image
Login / Sign Up

Adhitya Herwin: Kondisi Pangan Indonesia Dipastikan Aman di Tengah Pandemi

Dedi Ermansyah

Image

Diskusi virtual yang digelar Local Heroes Network (LHN) bertajuk "Darurat Pandemi: Mengawal Ekonomi Lokal Menuju New Normal" | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Founder Aku Petani Indonesia, Adhitya Herwin menilai sektor pertanian atau pangan masih aman di tengah pandemi Covid-19 walaupun terdampak. Salah satunya dari data di lapangan diketahui stok beras tanah air masih surplus secara nasional meskipun di beberapa daerah ada yang defisit. 

Hal itu disampaikannya dalam diskusi virtual yang digelar Local Heroes Network (LHN) bertajuk "Darurat Pandemi: Mengawal Ekonomi Lokal Menuju New Normal" beberapa waktu lalu. Diskusi tersebut juga menghadirkan sejumlah pembicara antara lain peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr. Maxensius dan Anggota DPD RI dapil Jawa Tengah Casytha A. Kathmandu yang memaparkan strategi agar roda perekonomian di daerah tetap berjalan.

“Pemerintah saat ini melakukan subsidi silang wilayah yang surplus akan mengirimkan pasokan beras ke wilayah yang defisit. Kalo beras kita sampe akhir Mei masih surplus,” ujarnya.

baca juga:

Dia pun mengingatkan masyarakat agar tidak terlalu khawatir dengan informasi yang menyebutkan bahwa Indonesia kekurangan pangan di tengah pandemi.

“Kondisi pertanian kita di masa pandemi ini sebenarnya tidak seseram apa yang diberitakan selama ini,” jelas dia.

Menurutnya, masalah persaingan harga yang kompetitif menjadi hal yang sensitif di sektor pertanian di tengah pandemi Covid-19.

“Permasalahan Petani dari dulu itu-itu saja. Tetapi tak kunjung terselesaikan,” katanya.

Menurutnya lewat Aku Petani Indonesia, dirinya telah memberdayakan Petani-Petani di desa dan mendorong anak anak muda untuk bertani.

“Mereka juga sudah membuat market place untuk Petani,” bebernya.

Menurutnya Petani Indonesia rata-rata di atas usia 45 tahun. Hal ini perlu dilakukan pendampingan dan edukasi kepada penerus pertanian di Indonesia.

“Mereka menyediakan para pakar untuk membantu meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.

Dia menilai ada 3 masalah pertanian Indonesia selama ini diantara produksi, distribusi, dan pasar. Kata Aditya, Indonesia memang harus waspada pada kelangkaan bahan pangan akibat wabah corona.

Namun menurutnya di beberapa daerah yang menjadi produksi pertanian besar masih terus beroperasi sampai saat ini, dan ini yang harus di jaga agar produksi tidak turun meskipun banyak faktor yang menghambat produksi pertanian seperti cuaca dan iklim.

“Distribusi dan pasar kalah bagaimana menyeimbangkan antara harga jual Petani dengan harga beli yang terdapat di pasar. Agar Petani dapat sejahtera dengan harga jual yang bagus, dan daya beli masyarakat tetap terjaga,” tukasnya.

Dia menjelaskan, di masa pandemi ini tantangan terberatnya adalah logistik tidak lancar, sebab ada sekat antar wilayah dengan adanya penerapan aturan PSBB dan jasa transportasi tidak normal.

“Tantangan lain adalah ada pihak yang berusaha mengambil keuntungan dalam situasi pandemi, menyimpan produk agar bisa mengendalikan harga,” jelasnya.

Sementara itu, Adhitya mengajak anak muda Indonesia atau generasi milenial untuk ikut terlibat memberikan edukasi dan mengembangkan pertanian di Indonesia.

“Anak muda mari menjadi insan yang dapat memberikan edukasi kepada rekan-rekan Petani. Mari kita melakukan pendampingan untUk membrikan informasi dan edukasi,” pintanya.

Selain edukasi Petani, dia juga mengajak genarasi milenial terlibat dalam proses distribusi dan produksi pertanian.

Menurutnya, hal itu tidak hanya berlaku lulusan pertanian tapi juga lulusan-lulusan sarjana lainnya.

“Kalau bisa kita membuat sebuah kelompok tani yang modern dan SDM diisi oleh para generasi milenial yang sangat berteknologi untuk perkuat koperasi sehingga kita punya produk sendiri,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, peneliti LIPI Dr. Maxensius mengatakan sektor pertanian cukup positif di tengah pandemi ini. Masih ada harapan meski terus mengalami perlambatan.

“Yang penting dilakukan adalah menjaga nilai tukar Petani agar Petani tidak turun kesejahteraannya, seperti memberikan skema asuransi, memendekkan rantak distribusi demi kesejahteraan Petani.

Maxensius membeberkan, desa-desa yang unggul dan berdaya saing disebut juga Demokrasi ekonomi berbasis komunitas. Desa unggul memiliki akses penyerapan tenaga kerja, partisipasi warga desa, keberlanjutan Sumber Daya Alam (SDA), dan perlindungan hak-hak masyarakat.

 

“Mentransformasi desa menjadi desa yang unggul dapat dilakukan oleh anak-anak muda,” pungkasnya.

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Kemenkes Tetapkan Tarif Tes Cepat Covid-19 Rp150 Ribu, Ombudsman: Kalau di atas Itu Sanksinya Apa?

Image

Gaya Hidup

Kemenparekraf

New Normal, Mau Ikut Pelatihan Daring Pemandu Wisata?

Image

News

Bamsoet Minta Pemerintah Tetapkan Standar Tarif Tes Cepat Covid-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Vaksin Corona Buatan Indonesia Hadir Pertengahan 2021, tapi...

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

12 Provinsi Punya Kasus Sembuh Corona Lebih Banyak dari yang Positif

Image

News

Anggaran Covid-19 Senilai Rp75 Triliun, Politisi PAN Minta Pemerintah Fasilitasi Masyarakat Tes Cepat

Image

Iptek

Wabah Corona

Solusi TIK Lintasarta untuk Industri Sumber Daya Alam

Image

News

Bonus Demografi 2025, HIPMI: RUU Ciptaker Solusi Lapangan Kerja Generasi Muda

Image

Video

VIDEO Bersiap New Normal, Nassa School Gelar Simulasi Sekolah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

KPU RI Tegaskan Penetapan Suara Jokowi-Ma'ruf Sudah Sesuai Pasal 6A UUD 45

"Pertama, mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum”

Image
News

Kemenkes Tetapkan Tarif Tes Cepat Covid-19 Rp150 Ribu, Ombudsman: Kalau di atas Itu Sanksinya Apa?

Kenyataannya, itu bisa ditekan menjadi Rp150 ribu.

Image
News

Dua Kementerian Keluarkan SKB Cegah Corona di Bidang Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif

“Para pelaku budaya sekarang punya payung hukum untuk berkegiatan dengan dikeluarkannya SKB ini”

Image
News

TKA China Gelombang Ketiga Datang di Sultra, Rektor UIC Jakarta: Sedih dan Prihatin

Di tengah PHK besar-besaran di Indonesia, kita beri karpet merah TKA China.

Image
News
Satgas Pamtas

Tak Ada Makanan, Warga Perbatasan RI-PNG Datangi Pos Prajurit Kostrad

“Dua orang warga datang ke pos dan meminta bantuan berupa bahan makanan untuk mereka gunakan sehari-hari“

Image
News

Bamsoet Minta Pemerintah Tetapkan Standar Tarif Tes Cepat Covid-19

Apabila standarisasi harga tersebut tidak segera ditetapkan, maka berpotensi membuka peluang komersialisasi

Image
News

Saksi Ahli Sebut Evi Bukan Korban Putusan DKPP dan Pantas Dipecat

Menurut Rully, Evi dan KPU RI memang sudah salah sejak awal karena tidak melaksanakan Putusan MK dan Bawaslu.

Image
News

Anggaran Covid-19 Senilai Rp75 Triliun, Politisi PAN Minta Pemerintah Fasilitasi Masyarakat Tes Cepat

Jangan aturan negara justru menyulitkan masyarakat.

Image
News

Mirip dengan Bintang PornHub, Replika Robot Seks Ini Jadi Viral

RealDoll telah membuat replika boneka seks yang begitu mirip dengan salah satu artis andalan PornHub, Asa Akira

Image
News

Koarmada I Akan Gelar Latihan Pendaratan Amfibi di Pantai Todak Kepri

Latihan terpadu itu akan melibatkan Unsur Koarmada I, Kolinlamil, Marinir dan Puspenerbal.

terpopuler

  1. 5 Momen Guard of Honour Tim-tim Besar Eropa untuk Klub yang Berhasil Juara

  2. Danrem Kendari: Saya Akan Tindak Tegas Bagi yang Berani Berbuat Macam-macam

  3. Loyal! 5 Pemain Bintang yang Kembali ke Klub yang Ia Cintai Usai Berkelana

  4. Kuasa Hukum: Saya Tidak Pernah Menyembunyikan Djoko Tjandra

  5. MAKI Bakal Laporkan Kasus Kepemilikan e-KTP Djoko Tjandra ke Ombudsman

  6. Terungkap! Sopir Truk yang Biayai Remaja Tanggung Tawuran di Tanjung Duren

  7. Miliki Body Goals, 6 Potret Kirana Larasati Saat Berolahraga yang Manis Abis!

  8. Ada Modus Baru Penjahat di Ruang ATM, Cegah dengan 7 Langkah Ini

  9. Jalan Masih Panjang, Ini 8 Tahap Perjalanan Manusia Menuju Akhirat Setelah Kematian

  10. Pengusaha Ini Tak Menyangka Mesin Disinfektan Jadi Bisnis Paling Menjanjikan Saat Ini

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Renasionalisasi BUMN

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Kami Cinta Polisi Sekaligus NKRI

Image
UJANG KOMARUDIN

Marah-marah dan Ancaman Reshuffle

Image
Riyanda Barmawi

Lobster Edhy Dalam Bayang-Bayang Susi

Wawancara

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Image
News

Interview Mardani Ali Sera: Tidak Urgen, Stop dan Batalkan RUU HIP!

Sosok

Image
Ekonomi

Total Capai Rp7 M! Ini 4 Sumber Kekayaan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo

Image
News

Kenang Masa Awal Pernikahan, Ini 5 Foto Lawas Mesranya Arumi Bachsin dan Emil Dardak

Image
Gaya Hidup

Mengenal Herni Ekamawati, Pecinta Kopi yang Jadi Ratu EO