image
Login / Sign Up

Said Aqil Siroj: Fondasi Demokrasi Amerika Tidak Sekokoh yang Didengungkan

Arief Munandar

Image

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj saat memberikan ceramah dalam acara istighosah di Aula DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (28/2). Istighosah yang mengambil tema "Kemajuan Bangsa dan Negara" ini digelar DPP Partai Golkar untuk mendoakan seluruh tugas yang akan diemban partai tersebut pada tahun politik ini. Mengingat ada dua agenda besar yang turut diikuti oleh partai berlambang pohon beringin itu, yakni Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019. Hal ini juga untuk mendoakan agar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bisa terpilih kembali pada Pilpres 2019 mendatang. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Demokrasi Amerika tengah sekarat karena menghasilkan pemimpin konservatif yang menyeret demokrasi ke titik anti-klimaks dengan retorika-retorika politik liberal yang selama ini dimusuhi.

"Perubahan haluan yang drastis dari presiden yang diusung Partai Demokrat (Obama) ke presiden yang diusung Partai Republik (Trump) menunjukkan fondasi demokrasi Amerika tidak sekokoh seperti yang didengung-dengungkan," ujar Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (6/6/2020). 

Diskriminasi rasial dan kesenjangan ekonomi telah menjadi cacat bawaan seperti telah disinggung oleh Gunnar Myrdal sejak 1944 dalam bukunya An American Dilemma.

Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika ke-45 telah menguak borok demokrasi Amerika yang selama ini tampil bak ‘polisi’ demokrasi dunia.

Kampanye ‘hitam’ Trump di musim kampanye Pilpres AS yang rasis, yang menunjukkan sentimen negatif terhadap imigran kulit warna dan kaum Muslim, telah menabung bara api yang meledak dalam kerusuhan rasial sekarang.

"Demokrasi Amerika akan terus dihantui oleh pertarungan abadi antara ide persamaan hak dan prasangka rasial. Keyakinan Myrdal bahwa pada akhirnya demokrasi akan menang atas rasisme tidak terbukti sampai sekarang. Diskriminasi atas warga Afro-Amerika telah memicu kerusuhan rasial yang terus berulang hingga 11 kali dalam setengah abad sejak 1965," kata dia.

Ia mengatakan keadilan, persamaan hak, pemerataan, dan perlakuan tanpa diskriminasi terhadap seluruh kelompok masyarakat merupakan nilai-nilai demokrasi yang gagal dicontohkan Amerika.

Masih kata Said Aqil, standar ganda yang sering digunakan Amerika dalam isu HAM, perdagangan bebas, dan terorisme menunjukkan wajah bopeng demokrasi yang tidak patut ditiru. 

Nahdlatul Ulama (NU) memandang bahwa demokrasi masih merupakan sistem terbaik yang sejalan dengan konsep syûrâ di dalam Islam.

Namun, NU menolak penyeragaman demokrasi liberal ala Amerika sebagai satu-satunya sistem terbaik untuk mengatur negara dan pemerintahan.

"Indonesia tidak perlu membebek Amerika dan negara manapun untuk membangun demokrasi yang selaras dengan jati diri dan karakter bangsa Indonesia," ucapnya. 

Demokrasi yang perlu dibangun tetap harus berlandaskan pada prinsip musyawarah-mufakat dalam politik dan gotong royong dalam ekonomi. Demokrasi yang sejalan dengan penguatan cita politik sebagai bangsa yang nasionalis-religius dan religius-nasionalis.

Nahdlatul Ulama memandang bahwa kejadian kerusuhan rasial di Amerika saat ini perlu menjadi bahan refleksi serius agar peristiwa serupa tidak terulang di negara mana pun, pungkas Said Aqil.[]

baca juga:

Editor: Arief Munandar

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Olahraga

PBSI Home Tournament

Menpora Apresiasi Penyelenggaraan Turnamen Internal PBSI

Image

Olahraga

Piala Dunia U-20 2021

Iwan Budianto Siap Bekerja Setelah Ditunjuk Jadi Wakil INAFOC

Image

Olahraga

Nurhidayat Haji Haris

Setelah Mobil, Nurhidayat Rencana Beli Rumah untuk Pacar

Image

News

Alasan Polisi Pindahkan Lokasi Rekonstruksi Kasus John Kei dari Duri Kosambi ke Mapolda Metro Jaya

Image

Gaya Hidup

Penyakit Tidak Menular Serang Usia Muda, Penerus Bangsa Terancam

Image

Gaya Hidup

Gawat! Penyakit Tidak Menular Mulai Serang Usia 10-14 Tahun

Image

Olahraga

Khabib Nurmagomedov

Kabar Duka, Ayah Khabib Nurmagomedov Meninggal Dunia

Image

News

Oknum Pegawai Starbucks Intip Payudara Pelanggan, Polisi Tunggu Korban Buat Laporan

Image

Olahraga

Piala Dunia U-20 2021

Menpora Pastikan Struktur INAFOC Tidak akan Didominasi Internal Kemenpora

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

28 Kios Terbakar di Pasar Kebun Raya Cibodas

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran di Pasar Kebun Raya Cibodas.

Image
News

Akui Transfer Duit ke Pembobol Data Pribadi Denny Siregar, Haikal Hassan Beri Penjelasan

Tabayyun dulu ya.

Image
News

Politisi PKPI Luruskan Pernyataan Ahmad Dhani Soal Pancasila Bisa Diubah Parlemen

Pancasila lahirkan UUD 1945. DPR adalah pembuat UU. Mustahil.

Image
News

Sense of Crisis

Sehingga amat wajar jika Presiden Jokowi menyampaikan persoalan ini ke masyarakat luas melalui media sosial.

Image
News

Dua Mantan Jenderal Polisi Terlibat Kasus Maria Pauline, Begini Tanggapan Kabareskrim

Akan diperiksa secara profesional.

Image
News

Anies Ungkap Alasan Terbitkan Kepgub Izin Reklamasi Ancol

Setelah terbentuk 20 hektare lahan tidak punya status hukum, efeknya lahan itu tidak bisa dimanfaatkan.

Image
News

HNW Minta Pemerintah Laksanakan UU Pesantren Tanggulangi Dampak Covid-19

UU Pesantren dibuat dan diundangkan tentunya agar bisa bermanfaat untuk membantu Pesantren.

Image
News

Disambangi Sandi Uno, Warga Depok Keluhkan Ekonomi Menurun di Masa Pandemi

Sejak awal saya selalu memberikan masukan ini kepada pemerintah bahwa cash is king.

Image
News

Pemerintah Diminta Intens Informasikan soal Hak TKI

Pemerintah punya PR besar di bagian informasi

Image
News

Dua Kurir Bawa 18 Paket Sabu dari Aceh Diringkus Polisi di Tangsel

Sabu tersebut didapatkan dari jaringan Aceh, dan akan diedarkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

terpopuler

  1. Bapemperda DKI Ungkap Anies Kerap Ganti Istilah yang Berbeda dengan Gubernur Pendahulunya

  2. Bank Dunia Naikkan Status RI, Faisal Basri: Kemungkinan Besar Akan Turun Lagi Tahun Ini

  3. Wacana Bangun Museum Nabi, Trubus: Hanya Rayuan Gombal Anies Supaya Masyarakat Setuju Reklamasi

  4. Gus Sahal: Jadilah Pendukung Jokowi yang Kritis dengan Sikap Objektif

  5. Momen Haru Orang Tua saat Anaknya Raih Beasiswa Kedokteran Rp500 Juta dari UMY

  6. Pembobol Data Denny Siregar Ditangkap, Zara: Kaya Gini Cepat, Giliran Harun Masiku Lemot

  7. Anies Baswedan: Reklamasi Era Ahok Langgar Amdal dan Bikin Jakarta Banjir

  8. Rekor Baru, Lonjakan Kasus Covid-19 Jakarta Capai 359

  9. Anies Akui Penimbunan Laut di Ancol Disebut Reklamasi, Tapi Beda dengan Reklamasi 17 Pulau Era Ahok

  10. Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Sense of Crisis

Image
Egy Massadiah

Petuah Bangkit dari 'Sunrise of Java'

Image
Dr. Tantan Hermansah

Memaknai Demam Sepeda di Musim Pandemi

Image
UJANG KOMARUDIN

Melestarikan Pancasila

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
Ekonomi

Bermental Baja Walau Jadi Korban Bullying, Begini Perjalanan Karier Kekeyi

Image
News

Bak Pasangan Muda, 6 Momen Kebersamaan Menag Fachrul Razi dan Istri

Image
News

Penampilan Terbarunya Bikin Pangling, Ini 5 Potret Transformasi Menlu Retno Marsudi