breaking news: Satu Orang Staf DPRD DKI Jakarta Terpapar Corona!

image
Login / Sign Up

Pemerintah Diminta Belajar dari Kegagalan Korsel Terkait Penerapan New Normal

Dedi Ermansyah

Image

Petugas Satpol PP dari Kecamatan Tanjung Priok saat mengawasi kendaraan yang melanggar peraturan PSBB di Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (28/5/2020). Sanksi membersihkan sampah ini diberikan kepada para warga yang berkendara tanpa menggunakan masker. Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Provinsi DKI Jakarta akan berakhir pada 4 Juni 2020 mendatang. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi meminta pemerintah dan masyarakat belajar dari kegagalan penerapan new normal atau tatanan kehidupan normal baru di Korea Selatan.

"Kita harus memetik pelajaran dari Korea Selatan ini. Tentu kita mesti hati-hati betul, karena Covid-19 ini belum berhenti betul. Itu artinya Covid-19 ini kemungkinan akan muncul kembali," ujar Bursah, melalui pernyataan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu (30/5/2020) malam.

Bursah menyampaikannya saat memberikan pengantar pada web seminar (Webinar) halal bihalal millenials talk bertajuk "Catatan Kaum Muda untuk New Normal".

Negeri Ginseng tersebut, katanya, kini tengah dilanda virus corona atau Covid-19 gelombang II sehingga terpaksa kembali menutup lebih dari 200 sekolah hanya beberapa hari setelah dibuka.

Menanggapi rencana pemerintah yang bakal menerapkan tatanan kenormalan baru, menurut dia, normal baru memang harus dilaksanakan, meskipun hal itu menuai pro dan kontra di tengah masyarakat.

Ia menyebutkan kehidupan normal baru merupakan paradigma baru tentang bagaimana masyarakat belajar hidup nyaman dalam suatu sistem sosial masyarakat selama pandemi Covid-19 tidak sirna di bumi Indonesia, karena belum ada indikasi bahwa pandemi ini akan berakhir.

"Karena itu kehidupan juga tidak boleh berhenti. Semua aktivitas ekonomi, bernegara, dan lain-lain harus berjalan dan kita harus selamat dari ancaman Covid-19 ini. Artinya, perlu ada pengendalian, perlu ada protokol-protokol kesehatan dan lainnya yang bisa mengurangi serbuan Covid-19 ini," kata Bursah.

Bursah berharap penerapan kehidupan normal baru tidak menimbulkan gejolak sehingga protokol kesehatan dan fasilitas rumah sakit di seluruh Indonesia, terutama RS di daerah yang menjadi sentrum perkembangan penyebaran Covid-19, harus dipersiapkan.

"Sebab, kalau tidak, kita akan menghadapi bencana yang bisa lebih besar kalau kita tidak siap," ujarnya.

Selain itu, Bursah juga meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan dengan penerapan tatanan kenormalan baru nanti masyarakat harus terus membudayakan pola hidup yang sehat, yang sebelumnya belum pernah diterapkan.

"Kita mulai akrab dengan hand sanitizer, menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak, minum vitamin C, E dan D, karena itu akan menjadi budaya panjang. Kalaupun misalnya Covid-19 ini selesai dua tahun lagi, kita tetap menggunakan hand sanitizer dan masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Sebab, kalau tidak kita rentan terkena virus," katanya.

Di sisi lain, Bursah juga meminta kaum milenial membangun rasa optimisme dalam penerapan tatanan kehidupan normal baru, apalagi dengan jumlah kaum milenial saat ini yang mencapai 92 juta orang.

"Mereka harus menjadi tauladan dan mengedukasi masyarakat luas dengan cara mengikuti protokol kesehatan itu sendiri," katanya.

Pembicara webinar yang dikemas dengan halal bihalal itu adalah pengamat hukum Chrisman Damanik, Presiden Pemuda Asia Afrika Beni Pramula, Pendiri Rumah Milenial Indonesia Sahat Martin Philip Sinurat, pengamat pendidikan Lidya Natalia Sartono, mantan Ketua Umum PB HMI Mulyadi P Tamsir, dan Mantan Ketua Umum PB PII Munawar Khalil.[]

baca juga:

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Terawan Terbitkan Empat Istilah Baru Seputar COVID-19, Berikut Ini Penjelasannya

Image

News

Rahasia Trenggalek Sabet Empat Penghargaan Inovasi Daerah Aman COVID-19

Image

Gaya Hidup

Daniel Mananta Mampu Bentuk Perut Sixpack dengan Cara Kilat

Image

News

Wabah Corona

Mahasiswa Diharapkan Dapat Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

Image

Gaya Hidup

Wabah Corona

Kementerian Kesehatan Ubah Semua Istilah Terkait Corona

Image

News

Punya Fans Besar, Jokowi Ajak Para Artis Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Image

Iptek

Jumlah Kasus Virus Corona Kembali Melonjak, Pusat Teknologi India Ditutup

Image

News

Demi Tekan COVID-19, Terawan Ngantor di Surabaya Tiap Akhir Pekan

Image

News

Wabah Corona

Update COVID-19 DIY: 8 Positif, 9 Sembuh

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Terawan Terbitkan Empat Istilah Baru Seputar COVID-19, Berikut Ini Penjelasannya

Menurut Yuri perubahan tersebut telah diatur dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan.

Image
News
Wabah Corona

Panglima TNI Ungkap Tiga Perintah Jokowi Terkait Corona

Hadi pun menekankan bahwa sinergitas yang telah terjalin harus terus dilaksanakan.

Image
News

Rahasia Trenggalek Sabet Empat Penghargaan Inovasi Daerah Aman COVID-19

Bagi warga yang tidak melaksanakan protokol kesehatan secara baik dan benar, akan diingatkan oleh satgas yang bertugas.

Image
News

Kehendak Politik dan Integritas Adalah Kunci Sukses Memburu Para Koruptor

“Kalau kita lihat, problem pemberantasan korupsi dan penegakan hukum ini sifatnya sistemik“

Image
News

Masinton: Asas Praduga Tak Bersalah Harus Dikedepankan

Image
News
Wabah Corona

Mahasiswa Diharapkan Dapat Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19

“Diharapkan mahasiswa bisa mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungannya”

Image
News

Punya Fans Besar, Jokowi Ajak Para Artis Imbau Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Cak Lontong mengatakan bahwa antara Presiden Jokowi dengan para seniman saling memberikan masukan.

Image
News

Soal Lembaga yang Akan Dibubarkan, Moeldoko: Yang di Bawah UU Belum Kesentuh

“Menpan RB melihat kembali terhadap komisi-komisi yang di bawah Peraturan Pemerintah atau Peraturan Presiden”

Image
News

Kirim Video Masturbasi ke Bocah, Guru di Inggris Diganjar Kurungan Penjara

Pria 40 tahun asal Inggris terbukti telah melakukan tindakan asusila terhadap bocah dibawah umur

Image
News
DPR RI

Kasus Djoko Tjandra Coreng Wibawa Negara, Komisi III Tetap Gelar RDP Meskipun Reses

Dalam waktu dekat akan panggil Mabes Polri dan Kejaksaan Agung.

terpopuler

  1. Ternyata Pengusaha Medan yang Booking Hana Hanifah, Bayar Rp20 Juta

  2. Miris Banyak yang Tak Percaya Corona, Ridwan Kamil: Saya Kehilangan 3 Sahabat karena COVID-19

  3. Tak Berbusana Lengkap Saat Diciduk, Hana Hanifah Tetap Diperlakukan Baik oleh Polisi

  4. Viral Upacara Bendera Online Siswa SMP, Warganet: Kalau Ada yang Tumbang Kasih Teh Anget Virtual

  5. Gigih dan Pekerja Keras, Inilah 6 Zodiak yang Berpeluang Jadi Pengusaha Sukses

  6. 5 Potret Transformasi Jersey Inter 10 Musim Terakhir, Keren Euy!

  7. Waspada! Kenali Nih Modus Penipuan ATM yang Baru

  8. Singapura hingga Mekkah, 6 Momen Traveling Hana Hanifah yang Doyan ke Luar Negeri

  9. Mendagri Sebut Pembuatan e-KTP Kilat Djoko Thandra Termasuk Lama, Kok Bisa?

  10. Ternyata Segini Guys! Tarif Endorse Hana Hanifah Sekali Posting di Instagram

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Zamaahsari A. Ramzah

Mendongkrak Partisipasi di Tengah Covid-19

Image
Erizky Bagus Zuhair

Konotasi 'Menjemput Rejeki' dan Heboh Kasus Hana Hanifah

Image
Afriadi, S.Fil.I., M.IKom

Asmara, Maut dan Kehendak

Image
Dr. Tantan Hermansah

Kemiskinan di Indonesia dan Peran PTAI

Wawancara

Image
Ekonomi

Eksklusif Restrukturisasi, Babak Baru Pertamina Melangkah ke Kancah Dunia

Image
News

DPR RI

Interview Ketua Komisi X Soal Kisruh PPDB: Kemendikbud dan Dinas Pendidikan Provinsi Kurang Sosialisasi

Image
Olahraga

Shin Tae-Yong

Ini Petikan Lengkap Wawancara Shin Tae-Yong yang Dipersoalkan PSSI

Sosok

Image
News

Wabah Corona

Jangan Sepelekan Penggunaan Masker, Ini 3 Alasan Penyebaran COVID-19 Semakin Luas

Image
News

Jaga Kebugaran Tubuh, 6 Gaya Sporty Menkumham Yasonna Laoly Bersepeda

Image
News

Ketua DPRD hingga Jadi Pengasuh Pondok Pesantren, 4 Fakta Penting Gus Kamil