breaking news: ABK WNI Meninggal di Kapal China Usai Disiksa Kapten

image
Login / Sign Up

Sebut Ada Pihak yang Diam-diam Ingin Kudeta Jokowi, Fadli Zon ke Boni Hargens: Cuci Muka Dulu

Dedi Ermansyah

Image

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon meluncurkan buku Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy di ruang Abdul Muis, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2019). Peluncuran buku yang juga disertai diskusi Perkuatan Diplomasi Parlemen itu dihadiri Din Syamsuddin, mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda, sejumlah perwakilan negara sahabat, dan tamu undangan. Buku Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy berisi koleksi makalah dan pidato Fadli Zon di berbagai forum internasional sejak 2014. Diplomasi merupakan bagian dari tugas pokok dan fungsi yang diemban Fadli Zon selaku koordinator politik, hukum, dan keamanan. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menanggapi pernyataan Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens yang menyebut ada pihak yang secara diam-diam ingin mengkudeta Presiden Joko Widodo.

Lewat cuitan Twitternya @fadlizon, mantan Wakil Ketua DPR itu menyindir Boni sedang mencari nomor punggung. Bahkan memintanya untuk mencuci muka.

“Mungkin Bro Boni Hargens sedang cari nomor punggung ya? Sebaiknya cuci muka dulu,” kata Fadli.

baca juga:

Boni Hargens, pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), mengatakan mengantongi nama para tokoh yang ingin merancang kudeta terhadap pemerintahan yang sah di tengah krisis Corona saat ini.

Menurutnya, kelompok ini ingin memakai sejumlah isu sebagai materi provokasi dan propaganda politik. Di antaranya isu komunisme dan rasisme Papua, menyusul gejolak akibat kematian warga kulit hitam George Floyd di Minneapolis, Amerika Serikat.

"Isu lain yang mereka gunakan adalah potensi krisis ekonomi sebagai dampak inevitable dari pandemi Corona. Kelompok ini juga membongkar kembali diskursus soal Pancasila sebagai ideologi negara," ujar Boni

Apa pun isu yang mereka gunakan, kata Boni, hanyalah instrumen untuk melancarkan serangan-serangan politik dalam rangka mendelegitimasi pemerintahan yang sah saat ini. Boni menilai, kelompok ini tak bisa disebut sebagai “barisan sakit hati” semata karena ini bukan lagi dendam politik semata," katanya.

Menurutnya, mereka adalah gabungan kelompok politik yang ingin memenangkan Pemilihan Presiden 2024, kelompok bisnis hitam yang menderita kerugian karena kebijakan pemerintahan Jokowi, ormas keagamaan terlarang, dan barisan oportunis yang haus kekuasaan dan uang.

"Mereka pengacau karena ingin merusak tatanan demokrasi dengan berusaha menjatuhkan pemerintahan sah hasil pemilu demokratis. Mereka juga pengacau karena ingin mempertanyakan kembali Pancasila sebagai ideologi negara," urainya.

Menurutnya, ada niat untuk menuduh Pancasila sebagai bukan ideologi. Mereka juga pemburu rente karena memiliki orientasi mencari keuntungan finansial.

“Ada bandar di balik gerakan mereka, mulai dari bandar menengah sampai bandar papan atas. Bandar menengah misalnya oknum pengusaha pom bensin dan perkebunan, dan bandar papan atas ya tak perlu saya sebutkan di sini,” tuturnya.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

DPR RI

Buronan Pembobol BNI Diekstradisi, Komisi III DPR: Ini Jadi Cambukan Bagi Penegak Hukum Lain!

Image

News

PDIP Setuju Anies Izinkan Reklamasi

Image

News

Bamsoet Pastikan Presiden Jokowi Hadir di Sidang Tahunan MPR

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Di hadapan Wakil Rakyat, Tiga BUMN Ajukan Dana Talangan Antisipasi Dampak COVID-19

Image

News

CSIS: Regulasi RUU Ciptaker Dibutuhkan untuk Lapangan Kerja Pasca Pandemi

Image

News

Yusril: Putusan MA Bukan Perkara Menang Kalah Jokowi-Ma'ruf di Pilpres

Image

News

Lahan Reklamasi Ancol akan Dibangun Ocean Fantasy, Anies Lanjutkan Rencana Ahok?

Image

News

Rieke Digeser dari Pimpinan Baleg, Kemungkinan PDIP Goyah Dukung RUU HIP

Image

News

Ngotot Ingin Sahkan RUU HIP, PDIP Dinilai Tak Peka terhadap Aspirasi Masyarakat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Rusia Bakal Gandeng Indonesia Kembangkan Vaksin COVID-19

Rusia dan Indonesia sepakat untuk menjalin kerja sama dalam urusan manajemen penanganan COVID-19, termasuk pengembangan vaksin

Image
News

Kemenkes Tekan Biaya Rapid Test Karena Dikeluhkan Masyarakat, Faskes di Balikpapan Terancam Merugi

Zona merah adalah bila dalam satu kawasan ditemukan kasus hingga 50 kasus lebih, sementara bila di bawah 50 kasus adalah zona oranye.

Image
News

Jarang Tersorot, 7 Potret Terbaru Rieke Diah Pitaloka yang Makin Memesona

Berkiprah menjadi anggota DPR sejak tahun 2009, begini potret terkini bintang sitkom Bajaj Bajuri

Image
News
DPR RI

Buronan Pembobol BNI Diekstradisi, Komisi III DPR: Ini Jadi Cambukan Bagi Penegak Hukum Lain!

Buktikan bahwa negara Indonesia mampu mengejar dan membawa pulang pelaku tersebut.

Image
News

Ada Sabu-Sabu di Dalam Lapas Tanjungpinang, Petugas Belum Tahu Siapa Pemiliknya

Dia mencurigai sabu-sabu yang diamankan pada saat razia rutin lapas, Minggu (5/7), berasal dari luar lapas.

Image
News

Diduga Ngantuk, Sopir Truk Tabrak Kontainer di Jalan Tol Tangerang - Jakarta

Seorang meninggal dalam kecelakaan di Tol Tangerang - Jakarta KM 500.

Image
News

Tiga dari Sepuluh Orang Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di Ambon Dikenakan Wajib Lapor

Sayangnya pejabat Dinkes Kota Ambon tidak menyebutkan hasil pelacakan yang dilakukan terhadap keluarga pasien

Image
News

Memasuki Hari Ketiga Atasi Telaumbanua Hilang, Basarnas Nias Turun Tangan

Namun korban tak kunjung kembali, sehingga keluarga korban resah dan melakukan pencarian hingga keesokan harinya.

Image
News

PDIP Setuju Anies Izinkan Reklamasi

"Kawasan Ancol kan bersih dari nelayan, berapa kilo ke laut kan enggak ada nelayan," kata Pandapotan.

Image
News

Gepeng Diciduk Polairud Gara-gara Pakai Bom Ikan

Maka, pada hari Senin tersebut sekira pukul 09.30, Polisi melakukan pemeriksaan pada sebuah kapal klotok tanpa nama di perairan Bontang

terpopuler

  1. Viral 2 Merek Air Mineral Mengandung Besi, BPOM: Jadilah Konsumen Cerdas

  2. Selisih Usia 19 Tahun, Begini 7 Potret Romantis Sanjay Dutt dan Manyata

  3. Kader Gerindra Dapat Jatah Ekspor Benih Lobster, Musni Umar: Murni Bisnis Mengapa Dipermasalahkan?

  4. 5 Meme Lucu Ronaldo vs Zlatan Ibrahimovic yang Bikin Kamu Senyum-senyum Sendiri

  5. Begini Suasana di Mobil yang Bawa AHY Menuju Kantor Cak Imin Bahas Isu Politik Terkini

  6. Politisi PDIP: Anies Tahu Tidak Mungkin Hentikan Reklamasi, Tetapi Dia Pengen Jadi Gubernur Makanya Dia Berjanji

  7. Dukung Anies Timbun Laut di Ancol, PKS: Ini Bukan Reklamasi, Tapi Revitalisasi

  8. Terbukti Corona Menular Lewat Udara, Pembukaan Ekonomi Bisa Jadi 'Ledakan Bencana'

  9. Masjid dan Museum Nabi Bakal Dibangun di Lahan Reklamasi Ancol, PKS: Mudah-mudahan Bisa Menarik Wisatawan Mancanegara

  10. Rizieq Jadi Korban Hoaks Sorban Berlogo Palu Arit, Novel: Harus Dilacak Siapa Pembuat Hoaks Itu

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 7 Potret Terbaru Rieke Diah Pitaloka yang Makin Memesona

Image
News

6 Potret Ahmad Ariza Patria Jalankan Tugas Sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta di Tengah Pandemi

Image
News

Rieke Dicopot dari Wakil Ketua Baleg DPR, Akibat RUU HIP?