasangan.

"Parpol yang dapat ekor jas juga cuma parpol pengusung, Parpol lain tidak. Turunkan PT 5-10 persen atau ditiadakan," kata Jimly dalam akun Twitternya.

Pakar politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris sependapat dengan Jimly. Menurut dia ambang batas pencalonan presiden memang seharusnya ditiadakan saja karena tidak relevan.

Ketika diminta menjadi ahli oleh Mahkamah Kontitusi pada 2019 lalu, Syamsuddin sudah menyampaikan hal itu kepada hakim konstitusi.

"Prof. Jimly. Ambang batas pencalonan presiden harus ditiadakan karena tidak relevan dan merupakan anomali sistem presidensial. Jika dipertahankan, mestinya tidak berbasis hasil pemilu DPR, tapi berbasis jumlah parpol pengusung," katanya. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Jimly Asshiddiqie Sedih Presiden Dilaporkan ke Polisi

Image

News

Pakar Hukum Ingatkan MK Soal Urgensi Ambang Batas Gugatan

Image

News

Tangani 11 Sengketa Pilkada di MK, Begini Analisa Hifdzil Alim

Image

News

Lewati Tenggat Waktu, MK Sepatutnya Batalkan Permohonan Sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Bupati Samosir

Image

News

Saksi Sidang Pilkada Kalsel Berbelit, Hakim MK: Jangan Ajak Kami Ke Neraka!

Image

News

Selain Melalui DPR, Revisi UU ITE Bisa Melalui Judicial Riview di MK

Image

News

Syamsuddin Haris Apresiasi Usulan Presiden Jokowi Revisi UU ITE

Image

News

HNW Usul Syarat Ambang Batas Dukungan Capres 5 Persen

Image

News

HNW: Ambang Batas Calon Presiden 20 Persen Timbulkan Banyak Dampak Negatif

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
rahmah
Hikmah

Humor; Ketika Abu Nawas Melarang Sujud dan Rukuk dalam Salat

Begini kisah kocak Abu Nawas Melarang orang salat dengan rukuk dan sujud

Image
rahmah
Hukum Islam

Jangan Kaget, Begini Hukum Menggunakan Vaksin dalam Islam

Hukum memakai vaksin dalam agama Islam

Image
rahmah
Hikmah

Penjelasan Gus Baha Soal Logika Poligami

Pendapat Gus Baha soal poligami

Image
rahmah
Amalan Islam

Sering Malas dan Menunda Waktu Salat, Amalkan Doa ini Agar Kembali Rajin

Jika Anda malas dalam beribadah, amalkan ini yak

Image
rahmah
Doa Manfaat

Doa Saat Naik Bus dalam Waktu yang Lama

Jika kamu akan liburan dan pergi jauh, jangan lupa membaca doa ini yak

Image
rahmah
Ayat-Ayat Al-Qur'an

Lengkap, ini Ayat-Ayat Al-Qur'an Tentang Kemunafikan

Ini sejumlah ayat Al-Qur'an tentang kemunafikan

Image
rahmah
Hikmah

Humor Gus Dur Ditawari Wanita: Gratis Juga Enggak Mau

Hahaha. Ada-ada saja Gus Dur ini leluconnya!

Image
rahmah
Hikmah

Banyak Orang Gagal Paham Soal Membentak Anak, Bagini Penjelasan Gus Baha

Jangan sesekali membentak anak. Begini bahayanya!

Image
rahmah
Hikmah

Warning Al-Qur'an Akan Adanya Kelompok Islam yang Sembrono dalam Beragama

Begini prediksi Alquran akan adanya kelompok Islam yang intoleran

Image
rahmah
Hikmah

Quraish Shihab: Begini Bahaya Menafkahi Anak Istri dengan Harta Hasil Korupsi

Jangan pernah memakan harta dari hasil korupsi, begini bahayanya!

terpopuler

  1. Kaget Cuitannya Dibalas Iptu Yuliana, Iwan Fals: Wah! Bagaimana Manggilnya

  2. Kedok RM Cafe Terbongkar Pascapenembakan, Anies Baswedan Didesak Perketat Pengawasan

  3. Imelda Sari: Terima Kasih Pak Marzuki Alie Atas Cercaan kepada Demokrat

  4. Sempat Viral karena Ditendang Masuk Ring 1, Pengendara Motor Minta Maaf kepada Paspampres

  5. Khawatir Hubungan Lesti Rusak, Devina Minta Adegan Mesra dengan Rizky Billar Dikurangi

  6. Quraish Shihab: Begini Bahaya Menafkahi Anak Istri dengan Harta Hasil Korupsi

  7. Terjaring OTT, Ketua KPK Bicara Status Tersangka Nurdin Abdullah

  8. Dihujat Karena Beradegan Mesra dengan Rizky Billar, Devina Kirana Tutup Mata dan Telinga

  9. Simulasi KPR Rumah Rp500 Juta dengan DP 0%, Angsuran Cuma Rp3 Juta-an

  10. Sudah Membaik, Dokter Izinkan Ashanty Pulang ke Rumah Tapi dengan Syarat

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

6 Potret Santai Menteri Yasonna Laoly di Berbagai Kegiatan, Bersepeda hingga Keliling Kebun

Image
News

Tertangkap OTT KPK, Ini 5 Fakta Penting Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan

Image
News

7 Potret Hangat KSP Moeldoko Bersama Keluarga, Ayah Idaman!