image
Login / Sign Up

Aplikasi Injil Bahasa Minangkabau Tak Langgar Hukum, Setara Institute: Mestinya Menkominfo Tolak Permintaan Gubernur Irwan Hapus Aplikasi

Siswanto

Image

Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos di Hotel Ibis Tamarin, Jakarta Pusat, Selasa (7/1/2020) | AKURAT.CO/Maidian Reviani

AKURAT.CO, Di Playstore Google sempat muncul aplikasi Kitab Suci Injil Minangkabau. Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno kemudian mengirimkan surat kepada Menteri Komunikasi dan Informatika  untuk menghapus aplikasi tersebut, berdasarkan dua klaim.

Klaim pertama, masyarakat Minangkabau sangat keberatan dan resah dengan adanya aplikasi tersebut. Klaim kedua, aplikasi tersebut sangat bertolak belakang dengan budaya masyarakat Minangkabau.

Pada perkembangannya, dalam pantauan AKURAT.CO, aplikasi tersebut sudah di-take down dari Playstore Google.

baca juga:

Menanggapi kasus itu, lembaga Setara Institute menyampaikan beberapa poin pernyataan berkaitan dengan hal tersebut. Setara Institute adalah lembaga swadaya masyarakat yang berbasis di Indonesia yang melakukan penelitian dan advokasi tentang demokrasi, kebebasan politik dan hak asasi manusia.

Pertama, Setara Institute memandang bahwa Injil bahasa Minangkabau dan aplikasinya di Playstore tidak melanggar hukum dan konstitusi Republik Indonesia dan justru merupakan inisiatif yang baik untuk membangun literasi keagamaan lintas iman dalam kerangka kebinekaan Indonesia.

"Sehingga mestinya Menkominfo menolak permintaan Gubernur Irwan agar Dirjen Aplikasi Informatika menghapus aplikasi tersebut," kata Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan dalam pernyataan tertulis yang diterima AKURAT.CO, hari ini.

Kedua, permintaan Gubernur Sumatera Barat dalam pandangan Setara Institute bisa menjadi preseden buruk, sebab di kemudian hari kemungkinan akan digunakan oleh kelompok yang tidak menghargai kemajemukan untuk melakukan sama, yaitu menolak (resistance) dan menyangkal (denial) berbagai hal yang berkenaan dengan identitas agama yang berbeda.

Ketiga, kata Halili, aplikasi Injil Bahasa Minangkabau merupakan sebuah inovasi digital yang bersifat netral dan tidak mengandung unsur pemaksaan kepada siapapun untuk membaca atau sekedar mengunduhnya.

Namun dari sisi spirit, kata Halili, aplikasi semacam ini harus diapresiasi sebagai upaya untuk membangun pemahaman lintas agama, sehingga psikologi kecurigaan, ketakutan, keterancaman akibat ketidaktahuan tentang identitas yang berbeda dapat dikikis. Sehingga mestinya pemerintah Sumatera Barat dan Pusat melihat manfaat aplikasi tersebut untuk memperkaya pemahaman dan memperkuat toleransi beragama.

Keempat, klaim Gubernur Irwan mengenai dua alasan di balik permintaan penghapusan, dalam pandangan Setara Institute, terlalu mengada-ada, berlebihan, dan tidak mewakili masyarakat dan budaya Minangkabau.

"Meskipun budaya Minang kuat dengan falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,’ tidak berarti bahwa Minangkabau adalah budaya yang tertutup. Sebaliknya, Minangkabau sebagai entitas kultural, dalam bentangan sejarahnya, sangat terbuka dan mudah berinteraksi dengan entitas kultural yang berbeda. Keberadaan aplikasi Injil berbahasa Minangkabau tidak akan meruntuhkan kuatnya keislaman di tengah-tengah masyarakat Minang," kata Wakil Ketua Setara Institute Bonar Tigor Naipospos. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Petani di Nagari Koto Baru Ikuti Sekolah Lapang Padi Sawah

Image

News

Gubernur Sumbar: Kampung Tangguh Payakumbuh Layak Ditiru Seluruh Indonesia

Image

News

Pilkada 2020

Mulai 15 Juni, KPU Sumatera Barat Siap Memulai Tahapan Pilkada 2020

Image

News

Seekor Harimau Sumatera Masuk Perangkap

Image

News

Sepekan Terakhir, Wilayah Sumatera Barat dan Sekitarnya Diguncang 8 Kali Gempa

Image

News

LKAB Nusantara Menilai Penolakan Injil Bahasa Minang Karena Ada Faktor Trauma

Image

News

Alberta Injilia, Bersahaja di Darat Tangguh di Udara

Image

Gaya Hidup

Hore! Pendakian Gunung Marapi di Sumatera Barat Bisa Kembali Dilakukan

Image

News

Wabah Corona

PSBB Tahap III Berakhir, Kota Padang Akan Terapkan Masa Transisi pada 8-13 Juni 2020

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

RUU Cipta Kerja Dinilai Solusi Penciptaan Lapangan Kerja Usai Pandemi

Salah satu manfaat penerapan Omnibus Law di Indonesia adalah menyelesaikan tumpang tindih regulasi.

Image
News

Berkas Lengkap, Mantan Lurah Pekojan Bakal Jalani Sidang Tipikor

Tri akan menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam waktu dekat.

Image
News

Kejagung Kembali Periksa Pejabat OJK terkait Kasus Korupsi Jiwasraya

Libas semua yang terlibat.

Image
News

Starbucks Investigasi Video Pegawai Intip Kaki Sampai Dada Pengunjung Lewat CCTV

Melalui akun resmi Twitter, mereka menyatakan permohonan maaf dan akan segera melakukan investigasi.

Image
News
DPR RI

DPR: Penghentian Paket Pelatihan Program Kartu Prakerja Sesuai Harapan dan Aspirasi

Seharusnya program ini mendatangkan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Image
News

Dua Spesialis Jambret di Depan Gedung KKP Ditangkap Polisi

Keduanya sudah puluhan kali beraksi menggunakan sepeda motor Vario (nomor polisi) B 4833 TWX

Image
News

Keluarga Dihina di Twitter, Erdogan Akan Perketat Media Sosial

Erdogan mengatakan penyelidikan sedang dilakukan terhadap mereka yang "menyerang" keluarganya dengan menghina bayi yang baru lahir.

Image
News

Pengantin Pria Meninggal, 111 Orang Tamu Undangan Terinfeksi Corona

Kasus ini menjadi klaster baru di India

Image
News

Jaket Rp88 Juta Selesai Dilelang untuk Bantuan COVID-19

Inisiator gerakan #BerbuatBaikEsokHari Basuki Surodjo membuat gebrakan melalui ajang lelang amal jaket Garuda Perkasa.

Image
News

Belum Penuhi Keadilan, KPK Ajukan Banding atas Putusan Imam Nahrawi

KPK berharap Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta akan mengabulkan permohonan banding JPU KPK.

terpopuler

  1. Tak Terima Istrinya Dihina, Kim Jong-un Ledakkan Kantor Penghubung dengan Korea Selatan

  2. Segera Nikah, Reza 'LIDA' Cerita Awal Mula Kenal dengan Calon Istri

  3. Sri Mulyani: Insya Allah Kita akan Bisa Melakukannya Bersama-sama

  4. PSI: Anies Berusaha Mengganti Bahasa Reklamasi Menjadi Perluasan Daratan

  5. Puan: Kami Ingin Proses Hukum yang Dilakukan Polri Berlangsung Cepat dan Efektif

  6. Lahirkan Anak Pertama, 7 Potret Persalinan Tasya Farasya yang Penuh Haru

  7. 5 Meme Lucu Lionel Messi usai Bikin 700 Gol, Jagoan Mah Bebas

  8. Punya Rumah Mungil? Ini 5 Inspirasi Menata Dapur Minimalis agar Manis Abis

  9. Bella dan Engku Emran Trending di Twitter karena Cerai, Warganet: Jadi Ingat Pesan Emak

  10. Anaknya Izin Gunakan Pakai Tato, Reaksi Ibu Berhijab ini Tak Terduga

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Image
Zainul A Sukrin

Polemik RUU HIP, Antara Oligarki dan Populisme Politik Islam?

Image
Yusa’ Farchan

Menjaring Suara di Tengah Pandemi; Catatan Pilkada Serentak 2020

Image
ACHMAD FACHRUDIN

Paradoks Keindonesiaan di Tengah Covid-19

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
News

40 Tahun Bersahabat, 7 Potret Kedekatan Retno Marsudi dan Sri Mulyani

Image
News

5 Fakta Menarik Orias Petrus Moedak, Dirut PT Inalum yang Sempat Berdebat dengan Anggota DPR RI

Image
News

Pemilik 36 Perusahaan hingga 40 Ribu Karyawan! Ini 5 Fakta Menarik Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat